Monday, April 1, 2024

Mudik 2024, Sistem One Way Mulai Diberlakukan 5 April 2024

 


 Jakarta, rakyatindonesia.com - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya telah merencanakan penerapan sistem one way selama arus mudik Lebaran 2024. One way ini akan diberlakukan bagi pemudik dan pengguna jalan yang menuju ke Jakarta.

Kombes Latif Usman, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, mengungkapkan bahwa rencana penerapan one way akan dimulai pada tanggal 5 April 2024, mulai pukul 00.00 WIB.

"Nanti saya akan melakukan sosialisasi agar masyarakat mengetahui kapan mereka dapat menggunakan jalur tol. Pasti akan ada pengalihan arus di arteri jalan," ujar Kombes Latif Usman kepada wartawan pada hari Sabtu, tanggal 30 Maret 2024.

"Terutama yang akan terdampak adalah pemudik dari Jawa Tengah dan Jawa Barat yang menuju Jakarta. Kami juga akan menerapkan one way untuk arus balik," tambahnya.

Selain itu, koordinasi juga akan dilakukan dengan petugas setempat untuk pengaturan arus lalu lintas di Jalan Tol menuju Merak dan Banten.

"Khususnya arah Merak, kami akan bekerja sama dengan petugas di Banten untuk mengatur arus di sana dan mencegah penumpukan," ungkap Latif.

Latif juga mengingatkan masyarakat yang menggunakan kendaraan pribadi atau angkutan umum untuk memeriksa kelaikan kendaraan, terutama bagi yang melalui jalan tol.

"Pemeriksaan rem, ban, spion, dan lain-lain harus dilakukan lebih awal. Bagi kendaraan roda empat, jalur utama adalah Tol Timur Cikampek. Informasi khususnya untuk jalur Semper Cibitung, Cibitung Cimanggis telah dibuka. Penggunaan jalur ini diharapkan dapat mengurangi beban lalu lintas di Cikunir, terutama dari Depok dan Bogor," jelasnya.

"Kami akan memperhatikan Cikunir dan Cibitung untuk pengaturan lalu lintas menuju timur Jawa. Kami juga berharap agar Surat Keterangan Bersama (SKB) mengenai operasional kendaraan sumbu lebih dari tiga dapat diindahkan," tambahnya.  

Terapkan Ganjil Genap

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Aan Suhanan, memastikan bahwa aturan ganjil genap (gage) akan diterapkan kembali di jalan tol selama arus mudik dan balik lebaran 2024. Dalam konteks ini, penggunaan tilang elektronik ETLE akan ditingkatkan untuk menindak para pelanggar.

"Akan ada pembatasan kendaraan sumbu tiga ke atas serta penerapan contraflow, seperti yang telah kita lakukan tahun sebelumnya. Namun, kami akan menyesuaikan strategi dengan dinamika yang ada di lapangan, namun kebijakan ganjil genap akan tetap diterapkan," ungkap Aan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, pada hari Kamis (28/3/2024).

Menurut Aan, penerapan aturan ganjil genap sangat penting untuk mengurangi kemacetan selama periode mudik lebaran. Dia juga memberikan apresiasi terhadap efektivitas penerapan aturan tersebut di DKI Jakarta.


(red.alz)

Wednesday, March 27, 2024

Polri Buka Hotline Khusus Terkait Penerimaan Anggota Baru 2024

 


Kediri, rakyatindonesia.com -  Mabes Polri membuka Hotline khusus terkait penerimaan anggota baru tahun 2024.

Asisten Staf Bidang Sumber Daya Manusia (As-SDM) Polri Irjen Dedi Prasetyo menyebut lewat Hotline itu masyarakat bisa mengakses seluruh informasi seputar penerimaan anggota Polri.

"Mulai dari apa saja yang menjadi syarat penerimaan, jadwal penerimaan, sampai pengaduan terkait proses penerimaan anggota Polri ini," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (26/3).

