Wednesday, April 24, 2024

Puluhan Rumah di Cimaung Bandung Rusak Diterjang Puting Beliung

 


Bandung
, rakyatindonesia.com - Angin puting beliung melanda Desa Sukamaju, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung, Rabu (24/4/2024). Puluhan rumah rusak akibat peristiwa tersebut.
Dari video yang diterima detikJabar, terlihat genting berterbangan terbawa angin. Kemudian terdapat pusaran angin di sawah milik warga. Beberapa reklame hampir roboh menimpa ke jalan.

"Iya betul (angin puting beliung). Cuman masih dalam pendataan di lapangan, kejadian di Desa Sukamaju, Kecamatan Cimaung," ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung Uka Suska Puji Utama kepada detikJabar.

Uka mengungkapkan saat ini relawan BPBD terus melakukan pendataan rumah yang terdampak. Data sementara puluhan rumah mengalami kerusakan.

"Data sementara 30 rumah terdampak di Desa Sukamaju. Tapi itu masih proses dan kita masih lakukan pendataan," katanya.

Pihaknya mengaku data sementara belum ada korban jiwa. Pasalnya relawan masih di lokasi kejadian. "Sementara mah belum ada korban jiwa," jelasnya.

Uka menyebutkan angin puting beliung tersebut merupakan dampak peralihan cuaca. Sehingga kerap terjadi angin kencang atau angin puting beliung.

"Sekarang sedang memasuki pancaroba dari musim hujan ke kemarau. Biasanya masa peralihan ini ada hujan disertai angin kencang atau puting beliung dan diwaspadai ada petir," bebernya.

Dia meminta masyarakat untuk tetap tenang dan waspada ditengah cuaca kali ini. "Intinya masyarakat harus waspada. Apalagi di beberapa daerah yang sering terjadi angin, biasanya kalau angin kencang lokasi pasti disana terus," pungkasnya.

(red.alz)


Monday, April 22, 2024

15 Kota/Kab di Jatim Disebut Tinggi Kadar SO2, Simak Daftar dan Dampaknya

 


Surabaya
, rakyatindonesia.com - Gunung Ruang di Sulawesi Utara meletus, Selasa (16/4/2024) dan mengeluarkan gas sulfur dioksida (SO2). Gas SO2 membahayakan kesehatan manusia. Informasi ini penting untuk diketahui masyarakat karena dampaknya yang berpotensi merugikan.
Beberapa hari belakangan ini ramai di media sosial mengenai gas SO2 yang disebut-sebut menyebar hampir di seluruh wilayah Indonesia. Diketahui, gas Sulfur Dioksida atau SO2 memiliki dampak yang buruk bagi kesehatan dan lingkungan.

Dilansir dari pantauan laman windy.com, beberapa wilayah di Provinsi Jawa Timur menunjukkan kadar SO2 cukup tinggi. Namun belum diketahui secara pasti apakah tingginya angka SO2 di Jawa Timur ini berkaitan dengan meletusnya Gunung Ruang di Sulawesi Utara.

Lantas, apa itu gas SO2 dan bagaimana dampaknya? Simak penjelasannya berikut ini.

Pengertian Gas SO2
Dilansir dari laman BMKG, Sulfur dioksida (SO2) adalah salah satu spesies dari gas-gas oksida sulfur (SOx) yang terbentuk terutama saat pembakaran bahan bakar fosil yang mengandung sulfur, seperti batu bara dan minyak mentah.

Gas ini memiliki sifat yang sangat mudah larut dalam air dan umumnya tidak berwarna, meskipun dapat memiliki bau yang tajam jika terdapat konsentrasi yang tinggi.

Sumber utama emisi SO2 adalah dari kegiatan industri dan pembangkit listrik yang menggunakan batu bara sebagai bahan bakar, serta kendaraan bermesin diesel. Industri-industri besar seperti pabrik-pabrik pengolahan batu bara, pabrik-pabrik kimia, dan pembangkit listrik termal dapat menjadi sumber utama emisi SO2. Gas ini juga dihasilkan dari aktivitas vulkanik dan proses alam lainnya.


Daftar Kabupaten/Kota Tinggi Kadar SO2
Berikut daftar kabupaten/kota di Jawa Timur yang memiliki kadar SO2 tinggi per 23 April 2024 pukul 16.00 WIB, dilansir dari laman windy.com.

