Bandung, rakyatindonesia.com - Angin puting beliung melanda Desa Sukamaju, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung, Rabu (24/4/2024). Puluhan rumah rusak akibat peristiwa tersebut.
(red.alz)
(red.alz)
Dampak Pencemaran Gas SO2
Adapun dampak yang timbul dari tercemarnya udara oleh gas Sulfur Dioksida atau SO2. Berikut beberapa dampaknya bagi kesehatan dan lingkungan, dilansir dari sumber yang sama.
1. Mengancam Kesehatan
Gas sulfur dioksida (SO2) telah lama dikenal karena kemampuannya menyebabkan iritasi pada sistem pernapasan, seperti pada saluran hidung, tenggorokan, dan paru-paru. Efek kesehatan ini lebih buruk bagi penderita asma. Selain itu, SO2 dapat berubah menjadi pencemar sekunder seperti aerosol sulfat di udara.
Aerosol ini, yang umumnya sangat halus, dapat terhisap ke dalam saluran pernapasan bawah, menyebabkan dampak kesehatan yang lebih serius karena sifatnya yang korosif dan karsinogen. Penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kematian akibat kegagalan pernapasan, terutama pada orang tua dan anak-anak, sering terkait dengan konsentrasi SO2 dan partikulat secara bersamaan.
SO2 dalam bentuk gas dapat menyebabkan kesulitan bernapas, terutama pada orang-orang sensitif seperti penderita asma, anak-anak, dan lansia. Reaksi SO2 dengan senyawa kimia lain dapat membentuk partikel sulfat yang jika terhirup dapat menyebabkan masalah pernapasan yang serius, bahkan kematian.
2. Merusak Lingkungan
Tingginya konsentrasi SO2 di udara adalah salah satu faktor yang memicu hujan asam. Fenomena ini disebabkan oleh sulfur dari bahan bakar fosil dan nitrogen di atmosfer yang bereaksi membentuk sulfur dioksida dan nitrogen oksida. Zat-zat tersebut bereaksi dengan air di atmosfer, membentuk asam sulfat dan asam nitrat yang larut dalam air hujan, meningkatkan keasaman tanah dan air permukaan yang berdampak negatif pada kehidupan ikan dan tanaman.
Peningkatan asam di danau akibat hujan asam mengurangi keberagaman spesies, terutama plankton dan invertebrata yang rentan terhadap pengasaman. Ketika pH air danau turun di bawah 5, lebih dari 75% spesies ikan dapat terancam punah, mempengaruhi rantai makanan dan stabilitas ekosistem. Namun, tidak semua danau yang terkena hujan asam akan mengalami pengasaman, karena beberapa jenis batuan dan tanah dapat membantu menetralkan keasaman tersebut.
Selain sebagai penyebab hujan asam, emisi SO2 juga dapat menyebabkan kabut dan mengurangi jarak pandang karena kemampuan gas dan partikel SO2 dalam menyerap cahaya.
3. Tumbuhan Rusak hingga Mati
Sulfur dioksida berpotensi merusak tanaman dengan mengakibatkan kematian jaringan pada daun, kerusakan pinggiran daun, dan terjadinya klorosis secara kronis. Tingkat kelembaban udara yang tinggi akan memperparah kerusakan ini karena SO2 dapat berubah menjadi asam sulfat, merusak tanaman lebih lanjut.
Kadar SO2 yang tinggi di hutan dapat menyebabkan noda putih atau coklat pada daun, yang jika dibiarkan dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan kematian tanaman karena kekurangan magnesium, sebuah nutrisi esensial bagi tanaman.
Ekosistem darat rentan terhadap dampak pencemaran atmosfer, dengan perbedaan kerentanan yang didasarkan pada spesies, faktor genetik, umur, dan keadaan fisiologis. Penelitian menunjukkan bahwa spesies tanaman di pusat kota dan daerah industri lebih rentan daripada yang berada di daerah perbatasan. Beberapa komunitas tanaman alami bahkan mengalami seleksi genetik terhadap pencemaran atmosfer.
Pengaruh sulfur dioksida dan presipitasi asam terutama buruk dalam ekosistem hutan yang berdekatan dengan peleburan atau sumber pencemaran lainnya. Jenis pepohonan tertentu, seperti sweet birch dan pinus putih, diketahui sangat rentan terhadap pencemaran atmosfer, sementara spesies lumut cenderung meningkat dengan meningkatnya jarak dari sumber polusi.
