Saturday, August 5, 2023

Relawan di Jombang Sisir Sungai Cari Kepala Korban Mutilasi

 


Anggota Relawan Semar Kabupaten Jombang menyisir sungai untuk mencari kepala korban di Sungai Japanan, Sabtu (5/8/2023)


Jombang, rakyatindonesia.com - Relawan Semar (Semangat Masyarakat) Kabupaten Jombang melakukan penyisiran Sungai Japanan Kecamatan Mojowarno, Sabtu (5/8/2023). Hal itu dilakukan guna mencari potongan tubuh korban bagian kepala.


Karena hingga saat ini kepala korban belum ditemukan. Bagian tubuh yang dimasukkan dalam dua karung adalah tubuh hingga kaki. Sedangkan satu karung lagi berisi dua potongan tangan. Penyisiran tersebut hingga radius 1 kilometer dari penemuan dua karung potongan tubuh.


“Mulai tadi malam kita lakukan penyusuran sungai hingga sejauh satu kilometer. Namun penyisiran tersebut belum membuahkan hasil,” kata Budiono, salah satu relawan Semar Kabupaten Jombang, saat berada di lokasi.


Budiono mengatakan, saat mengevakuasi dua karung berisi potongan tubuh manusia itu, kondisi mayat sudah mengeluarkan bau busuk. “Jenis kelaminnya juga belum kita ketahui. Makanya kita lakukan pencarian kepala korban,” kata Budiono.


Sebelumnya, sebuah kejadian mencengangkan terjadi ketika seorang pencari ikan di Jombang menemukan dua karung berisi potongan tubuh manusia di Sungai Desa Japanan, Kecamatan Mojowarno pada Jumat (4/8/2023) sekitar pukul 21.00 WIB.


Pencari ikan tersebut segera melaporkan penemuan mengerikan ini kepada kepala desa setempat, yang kemudian melapor ke Polsek Mojowarno. Petugas, dibantu oleh warga dan relawan, langsung menuju lokasi kejadian. Ternyata, dua karung tersebut berisi potongan tubuh manusia.


Di dalam karung pertama, terdapat bagian tubuh hingga kaki, sementara dalam karung kedua, ditemukan dua tangan. Kedua karung tersebut kemudian diangkut ke kamar jenazah RSUD Jombang. “Temuan mayat dalam karung ini pertama kali dilaporkan oleh seorang pencari ikan,” kata Kepala Desa Japanan, Kecamatan Mojowarno, Junaidi Catur Wicaksono.  


(Red*Tim)

Monday, January 31, 2022

Kepala Sekolah SDN 116 Mattanru Tampar Siswanya, Ada Apa Ya???




Rakyatindonesia.id - SOPPENG,-  Kasus kekerasan terhadap Anak siswa Sekolah dasar Negri 116 Mattanru, yang terletak di desa lompulle Kecamatan Ganra kabupaten Soppeng provinsi Sulawesi Selatan Sul-Sel, Minggu, 30/1/2022.

Lanjut, salah satu orang tua siswa JD  merasa kesal terhadap kepala sekolah SDN 116 Mattanru, HJ.SH selaku kepala sekolah yang menampar Anaknya FJ yang masih duduk di bangku kelas II SD jelasnya.

Lebih lanjutnya HJ.SH saat di kompirmasi melalui telpon genggamnya  Oleh tribuntujuwali.com sempat bicara dan mengaku sebagai kepala sekolah saat di kompirmasi soal kebenaran kekerasan yang ia lakukan terhadap anak didiknya,ia Pun mematikan telepon genggamnya dan kami berusaha menghubungi kembali,ia pun non Aktip kan teleponnya.

Padahal Di era sekarang ini perubahan budaya tidak memberikan hukuman ke siswa dengan kekerasan, Cari pola lain untuk memberikan teguran,Kekerasan terhadap anak itu tidak diperbolehkan.

Jelas Perlindungan anak sebagai korban penganiayaan telah dilaksanakan sesuai pasal 80 Undang-Undang No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak karena sudah dipenuhinya hak-hak anak yang sebagai korban kejahatan dan saksi (hak untuk mendapat perlindungan terhadap tindakan-tindakan yang mengancam, hak untuk memperolehu

laporan ( Tim Tribuntujuwali.com)

Publis:( H.R,S/Duga )
© Copyright 2020 Rakyat-Indonesia.com | REFERENSI BERITA INDONESIA | All Right Reserved