  1. Kota Surabaya
  2. Kabupaten Sidoarjo
  3. Kabupaten Gresik
  4. Kabupaten Mojokerto
  5. Kabupaten Bangkalan
  6. Kabupaten Malang
  7. Kabupaten Probolinggo
  8. Kabupaten Lumajang
  9. Kabupaten Pasuruan
  10. Kabupaten Lamongan
  11. Kabupaten Nganjuk
  12. Kabupaten Bojonegoro
  13. Kabupaten Ngawi
  14. Kabupaten Tuban
  15. Kabupaten Bangkalan

Dampak Pencemaran Gas SO2

Adapun dampak yang timbul dari tercemarnya udara oleh gas Sulfur Dioksida atau SO2. Berikut beberapa dampaknya bagi kesehatan dan lingkungan, dilansir dari sumber yang sama.


1. Mengancam Kesehatan

Gas sulfur dioksida (SO2) telah lama dikenal karena kemampuannya menyebabkan iritasi pada sistem pernapasan, seperti pada saluran hidung, tenggorokan, dan paru-paru. Efek kesehatan ini lebih buruk bagi penderita asma. Selain itu, SO2 dapat berubah menjadi pencemar sekunder seperti aerosol sulfat di udara.


Aerosol ini, yang umumnya sangat halus, dapat terhisap ke dalam saluran pernapasan bawah, menyebabkan dampak kesehatan yang lebih serius karena sifatnya yang korosif dan karsinogen. Penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kematian akibat kegagalan pernapasan, terutama pada orang tua dan anak-anak, sering terkait dengan konsentrasi SO2 dan partikulat secara bersamaan.


SO2 dalam bentuk gas dapat menyebabkan kesulitan bernapas, terutama pada orang-orang sensitif seperti penderita asma, anak-anak, dan lansia. Reaksi SO2 dengan senyawa kimia lain dapat membentuk partikel sulfat yang jika terhirup dapat menyebabkan masalah pernapasan yang serius, bahkan kematian.


2. Merusak Lingkungan

Tingginya konsentrasi SO2 di udara adalah salah satu faktor yang memicu hujan asam. Fenomena ini disebabkan oleh sulfur dari bahan bakar fosil dan nitrogen di atmosfer yang bereaksi membentuk sulfur dioksida dan nitrogen oksida. Zat-zat tersebut bereaksi dengan air di atmosfer, membentuk asam sulfat dan asam nitrat yang larut dalam air hujan, meningkatkan keasaman tanah dan air permukaan yang berdampak negatif pada kehidupan ikan dan tanaman.


Peningkatan asam di danau akibat hujan asam mengurangi keberagaman spesies, terutama plankton dan invertebrata yang rentan terhadap pengasaman. Ketika pH air danau turun di bawah 5, lebih dari 75% spesies ikan dapat terancam punah, mempengaruhi rantai makanan dan stabilitas ekosistem. Namun, tidak semua danau yang terkena hujan asam akan mengalami pengasaman, karena beberapa jenis batuan dan tanah dapat membantu menetralkan keasaman tersebut.


Selain sebagai penyebab hujan asam, emisi SO2 juga dapat menyebabkan kabut dan mengurangi jarak pandang karena kemampuan gas dan partikel SO2 dalam menyerap cahaya.


3. Tumbuhan Rusak hingga Mati

Sulfur dioksida berpotensi merusak tanaman dengan mengakibatkan kematian jaringan pada daun, kerusakan pinggiran daun, dan terjadinya klorosis secara kronis. Tingkat kelembaban udara yang tinggi akan memperparah kerusakan ini karena SO2 dapat berubah menjadi asam sulfat, merusak tanaman lebih lanjut.


Kadar SO2 yang tinggi di hutan dapat menyebabkan noda putih atau coklat pada daun, yang jika dibiarkan dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan kematian tanaman karena kekurangan magnesium, sebuah nutrisi esensial bagi tanaman.


Ekosistem darat rentan terhadap dampak pencemaran atmosfer, dengan perbedaan kerentanan yang didasarkan pada spesies, faktor genetik, umur, dan keadaan fisiologis. Penelitian menunjukkan bahwa spesies tanaman di pusat kota dan daerah industri lebih rentan daripada yang berada di daerah perbatasan. Beberapa komunitas tanaman alami bahkan mengalami seleksi genetik terhadap pencemaran atmosfer.


Pengaruh sulfur dioksida dan presipitasi asam terutama buruk dalam ekosistem hutan yang berdekatan dengan peleburan atau sumber pencemaran lainnya. Jenis pepohonan tertentu, seperti sweet birch dan pinus putih, diketahui sangat rentan terhadap pencemaran atmosfer, sementara spesies lumut cenderung meningkat dengan meningkatnya jarak dari sumber polusi.


