Health

Ads

News

Politik

Daerah

Video

Senin, 22 April 2024

Azizatus Gadaikan iPhone-Perhiasan Sebelum Ngeprank Jadi Korban Perampokan

 


Gresik
, rakyatindonesia.com - Zuraidah Istiana (24) atau Azizatus Sholihah, perempuan penghuni rumah di Jalan Taman Ruby Nomor 14, Perumahan Pondok Permata Suci (PPS), Manyar, Gresik sempat bikin heboh usai mengaku sebagai korban perampokan dan penyekapan. Padahal, barang-barang yang dilaporkan tersebut telah digadaikan untuk membayar utangnya.
Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdhan mengatakan, barang berharga yang dilaporkan dirampok itu digadaikan sendiri oleh wanita yang akrab disapa Pesek. Pesek menggadaikan HP dan sejumlah perhiasan untuk membayar utang kepada temannya.

"Untuk iPhone itu digadaikan sebesar Rp 7,5 juta. Sedangkan perhiasan sebesar Rp 5,5 juta dan Rp 4,5 juta," kata Aldhino kepada detikJatim, Senin (22/4/2024).

Aldhino menambahkan, uang tersebut digunakan Pesek untuk melunasi utang kepada temannya. Sebab, ia sempat mengajak temannya untuk berinvestasi ke seseorang yang berada di Malang, namun investasi ini ternyata bodong.

"Pelapor ini juga jadi korban investasi bodong di Malang sebesar Rp 80 juta. Jadi pelapor ini yang mengajak teman-temannya untuk berinvestasi ke orang yang berada di atasnya itu," jelas Aldhino.

Rekayasa perampokan itu, lanjut Aldhino, dilakukan oleh Pesek untuk mengelabui suaminya. Ia takut suaminya marah lantaran telah menggadaikan barang-barang tersebut untuk melunasi utang-utangnya akibat investasi bodong.

"Untuk motifnya karena takut kepada suaminya. Sebenarnya tidak ada niatan untuk laporan, tapi karena diajak suaminya untuk laporan, maka korban terpaksa melakukannya. Makanya mau cabut laporan juga," pungkas Aldhino.
Sebelumnya, wanita yang akrab disapa Pesek itu mengaku dirampok saat sedang sedang memasak di dapur seorang diri dengan pintu rumah dalam kondisi terbuka. Saat itu, petang sekitar pukul 18.30 WIB, Azizatus mengaku mendengar 2 orang masuk ke dalam rumahnya.

Dalam laporannya dia, mengira orang itu suaminya. Setelah dia menoleh ke arah pintu, ada 1 pelaku yang langsung menarik tangannya dan membawanya masuk ke kamar. Dia mengaku didorong hingga kepalanya membentur meja.

Kini semua telah terbongkar, apa yang dia ceritakan sebagai perampokan itu hanyalah prank. Cerita Azizatus hanyalah balada yang dia karang agar dirinya tidak lagi menjadi sasaran penagihan utang teman-temannya yang telah tertipu investasi bodong, karena ulahnya mengenalkan mereka kepada orang yang tidak amanah.

(red.alz)

Rumah Via Valen Digeruduk Massa Aliansi Arek Sidoarjo

 


Sidoarjo
, rakyatindonesia.com - Rumah Via Vallen di Desa Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo digeruduk belasan orang. Massa yang menggeruduk rumah Via Vallen itu mengatasnamakan Aliansi Arek Sidoarjo.
Kedatangan belasan orang itu menuntut agar RF, adik kandung Via Vallen mengembalikan motor milik salah satu anggota aliansi yang berprofesi ojek online. Adik Via Vallen diduga telah menggadaikan motor tersebut.

Kasus itu bermula ketika salah seorang driver ojek online (ojol) bernama Rahmad Hidayat (42), warga Desa Perum Kali Sampurno Tanggulangin menggadaikan motor Honda Vario miliknya ke temannya bernama Adyt.

Motor itu digadaikan pada 13 Februari 2024 senilai Rp 2 juta. Oleh Adyt, motor itu digadaikannya ke RF, adik kandung Via Vallen pada 13 Maret 2024 senilai Rp 3 juta.

Dalam perjanjian lisan yang disepakati antara Adyt dengan RF, gadai sepeda motor itu berbatas waktu. Jangka waktu gadai yang disepakati yakni selama 2 bulan.

"Sepeda motor milik Hidayat itu digadaikan ke saya senilai Rp 2 juta, kemudian saya pindah gadai ke RF senilai Rp 3 juta. 2 Minggu berikutnya motor itu mau saya tebus, tapi RF tidak bisa dihubungi," ujar Adyt di depan rumah Via Vallen, Senin (22/4/2024).

Adyt menjelaskan bahwa dirinya merasa bertanggung jawab atas kasus itu sehingga berupaya untuk menemui RF. Namun RF selalu berbelit bahkan nomor handphone Adyt diblokir.

(red.alz)

Gempa Pacitan M 5,1, Warga Sempat Panik Berlindung di Bawah Meja

 



Pacitan, rakyatindonesia.com - Gempa M 5,1 mengguncang Pacitan. Meski cukup singkat, namun membuat sebagian warga panik. Mereka pun bergegas meninggalkan bangunan. Sejauh ini belum dilaporkan adanya kerusakan.
"Awalnya saya tenang, begitu guncangannya kuat baru saya mangamankan diri," kata Bambang, warga Desa Mentoro kepada detikJatim, Senin (22/4/2024) petang.

Kala itu, Bambang bergegas meninggalkan studio rekaman. Sementara seorang rekannya yang membaca naskah dan mengoperasikan komputer memilih berlindung di bawah meja.

Menurut Bambang, kala gempa terjadi dirinya tengah menunggu proses produksi rekaman audio. Rekaman audio itu Itu akan digunakan untuk simulasi evakuasi gempa di sekolah tempatnya mengajar.

Anehnya, saat rekaman hendak berakhir mendadak terjadi guncangan. Rekaman pun berhenti beberapa menit. Produksi audio baru dilanjutkan setelah guncangan berakhir dan kondisi aman.

Menurut Bambang, kala gempa terjadi dirinya tengah menunggu proses produksi rekaman audio. Rekaman audio itu Itu akan digunakan untuk simulasi evakuasi gempa di sekolah tempatnya mengajar.

Anehnya, saat rekaman hendak berakhir mendadak terjadi guncangan. Rekaman pun berhenti beberapa menit. Produksi audio baru dilanjutkan setelah guncangan berakhir dan kondisi aman.

"Alhamdulillah, rekaman bisa dilanjutkan," tambahnya.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menginformasikan gempa terjadi pukul 18.10 WIB. Pusat gempa berada 105 kilometer Tenggara Pacitan dengan kedalaman 10 kilometer dan tidak berpotensi tsunami.



(red.alz)

Detik-detik Perahu Penambang Pasir di Bojonegoro Tenggelam Hilangkan 1 Orang

 


Bojonegoro
, rakyatindonesia.com - Perahu penambang pasir di Bengawan Solo Desa Semanding Kecamatan Bojonegoro Kota terbalik dan tenggelam. Satu penambang hilang tenggelam sedangkan tiga lainnya selamat.
Sodik (54), salah satu korban selamat tampak sedih dan duduk-duduk di tepi Bengawan Solo. Ia masih tak percaya perahu yang ditumpangi dengan ketiga rekannya itu tenggelam.

Ia lalu menceritakan peristiwa nahas itu terjadi saat ketiga rekannya Saparun, Kamali dan Arif naik ke atas perahu pada sekitar pukul 12.00 WIB.

"Sekitar jam 12 an pas azan Zuhur. Perahu itu kondisinya agak melintang dan terkena tekanan air Bengawan yang sedang naik dan deras," ujar Sodik kepada detikJatim, Senin (22/4/2024).

Awalnya semua berjalan normal. Namun tekanan arus air yang deras membuat perahu besi yang berisi empat orang serta pasir sekitar 2 hingga 3 kubik bergoyang dan terbalik lalu tenggelam.

Saat itu, Sodik berada di posisi depan, Kamali di dalam bilik perahu, Saparun di tengah, dan Arif berada di ujung perahu belakang yang terakhir tenggelam.

"Aku langsung meloncat ke barat yang lain juga ikut selamatkan diri. Bahkan aku sempat lemparkan galon air namun kok Arif nggak terlihat. Pikirku siapa tahu ada yang butuh pertolongan. Sesampai di pinggir Bengawan, Kamali dan Saparun terlihat bareng naik. tapi Arif nggak terlihat," tutur Sodik.

Derasnya air Bengawan saat ini juga membuat Sodik terasa kesulitan berenang. Bahkan, ia terpaksa mencopot kausnya agar tidak menambah beban saat berenang ke tepi bengawan.

"Dadaku Sampek ora kuat, banter tenan banyune. Kausku sampek tak copot pas renang mau," ucap Sodik.

Saat itu, Sodik berada di posisi depan, Kamali di dalam bilik perahu, Saparun di tengah, dan Arif berada di ujung perahu belakang yang terakhir tenggelam.

"Aku langsung meloncat ke barat yang lain juga ikut selamatkan diri. Bahkan aku sempat lemparkan galon air namun kok Arif nggak terlihat. Pikirku siapa tahu ada yang butuh pertolongan. Sesampai di pinggir Bengawan, Kamali dan Saparun terlihat bareng naik. tapi Arif nggak terlihat," tutur Sodik.

Derasnya air Bengawan saat ini juga membuat Sodik terasa kesulitan berenang. Bahkan, ia terpaksa mencopot kausnya agar tidak menambah beban saat berenang ke tepi bengawan.

"Dadaku Sampek ora kuat, banter tenan banyune. Kausku sampek tak copot pas renang mau," ucap Sodik.

Sodik memastikan perahu yang ditumpangi bersama temannya masih tenggelam di lokasi kejadian. Ia tak menyangka arus bengawan akan naik itu, padahal sebelumnya normal.

"Perahu masih di lokasi. Arus air Bengawan sedang naik karena tadi pagi belum segini tingginya. Semoga Arif segera ditemukan," harap Sodik.

Sodik sendiri menuturkan tak ada firasat buruk sebelum musibah ini terjadi pada dirinya.

"Nggak ada kalau firasat jelek baik aku maupun keluarga. Tapi aku nggak tahu kalau yang teman temanku ya. Aku sudah main sejak kecil lulus MI, tahun 1989," imbuh Sodik yang tinggal di Simo Tuban.

Sementara itu, proses pencarian korban Arif oleh tim SAR dihentikan karena sudah menjelang malam. Pencarian akan dilanjutkan Selasa pagi besok.

Suasana duka terlihat di rumah keluarga Arif di Desa Semanding Kecamatan Bojonegoro yang tidak jauh dari Bengawan Solo. Banyak sanak keluarga dan tetangga datang ikut prihatin dan berduka atas musibah yang terjadi.

Sebelumnya, perahu penambang pasir terbalik dan tenggelam di Bengawan Solo Desa Semanding Kecamatan Bojonegoro Kota. Satu orang penambang belum ditemukan dan 3 lainnya berhasil selamat.

Suparman, salah satu kerabat korban mengatakan perahu penambang pasir ditumpangi empat orang. Mereka adalah Saparun, Kamali dan Arif. Ketiganya warga Desa Samanding kecamatan Bojonegoro. Sedangkan seorang lainnya diketahui bernama Sodik asal Simo, Tuban.

Ketiga korban Saparun, Kamali dan Sodik selamat setelah berusaha berenang ke pinggir. Namun salah seorang bernama Arif tenggelam dan hingga sore ini belum ditemukan dan dalam proses pencarian tim SAR gabungan.

"Perahu terbuat dari plat besi, mereka cari pasir. Mau pindah tempat. Kok tiba tiba perahu muatan pasir dan para penambangnya itu nyungsep hingga tenggelam. Arif yang belum ditemukan," tutur Suparman, Senin ( 22/4/2024).


(red.alz)

15 Kota/Kab di Jatim Disebut Tinggi Kadar SO2, Simak Daftar dan Dampaknya

 


Surabaya
, rakyatindonesia.com - Gunung Ruang di Sulawesi Utara meletus, Selasa (16/4/2024) dan mengeluarkan gas sulfur dioksida (SO2). Gas SO2 membahayakan kesehatan manusia. Informasi ini penting untuk diketahui masyarakat karena dampaknya yang berpotensi merugikan.
Beberapa hari belakangan ini ramai di media sosial mengenai gas SO2 yang disebut-sebut menyebar hampir di seluruh wilayah Indonesia. Diketahui, gas Sulfur Dioksida atau SO2 memiliki dampak yang buruk bagi kesehatan dan lingkungan.

Dilansir dari pantauan laman windy.com, beberapa wilayah di Provinsi Jawa Timur menunjukkan kadar SO2 cukup tinggi. Namun belum diketahui secara pasti apakah tingginya angka SO2 di Jawa Timur ini berkaitan dengan meletusnya Gunung Ruang di Sulawesi Utara.

Lantas, apa itu gas SO2 dan bagaimana dampaknya? Simak penjelasannya berikut ini.

Pengertian Gas SO2
Dilansir dari laman BMKG, Sulfur dioksida (SO2) adalah salah satu spesies dari gas-gas oksida sulfur (SOx) yang terbentuk terutama saat pembakaran bahan bakar fosil yang mengandung sulfur, seperti batu bara dan minyak mentah.

Gas ini memiliki sifat yang sangat mudah larut dalam air dan umumnya tidak berwarna, meskipun dapat memiliki bau yang tajam jika terdapat konsentrasi yang tinggi.

Sumber utama emisi SO2 adalah dari kegiatan industri dan pembangkit listrik yang menggunakan batu bara sebagai bahan bakar, serta kendaraan bermesin diesel. Industri-industri besar seperti pabrik-pabrik pengolahan batu bara, pabrik-pabrik kimia, dan pembangkit listrik termal dapat menjadi sumber utama emisi SO2. Gas ini juga dihasilkan dari aktivitas vulkanik dan proses alam lainnya.


Daftar Kabupaten/Kota Tinggi Kadar SO2
Berikut daftar kabupaten/kota di Jawa Timur yang memiliki kadar SO2 tinggi per 23 April 2024 pukul 16.00 WIB, dilansir dari laman windy.com.

  1. Kota Surabaya
  2. Kabupaten Sidoarjo
  3. Kabupaten Gresik
  4. Kabupaten Mojokerto
  5. Kabupaten Bangkalan
  6. Kabupaten Malang
  7. Kabupaten Probolinggo
  8. Kabupaten Lumajang
  9. Kabupaten Pasuruan
  10. Kabupaten Lamongan
  11. Kabupaten Nganjuk
  12. Kabupaten Bojonegoro
  13. Kabupaten Ngawi
  14. Kabupaten Tuban
  15. Kabupaten Bangkalan

Dampak Pencemaran Gas SO2

Adapun dampak yang timbul dari tercemarnya udara oleh gas Sulfur Dioksida atau SO2. Berikut beberapa dampaknya bagi kesehatan dan lingkungan, dilansir dari sumber yang sama.


1. Mengancam Kesehatan

Gas sulfur dioksida (SO2) telah lama dikenal karena kemampuannya menyebabkan iritasi pada sistem pernapasan, seperti pada saluran hidung, tenggorokan, dan paru-paru. Efek kesehatan ini lebih buruk bagi penderita asma. Selain itu, SO2 dapat berubah menjadi pencemar sekunder seperti aerosol sulfat di udara.


Aerosol ini, yang umumnya sangat halus, dapat terhisap ke dalam saluran pernapasan bawah, menyebabkan dampak kesehatan yang lebih serius karena sifatnya yang korosif dan karsinogen. Penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kematian akibat kegagalan pernapasan, terutama pada orang tua dan anak-anak, sering terkait dengan konsentrasi SO2 dan partikulat secara bersamaan.


SO2 dalam bentuk gas dapat menyebabkan kesulitan bernapas, terutama pada orang-orang sensitif seperti penderita asma, anak-anak, dan lansia. Reaksi SO2 dengan senyawa kimia lain dapat membentuk partikel sulfat yang jika terhirup dapat menyebabkan masalah pernapasan yang serius, bahkan kematian.


2. Merusak Lingkungan

Tingginya konsentrasi SO2 di udara adalah salah satu faktor yang memicu hujan asam. Fenomena ini disebabkan oleh sulfur dari bahan bakar fosil dan nitrogen di atmosfer yang bereaksi membentuk sulfur dioksida dan nitrogen oksida. Zat-zat tersebut bereaksi dengan air di atmosfer, membentuk asam sulfat dan asam nitrat yang larut dalam air hujan, meningkatkan keasaman tanah dan air permukaan yang berdampak negatif pada kehidupan ikan dan tanaman.


Peningkatan asam di danau akibat hujan asam mengurangi keberagaman spesies, terutama plankton dan invertebrata yang rentan terhadap pengasaman. Ketika pH air danau turun di bawah 5, lebih dari 75% spesies ikan dapat terancam punah, mempengaruhi rantai makanan dan stabilitas ekosistem. Namun, tidak semua danau yang terkena hujan asam akan mengalami pengasaman, karena beberapa jenis batuan dan tanah dapat membantu menetralkan keasaman tersebut.


Selain sebagai penyebab hujan asam, emisi SO2 juga dapat menyebabkan kabut dan mengurangi jarak pandang karena kemampuan gas dan partikel SO2 dalam menyerap cahaya.


3. Tumbuhan Rusak hingga Mati

Sulfur dioksida berpotensi merusak tanaman dengan mengakibatkan kematian jaringan pada daun, kerusakan pinggiran daun, dan terjadinya klorosis secara kronis. Tingkat kelembaban udara yang tinggi akan memperparah kerusakan ini karena SO2 dapat berubah menjadi asam sulfat, merusak tanaman lebih lanjut.


Kadar SO2 yang tinggi di hutan dapat menyebabkan noda putih atau coklat pada daun, yang jika dibiarkan dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan kematian tanaman karena kekurangan magnesium, sebuah nutrisi esensial bagi tanaman.


Ekosistem darat rentan terhadap dampak pencemaran atmosfer, dengan perbedaan kerentanan yang didasarkan pada spesies, faktor genetik, umur, dan keadaan fisiologis. Penelitian menunjukkan bahwa spesies tanaman di pusat kota dan daerah industri lebih rentan daripada yang berada di daerah perbatasan. Beberapa komunitas tanaman alami bahkan mengalami seleksi genetik terhadap pencemaran atmosfer.


Pengaruh sulfur dioksida dan presipitasi asam terutama buruk dalam ekosistem hutan yang berdekatan dengan peleburan atau sumber pencemaran lainnya. Jenis pepohonan tertentu, seperti sweet birch dan pinus putih, diketahui sangat rentan terhadap pencemaran atmosfer, sementara spesies lumut cenderung meningkat dengan meningkatnya jarak dari sumber polusi.


4. Kematian Hewan

Menurut penelitian dari The National Academy Of Sciences pada tahun 1978, pH memiliki dampak signifikan terhadap kehidupan ikan. Di Norwegia, presipitasi asam juga diketahui mempengaruhi industri perikanan secara komersial. Penelitian oleh Wright dan rekan (1977) menunjukkan bahwa penurunan pH dalam sungai-sungai selama abad terakhir telah mengakibatkan penurunan jumlah tangkapan ikan salmon.


Penurunan pH menyebabkan serangkaian perubahan kimia yang mengurangi laju daur zat makanan dalam ekosistem perairan. Akibatnya, terjadi penurunan bahan organik di suatu daerah dan pergeseran ke arah kondisi oligotropik dalam danau. Perubahan ekologis ini mengikuti pola umum dampak zat toksik terhadap ekosistem.


Seperti tumbuhan, hewan juga memiliki ambang toleransi terhadap hujan asam. Hewan-hewan mikroskopis di tanah misalnya, rentan terhadap kematian langsung saat pH tanah meningkat karena sensitivitasnya terhadap perubahan lingkungan yang ekstrem. Ancaman juga terjadi bagi spesies hewan lainnya karena jumlah produsen, seperti tumbuhan, semakin berkurang.


Akibatnya, penyakit-penyakit pada hewan dapat meningkat karena paparan kulit mereka terhadap air dengan tingkat keasaman yang tinggi, yang pada akhirnya dapat mengancam kelangsungan hidup spesies tersebut.


5. Kerusakan Material

Kerusakan akibat pencemaran SO2 juga mempengaruhi bangunan yang terbuat dari bahan seperti batu kapur, batu pualam, dan dolomit. Dampaknya terlihat pada penampilan, kekuatan struktural, dan masa pakai gedung.


Bangunan bersejarah seperti candi dan patung juga terancam serius. Hujan asam mengikis batuan dengan melarutkan kalsium karbonat, meninggalkan kristal yang merusak. Semakin banyak kristal, semakin parah kerusakannya.


Itu dia beberapa informasi mengenai gas Sulfur Dioksida atau SO2 yang sedang ramai diperbincangkan. Perlu dicatat, bagi orang yang memiliki sistem pernafasan sensitif, diimbau untuk menggunakan masker saat berpergian keluar rumah di wilayah tinggi SO2.


(red.alz)

Melihat Lebih Dekat Museum Sunan Giri, Simak Jadwal dan Harga Tiketnya

  


Gresik
, rakyatindonesia.com - Wisata sejarah bisa sambil menambah pengetahuan. Salah satu tempat wisata sejarah yang didatangi yakni Museum Sunan Giri.
Museum Sunan Giri di Kabupaten Gresik dan menawarkan berbagai koleksi bersejarah, tak terbatas hanya pada benda yang berkaitan dengan Sunan Giri. Penasaran dengan museum satu ini? Berikut informasi lengkapnya.

Sejarah Museum Sunan Giri
Dilansir dari laman Kemdikbud, Museum Daerah Kabupaten Gresik "Sunan Giri" mulai beroperasi pada 17 Maret 2003 bersamaan dengan peringatan hari jadi Kota Gresik. Museum ini diresmikan oleh Bupati Gresik, Drs KH Robbach Ma'sum, MM, dan dikelola oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Gresik melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Museum Daerah Kabupaten Gresik "Sunan Giri".

Dulunya, Museum Sunan Giri merupakan museum khusus yang diresmikan pada 9 Maret 2002. Dilansir laman Pemkab Gresik, pendirian museum ini dilatarbelakangi oleh banyaknya tinggalan arkeologi dan sejarah di Kabupaten Gresik, baik di alam maupun di kalangan masyarakat.

Pada saat itu, belum ada pusat informasi dan edukasi yang fokus pada sejarah purbakala Kabupaten Gresik untuk memberikan informasi dan menjaga keaslian data sejarah purbakala yang dimiliki oleh wilayah ini. Museum ini dinamai berdasarkan nama salah satu Wali Songo yang memiliki peran signifikan dalam penyebaran Agama Islam di Gresik.

Meskipun namanya terinspirasi dari salah satu tokoh Wali Songo tersebut, museum ini merupakan museum umum yang koleksinya tidak hanya terbatas pada barang-barang yang terkait dengan Sunan Giri.


Hingga kini, Museum Sunan Giri terus melakukan pembaruan dan penambahan koleksi baru, yang saat ini mencapai sekitar 50 barang dari berbagai periode, termasuk klasik, awal perkembangan Agama Islam, dan masa kolonial.



Koleksi Museum Sunan Giri

Adapun beberapa koleksi utama yang dimiliki museum bersejarah di Gresik ini. Dilansir dari laman Pemkab Gresik, berikut daftar koleksi utama di Museum Sunan Giri.


1. Fragmen Sajadah

Sebuah fragmen sajadah yang ditemukan di situs kubur Sunan Giri, Desa Giri, Kabupaten Gresik, kini menjadi salah satu koleksi utama di Museum Sunan Giri Kabupaten Gresik.


Sajadah ini diyakini digunakan oleh Sunan Giri dalam sholat, tetapi juga telah berfungsi sebagai alas untuk menghindari kotoran selama sholat dalam masyarakat modern.


Dengan warna dasar merah dan motif tumbuhan dalam warna kuning, coklat, dan putih, fragmen sajadah ini diyakini berasal dari Timur Tengah, dengan ukuran 68cm x 23cm dan tepian yang menunjukkan bekas robekan.


2. Serban Sunan Giri

Sebuah serban yang dulunya disimpan di Masjid Ainul Yaqin Desa Giri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, kini telah menjadi bagian dari koleksi Museum Sunan Giri Kabupaten Gresik. Menurut catatan folklor, surban ini diyakini sebagai warisan dari Sunan Giri yang konon dipakainya sehari-hari dalam menyebarkan dakwah Islam.


Serban ini dibuat dengan teknik tenun yang mengikuti pola hiasan dan bahan yang mirip dengan kain salami dari Persia. Pewarna alami seperti putih, biru, merah, dan coklat digunakan untuk membentuk hiasan floral dengan motif yang kecil-kecil.


3. Keris Kalam Munyeng

Keris Kalam Munyeng, yang diyakini sebagai milik Sunan Giri, konon dibuat dari kalam (penunjuk) yang digunakan Sunan Giri dalam mengajarkan ajaran Islam dan membaca Al Quran. Keris aslinya masih disimpan di situs Kubur Sunan Giri Desa Giri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik.


Sementara yang dipamerkan adalah replika dari keris tersebut. Mata Keris Kalam Munyeng terbuat dari baja dengan 13 luk dan panjang 36cm. Bagian pangkal mata keris dihiasi dengan sulur daunan yang dilapis emas.


Pegangan keris terbuat dari kayu dengan panjang 10,5cm dan diukir suluran, sedangkan rangka (wirongko/sarung) juga dari kayu dengan panjang 50cm yang seluruhnya dilapisi perak dengan ukiran suluran tumbuhan.


4. Tombak

Tombak, senjata dari masa prasejarah, berevolusi dengan penggunaan logam. Mata tombak koleksi Museum Sunan Giri terbuat dari besi, tajam di ujungnya, dan memiliki bidang tajam pada sisinya.


Ada juga tombak canggah, yang digunakan untuk menangkap pencuri. Meskipun kuat, tombak ini tidak memiliki pamor seperti senjata kelas atas. Awalnya disimpan di Masjid Ainul Yaqin Desa Giri, tombak ini merupakan bagian dari senjata Dinasti Giri menurut takmir masjid.


5. Pelana Kuda

Pelana Kuda yang sekarang menjadi bagian dari koleksi Museum Sunan Giri awalnya ditemukan di Masjid Ainul Yaqin Desa Giri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Menurut cerita rakyat di wilayah Giri, pelana kuda ini diyakini sebagai milik kuda pengikut Sunan Giri.


Pelana kuda berfungsi sebagai tempat duduk untuk penunggang kuda yang ditempatkan di punggungnya. Koleksi ini terdiri dari dua pelana dengan ukuran dudukan yang berbeda, terbuat dari kayu dengan ikat dan pijakan kaki penunggang kuda dari besi. Ukurannya adalah panjang 50cm dan lebar 38 cm.


6. Umpak Kayu

Umpak Kayu, bagian dari koleksi Museum Sunan Giri, awalnya adalah bagian dari tiang bangunan pendopo cungkup kubur Sunan Giri. Berfungsi sebagai pelandas untuk menahan beban, umpak ini berbentuk persegi delapan menyerupai bintang dengan undakan semakin kecil ke bagian atasnya.

Terbuat dari kayu jati dengan hiasan ukiran motif karang, umpak ini merupakan contoh seni dari masa berkembangnya Agama Islam.


7. Bedug

Bedug, koleksi unggulan di Museum Sunan Giri Kabupaten Gresik, adalah perlengkapan masjid penting di Indonesia untuk menandai waktu sholat sebelum adzan. Terbuat dari satu batang kayu dengan lubang di tengah dan membran kulit sapi di ujungnya sebagai bidang pukul.


Berasal dari Masjid Desa Pasucinan, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, bedug ini diyakini sebagai peninggalan Maulana Malik Ibrahim yang meninggal pada tahun 1419 M. Menurut Babad Gresik, Maulana Malik Ibrahim memindahkan pelabuhan dagang dari Leran ke Rumo, dan kemudian ke Gresik.


8. Rebana/Terbang

Terbang, alat musik tradisional dari Timur Tengah, dikenal sebagai simbol perkembangan masyarakat Islam di Indonesia. Memainkannya melibatkan memukul membran kulit kambing yang dipasang pada rangka kayu bulat dengan lubang di tengahnya.


Alat musik ini sering digunakan sebagai pengiring syair-syair dari kitab Barzanji dalam seni tradisi Muslim. Terbang koleksi Museum Sunan Giri, benda titipan dari Masjid Ainul Yaqin, Desa Giri, Kecamatan Kebomas.


9. Naskah

Museum Sunan Giri di Kabupaten Gresik memiliki koleksi naskah yang mencakup Al Quran, Kitab Khutbah Jumat, dan naskah babad yang memuat kisah Sindujoyo. Semua naskah ini ditulis secara manual di atas kertas deluang dengan menggunakan tinta Cina.


Praktik menulis naskah, termasuk Al Quran dan kitab-kitab agama, telah menjadi bagian penting dalam perkembangan Islam di Nusantara. Naskah-naskah ini tidak hanya berisi tentang ajaran Islam, tetapi juga sejarah hidup tokoh agama dan legenda.


10. Al-Qur'an Tulisan Tangan

Di Gresik, ditemukan sejumlah Al Quran tulisan tangan yang cukup banyak. Salah satu koleksi yang menonjol dari Museum Sunan Giri memiliki halaman-halaman yang dihias dengan lukisan menggunakan tinta merah, biru, dan emas.


Al Quran ini lengkap dengan 30 jus. Berdasarkan bahan kertas dan tinta yang digunakan, Al Quran ini diperkirakan berasal dari abad ke-17 M.


11. Kitab Khotbah Jumat

Kitab Khutbah Jumat ini berasal dari Masjid Ainul Yaqin di Desa Giri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Terdiri dari 11 jilid, setiap jilidnya berisi 5 naskah khutbah. Setiap jilid mencakup khutbah untuk 11 bulan dalam kalender Hijriyah, kecuali bulan Dzulhijjah.


Menurut keterangan dari Takmir Masjid Ainul Yaqin, satu kitab untuk bulan Dzulhijjah telah hilang. Kitab ini ditulis tangan pada kertas lion in medallion dengan menggunakan tinta Cina hitam dan merah.



Fasilitas Museum Sunan Giri

Dilansir laman Disparbud Kabupaten Gresik, berikut daftar fasilitas yang terdapat di Museum Sunan Giri.


1. Tiga Ruang Pamer

- Ruang Pamer Hindu Budha

- Ruang Pamer Pengaruh Islam

- Ruang Pamer Kolonial


2. Ruang Peradapan

Perpustakaan mini di lantai 2 yang berfungsi sebagai ruang edukasi video visual mengenai sejarah dan kearifan lokal Kabupaten Gresik.


3. Ruang Gudang


4. Ruang Administrasi


5. Ruang Kepala Museum


6. Lobby


7. Ruang Koleksi dan Konservasi


8. Toko Souvenir: Menyediakan jajanan khas, pakaian, tasbih, gelang, dan lainnya.


9. Area Parkir


10. Toilet


11. Masjid Sunan Giri


12. Pujasera


13. Pos Keamanan


14. Terminal Parkir Bis Sunan Giri


Lokasi Museum Sunan Giri
Museum ini berada di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, tepatnya beralamat di Jalan Pahlawan No 4, Tlogobendung, Bedilan, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik, Jawa Timur 61114


Jam Operasional Museum Sunan Giri
Museum ini buka setiap hari Senin-Jumat pukul 08.00-15.00 WIB.

Harga Tiket Museum Sunan Giri
Bagi para pengunjung tak perlu merogoh kocek terlalu dalam. Pasalnya, untuk masuk ke museum ini tidak dipungut biaya sepeser pun atau gratis.

Itu dia informasi lengkap mengenai Museum Sunan Giri yang menjadi kebanggaan Kabupaten Gresik. Jika ingin berkunjung, jangan lupa mencatat lokasi dan jadwal operasionalnya ya, detikers!



(red.alz)

Sekelompok Pemuda di Jatim Serukan Perdamaian dan Kondusifitas Usai Putusan MK

 


Surabaya
, rakyatindonesia.com - Sekelompok orang yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Cinta (AMC) Damai menyerukan perdamaian usai putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait gugatan Pilpres 2024. Mereka meminta agar semua pihak dapat menerima apapun putusan MK.
Sekretaris Aliansi Masyarakat Cinta (AMC) Damai Kabupaten Pasuruan Abdul Muntholib meyakini putusan MK tak akan membuat perpecahan, apalagi sampai menimbulkan konflik berkepanjangan. Sebab, menurutnya semua pihak telah dewasa dan matang.

"Perjalanan Republik Indonesia sudah sedemikian matang sehingga saya meyakini bahwa problem politik tidak akan membawa perpecahan pada masyarakat arus bawah," kata Abdul dalam keterangannya, Senin (22/4/2024).




Ia mengungkapkan pihaknya juga berupaya menjaga perdamaian dan kondusifitas warga Jatim. "Kami akan berupaya untuk mewujudkan stabilitas dan kondusifitas di lingkungan Jatim dengan membuat banyak forum diskusi lintas sektoral," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Aliansi Masyarakat Cinta (AMC) Damai Kabupaten Pasuruan Hanan menegaskan bahwa dalam periode 5 tahun ini Pemprov Jatim sudah telah bekerja keras untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Begitu pula dengan nilai investasi di Jatim yang di akhir tahun 2023 berhasil meningkatkan nilai investasi hingga Rp 145,1 T

"Jumlah itu melampaui target RPJMD maupun nasional, ekuivalen dengan 256.000 pekerja. Jangan sampai apa yang telah dilakukan oleh pemerintah Jatim hancur karena pertikaian politik yang tidak perlu," ungkapnya, lalu melakukan pernyataan sikap untuk tetap berkomitmen menjaga perdamaian dan kondusifitas pasca pemilu 2024.

Sebelumnya, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Sandi Nugroho memastikan pihaknya telah melakukan serangkaian pengamanan di sekitar lokasi. Ia memastikan, kondisi arus lalin hingga aksi unjuk rasa berjalan aman dan kondusif.

"Semua dipersiapkan dengan baik oleh Polri," kata Sandi saat ditemui awak media di Hotel Wyndham Surabaya, Senin (22/4/2024).

Sandi menegaskan tak ada gangguan apapun selama aksi digelar. Menurutnya, situasi di MK dan sekitarnya kondusif.

"Alhamdulillah sampai dengan saat ini kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) di Jakarta dan sekitarnya masih kondusif, Polri siap mengamankan setiap rangkaian kegiatan yang saat ini terjadi selama putusan di MK," ujarnya.

Sandi menuturkan pihaknya menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat lainnya yang beraktivitas seperti biasa. Ia berharap pengamanan berlangsung aman hingga aksi dan putusan rampung.

"Mohon doanya pada masyarakat dan stakeholder, kita rawat kedamaian, kesatuan, dan kebhinekaan supaya indonesia bisa melompat ke Indonesia emas 2045. Sesuai data dan info, kapolda telah melakukan pemetaan memberikan tempat-tempat yang diamankan, untuk menjamin keamanan masyarakat yang akan melaksanakan kegiatan," tuturnya.



(red.alz)

Pemkab Sidoarjo Buka Beasiswa Pendidikan Tinggi 2024, Simak Persyaratannya

 

Ilustrasi

Sidoarjo
, rakyatindonesia.com - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo membuka program beasiswa untuk pendidikan tinggi. Pendaftaran dibuka sejak 16 April sampai 15 Mei 2024.
Beasiswa ini diberikan untuk 2.000 penerima. Sementara jumlah anggaran yang dikeluarkan pemerintah sebesar Rp 5 juta per penerima.

Beasiswa Pemkab Sidoarjo 2024
Kategori beasiswa Pemkab Sidoarjo ini dibagi menjadi lima. Kategori ini meliputi beasiswa keagamaan hingga beasiswa kurang mampu. Selain itu, ada beasiswa prestasi akademik dalam negeri, beasiswa prestasi akademik luar negeri, beasiswa non akademik. Berikut persyaratan untuk mendaftar beasiswa tersebut:

Beasiswa Keagamaan
1. Persyaratan Umum

  • Mengisi formulir pendaftaran dan mengunggah dokumen persyaratan di https://beasiswa.sidoarjokab.go.id/registers
  • Warga Sidoarjo dengan melampirkan Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP).
  • Terdaftar sebagai mahasiswa perguruan tinggi dengan melampirkan surat keterangan aktif kuliah dan kartu identitas kemahasiswaan.
  • Melampirkan surat keterangan tidak sedang menerima beasiswa untuk tujuan serupa dari pihak manapun yang diketahui oleh perguruan tinggi.
  • Melampirkan curriculum vitae dan surat pernyataan bermaterai. Bersedia meningkatkan prestasi dan mengikuti pendidikan serta memberikan kontribusi positif bagi pembangunan Kabupaten Sidoarjo.


2. Persyaratan Khusus

  • Hafal minimal 10 juz Al-Qur`an dengan menunjukkan sertifikat atau surat keterangan.
  • Pernah juara MTQ tingkat Kabupaten/Provinsi/Nasional/Internasional atau prestasi lain di bidang keagamaan dalam 4 tahun terakhir. Lalu, menunjukkan sertifikat atau surat keterangan.
  • Santriwan dan santriwati yang berkuliah dan menetap di pondok pesantren yang dibuktikan dengan surat keterangan dari pondok pesantren.
  • Ustaz/ustazah sebagai guru ngaji di TPA/TPQ/Madin dengan melampirkan surat rekomendasi Kepala TPA/TPQ dan Madrasah Diniyah.
  • Jajaran pengurus harian (ketua, wakil ketua, sekretaris, bendahara) aktivis organisasi keagamaan tingkat kabupaten/kecamatan dan/atau perguruan tinggi yang dibuktikan dengan SK pimpinan.
  • Mahasiswa non muslim, melampirkan rekomendasi dari pimpinan agama masing-masing.
  • Calon penerima beasiswa menyerahkan berkas persyaratan umum dan khusus berupa hardcopy kepada Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo.


Beasiswa Prestasi Akademik dalam Negeri

1. Persyaratan Umum

  • Mengisi formulir pendaftaran dan mengunggah dokumen persyaratan di https://beasiswa.sidoarjokab.go.id/registers
  • · Warga Sidoarjo dengan melampirkan Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP).
  • Terdaftar sebagai mahasiswa perguruan tinggi dengan melampirkan surat keterangan aktif kuliah dan kartu identitas kemahasiswaan.
  • Melampirkan curriculum vitae dan surat pernyataan bermaterai. Bersedia meningkatkan prestasi dan mengikuti pendidikan serta memberikan kontribusi positif bagi pembangunan Kabupaten Sidoarjo.


2. Persyaratan Khusus

  • Memiliki prestasi akademik dengan IPK serendah-rendahnya 3,4 untuk semua jurusan dengan melampirkan transkrip nilai semester terakhir.
  • Surat keterangan tidak sedang menerima beasiswa untuk tujuan serupa dari pihak manapun yang diketahui oleh perguruan tinggi.
  • Menyerahkan surat keterangan akreditasi perguruan tinggi.
  • Diutamakan bagi yang belum pernah menerima beasiswa sejenis.


Beasiswa Prestasi Non Akademik

1. Persyaratan Umum

  • Mengisi formulir pendaftaran dan mengunggah dokumen persyaratan di https://beasiswa.sidoarjokab.go.id/registers
  • Warga Sidoarjo dengan melampirkan Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP).
  • Terdaftar sebagai mahasiswa perguruan tinggi dengan melampirkan surat keterangan aktif kuliah dan kartu identitas kemahasiswaan.
  • Melampirkan curriculum vitae dan surat pernyataan bermaterai. Bersedia meningkatkan prestasi dan mengikuti pendidikan serta memberikan kontribusi positif bagi pembangunan Kabupaten Sidoarjo.


2. Persyaratan Khusus

  • Melampirkan bukti prestasi Juara 1/2/3 tingkat kabupaten/provinsi/nasional/internasional dibidang ilmu pengetahuan, teknologi, kebudayaan, olahraga, sosial, kemanusiaan, lingkungan, nasionalisme.
  • Dokumen yang dibutuhkan yakni sertifikat, piagam, surat keterangan, atau bentuk lain sesuai dengan bidang yang pernah diperoleh pada 4 tahun terakhir.
  • Surat keterangan tidak sedang menerima beasiswa untuk tujuan serupa dari pihak manapun dengan yang diketahui oleh perguruan tinggi.


Beasiswa Prestasi Akademik Luar Negeri

1. Persyaratan Umum

  • Mengisi formulir pendaftaran dan mengunggah dokumen persyaratan di https://beasiswa.sidoarjokab.go.id/registers
  • Warga Sidoarjo dengan melampirkan Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP).
  • Terdaftar sebagai mahasiswa perguruan tinggi/universitas/setara universitas yang diakui oleh pemerintah Indonesia terendah jenjang pendidikan S1. Lalu, melampirkan surat keterangan aktif kuliah dan kartu identitas kemahasiswaan.
  • Melampirkan curriculum vitae dan surat pernyataan bermaterai. Bersedia meningkatkan prestasi dan mengikuti pendidikan serta memberikan kontribusi positif bagi pembangunan Kabupaten Sidoarjo.


2. Persyaratan Khusus

  • Memiliki Prestasi akademik dengan IPK serendah-rendahnya 3,4 untuk semua jurusan dibuktikan dengan transkrip nilai semester terakhir.


Beasiswa Mahasiswa Kurang Mampu

1. Persyaratan Umum

  • Mengisi formulir pendaftaran dan mengunggah dokumen persyaratan di https://beasiswa.sidoarjokab.go.id/registers
  • Warga Sidoarjo dengan melampirkan Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP).
  • Terdaftar sebagai mahasiswa perguruan tinggi dengan melampirkan surat keterangan aktif kuliah dan kartu identitas kemahasiswaan.
  • Melampirkan curriculum vitae dan surat pernyataan bermaterai. Bersedia meningkatkan prestasi dan mengikuti pendidikan serta memberikan kontribusi positif bagi pembangunan Kabupaten Sidoarjo.


2. Persyaratan Khusus

  • Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)/melampirkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari desa dan diketahui oleh Kecamatan.
  • Surat keterangan tidak sedang menerima beasiswa untuk tujuan serupa dari pihak manapun yang diketahui oleh perguruan tinggi.


(red.alz)

Peringati Hari Kartini, Pemohon SIM Kota Kediri Dilayani Petugas Berkebaya

 


Kediri
, rakyatindonesia.com - Anggota polisi yang bertugas di Satpas Polres Kediri berpakaian beda hari ini. Mereka mengenakan baju tradisional/adat dan kebaya untuk memperingati Hari Kartini.
Para pemohon SIM pun sempat kaget karena mereka tak mendapati petugas yang berpakaian polisi saat melayani mereka membuat SIM baru maupun perpanjangan.

"Awalnya saya tidak tahu mengapa polwan di sini pakai baju adat. Ini sangat bagus sekali karena mereka mengingatkan kami sebagai kaum perempuan bahwa mereka memperingati Hari Kartini," kata Widya salah satu pemohon SIM sembari menunggu antrian, Senin (22/4/2024).

Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Andhini Puspa mengatakan pelayanan kali ini untuk masyarakat pemohon SIM ataupun memperpanjang memang spesial karena anggota baik perempuan dan laki-laki memperingati Hari Kartini.

"Alasan memakai pakaian kebaya dan adat mengingatkan kepada masyarakat untuk memperingati Hari Kartini, meskipun sudah terlewat, namun semangat Kartini masih terasa dan tetap pantas kita peringati bersama dengan melayani pemohon SIM," kata Andhini.

Sementra itu Kanit Regident Satlantas Polres Kediri Kota Ipda Ajeng Ayu Ardianingrum, menegaskan bahwa Kartini merupakan sosok pahlawan yang penting bagi kemajuan dan perkembangan masa depan kaum perempuan.

"Beliau (Kartini) merupakan sosok pahlawan penting khususnya bagi kaum wanita, hingga kita polisi wanita menjadi seperti ini. Jadi, kita harus memperingatinya," jelas Ajeng.

Ajeng menyampaikan sebagai masyarakat Indonesia harus ikut berpartisipasi dalam memperingati Hari Kartini karena sebagai wujud rasa nasionalisme. Tak hanya itu, dia sebagai polisi wanita beserta anggotanya dalam melayani masyarakat terinspirasi atas perjuangan Raden Ajeng Kartini.

Polwan asal Surabaya itu mengaku ada persiapan khusus untuk memperingati Hari Kartini yakni menyiapkan pakaian adat maupun kebaya.

"Semangatnya rekan-rekan luar biasa sekali karena mereka tidak merasa terganggu. Usai melaksanakan apel pagi, mereka langsung berganti pakaian kebaya dan adat," ucapnya.

Dia berharap Hari Kartini yang jatuh setiap 21 April ini bisa terus diperingati oleh masyarakat sehingga bagi kaum perempuan-perempuan di Indonesia bisa melanjutkan perjuangan ibu Kartini.

(red.alz)

Tindaklanjuti Perkap, Irjen Sandi Nugroho Terbitkan Aturan Terkait SOP Jajaran Humas Polri

 



Kediri, rakyatindonesia.com - Irjen Sandi Nugroho menerbitkan Peraturan Kadiv Humas Polri terkait Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk seluruh anggota Humas Polri. 


Sandi mengatakan penerbitan aturan tersebut merupakan sebagai bentuk tindak lanjut terhadap Peraturan Kapolri Nomor 6 Tahun 2023 tentang Kehumasan dan Portal Humas Presisi. 


Ia berharap Peraturan Kadiv tersebut dapat menjadi SOP dan pedoman dasar bagi jajaran di tingkat Mabes, Polda hingga Polres saat menjalankan tugas-tugas kehumasan.


"SOP di lingkungan Divisi Humas Polri sebagai dasar untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas dan fungsi kehumasan agar berjalan lancar efektif, efisien dan transparan," ujarnya saat membuka Rapat Kerja Teknis Humas Polri, di Hotel Wyndham, Surabaya, Senin (22/4).


Dalam sambutannya, Sandi mengingatkan apabila perkembangan Internet dan media sosial turut menjadi tantangan yang luar biasa.


Oleh karenanya, ia menekankan kepada seluruh jajaran agar dalam menjalankan fungsi-fungsi kehumasan tidak lagi hanya menggunakan metode konvensional semata.


"Bertambahnya jumlah generasi muda millenial yang melek teknologi dan media sosial mengharuskan Humas Polri memberikan sentuhan dan komunikasi publik dengan cara yang kekinian," tuturnya. 


Di sisi lain, Sandi mengatakan Divisi Humas Polri juga turut berkomitmen mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).


Ia menyebut langkah itu juga sebagai bentuk dukungan Himas Polri dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan akuntabel serta pelayanan publik yang prima.


"Nantinya akan semakin didukung dengan penyusunan blueprint kehumasan sebagai acuan untuk semakin mengembangkan Humas Polri," pungkasnya. (red.Tim)


Polri

Terkini

Sulsel

Kriminal

Ekonomi

© Copyright 2020 Rakyat-Indonesia.com | REFERENSI BERITA INDONESIA | All Right Reserved