4. Kematian Hewan
Menurut penelitian dari The National Academy Of Sciences pada tahun 1978, pH memiliki dampak signifikan terhadap kehidupan ikan. Di Norwegia, presipitasi asam juga diketahui mempengaruhi industri perikanan secara komersial. Penelitian oleh Wright dan rekan (1977) menunjukkan bahwa penurunan pH dalam sungai-sungai selama abad terakhir telah mengakibatkan penurunan jumlah tangkapan ikan salmon.
Penurunan pH menyebabkan serangkaian perubahan kimia yang mengurangi laju daur zat makanan dalam ekosistem perairan. Akibatnya, terjadi penurunan bahan organik di suatu daerah dan pergeseran ke arah kondisi oligotropik dalam danau. Perubahan ekologis ini mengikuti pola umum dampak zat toksik terhadap ekosistem.
Seperti tumbuhan, hewan juga memiliki ambang toleransi terhadap hujan asam. Hewan-hewan mikroskopis di tanah misalnya, rentan terhadap kematian langsung saat pH tanah meningkat karena sensitivitasnya terhadap perubahan lingkungan yang ekstrem. Ancaman juga terjadi bagi spesies hewan lainnya karena jumlah produsen, seperti tumbuhan, semakin berkurang.
Akibatnya, penyakit-penyakit pada hewan dapat meningkat karena paparan kulit mereka terhadap air dengan tingkat keasaman yang tinggi, yang pada akhirnya dapat mengancam kelangsungan hidup spesies tersebut.
5. Kerusakan Material
Kerusakan akibat pencemaran SO2 juga mempengaruhi bangunan yang terbuat dari bahan seperti batu kapur, batu pualam, dan dolomit. Dampaknya terlihat pada penampilan, kekuatan struktural, dan masa pakai gedung.
Bangunan bersejarah seperti candi dan patung juga terancam serius. Hujan asam mengikis batuan dengan melarutkan kalsium karbonat, meninggalkan kristal yang merusak. Semakin banyak kristal, semakin parah kerusakannya.
Itu dia beberapa informasi mengenai gas Sulfur Dioksida atau SO2 yang sedang ramai diperbincangkan. Perlu dicatat, bagi orang yang memiliki sistem pernafasan sensitif, diimbau untuk menggunakan masker saat berpergian keluar rumah di wilayah tinggi SO2.
(red.alz)
Jakarta, rakyatindonesia.com - Hari ini Jabodetabek dilanda hujan deras meski sebelumnya disinari panas terik. Lalu sampai kapan hujan deras ini?
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan jika kondisi cuaca saat ini disebabkan oleh bibit siklon tropis dan siklon tropis.
Siklon Tropis Neville terpantau di Samudra Hindia selatan Jawa Tengah. Dengan kecepatan angin maksimum 50 knot dan tekanan udara 990 hPa, siklon tropis ini berpotensi meningkatkan kecepatan angin
Sementara, Siklon Tropis Megan sudah mereda jadi eks siklon tropis. Ia masih terpantau di daratan Australia bagian utara. Efeknya meningkatkan kecepatan angin di Laut Timor hingga Laut Arafuru, dan gelombang tinggi di sekitarnya.
Di luar siklon, beberapa dinamika atmosfer yang memicu pertumbuhan awan hujan juga aktif. Gangguan fenomena Madden Jullian Oscillation (MJO) terpantau aktif di Laut Banda, Laut Arafuru, Maluku bagian Selatan, dan Papua.
Gelombang Rossby Ekuator yang merambat ke arah barat aktif di wilayah kawasan timur Indonesia sebelah utara. Ada pula Gelombang Kelvin yang berpropagasi ke arah timur terpantau aktif di sebagian Sumatra dan perairan selatan Jawa hingga Nusa Tenggara.
Prakiraan Cuaca Jabodetabek oleh BMKG
Melansir dari laman Instagram @infobmkg, berikut prakiraan cuaca di wilayah Jabodetabek:
Jumat, 22 Maret 2024
- Kota Bekasi dan Kab. Bekasi separuhnya berpotensi hujan ringan.
- Kota Bogor dan Kab. Bogor sebagian besar berpotensi hujan ringan.
- Jaktim, Jaksel, Jakbar mayoritasnya hujan ringan; Jakut dan Jakpus berpotensi berawan.
