Sunday, September 10, 2023

Porprov Jatim 2023 Catur Kilat Sabet Medali Emas Pertama Kabupaten Mojokerto

  

Mojokerto, rakyatindonesia.com – Tim Beregu Putri Catur Kilat Kabupaten Mojokerto berhasil menyabet medali emas pertama di ajang Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur (Porprob Jatim) 2023. Tim Beregu Putri Catur Kilat Kabupaten Mojokerto berhasil menang dalam babak final melawan Kabupaten Sidoarjo.

Sebelumnya, Tim Beregu Putri Catur Kilat Kabupaten Mojokerto berhadapan langsung dengan Kota Surabaya, pada babak semifinal di Arayanna Hotel Lecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto. Tim Beregu Putri yang berhasil menyumbangkan medali emas pertama tersebut yakni Nadia Maulidiyah Rohmah, Triwulan Agustin, Brainda Ilmi maha putri Al-Fath, dan Adyn Rahmawati Wijaya

Ketua Persatuan Catur Indonesia (Percasi) Kabupaten Mojokerto, Winarno mengatakan, selain medali emas pertama Kabupaten Mojokerto, perolehan medali emas tersebut juga merupakan kali pertama bagi dunia percaturan di Kabupaten Mojokerto. “Kami sampaikan terima kasih kepada para atlet,” ungkapnya, Sabtu (9/9/2023).

Keberhasilan Tim Beregu Putri Kabupaten Mojokerto menurutnya juga tak lepas dari dukungan pecatur-pecatur senior yang ada di Kabupaten Mojokerto yang telah memberikan ilmu ke para junior-juniornya. Cabor catur kilat telah lama tidak menyumbangkan medali emas untuk Kabupaten Mojokerto.

“Kami sudah menyiapkan tim ini sudah lebih dari satu  tahun lalu di luar persiapan Porprov. Setiap bulan kami membuat istilahnya circuit (turnamen kecil red), putaran satu, putaran dua, hingga terakhir, kemarin Agustus 2023. Jadi memang tujuannya untuk memberikan kesempatan sparring dengan pecatur-pecatur top yang ada di Jawa Timur,” katanya.

Winarno menjelaskan, Percasi Kabupaten Mojokerto menerjunkan empat kelas dalam laga tersebut. Yaini perorangan putra, campuran (mix), beregu putra, dan beregu putri. Namun tiga kelas yakni perorangan putra, campuran dan beregu putra gagal menyumbangkan medali emas.

“Catur kilat telah lama tidak menyumbangkan medali emas, terakhir kali Tim Catur Kilat Kabupaten Mojokerto mampu menyumbang 2 medali perunggu dalam Porprov 2022 tahun lalu. Setelah Porprov 2022, Percasi Kabupaten Mojokerto rutin menggelar turnamen kecil di tempat-tempat yang berbeda,” jelasnya.

Turnamen tersebut digelar Percasi Kabupaten Mojokerto dengan mendatangkan para pecatur profesional di Jawa Timur. Menurutnya, selama satu tahun Percasi Kabupaten Mojokerto menyiapkan atlet beregu putri untuk menghadapi Porprov Jatim VIII dan hasilnya medali emas berhasil diraih.

Sementara itu, atlet Catur Kilat Kabupaten Mojokerto, Nadia Maulidiyah Rahmah mengaku tidak menyangka bisa mendapatkan medali emas dalam Porprov Jatim 2023 kali ini. Porprov Jatim VII tahun 2022 lalu, juga ikut berlaga namun masih belum bisa menyumbangkan medali untuk Kabupaten Mojokerto.

“Ya saya tidak menyangka, kan lawannya itu juara tahun kemarin. Saya tidak tahu kok bisa jadi juara,” tegasnya.

Perlu diketahui, sistem kualifikasi catur kilat dalam Porprov Jatim 2023 menggunakan sistem swiss. Tim menggelar laga dengan enam kali pertandingan. Sistem Swiss, merupakan format yang banyak digunakan dalam kompetisi catur. Diperkenalkan pada sebuah kejuaraan catur di Zurich, Swiss, 1895 silam, format turnamen tersebut terus digunakan sampai saat ini.

Swiss System sendiri adalah format yang memadukan round robin dan knock-out. Dalam Swiss System, tidak ada satu pun peserta yang dinyatakan gugur, persis dengan sistem Round Robin. (red.IY)


Saturday, September 9, 2023

Cabor Arum Jeram Porprov Jatim VIII Kontingen Putra-Putri Kabupaten Mojokerto Lolos Babak Kualifikasi

  


Mojokerto, rakyatindonesia.com – Atlet putra dan putri arung jeram Kabupaten Mojokerto berhasil lolos kualifikasi olahraga (Cabor) arung jeram ajang Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur (Porprov Jatim) VIII.

Ini setelah mengikuti pertandingan Pintu Rolak 3 Sungai Brantas, Desa Mlirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Jumat (8/9/2023).

Atlet arung jeram putri Kabupaten Mojokerto mengikuti kategori enam operator atau pendayung (R6) ini berhasil menduduki peringkat empat dengan waktu tempuh 1 menit 23.63 detik. Di kategori R6 putri, posisi pertama ditempati oleh atlet asal kontingen Kota Surabaya, dengan waktu tempuh 1 menit 9.65 detik.

Peringkat kedua, yakni atlet asal kontingen Kabupaten Banyuwangi dengan waktu tempuh 1 menit 14.63 detik. Sementara di posisi ketiga dihuni atlet asal kontingen Kabupaten Probolinggo dengan waktu tempuh 1 menit 14.91 detik. Peringkat keempat yakni kontingen asal Kabupaten Mojokerto

Selanjutnya di peringkat kelima atlet asal Kabupaten Trenggalek dengan waktu tempuh 1 menit 23.86 detik. Tak hanya atlet putri asal Kabupaten Mojokerto, atlet putra asal Kabupaten Mojokerto juga berhasil lolos babak kualifikasi arung jeram kategori empat operator perahu atau pendayung. Kontingen Kabupaten Mojokerto berhasil menempati peringkat ketiga di babak ini.

Peringkat pertama, yakni kontingen asal Kota Surabaya dengan waktu tempuh 1 menit 7.20 detik. Di peringkat kedua, yakni kontingen asal Kabupaten Probolinggo dengan waktu tempuh 1 menit 7.98 detik. Peringkat ketiga yakni kontingen asal Kabupaten Mojokerto dengan waktu tempuh 1 menit 11.37

Sementara di peringkat keempat yakni kontingen asal Kabupaten Banyuwangi dengan waktu tempuh 1 menit 11.65 detik. Sedangkan di peringkat kelima, yakni kontingen asal Kabupaten Tuban dengan waktu tempuh 1 menit 32 detik. Peringkat keenam, yakni Kabupaten Jember dengan waktu tempuh 1 menit 13.41 detik.

Para atlet yang telah lolos babak kualifikasi ini akan melanjutkan pertandingan final cabor arung jeram kategori Head To Head (HTH) baik R4 putra putri dan R6 putra putri pada, Minggu (10/9/2023) mendatang. Mereka akan melanjutkan pertandingan di Pintu Rolak 3 Sungai Brantas, Desa Mlirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto.

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Mojokerto, Suher Didiento mengatakan, meski bukan menjadi cabor unggulan namun diharapkan atlet arum jeram Kabupaten Mojokerto bisa masuk babak empat besar di masing-masing nomor yang dipertandingkan.

“Bukan unggulan tapi kami berharap bisa masuk empat besar di semua kelas, 1-2 (emas-perak). Kalau saya menargetkan 1 (emas), nanti kekhawatiran tidak sesuai. Arum jeram bukan cabor unggulan kami untuk meraih medali emas tetapi masih ada proyeksi sedikit, kemampuan atlet kami juga siap bersaing dengan atlet dari daerah lain. Kami tahu kemampuan atlet kami,” ungkapnya, Sabtu (9/9/2023).

Pengurus Kabupaten Federasi Arum Jeram indonesia (Pengkab Faji) Kabupaten Mojokerto menerjunkan 14 atlet di empat nomor. Mereka diturunkan dalam kategori sprint, head to head, slalom, ataupun down river race. Pada Porprov Jatim VII tahun 2022 lalu, skuad arung jeram nomor down river race mampu mencuri satu medali perunggu. Meski arung jeram saat itu melakoni laga eksibisi di ajang multievent tingkat provinsi tersebut. (red.IY)

Friday, September 8, 2023

Gubernur Khofifah Nilai MTS Sebagai Upaya Kurangi Ketergantungan Pupuk dan Menjaga Ketahanan Pangan

                 

 Mojokerto, rakyatindonesia.com – Pencanangan Manajemen Tanah Sehat (MTS) dinilai sebagai upaya menjadi solusi nyata untuk mengurangi ketergantungan pupuk dan pestisida kimia yang saat ini ketersediaan pupuk bersubsidi semakin berkurang. Selain itu, pencanangan MTS juga dinilai untuk menjaga ketahanan pangan di wilayah Jawa Timur.

Hal tersebut disampaikan gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri agenda temu lapang dan pencanangan penerapan MTS di Desa Ngarjo, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. “Pencanangan MTS menjadi solusi nyata untuk mengurangi ketergantungan pupuk dan pestisida kimia,” ungkapnya, Kamis (7/9/2023).

Terlebih saat ini, lanjut mantan Menteri Sosial (Mensos) ini, ketersediaan pupuk bersubsidi semakin berkurang. Tak hanya itu, bahan kimia juga berdampak pada berkurangnya unsur hara dalam lahan pertanian jika digunakan puluhan tahun.  Jika ingin produktivitas tanaman tinggi, maka harus menambah banyak pemupukan karena unsur hara tanah makin berkurang.

“Sedangkan pupuk bersubsidi saat ini makin berkurang. Oleh karena itu pupuk organik makin dibutuhkan, selain bisa mengembalikan ekosistem lahan, tanaman yang dihasilkan juga sehat. Dalam penerapannya, MTS memperhatikan beberapa komponen dalam pertanian,” katanya.

Yakni, perencanaan tanaman, penggunaan pupuk organik, pengolahan tanah yang baik, benih berkualitas, pengelolaan air, pelestarian musuh alami seperti predator, parasitoid, dan agen antagonis, serta pengamatan dan pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT).

Program yang telah diterapkan pada lahan seluas 25 hektare tersebut diharapkan bisa menjadi referensi penerapan MTS di daerah lain. Karena, program yang meminimalisir penggunaan pupuk kimia hingga 50 persen ini sudah membuahkan hasil berupa padi jenis Inpari 32 yang siap panen.

“Tidak hanya itu, penerapan MTS telah meningkatkan kepadatan populasi musuh alami mencapai 15 kali dibanding manajemen kawasan secara konvensional. Penerapan MTS bisa dijadikan referensi bagi daerah-daerah dan provinsi-provinsi lainnya sehingga tugas Pemerintah Kabupaten dan Desa sangat penting,” ujarnya.

Sinergitas penerapan budidaya tanaman sehat di lokasi MTS menunjukkan adanya potensi penyelamatan kehilangan hasil panen akibat serangan OPT mencapai 12 persen atau secara umum produksi dapat ditingkatkan mencapai 12 persen. Namun menurutnya, pada penerapannya memang membutuhkan ketelatenan dan kesabaran.

“Tapi jika sudah diterapkan dengan baik maka secara alami cacing dan belut mulai banyak kemudian juga kijing (sejenis kepiting) juga hidup. Inilah tanda-tanda tanah subur dan makhluk hidup bisa tumbuh di sana. Program ini juga untuk menjaga ketahanan pangan di wilayah Jawa Timur,” urainya.

Gubernur berharap agar Provinsi Jawa Timur tetap menjadi lumbung pangan nasional. Gubernur menjelaskan, jika penghasilan beras dari Jawa Timur terutama di Mojokerto secara kualitas sudah bagus, namun secara kuantitas masih kalah dengan Jawa Tengah yang berturut-turut menjadi provinsi penghasil beras terbanyak se-Indonesia.

Sementara itu, Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati menyampaikan, jika pogram MTS merupakan inovasi pengendalian hama secara alami dan sangat berpotensi jika dijadikan wisata pertanian. “Melalui kelompok tani Sri Rejeki, besar harapannya untuk bisa melanjutkan program ini dan ke depan semoga bisa jadi kawasan wisata pertanian,” tegasnya.

Program MTS merupakan upaya peningkatan produk ramah lingkungan dan berkelanjutan dengan penerapan strategi pengendalian OPT melalui pengelolaan agroekosistem atau ekosistem pertanian dalam suatu kawasan. Metode tersebut dilakukan dengan pendekatan yang terencana, komprehensif, integral, dan berkelanjutan yang meliputi semua aspek ekologi, ekonomi, dan sosial.

Pencanangan Desa Ngarjo sebagai lokasi pencanangan MTS ditandai dengan pemukulan kentongan oleh Gubernur Jatim dan Bupati Mojokerto didampingi sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov Jawa Timur. Gubernur Jatim meninjau sawah program MTS dan memanen padi.(red.IY)

Friday, September 1, 2023

Relawan Bencana Dapat Apresiasi dari Wali Kota Mojokerto

  


Mojokerto, rakyatindonesia.com –   Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengapresiasi para relawan yang selama ini senantiasa siap siaga dalam mitigasi bencana. Meski di tengah fakta Kota Mojoketo sebagai kota yang bisa dikatakan tidak memiliki kerawanan terhadap bencana alam.

Hal tersebut disampaikan saat Jambore Relawan 2023 di area sekitar Jembatan Rejoto di Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, Jumat (1/9/2023). Jambore Relawan 2023 digelar Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kota Mojokerto.

Jambore diikuti oleh relawan yang terdiri dari unsur Tagana (Taruna Siaga Bencana) dan KSB (Kelompk Siaga Bencana) Gajah Mada Gunung Gedangan. Serta bersinergi dengan sejumlah anggota Pramuka dari tingkat SD, SMP dan SMA di Kota Mojokerto.

“Tapi manusia memiliki suatu kewajiban untuk senantiasa berikhtiar, mewaspadai, dalam kondisi apapun kita wajib untuk senantiasa siap siaga apabila sewaktu-waktu terjadi bencana di daerah kita,” ujarnya.

Ning Ita (sapaan akrab, red), relawan juga aktif memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Terutama mengenai bagiamana tindakan yang harus dilakukan atau mitigasi apabila sewaktu-waktu terjadi bencana di lingkungan/wilayah masing-masing.

“Para peserta Jambore untuk turut mengedukasi perihal pentingnya melestarikan lingkungan, terutama daerah aliran sungai. Sampah-sampah jangan sampai dibuang di aliran sungai kita. Kita jaga agar ekosistem yang ada di aliran sungai di Kota Mojokerto ini masih tetap bisa lestari,” katanya.

Karena kedepan dari sungai inilah, lanjut orang nomor satu di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto, akan memberikan tambahan kesejahteraan bagi warga Kota Mojokerto. Wali Kota perempuan pertama di Kota Moiokerto ini mengajak untuk melestarikan alam.

“Ada masanya kita semua akan selesai tugas di dunia ini dan kita akan mewariskan Kota Mojokerto kepada generasi setalah kita. Maka mari kita wariskan kota Mojokerto ini sebagai kota yang nyaman, kota yang lestari untuk anak-cucu kita kedepan,” pungkasnya.

Perlu diketahui, Pemkot Mojokerto saat ini mengusung Kota Mojokerto sebagai Kota Pariwisata berbasis sejarah dan budaya. Salah satu daya tarik yang tengah dibangun adalah TBM (Taman Bahari Majapahit) dengan memanfaatkan aliran Sungai Ngotok, untuk mendukung KSPN (Kawasan Strategis Pariwisata Nasional) Majapahit di Trowulan.

Sehingga kebersihan dan kelestarian daerah aliran sungai tersebut memiliki peran penting. Tidak hanya dalam upaya mencegah bencana, melainkan juga meningkatkan perekonomian masyarakat Kota Mojokerto. (red.IY)

Pelaku Aniaya Pemilik Warung di Mojokerto Terlilit Utang

  


Mojokerto, rakyatindonesia.com – Penganiayaan yang dialami pemilik Warung Bu Sul, Sulasih (43) di Jalan Raya Tropodo, Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto dilandasi utang. Pelaku PA memiliki utang sehingga berencana melakukan pencurian di warung korban.

Kapolresta Mojokerto, AKBP Wiwit Adisatria mengatakan, pelaku PA (34) warga Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto tersebut memiliki hutang ke sebuah koperasi simpan pinjam. Namun karena tidak memiliki uang untuk melunasi hutang sehingga merencanakan aksi pencurian.

“Pelaku telah merencanakan terlebih dahulu akan melakukan pencurian sehingga pelaku sejak berangkat dari rumah kostnya telah disiapkan membawa alat berupa palu sebagai alat pemukul. Saat korban tidak berdaya, tidak melawan, pelaku bisa dengan bebas dan leluasa mengambil barang milik korban,” ungkapnya, Jumat (1/9/2023).

Masih kata Kapolresta, aksi tersebut dilakukan lantaran pelaku PA (34) warga Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto tersebut memiliki hutang ke sebuah koperasi simpan pinjam sebesar Rp2 juta. Sehingga pelaku PA mengajak pelaku HP (31) warga Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto.

“Pelaku mengambil HP merek OPPO A16 warna perak dan sepeda motor Honda Beat milik korban. Sepeda motor dijual ke MM seharga Rp4 juta dan HP dijual kepada SG seharga Rp750 ribu. Uang penjualan barang hasil kejahatan tersebut dibagi, uang HP dibagi dua pelaku PA dan pelaku HP masing-masing Rp375 ribu,” jelasnya.

Sedangkan uang hasil penjualan sepeda motor diberikan kepada MM sebesar Rp500 ribu, sedangkan pelaku HP mendapatkan bagian sebesar Rp1,5 juta dan pelaku PA mendapat Rp2,5 juta. Akibat penganiayaan tersebut, korban Sulasih (43) warga Desa Kepuhanyar, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto mengalami luka serius.

“Korban mendapatkan pukulan paku di bagian kepala sebanyak 10 kali. Korban mengalami luka serius dan kemarin baru selesai dioperasi. Antara pelaku dan korban kenal karena sebelumnya pelaku beberapa kali makan di warung milik korban,” ujarnya.

Sementara itu, pelaku PA (34) mengaku, memiliki utang sebesar Rp2 juta. “Tiap minggu harus dicicil. Iya (barang curian sudah dijual). Belum sempat melunasi. Saya buat pingsan saja tidak tahunya seperti ini. Kenal sering ngopi tapi tidak kenal banget. Merencanakan satu hari,” tegasnya.

Sejumlah barang bukti diamankan diantaranya palu, helem merk VIAR warna putih, jaket merek Argo warna biru, celana jeans merek Lee Conti warna biru, HP merek Realme C11 warna abu-abu, sepeda motor Honda Genio beserta kunci kontak dan STNK, kaos merk 3second warna hitam, sweater, celana pendek merk batavia style warna hitam.

Uang tunai sisa hasil kejahatan sebesar Rp850 juta, Handphone (HP) merk Realme C2 wama biru hitam dan obeng. Keduanya dijerat Pasal 338 Jo Pasal 53 ayat (1) KUHP dan atau Pasal 365 ayat (2) ke 2e, 4e KUHP. (red.IY)

Tuesday, August 29, 2023

Berbagai Jenis Jamu Dimusnahkan Kejari Kota Mojokerto

  


Mojokerto, rakyatindonesia.com –  Narkoba jenis sabu dan pil double L dimusnahkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Mojokerto, Selasa (29/8/2023). Dimusnahkan juga berbagai jenis jamu. Pemusnahan barang bukti tersebut berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap.

Barang bukti yang dimusnahkan tersebut dari perkara tindak pidana yang berada di wilayah Kota Mojokerto. Adapun barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari tujuh perkara, narkotika jenis sabu sebanyak 3,88 gram, pil double L sebanyak 111.700 butir dan jamu sebanyak 22.641 buah dari

Pemusnahan dilakukan dalam tiga cara, dibakar, dilarutkan dan ditimbun ke dalam tanah. Pemusnahan ribuan barang bukti dari tahun 2022 hingga awal tahun 2023 tersebut disaksikan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Mojokerto. Pemusnahan dilakukan di halaman Kejari Kota Mojokerto.

Kepala Kejari (Kajari) Kota Mojokerto, Bobby Ruswin mengatakan, pemusnahan barang bukti merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan Kejari Kota Mojokerto. “Setiap barang bukti yang mempunyai kekuatan hukum tetap, kita wajib mengeksekusi dengan cara seperti hari ini,” ungkapnya.

Masih kata Kajari, ada tiga jenis barang bukti yang dimusnahkan pada pemusnahaan kali kedua yang digelar Kejari Kota Mojokerto sepanjang tahun 2023. Yakni sabu, pil double L dan jamu. Kajari menjelaskan seperti barang bukti jamu tersebut diamankan karena tidak memiliki ijin edar dan palsu.

“Yang pasti barang apapun juga yang tidak memiliki izin tentu saja tidak sesuai dengan ketentuan yang ada dan dalam kandungannya tidak ada BPOM nya sehingga tidak bisa dijamin kadarnya dalam segi kesehatan. Kami tidak mau menyimpan terlalu lama barang bukti karena dikhawatirkan disalahgunakan,” tegasnya.

Pemusnahan barang bukti bertujuan untuk memberikan kepastian hukum dan mencegah pemanfaatan/penggunaan kembali alat atau hasil kejahatan. Tak hanya itu, pemusnahan barang bukti tersebut dilakukan juga untuk memberikan efek jera kepada pelaku dan orang yang akan melakukan kejahatan.

Sementara itu, Kepala Seksi Barang Bukti (Kasi BB) Kejari Kota Mojokerto, Joko menambahkan, barang bukti jamu berbagai jenis dan merk merupakan limpahan dari Balai Besar POM di Surabaya tahun 2022. “Barang bukti tersebut diamankan di dua TKP berbeda di Kota Mojokerto. Toko jamu,” tambahnya.

Sementara barang bukti narkoba dari lima perkara awal tahun 2023 dari Polresta Mojokerto. Turut Ketua Pengadilan Negeti (PN), Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB, Kepala Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) dan perwakilan Penduduk, Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kota Mojokerto. (red.IY)

Monday, August 28, 2023

Kebakaran Lereng Gunung Arjuno Meluas Hingga Pasuruan dan Mojokerto

  


Jakarta, rakyatindonesia.com –  Lahan perbukitan dengan jenis vegetasi semak belukar dan padang savana di bukit Budug Asu, lereng Gunung Arjuno, terbakar pada Sabtu (26/8) malam pukul 22.00 WIB. Kebakaran lahan itu kemudian meluas hingga Curah Sriti dan Bukit Lincing yang masuk dalam wilayah administrasi Desa Pasawahan, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari menyebut, berdasarkan hasil pemantauan sementara yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, kebakaran begitu cepat meluas karena faktor angin dan jenis vegetasi yang mudah terbakar.

“Bahkan kebakaran hutan itu telah meluas hingga memasuki wilayah Pasuruan dan Mojokerto,” ujarnya, Minggu (27/8/2023) malam.

Menurutnya, kondisi medan yang terjal berada di punggung lereng Gunung Arjuno menyulitkan tim gabungan untuk melakukan pemadaman. Belum diketahui penyebab kebakaran lahan perbukitan tersebut.

“Cakupan luasan kebakaran tersebut masih dalam asesmen lanjutan,” katanya.

Sementara itu, Muhari menambahkan, kebakaran lahan di lereng Taman Nasional Gunung Ciremai, Kuningan, Jawa Barat, yang terjadi pada Jumat (25/8), dilaporkan juga meluas hingga mencakup 151 hektar.

“Kondisi arah angin yang berubah-ubah menjadi faktor pemicu perluasan kebakaran lahan tersebut,” ujarnya.

Dia memastikan, upaya pemadaman yang dilakukan mengalami sedikit kendala karena medan yang cukup terjal sehingga tim gabungan harus menggunakan cara-cara manual. Selain menggunakan pemadaman darat, tim gabungan juga membuat sekat bakar demi menghalau api agar tidak semakin meluas.

Menurut perkembangan laporan dari lapangan, wilayah yang terbakar meliputi blok Talaga Bogo, Batu Luhur, blok Batu Kuda, blok Batu Beuhuengan, blok Tegal Bodas, blok Jalan Maling, blok Panjak Rama, blok Karang Dinding dan blok Jalan Bukit Seribu Bintang.

Hingga hari ini Minggu (27/8), lanjut Muhari, personel gabungan dari Balai TN Gunung Ciremai, TNI, Polri, BPB, UPT Damkar, Pol PP, aparat desa dan kecamatan, Pengelola ODTWA Batu Luhur, PDAM, Pengelola KRK, MPA Pasawahan, Relawan, Forum Ciremai, MPA Bantaragung dan masyarakat setempat terus melakukan upaya-upaya pemadaman dan pemantauan titik api.(red.IY)

Saturday, August 26, 2023

Tabrak Truk Belok, Pengendara Motor di Mojokerto Tewas

  

Mojokerto, rakyatindonesia.com – Pengendara sepeda motor tewas terpental di Jalan Raya Simpang Tiga Masjid Desa Pacing, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto. Korban tewas setelah menabrak sebuah dum truk yang hendak belok.

Kecelakaan lalu-lintas tersebut dialami Nuzulul (18) warga Dusun Tumung RT 002 RW 007, Kecamatan Ngimbangan, Kabupatem Lamongan. Korban mengendarai sepeda motor Honda Beat nopol S 4776 JCA berjalan dari arah timur ke barat atau dari Mojosari ke Kota Mojokerto.

Di depan kendaraan korban, sebuah dump truk nopol S 9678 PU yang dikendarai Daroji (33). Sampai di lokaso kejadian, dump truk yang dikendarai warga Arjosari RT 13 RW 04, Desa Arjosari, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto ini hendak belok ke kiri.

Diduga korban hendak mendahului dump truk dari sisi kiri namun dump truk belok kiri atau ke arah selatan. Akibatnya sepeda motor korban menabrak dump truk hingga terpental dan terlindas dump truck. Korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kasi Humas Polres Mojokerto, Iptu Hari Cahyo mengatakan, kecelakaan lalu-lintas dengan korban jiwa tersebut terjadi pada, Sabtu (26/8/2023) sekira pukul 08.30 WIB. Kecelakaan lalu-lintas melibatkan sepeda motor Honda Beat nopol S 4776 JCA lawan kendaraan dump truk nopol S 9678 UP.

“Kecelakaan diduga karena pengendara kendaraan sepeda motor Honda Vario nopol S 4776 JCA, pada saat berjalan dari arah timur ke barat sesampainya di TKP (Tempat Kejadian Perkara) menabrak kendaraan dump truck nopol S 9678JCA. Sehingga mengakibatkan pengendara terpental dan terlindas dump truk,” ungkapnya.

Korban meninggal dunia di lokasi kejadian dan dievakuasi ke RS Sido Waras Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto. Akibat kecelakaan tersebut membuat kemacetan di lokasi kejadian dan kasus kecelakaan tersebut ditanggani Unit Laka Satlantas Polres Mojokerto. (red.IY)

© Copyright 2020 Rakyat-Indonesia.com | REFERENSI BERITA INDONESIA | All Right Reserved