4. Kematian Hewan

Menurut penelitian dari The National Academy Of Sciences pada tahun 1978, pH memiliki dampak signifikan terhadap kehidupan ikan. Di Norwegia, presipitasi asam juga diketahui mempengaruhi industri perikanan secara komersial. Penelitian oleh Wright dan rekan (1977) menunjukkan bahwa penurunan pH dalam sungai-sungai selama abad terakhir telah mengakibatkan penurunan jumlah tangkapan ikan salmon.


Penurunan pH menyebabkan serangkaian perubahan kimia yang mengurangi laju daur zat makanan dalam ekosistem perairan. Akibatnya, terjadi penurunan bahan organik di suatu daerah dan pergeseran ke arah kondisi oligotropik dalam danau. Perubahan ekologis ini mengikuti pola umum dampak zat toksik terhadap ekosistem.


Seperti tumbuhan, hewan juga memiliki ambang toleransi terhadap hujan asam. Hewan-hewan mikroskopis di tanah misalnya, rentan terhadap kematian langsung saat pH tanah meningkat karena sensitivitasnya terhadap perubahan lingkungan yang ekstrem. Ancaman juga terjadi bagi spesies hewan lainnya karena jumlah produsen, seperti tumbuhan, semakin berkurang.


Akibatnya, penyakit-penyakit pada hewan dapat meningkat karena paparan kulit mereka terhadap air dengan tingkat keasaman yang tinggi, yang pada akhirnya dapat mengancam kelangsungan hidup spesies tersebut.


5. Kerusakan Material

Kerusakan akibat pencemaran SO2 juga mempengaruhi bangunan yang terbuat dari bahan seperti batu kapur, batu pualam, dan dolomit. Dampaknya terlihat pada penampilan, kekuatan struktural, dan masa pakai gedung.


Bangunan bersejarah seperti candi dan patung juga terancam serius. Hujan asam mengikis batuan dengan melarutkan kalsium karbonat, meninggalkan kristal yang merusak. Semakin banyak kristal, semakin parah kerusakannya.


Itu dia beberapa informasi mengenai gas Sulfur Dioksida atau SO2 yang sedang ramai diperbincangkan. Perlu dicatat, bagi orang yang memiliki sistem pernafasan sensitif, diimbau untuk menggunakan masker saat berpergian keluar rumah di wilayah tinggi SO2.


(red.alz)

Monday, April 8, 2024

Prediksi Hari Lebaran 2024 Pemerintah, NU, Muhammadiyah, BMKG, dan BRIN

 


Makassar, rakyatindonesia.com - Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah masih menjadi pertanyaan di masyarakat menjelang berakhirnya bulan Ramadhan. Lantas, kapan prediksi Hari Lebaran 2024 pemerintah, NU, Muhammadiyah, BMKG, dan BRIN?
Seperti yang diketahui, dalam penanggalan Hijriah, Idul Fitri dirayakan pada 1 Syawal. Adapun penetapan awal bulan kalender Hijriah di Indonesia dilakukan dengan metode rukyat (pengamatan) dan hisab (perhitungan).

Nah yang menjadi pertanyaan, kapan 1 Syawal 1445 H? Untuk mengetahuinya, berikut ini prediksi Hari Lebaran 2024 versi pemerintah, NU, Muhammadiyah, BMKG, dan BRIN.

Prediksi Hari Lebaran 2024 Pemerintah
Dikutip dari detikNews, Hari Raya Idul Fitri 2024 kemungkinan besar dilaksanakan secara serentak oleh pemerintah dan organisasi Islam. Wakil Menteri Agama Saiful Rahmat Dasuki mengatakan bahwa Hari Lebaran 2024 pemerintah diprediksi jatuh pada Rabu, 10 April 2024.

"Dengan kondisi seperti itu insyaallah di Hari Raya Idul Fitri akan diselenggarakan secara bersama-sama bagi seluruh umat muslim di seluruh Indonesia," ujar Saiful Rahmat yang dikutip Selasa (2/4/2024).

Namun, lebih lanjut Saiful mengatakan kalau penetapan 1 Syawal masih perlu dipastikan melalui sidang isbat.

Adapun sidang isbat akan digelar pada tanggal 9 April 2024. Berikut jadwal pelaksanaan sidang isbat penetapan 1 Syawal 1445 H oleh Kemenag:

Hari/Tanggal: Selasa, 29 Ramadan 1445 H/ 9 April 2024
Waktu: Mulai 01.20 WIB
Lokasi: Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kemenag RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta
Sifat: Tertutup

Prediksi Hari Lebaran 2024 NU
Sama dengan pemerintah, Organisasi Islam Nahdlatul Ulama juga belum menetapkan 1 Syawal 1445 H. Namun, jika merujuk pada tahun-tahun sebelumnya, NU menetapkan Hari Idul Fitri setelah mempertimbangkan hasil sidang isbat yang diselenggarakan oleh pemerintah.