- Seluruh Kota Tangerang berpotensi hujan ringan, dengan sebagian besar Kab. Tangerang hujan ringan.
- Depok bagian selatan berpotensi berawan hujan ringan.
Sabtu, 23 Maret 2024
- Kota Bekasi dan Kab. Bekasi diperkirakan akan hujan ringan.
- Kota Bogor diperkirakan akan hujan ringan, Kab. Bogor berpotensi hujan ringan, dengan hujan sedang berpusat di kawasan Puncak.
- DKI Jakarta hujan ringan.
- Kota dan Kabupaten Tangerang berpotensi hujan ringan.
- Depok diperkirakan akan hujan ringan.
Minggu, 24 Maret 2024
- Kota Bekasi berpotensi hujan ringan, Kab. Bekasi juga diperkirakan hujan ringan.
- Kota Bogor dan sebagian besar Kab. Bogor diperkirakan akan hujan ringan dengan sebagiannya diprediksi lebih basah.
- DKI Jakarta berpotensi hujan ringan dengan kondisi lebih basah di selatan.
- Kota dan Kabupaten Tangerang berpotensi hujan ringan.
- Depok diperkirakan akan hujan ringan.
Senin, 25 Maret 2024
- Kota Bekasi dan Kab. Bekasi hujan ringan dan lebih basah dari hari sebelumnya.
- Kota Bogor diperkirakan akan hujan ringan hingga sedang, Kab. Bogor berpotensi hujan ringan dengan hujan lebat di bagian selatan.
- DKI Jakarta berpotensi hujan ringan dengan kondisi lebih basah di selatan.
- Kota Tangerang dan Kab. Tangerang berpotensi hujan ringan.
- Depok berpotensi berawan hingga hujan ringan.
Selasa, 26 Maret 2024
- Kota Bekasi dan Kab. Bekasi hampir seluruhnya hujan ringan.
- Kota Bogor diperkirakan akan hujan ringan dengan hujan sedang di bagian utara, Kab. Bogor berpotensi hujan ringan dengan hujan lebih deras di bagian tengah dan selatan.
- DKI Jakarta berpotensi hujan ringan.
- Kota Tangerang dan Kab. Tangerang diprediksi hujan ringan.
- Depok berpotensi hujan ringan.
(red.alz)
SEMARANG, rakyatindonesia.com - Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, merilis peringatan dini terkait cuaca. Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah tersebut akan mengalami curah hujan yang tinggi selama bulan April, bertepatan dengan periode Lebaran.
Nana meminta masyarakat dan pemudik untuk mewaspadai potensi bencana alam seperti banjir dan tanah longsor, khususnya mengingat sembilan kabupaten/kota di Jawa Tengah sebelumnya telah dinyatakan darurat bencana.
"Hasil prediksi BMKG bahwa sampai April ini curah hujan masih cukup tinggi, maka harus diwaspadai banjir dan longsor," ujarnya dikutip dari Kompas.com, Senin (1/4/2024).
"Ada 16 ancaman. Jateng berada daerah yang rawan (bencana)," ujarnya.
Untuk mengantisipasi potensi bencana tersebut, Nana Sudjana telah menginstruksikan kepada Bupati/Wali Kota di 25 daerah di Jawa Tengah agar menyiagakan personel dan mempersiapkan langkah-langkah penanggulangan bencana.
Ini mencakup aktivasi posko bencana, peningkatan kewaspadaan, persiapan sistem peringatan dini, dan koordinasi intensif dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta instansi terkait lainnya.
Masyarakat diimbau untuk tetap memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG dan media sosial untuk mengantisipasi kemungkinan bencana.
Menyikapi potensi kendala yang dapat terjadi selama musim mudik Lebaran, terutama terkait dengan kondisi cuaca ekstrem, Nana meminta kesiapsiagaan Polda Jawa Tengah dan instansi terkait lainnya.
Pihaknya menekankan pentingnya kelancaran mudik dan mengimbau pemudik untuk mempercayakan keamanan rumah mereka kepada tetangga yang tidak mudik.
Selain itu, persiapan mudik juga mencakup penanganan isu-isu kritis lain seperti ketersediaan kebutuhan pokok, stabilitas harga, dan kewaspadaan terhadap potensi bencana lain.