Dedi menjelaskan Hotline Rim Polri tersebut bisa diakses masyarakat melalui nomor 1500 598 dan 021 8060 2198 yang langsung terhubung dengan petugas dari SDM Polri.

Selain itu, kata dia, masyarakat juga bisa mengakses via aplikasi pesan singkat Whatsapp dan Telegram di nomor 0813 9920 9898. 

Terakhir, ia mengatakan masyarakat juga dapat memantau seluruh perkembangan penerimaan anggota polri melalui akun media sosial resmi SDM Polri. 

"Masyarakat bisa mengikuti akun media sosial penerimaan anggota Polri di akun Instagram @REKRUTMEN_POLRI, Facebook REKRUTMEN POLRI dan X REKRUT_POLRI," pungkasnya. (red.Tim)

Tuesday, February 27, 2024

Gelar Isra Mikraj, Personel Bhayangkara Diingatkan Pentingnya Ketakwaan Dalam Bertugas

 


 

Jakarta, rakyatindonesia.com - Peringatan Isra Mikraj Nabi Besar Muhammad SAW 1445 H diselenggarakan Mabes Polri. Acara ini dihadiri Irwasum Polri Komjen. Pol. Ahmad Dofiri dan pejabat utama, anggota Polri, serta Buya Dr. H. Arrazy Hasyim Lc., S.Fil.I, M.A.Hum.


Irwasum Polri pun mewakili Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo membacakan sambutan. Isra Mikraj ini pun diselenggarakan dengan tema Hikmah Isra Mikraj Menanamkan Moral Dalam Mewujudkan Polri Presisi Siap Mengawal Pemilu Damai.


Dalam sambutan itu, Kapolri menyampaikan bahwa peringatan Isra Mikraj ini sebagai salah satu pembinaan bagi para anggota. Perjalanan kehidupan Nabi Muhammad SAW menuai berbagai pelajaran penting yang dapat dijadikan contoh.


“Perjalanan ilahiyah Nabi Besar Muhammad SAW, peristiwa yang hanya berlaku satu kali dalam sejarah umat manusia, lambang kebesaran dan kehormatan, serta merupakan mukjizat bagi Rasulullah SAW,” ungkap Irwasum mewakili Jenderal Sigit, Selasa (27/2/24).


Kisah Nabi Muhammad SAW yang diperingati, ujar Irwasum, harus disikapi untuk meningkatkan iman dan ketakwaan. Dengan keimanan, maka personel Korps Bhayangkara diharapkan dapat mengabdi kepada institusi dan negeri sebaik mungkin.


“Sekaligus menjadi benteng di era global, di mana nilai moral semakin pudar dalam kehidupan sosial politik, kehidupan berbangsa dan bernegara,” jelasnya.


Diharapkan, ujar Irwasum, Isra Mikraj ini dapat lebih memantapkan iman, sehingga berimplikasi kepada kehidupan sehari-hari dalam bekerja. Selain itu diharapkan, jajaran personel sadar bahwa pengabdian yang dilakukan selama ini bukan semata-mata tugas duniawi, melainkan adanya aspek ukhrawi dan teologis yang didasari batin.


Terlebih, ujar Irwasum, dalam waktu dekat akan tiba bulan suci Ramadan. Diharapkan, peringatan Isra Mikraj ini juga menjadi penyambut baik bulan suci tersebut.


“Mari kita bersama-sama memohon kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, agar kita senantiasa diberikan kesehatan, ketakwaan, dan ketabahan, serta kekompakan dalam menghadapi tugas, khususnya dalam pengamanan pesat demokrasi 2024, sehingga berjalan aman dan kondusif,” ungkap Irwasum.


Di sisi lain, Buya Arrazy menceritakan perjalanan Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya. Dari cerita nabi tersebut diharapkan ada hikmah yang bisa mempertebal iman jajaran Polri.


“Menjaga negeri ini bagian dari rasa syukur terhadap pemberian Allah. Bapak ibu ini punya tugas yang kami semua ngga bisa lakuin, berat tugasnya. Menjaga kedamaian di bumi Allah, Bumi Indonesia,” ungkap Buya.


Ia mengingatkan, menjaga kedamaian di negeri ini menjadi salah satu tugas mulia. Sebab, apabila negara tidak kondusif, maka umat beragama tidak dapat melakukan ibadah dengan tenang. (red.Tim)

Saturday, December 31, 2022

Mabes Polri Menggelar Upacara Kenaikan Pangkat Hari Ini





Jakarta, rakyatindonesia.com - Mabes Polri menggelar upacara korps rapor kenaikan pangkat hari ini. Ada 42 Perwira Tinggi (Pati) dan 121 Perwira Menengah (Pamen) yang naik pangkat setingkat lebih tinggi.
Kenaikan pangkat itu terdiri dari pangkat Brigjen ke Irjen, Kombes ke Brigjen dan AKBP ke Kombes. Kegiatan digelar di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Sabtu (31/12/2022).

"Iya betul, upacara kenaikan pangkat akan dilaksanakan hari ini," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo.

Dedi mengatakan kenaikan pangkat Pati dilakukan berdasarkan ST/2775/XII/2022 tanggal 23 Desember 2022, Keppres Nomor 87/Polri/Tahun 2022 tanggal 7 Desember 2022 dan Keppres RI Nomor 102/Polri/Tahun 2022 tanggal 30 Desember 2022.

Kenaikan pangkat Pamen dilakukan berdasarkan ST/2080/IX/2022 tanggal 29 September 2022, ST/2775/XII/2022 tanggal 23 Desember 2022, ST/2776/XII/2022 tanggal 23 Desember 2022 dan Keppres RI Nomor 103/Polri/Tahun 2022 Tanggal 30 Desember 2022.

Dari 42 Pati yang naik pangkat, di antaranya 10 personel naik pangkat menjadi Irjen dan sebanyak 27 personel naik pangkat dari Kombes menjadi Brigjen. Selain itu, sebanyak lima personel naik pangkat menjadi Brigjen melalui jalur pengabdian.

Sementara itu di tingkat Pamen, ada kenaikan pangkat melalui jalur reguler sebanyak 108 personel dan kenaikan pangkat melalui jalur pengabdian 13 personel.

(red.Rz)

Friday, March 25, 2022

Mabes Polri Sesalkan Penangkapan Beberapa Jurnalis Oleh Anggota Personel Sat Brimob Lampung



Lampung, Rakyatindonesia.id - Mabes Polri Sesalkan Penangkapan Beberapa Jurnalis Oleh Anggota Personel Satresmob Polres Lampung dan Satresmob Polda Lampung. Saat merespons intelektual Koalisi Wartawan Indonesia Bersatoe, Kamis (24/03/2022),


" Mabes Polri memberi perhatian terhadap kasus penangkapan beberapa jurnalis di Lampung Timur.
Dalam kesempatan mediasi dengan beberapa perwakilan peserta aksi, Kasubag Yanduan Mabes Polri, Kompol. Agus Priyanto menyesalkan Polres Lampung Timur dan Polda Lampung, yang melakukan kriminalisasi beberapa wartawan dan Ketua Umum PPWI.

“Kami juga menyesalkan peristiwa penangkapan dan penahanan yang dilakukan Polres Lampung Timur dan Polda Lampung terhadap rekan-rekan wartawan dan Ketum PPWI. Padahal, kita tahu Wilson Lalengke juga sudah banyak membantu kita TNI/Polri, mengembangkan SDM melalui pelatihan jurnalistik kepada anggota-anggota kami, “ ungkap Agus di Mabes Polri, Jakarta Selatan, sebagaimana dilansir kontrastimes.com.

Untuk itu, lanjut Agus, kriminalisasi terhadap wartawan akan segera disikapi dan segera ditindaklanjuti langsung ke Kapolri.

“Segera kami sikapi ya, dan langsung kami sampaikan ke Kapolri, “ ucapnya.

Rasa kecewa para insan Pers ini sedikit terobati, ketika aksi lanjutan ke Mabes Polri itu, langsung diterima beberapa perwakilan peserta aksi, usai aksi di depan gedung Dewan Pers. Dalam mediasi tersebut disimpulkan, Mabes Polri selama ini pihaknya tidak mengetahui kalau produk Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan Verifikasi Media tidak terkandung di dalam UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers.

Hari Kamis itu, ribuan insan Pers dari berbagai media, organisasi kewartawanan dan perusahaan Pers yang tergabung dalam Koalisi Wartawan Indonesia Bersatoe menggelar aksi Intelektual dan berwawasan, di dua titik. Satu titik di depan Gedung Dewan Pers dan satu lagi ke Mabes Polri.

Tuntutan yang digaungkan oleh Koalisi Wartawan Bersatu dipicu pernyataan Ketua Dewan Kehormatan PWI Lampung yang juga mengaku Ahli Pers Dewan Pers, serta Hendry Ch Bangun, Wakil Ketua Dewan Pers, yang dianggap mengaburkan kejelasan UU No. 40 tahun 1999 tentang Pers.

“Kami menuntut pertanggungjawaban Dewan Pers, yang kami anggap telah menyimpang dari amanah UU No.40 Tahun 1999 Tentang Pers,“ kata Munif, aktifis Pers Jawa Timur pasca orasinya di depan gedung Dewan Pers.

Adapun tuntutan Koalisi Wartawan Indonesia Bersatoe terdiri dari 4 (empat) butir yaitu:

1. Pidanakan Iskandar Zulkarnain Ketua Dewan Kehormatan PWI Lampung yang juga mengaku Ahli Pers Dewan Pers atas ucapannya yang viral telah melakukan pengaburan Konstitusi dari UU No. 40 Tahun 1999 Tentang Pers, sehingga menimbulkan provokasi serta kegaduhan dan mematik kemarahan insan pers Indonesia;

2. Menghapus aturan verifikasi media dan UKW Dewan Pers yang telah jelas keluar dari konstitusi amanah UU Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers;

3. Singkirkan para oknum pengurus Dewan Pers yang tak sejalan dengan Visi dan Misi dibentuknya Dewan Pers Independen.

4. Cabut SK Presiden, serta Nota Kesepahaman TNI/Polri, Pemerintah dengan Dewan Pers.

Sementara itu, terkait penangkapan beberapa wartawan dan Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke, S.Pd., M.Sc., MA, pada tanggal 12 Maret 2022 oleh Tim Gabungan Resmob Polres Lampung Timur dan Polda Lampung, dinilai banyak pihak tidak wajar.

Penangkapan dilakukan dengan dalih Wilson Lalengke dan kawan-kawannya merubuhkan papan bunga, yang katanya milik masyarakat adat. Penangkapan di halaman Polda Lampung itu, menjadi sorotan banyak pihak, karena selain dalih yang disangkakan cenderung dipaksakan, cara penangkapan juga bagaikan menangkap teroris.

Anehnya, kendati pendekatan persuasif ke pihak adat dan permohonan maaf juga sudah dilakukan Wilson Lalengke melalui Konperensi Pers di halaman Polres Lampung Timur, kasusnya tetap dilanjutkan ke tahap penyelidikan. Sebab itu, ribuan rekan-rekan jurnalis yang tergabung dalam Koalisi Wartawan Indonesia Bersatoe, termotivasi melakukan aksi, dengan mengagendakan 4 (empat) tuntutannya.
(***)
© Copyright 2020 Rakyat-Indonesia.com | REFERENSI BERITA INDONESIA | All Right Reserved