Dengan demikian, Hari Lebaran 2024 menurut NU baru akan diketahui pada tanggal 9 April setelah sidang isbat.

Hari Lebaran 2024 Muhammadiyah
Berbeda dengan pemerintah dan NU, organisasi Islam Muhammadiyah telah menetapkan Hari Raya Idul Fitri 2024 jauh hari sebelumnya.

Berdasarkan Maklumat PP Muhammadiyah Nomor 1/MLM/I.0/E/2024 tentang Penetapan Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1445 Hijriah, Hari Lebaran 2024 Muhammadiyah jatuh pada Rabu, 10 April 2024.

Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyatakan bahwa pada tanggal 9 April 2024 di Yogyakarta hilal sudah kelihatan. Dan wilayah Indonesia pada saat Matahari terbenam Bulan berada di atas ufuk. Sehingga wilayah Indonesia, tanggal 1 Syawal 1445 H jatuh pada hari Rabu, 10 April 2024.

"1 Syawal 1445 H jatuh pada hari Rabu Pahing, 10 April 2024 M," tulis keterangan Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah pada maklumat yang dirilis pada tanggal 12 Januari 2024 lalu.

Prediksi Hari Lebaran 2024 BRIN
Melansir laman resmi BRIN, penentuan waktu awal Ramadhan ditentukan melalui dua cara yaitu metode hisab dan rukyat. Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Astronomi, Prof Thomas Djamaludin mengatakan bahwa rukyat dan hisab secara astronomi dinilai setara dalam penentuan awal bulan Hijriah, sehingga tidak ada dikotomi antara rukyat dan hisab.

"Metode rukyat hilal diterapkan pada tanggal 29 Hijriah untuk melaksanakan contoh Rasul (ta'abudi). Agar rukyat akurat, arahnya dibantu dengan hasil hisab. Hisab bisa digunakan untuk membuat kalender sampai waktu yang panjang di masa depan. Agar hisab merujuk juga pada contoh Rasul, maka kriterianya dibuat sesuai dengan hasil rukyat jangka panjang, berupa data visibilitas hilal atau imkan rukyat (kemungkinan bisa dirukyat)," jelasnya.

Thomas menuturkan, bahwa dengan perhitungan ini, maka awal bulan Syawal berpotensi dilaksanakan secara serentak, baik pemerintah maupun organisasi Islam. Sehingga diprediksi Hari Lebaran 2024 akan jatuh pada 10 April 2024.

Kendati demikian, menurutnya masih perlu menunggu sidang isbat yang dilaksanakan pada 9 April 2024.

Prediksi Hari Lebaran 2024 BMKG
Dilansir dari situs resminya, salah satu tugas BMKG yang merupakan institusi pemerintah adalah memberikan pelayanan tanda waktu dan posisi Bulan dan Matahari. Lembaga riset ini memberikan pertimbangan secara ilmiah kepada kepada stake holder, termasuk Kementerian Agama dalam penentuan awal bulan Hijriah.

Di samping itu, BMKG juga melaksanakan rukyat (observasi) hilal di 32 lokasi di Indonesia setiap bulan.

Adapun penentuan awal bulan Syawal 1445 H, BMKG telah memberikan informasi data-data hilal (hasil hisab) saat Matahari terbenam, yang dapat digunakan dalam pelaksanaan rukyatul hilal. Berikut ini uraiannya.

Waktu Konjungsi (Ijtima) dan Terbenamnya Matahari
Ijtima merupakan peristiwa ketika bujur ekliptika Bulan sama dengan bujur ekliptika Matahari dengan pengamat diandaikan berada di pusat Bumi. Ijtima dipantau akan kembali terjadi pada Senin, 8 April 2024 pukul 18.20.47 UT atau Selasa, 9 April 2024 M pukul 01.20.47 WIB.

BMKG menyebut bahwa periode sinodis Bulan terhitung sejak konjungsi sebelumnya (awal Ramadan 1445 H) hingga konjungsi yang akan datang (awal bulan Syawal 1445 H) adalah 29 hari 9 jam 20 menit.

Adapun wilayah Indonesia pada tanggal 9 April 2024, waktu Matahari terbenam paling awal adalah 17.38.35 WIT di Merauke, Papua. Sementara waktu Matahari terbenam paling akhir adalah Sabang, Aceh pada pukul 18.46.48 WIB.

Ketinggian Hilal
Ketinggian hilal di Indonesia saat Matahari terbenam pada 9 April 2024, berkisar antara 4,88 derajat di Merauke, Papua sampai dengan 7,63 derajat di Sabang, Aceh.

Elongasi
Elongasi adalah jarak sudut antara pusat piringan Bulan dan pusat piringan Matahari. Dalam peta tersebut juga ditampilkan elongasi geosentris untuk pengamat di Indonesia.

Nah, diketahui elongasi geosentris di Indonesia saat Matahari terbenam pada 9 April 2024, berkisar antara 8,39 derajat di Merauke, Papua sampai dengan 10,22 derajat di Sabang, Aceh.

Umur Bulan
Umur Bulan adalah selisih waktu terbenam Matahari dengan waktu terjadinya konjungsi. Adapun umur bulan di Indonesia saat Matahari terbenam pada 9 April 2024, berkisar antara 14,30 jam di Merauke, Papu sampai dengan 17,43 jam di Sabang, Aceh.

Lag
lag adalah selisih waktu terbenam Bulan dengan waktu terbenam Matahari. Diketahui, Lag di Indonesia saat Matahari terbenam pada 9 April 2024, berkisar antara 23,87 menit di Merauke, Papua sampai dengan 35,81 menit di Sabang, Aceh.

Fraksi Illuminasi Bulan (FIB)
FIB adalah presentasi perbandingan antara luas piringan Bulan yang tercahayai Matahari dan menghadap ke pengamat dengan luas seluruh piringan Bulan.

Diketahui Fraksi Illuminasi Bulan di Indonesia saat Matahari terbenam pada 9 April 2024, berkisar antara 0,44% di Waris, Papua sampai dengan 0,66 di Banda Aceh, Aceh.

Objek Astronomis Lainnya yang Berpotensi Mengacaukan Rukyat Hilal
Dalam perencanaan rukyat hilal, perlu juga diperhatikan objek-objek astronomis selain hilal dan Matahari yang posisinya berdekatan dengan Bulan. Adapun objek astronomis ini dapat berupa, venus atau Merkurius, atau berupa bintang yang cerlang, seperti Sirius.

Pada tanggal 9 April 2024, dari sejak Matahari terbenam hingga Bulan terbenam, tidak ada objek astronomis lainnya yang jarak sudutnya lebih kecil daripada 10 derajat dari Bulan.

Itulah prediksi Hari Lebaran 2024 pemerintah, NU, Muhammadiyah, BRIN, dan BMKG. Semoga menjawab, detikers.



(red.alz)

Sunday, April 7, 2024

Gerhana Matahari 8 April 2024 Jam Berapa di Indonesia? Ini Informasinya

 


Jakarta, rakyatindonesia.com - Gerhana Matahari Total adalah gerhana yang terjadi saat piringan Matahari tertutup seluruhnya oleh piringan Bulan. Saat itu, piringan Bulan bisa tampak sama besar dengan piringan Matahari, atau bahkan lebih besar.
Fenomena Gerhana Matahari Total akan terjadi pada tanggal 8 April 2024. Lalu, apakah Gerhana Matahari Total 8 April 2024 dapat dilihat di Indonesia? Berikut informasinya.

Gerhana Matahari 8 April 2024 Jam Berapa di Indonesia?
BMKG mengungkapkan Gerhana Matahari Total (GMT) akan terjadi pada tanggal 8 April 2024. Jalur gerhana akan melewati wilayah Benua Amerika, sehingga fenomena Gerhana Matahari Total dapat diamati di Amerika Utara, Amerika Serikat, Meksiko, Amerika Serikat bagian tengah dan Kanada bagian timur.

Lalu, Gerhana Matahari 8 April 2024 jam berapa di Indonesia? Perlu diketahui, jalur Gerhana Matahari Total hanya akan melewati wilayah Benua Amerika. Gerhana Matahari 8 April 2024 tidak dapat diamati dari Indonesia.

Durasi Gerhana Matahari Total 8 April 2024
Menurut Almanak BMKG, Gerhana Matahari Total akan terjadi selama beberapa jam. Kota yang terlewati jalur GMT dengan Durasi Totalitas terpanjang adalah selama 4 menit 26 detik. Berikut proses global fase Gerhana Matahari Total 8 April 2024.

Gerhana Sebagian mulai di lokasi awal: 15:42:15 UT
Gerhana Total mulai di lokasi awal: 16:38:52 UT
Puncak Gerhana: 18:17:21 UT
Gerhana Total berakhir di lokasi akhir: 19:55:35 UT
Gerhana Sebagian berakhir di lokasi akhir: 20:52:19 UT

Apakah Gerhana Matahari Total Boleh Dilihat Langsung?
Ketika terjadi Gerhana Matahari Total, Bulan akan melemparkan bayangan umbra ke permukaan Bumi sehingga bayangan itu akan menutupi sepertiga dari seluruh planet selama beberapa jam.

Gerhana Matahari Total tidak boleh diamati secara langsung dengan mata telanjang. Sebab walaupun hanya beberapa detik dapat mengakibatkan kerusakan permanen retina mata akibat radiasi tinggi yang dipancarkan dari fotosfer Matahari.

Kerusakan yang ditimbulkan tersebut dapat mengakibatkan kebutaan. Untuk menyaksikan Gerhana Matahari butuh menggunakan pelindung mata khusus. Selain itu juga bisa dengan menggunakan metode melihat gerhana secara tidak langsung.

(red.alz)

Wednesday, April 3, 2024

Jabodetabek Hujan Lebat sampai Banjir Hari Ini, Sampai Kapan?

 



Jakarta, rakyatindonesia.com - Hari ini Jabodetabek dilanda hujan deras meski sebelumnya disinari panas terik. Lalu sampai kapan hujan deras ini?

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan jika kondisi cuaca saat ini disebabkan oleh bibit siklon tropis dan siklon tropis.

Siklon Tropis Neville terpantau di Samudra Hindia selatan Jawa Tengah. Dengan kecepatan angin maksimum 50 knot dan tekanan udara 990 hPa, siklon tropis ini berpotensi meningkatkan kecepatan angin

Sementara, Siklon Tropis Megan sudah mereda jadi eks siklon tropis. Ia masih terpantau di daratan Australia bagian utara. Efeknya meningkatkan kecepatan angin di Laut Timor hingga Laut Arafuru, dan gelombang tinggi di sekitarnya.

Di luar siklon, beberapa dinamika atmosfer yang memicu pertumbuhan awan hujan juga aktif. Gangguan fenomena Madden Jullian Oscillation (MJO) terpantau aktif di Laut Banda, Laut Arafuru, Maluku bagian Selatan, dan Papua.

Gelombang Rossby Ekuator yang merambat ke arah barat aktif di wilayah kawasan timur Indonesia sebelah utara. Ada pula Gelombang Kelvin yang berpropagasi ke arah timur terpantau aktif di sebagian Sumatra dan perairan selatan Jawa hingga Nusa Tenggara.

Prakiraan Cuaca Jabodetabek oleh BMKG
Melansir dari laman Instagram @infobmkg, berikut prakiraan cuaca di wilayah Jabodetabek:

Jumat, 22 Maret 2024
- Kota Bekasi dan Kab. Bekasi separuhnya berpotensi hujan ringan.
- Kota Bogor dan Kab. Bogor sebagian besar berpotensi hujan ringan.
- Jaktim, Jaksel, Jakbar mayoritasnya hujan ringan; Jakut dan Jakpus berpotensi berawan.
- Seluruh Kota Tangerang berpotensi hujan ringan, dengan sebagian besar Kab. Tangerang hujan ringan.
- Depok bagian selatan berpotensi berawan hujan ringan.

Sabtu, 23 Maret 2024
- Kota Bekasi dan Kab. Bekasi diperkirakan akan hujan ringan.
- Kota Bogor diperkirakan akan hujan ringan, Kab. Bogor berpotensi hujan ringan, dengan hujan sedang berpusat di kawasan Puncak.
- DKI Jakarta hujan ringan.
- Kota dan Kabupaten Tangerang berpotensi hujan ringan.
- Depok diperkirakan akan hujan ringan.

Minggu, 24 Maret 2024
- Kota Bekasi berpotensi hujan ringan, Kab. Bekasi juga diperkirakan hujan ringan.
- Kota Bogor dan sebagian besar Kab. Bogor diperkirakan akan hujan ringan dengan sebagiannya diprediksi lebih basah.
- DKI Jakarta berpotensi hujan ringan dengan kondisi lebih basah di selatan.
- Kota dan Kabupaten Tangerang berpotensi hujan ringan.
- Depok diperkirakan akan hujan ringan.

Senin, 25 Maret 2024
- Kota Bekasi dan Kab. Bekasi hujan ringan dan lebih basah dari hari sebelumnya.
- Kota Bogor diperkirakan akan hujan ringan hingga sedang, Kab. Bogor berpotensi hujan ringan dengan hujan lebat di bagian selatan.
- DKI Jakarta berpotensi hujan ringan dengan kondisi lebih basah di selatan.
- Kota Tangerang dan Kab. Tangerang berpotensi hujan ringan.
- Depok berpotensi berawan hingga hujan ringan.

Selasa, 26 Maret 2024

- Kota Bekasi dan Kab. Bekasi hampir seluruhnya hujan ringan.
- Kota Bogor diperkirakan akan hujan ringan dengan hujan sedang di bagian utara, Kab. Bogor berpotensi hujan ringan dengan hujan lebih deras di bagian tengah dan selatan.
- DKI Jakarta berpotensi hujan ringan.
- Kota Tangerang dan Kab. Tangerang diprediksi hujan ringan.
- Depok berpotensi hujan ringan.

(red.alz)

Tuesday, April 2, 2024

Curah Hujan April 2024 Diprakirakan Tinggi, Jawa Tengah Waspada Longsor dan Banjir

 



 SEMARANG, rakyatindonesia.com - Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, merilis peringatan dini terkait cuaca. Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah tersebut akan mengalami curah hujan yang tinggi selama bulan April, bertepatan dengan periode Lebaran.

Nana meminta masyarakat dan pemudik untuk mewaspadai potensi bencana alam seperti banjir dan tanah longsor, khususnya mengingat sembilan kabupaten/kota di Jawa Tengah sebelumnya telah dinyatakan darurat bencana.

"Hasil prediksi BMKG bahwa sampai April ini curah hujan masih cukup tinggi, maka harus diwaspadai banjir dan longsor," ujarnya dikutip dari Kompas.com, Senin (1/4/2024).

"Ada 16 ancaman. Jateng berada daerah yang rawan (bencana)," ujarnya.

Untuk mengantisipasi potensi bencana tersebut, Nana Sudjana telah menginstruksikan kepada Bupati/Wali Kota di 25 daerah di Jawa Tengah agar menyiagakan personel dan mempersiapkan langkah-langkah penanggulangan bencana.

Ini mencakup aktivasi posko bencana, peningkatan kewaspadaan, persiapan sistem peringatan dini, dan koordinasi intensif dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta instansi terkait lainnya.

Masyarakat diimbau untuk tetap memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG dan media sosial untuk mengantisipasi kemungkinan bencana.

Menyikapi potensi kendala yang dapat terjadi selama musim mudik Lebaran, terutama terkait dengan kondisi cuaca ekstrem, Nana meminta kesiapsiagaan Polda Jawa Tengah dan instansi terkait lainnya.

Pihaknya menekankan pentingnya kelancaran mudik dan mengimbau pemudik untuk mempercayakan keamanan rumah mereka kepada tetangga yang tidak mudik.

Selain itu, persiapan mudik juga mencakup penanganan isu-isu kritis lain seperti ketersediaan kebutuhan pokok, stabilitas harga, dan kewaspadaan terhadap potensi bencana lain.

(red.alz)

Thursday, March 28, 2024

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Gunungkidul, Tidak Berpotensi Tsunami

 



Jakarta, rakyatindonesia.com - Gempa Magnitudo 5,0 mengguncang wilayah Gunungkidul DIY, Kamis sore (28/3/2024), pukul 15,01.52 WIB. Badan meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, lokasi gempa Gunungkidul ini berada pada koordinat 9.30 LS,110.17 BT, dengan episenter gempa 153 km barat daya Gunungkidul DIY.

"Kedalaman gempa 10 km," tulis BMKG.

BMKG juga menyebutkan, gempa tidak berpotensi tsunami.

Belum ada laporan kerusakan akibat gempa, namun warga diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.

Antisipasi Gempa Bumi

Ini yang harus dilakukan sebelum, sesaat, dan sesudah gempa bumi.

Sebelum:

- Pastikan bahwa struktur dan letak rumah Anda dapat terhindar dari bahaya yang disebabkan oleh gempa, seperti longsor atau likuefaksi. Evaluasi dan renovasi ulang struktur bangunan Anda agar terhindar dari bahaya gempabumi.

- Kenali lingkungan tempat Anda bekerja: perhatikan letak pintu, lift, serta tangga darurat. Ketahui juga di mana tempat paling aman untuk berlindung.

- Belajar melakukan P3K dan alat pemadam kebakaran.

- Catat nomor telepon penting yang dapat dihubungi pada saat terjadi gempabumi.

- Atur perabotan agar menempel kuat pada dinding untuk menghindari jatuh, roboh, bergeser pada saat terjadi gempabumi.

- Atur benda yang berat sedapat mungkin berada pada bagian bawah. Cek kestabilan benda yang tergantung yang dapat jatuh pada saat gempabumi terjadi

- Simpan bahan yang mudah terbakar pada tempat yang tidak mudah pecah agar terhindar dari kebakaran.

- Selalu mematikan air, gas dan listrik apabila tidak sedang digunakan.

- Siapkan alat yang harus ada di setiap tempat: Kotak P3K, senter/lampu baterai, radio, makanan suplemen dan air.


Saat Terjadi Gempa Bumi:

- Jika Anda berada dalam bangunan: lindungi badan dan kepala Anda dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja, cari tempat yang paling aman dari reruntuhan dan guncangan, lari ke luar apabila masih dapat dilakukan.

- Jika berada di luar bangunan atau area terbuka: Menghindar dari bangunan yang ada di sekitar Anda seperti gedung, tiang listrik, pohon. Perhatikan tempat Anda berpijak, hindari apabila terjadi rekahan tanah.

- Jika Anda sedang mengendarai mobil: keluar, turun dan menjauh dari mobil hindari jika terjadi pergeseran atau kebakaran.

- Jika Anda tinggal atau berada di pantai: jauhi pantai untuk menghindari bahaya tsunami.

- Jika Anda tinggal di daerah pegunungan: apabila terjadi gempabumi hindari daerah yang mungkin terjadi longsoran.


Setelah Terjadi Gempa Bumi:

- Jika Anda berada di dalam bangunan: keluar dari bangunan tersebut dengan tertib; jangan menggunakan tangga berjalan atau lift, gunakan tangga biasa;periksa apa ada yang terluka, lakukan P3K; telepon atau mintalah pertolongan apabila terjadi luka parah pada Anda atau sekitar Anda.

- Periksa lingkungan sekitar Anda: apabila terjadi kebakaran, apabila terjadi kebocoran gas, apabila terjadi hubungan arus pendek listrik. Periksa aliran dan pipa air, periksa apabila ada hal-hal yang membahayakan.

- Jangan memasuki bangunan yang sudah terkena gempa,karena kemungkinan masih terdapat reruntuhan.

- Jangan berjalan di daerah sekitar gempa, kemungkinan terjadi bahaya susulan masih ada.

- Dengarkan informasi mengenai gempabumi dari radio (apabila terjadi gempa susulan). Jangan mudah terpancing oleh isu atau berita yang tidak jelas sumbernya.

- Mengisi angket yang diberikan oleh instansi terkait untuk mengetahui seberapa besar kerusakan yang terjadi.

- Jangan panik dan jangan lupa selalu berdoa kepada Tuhan demi keamanan dan keselamatan kita semuanya.

(red.alz)

Friday, January 5, 2024

BPBD Catat 1.1011 Bencana di Kota Bogor Sepanjang 2023, 13 Orang Meninggal

 


Jakarta, rakyatindonesia.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor mencatat sebanyak 1.011 bencana terjadi di Kota Bogor sepanjang 2023. Ribuan bencana yang terjadi mengakibatkan 13 orang tewas dan 42 lainnya mengalami luka.


"Total kejadian bencana sepanjang 2023 ada 1.011 kejadian, mulai dari longsor, banjir, pohon tumbang, bangunan roboh dan lain-lain," kata Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Bogor Hidayatullah dalam keterangan tertulis, Jumat (5/1/2024).


Hidayatullah mengatakan bencana tanah longsor menjadi peristiwa terbanyak sepanjang 2023 dengan jumlah kejadian sebanyak 271 kejadian, pohon tumbang 246 kejadian, rumah ambruk 222 kejadian, angin kencang 100 kejadian. Kemudian bencana banjir 44 kejadian, kebakaran 36 kejadian, orang hanyut 6 kejadian serta tanah amblas 33 kejadian.


"Kejadian bencana alam sepanjang 2023 didominasi oleh tanah longsor, pohon tumbang dan rumah roboh akibat hujan deras," ujar Hidayatullah.


"Terdapat 222 kejadian rumah roboh akibat hujan deras dan pohon tumbang yang menimpa bangunan," imbuhnya.


Dari 1.011 bencana yang terjadi berdampak pada 13.230 jiwa, sebanyak 1.424 rumah rusak dengan rincian 850 rusak ringan, 108 rusak sedang, 466 rumah rusak berat.


"Untuk korban manusia ada 13 orang meninggal sepanjang 2023 akibat bencana dan 42 orang luka akibat rumah roboh," katanya.


BPBD Kota Bogor mengimbau masyarakat khususnya warga Kota Bogor, untuk tetap waspada terhadap bencana hidrometeorologi. Hidayatullah mengatakan cuaca ekstrem diprediksi masih akan terjadi hingga Maret mendatang.


"Memang berdasarkan prakiraan BMKG kondisi bencana hidrometeorologi, hujan disertai angin kencang di wilayah Indonesia, khususnya di Kota Bogor ini diperkirakan sampai dengan awal Maret," ujar Hidayatullah.(red.w)

© Copyright 2020 Rakyat-Indonesia.com | REFERENSI BERITA INDONESIA | All Right Reserved