(red.alz)
Jakarta, rakyatindonesia.com - Gempa Magnitudo 5,0 mengguncang wilayah Gunungkidul DIY, Kamis sore (28/3/2024), pukul 15,01.52 WIB. Badan meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, lokasi gempa Gunungkidul ini berada pada koordinat 9.30 LS,110.17 BT, dengan episenter gempa 153 km barat daya Gunungkidul DIY.
"Kedalaman gempa 10 km," tulis BMKG.
BMKG juga menyebutkan, gempa tidak berpotensi tsunami.
Belum ada laporan kerusakan akibat gempa, namun warga diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.
Ini yang harus dilakukan sebelum, sesaat, dan sesudah gempa bumi.
Sebelum:
- Pastikan bahwa struktur dan letak rumah Anda dapat terhindar dari bahaya yang disebabkan oleh gempa, seperti longsor atau likuefaksi. Evaluasi dan renovasi ulang struktur bangunan Anda agar terhindar dari bahaya gempabumi.
- Kenali lingkungan tempat Anda bekerja: perhatikan letak pintu, lift, serta tangga darurat. Ketahui juga di mana tempat paling aman untuk berlindung.
- Belajar melakukan P3K dan alat pemadam kebakaran.
- Catat nomor telepon penting yang dapat dihubungi pada saat terjadi gempabumi.
- Atur perabotan agar menempel kuat pada dinding untuk menghindari jatuh, roboh, bergeser pada saat terjadi gempabumi.
- Atur benda yang berat sedapat mungkin berada pada bagian bawah. Cek kestabilan benda yang tergantung yang dapat jatuh pada saat gempabumi terjadi
- Simpan bahan yang mudah terbakar pada tempat yang tidak mudah pecah agar terhindar dari kebakaran.
- Selalu mematikan air, gas dan listrik apabila tidak sedang digunakan.
- Siapkan alat yang harus ada di setiap tempat: Kotak P3K, senter/lampu baterai, radio, makanan suplemen dan air.
Saat Terjadi Gempa Bumi:
- Jika Anda berada dalam bangunan: lindungi badan dan kepala Anda dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja, cari tempat yang paling aman dari reruntuhan dan guncangan, lari ke luar apabila masih dapat dilakukan.
- Jika berada di luar bangunan atau area terbuka: Menghindar dari bangunan yang ada di sekitar Anda seperti gedung, tiang listrik, pohon. Perhatikan tempat Anda berpijak, hindari apabila terjadi rekahan tanah.
- Jika Anda sedang mengendarai mobil: keluar, turun dan menjauh dari mobil hindari jika terjadi pergeseran atau kebakaran.
- Jika Anda tinggal atau berada di pantai: jauhi pantai untuk menghindari bahaya tsunami.
- Jika Anda tinggal di daerah pegunungan: apabila terjadi gempabumi hindari daerah yang mungkin terjadi longsoran.
Setelah Terjadi Gempa Bumi:
- Jika Anda berada di dalam bangunan: keluar dari bangunan tersebut dengan tertib; jangan menggunakan tangga berjalan atau lift, gunakan tangga biasa;periksa apa ada yang terluka, lakukan P3K; telepon atau mintalah pertolongan apabila terjadi luka parah pada Anda atau sekitar Anda.
- Periksa lingkungan sekitar Anda: apabila terjadi kebakaran, apabila terjadi kebocoran gas, apabila terjadi hubungan arus pendek listrik. Periksa aliran dan pipa air, periksa apabila ada hal-hal yang membahayakan.
- Jangan memasuki bangunan yang sudah terkena gempa,karena kemungkinan masih terdapat reruntuhan.
- Jangan berjalan di daerah sekitar gempa, kemungkinan terjadi bahaya susulan masih ada.
- Dengarkan informasi mengenai gempabumi dari radio (apabila terjadi gempa susulan). Jangan mudah terpancing oleh isu atau berita yang tidak jelas sumbernya.
- Mengisi angket yang diberikan oleh instansi terkait untuk mengetahui seberapa besar kerusakan yang terjadi.
- Jangan panik dan jangan lupa selalu berdoa kepada Tuhan demi keamanan dan keselamatan kita semuanya.
(red.alz)
FOLLOW THE Rakyat-Indonesia.com | REFERENSI BERITA INDONESIA AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow Rakyat-Indonesia.com | REFERENSI BERITA INDONESIA on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram