Monday, April 8, 2024

Polres Gresik Gencarkan Patroli Harkamtibmas di Operasi Ketupat Semeru 2024

 


GRESIK, rakyatindonesia.com - Satuan Samapta Polres Gresik melalui Unit Raimas dan Dalmas menggencarkan Patroli Harkamtibmas menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H Tahun 2024. 


Kegiatan yang merupakan bagian dari Operasi Ketupat Semeru 2024 ini bertujuan untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama periode mudik dan lebaran. 


Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom menjelaskan bahwa patroli ini dilakukan untuk mengatasi potensi terjadinya tindak kejahatan selama musim mudik dan lebaran.


"Patroli ini menyasar beberapa tempat, seperti tempat ibadah, perumahan yang ditinggal mudik, dan tempat perbelanjaan," jelas AKBP Adhitya,Senin (8/4).


Anggota Polres Gresik yang berpatroli juga melakukan dialog dengan petugas keamanan dan masyarakat untuk mengantisipasi terjadinya tindak kejahatan. 


Selain itu, mereka juga menempelkan stiker pesan kamtibmas di tempat-tempat strategis.


Kapolres Gresik berharap dengan adanya patroli ini, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Gresik dapat terjaga selama periode mudik dan lebaran.


"Semoga  kamtibmas di wilayah Kabupaten Gresik terjaga selama periode mudik dan lebaran aman terkendali," tutup AKBP Adhitya. (red.Tim)

Wednesday, March 27, 2024

Tiba di Pulau Bawean, Kapolres Gresik langsung Hibur Anak-Anak Korban Gempa

  


GRESIK, rakyatindonesia.com - Keceriaan kembali terpancar di wajah anak-anak korban gempa bumi di Kecamatan Sangkapura pulau Bawean, saat Tim Trauma Healing Polres Gresik mengunjungi mereka di Posko BPBD lapangan Desa Suwari Kecamatan Sangkapura, Kabupaten Gresik. 

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom memimpin langsung rombongan yang membawa bantuan bhakti sosial dan kesehatan bagi masyarakat terdampak gempa.

Ketua Cabang Bhayangkari Cabang Gresik Myrna Adhitya dan anggota Bhayangkari turut hadir dalam kegiatan ini.

AKBP Adhitya menjelaskan bahwa kegiatan ini bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Gresik Kodim 0817 Gresik, BNPB maupun BPBD serta stakeholder yang ada di masyarakat. 

Bertujuan membantu meringankan beban korban bencana alam gempa bumi dan memberikan dukungan kepada anak-anak yang mengalami trauma.

"Trauma healing penting untuk membantu anak-anak mengatasi rasa cemas dan ketakutan akibat bencana," ujar AKBP Adhitya, Selasa (26/3)

Tim Trauma Healing Polres Gresik menghadirkan berbagai permainan dan aktivitas kreatif untuk menghibur anak-anak. Mengenakan kostum bonek zebra. Tawa dan keceriaan kembali menghiasi wajah mereka saat mengikuti permainan dan bernyanyi bersama.

Salah satu korban gempa, Samsiya dari Dusun Padang Sangkapura mengucapkan terima kasih kepada Polres Gresik atas bantuan dan perhatiannya kepada para korban gempa.

"Terima kasih kepada Polres Gresik yang sudah membantu meringankan beban kami dan melakukan trauma healing kepada anak-anak. Semoga bermanfaat," ungkap Samsiya.

Kegiatan bhakti sosial dan kesehatan serta Trauma healing yang dilakukan Polres Gresik ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang tertimpa bencana.

"Semoga bantuan dan dukungan dari berbagai pihak, masyarakat korban gempa bumi di Sangkapura dapat segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan normal," Pungkas Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom.  (red.Tim)

Monday, January 15, 2024

Pria di Gresik Dibacok Tetangga, Polisi Buru Pelaku

 


Gresik, rakyatindonesia.com - Seorang pria di Gresik menjadi korban pembacokan oleh tetangganya. Akibatnya, pria bernama Ahmad Sa'dan (51), warga Pundutterate, Benjeng, Gresik ini mengalami luka di pergelangan tangannya.



"Iya, korban mengalami luka bacok di bagian lengan sebelah kiri," kata Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdhan , Senin (15/1/2024).



Aldhino menjelaskan peristiwa itu terjadi pada Minggu (14/1) sekitar pukul 20.00 WIB. Belum diketahui motif hingga penyebab pembacokan tersebut.



Aldhino menjelaskan peristiwa itu terjadi pada Minggu (14/1) sekitar pukul 20.00 WIB. Belum diketahui motif hingga penyebab pembacokan tersebut.



"Korban baru laporan tadi malam. Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan," tambahnya.



Aldhino menambahkan saat ini korban masih berada di RSUD Ibnu Sina untuk menjalani perawatan.



"Pelaku ini tetangganya. Saat ini anggota sedang memburu pelaku," pungkas Aldhino. (red.w)

Wednesday, November 22, 2023

Polres Gresik Tetapkan Delapan Tersangka Kericuhan di Stadion Gelora Joko Samudro

 

GRESIK, rakyatindonesia.com – Sebanyak delapan oknum suporter Gresik United ditetapkan sebagai tersangka kasus kericuhan di Stadion Gelora Joko Samudro Gresik Jawa Timur.


Dari Delapan tersangka tersebut, terdapat Empat tersangka yang berstatus anak berhadapan dengan hukum (ABH).


Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom dalam press release mengatakan, setelah kejadian tersebut, tim gabungan dari Ditreskrimum Polda Jatim dan Satreskrim Polres Gresik berhasil mengamankan 15 orang diduga pelaku.


Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap 15 orang tersebut dan dilakukan gelar perkara, Polisi menetapkan 8 orang menjadi tersangka.


“Hasil gelar perkara ada Delapan orang yang ditetapkan tersangka,” ujar AKBP Adhitya Panji Anom di ruang Rupatama Sarja Arya Racana Polres Gresik. Selasa (21-11-2023) 


Delapan orang tersangka itu adalah FJ (24) Desa Gapurosukolilo,JH (20) Desa Kedanyang Kebomas keduanya warga Gresik yang berperan melakukan pelemparan batu ke arah petugas pengamanan  bersama Empat tersangka lainnya yang merupakan ABH.


Sementara itu Tersangka MT (49) warga Kebungson, Gresik, berperan sebagai ketua harian suporter Ultras Gresik sebagai aktor intelektual. 


Sedangkan tersangka S (26) Cerme, Gresik berperan mengajak suporter untuk turun ke depan pintu VVIP. 


Barang bukti yang diamankan satu buah HP,  batu berbagai macam jenis dan ukuran, beberapa potongan kayu, visum Et Repertum.


“Untuk korban 1 orang personel Polres Gresik kompol AD, dan 9 orang personel Polda Jatim,”ujar AKBP Panji Anom.


Pasal yang dipersangkakan adalah Pasal 170 KUHP, Pasal 160 KUHP dan/atau Pasal 214 KUHP, yang berbunyi Pasal 170 ayat (2) ke 1e KUHP Barang siapa dimuka umum bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang  atau barang yang mengakibatkan luka di ancam dengan penjara selama-lamanya 7 tahun.


Tersangka juga disangkakan melanggar Pasal 160 KUHP barang siapa dimuka umum dengan lisan atau tulisan menghasut supaya melakukan tindakan pidana dengan ancaman penjara 6 tahun.


“Untuk kasus ini akan terus kami kembangkan dan tidak menutup kemungkinan ada tambahan tersangka,”pungkas AKBP Panji Anom didampingi Wadir Reskrimum Polda Jatim AKBP Pieter Yanottama dan Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Aldhino Prima Wirdhan. (red.IY)

Wednesday, October 18, 2023

Polres Gresik Jerat 6 Pesilat Aniaya Hingga Tewas Saat Ujian Kenaikan Sabuk Terancam Hukuman 12 Tahun Penjara

 

GRESIK, rakyatindonesia.com –  Polres Gresik menetapkan sebanyak enam pesilat Gresik yang tega menganiaya juniornya hingga meninggal dunia sebagai tersangka. Keenam tersangka dijerat dengan Pasal 170 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.


Korban berinisial MAP (20 th) asal Desa Semampir, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik meninggal dunia usai mengikuti ujian kenaikan sabuk.


Sebanyak enam pendekar yang sudah ditetapkan sebagai tersangka itu adalah D (17) asal Desa Iker-iker, AS (20) Desa Dungus, RM (20) Desa Kambingan, ARG (15) Desa Gedangkulut, S (19) Desa Wedani dan HS (17) Desa Cerme Kidul. Seluruh tersangka dari Kecamatan Cerme, Gresik


"Barang bukti yang kami amankan empat potong baju sakral perguruan yang dipergunakan oleh korban dan tersangka. Pasal yang dipersangkakan Pasal 170 ayat 2 ke 3 KUHP yang berbunyi pengeroyokan mengakibatkan mati. Ancaman hukuman penjara selama-lamanya 12 tahun," tegas Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom, Rabu (18-10-2023).


Alumnus Akpol 2002 menambahkan, pada tubuh korban ditemukan sejumlah luka di bagian punggung, dada hingga area kemaluan.


Hal itu disebabkan oleh aktivitas ujian kenaikan tingkat sabut. Korban Aditya Pratama sempat dua kali sambung atau duel dengan pelatih.


Duel pertama dengan dua pelatih, dan duel kedua, satu lawan satu.


“Saat duel, korban sempat terjatuh ke area sawah dari ketinggian sekitar 3 meter. Kepala belakang korban mengenai batu,” tukasnya.


Bahkan dari hasi autopsi, ada luka memar di dagu, kedua tangan dan kaki. Serta luka lecet di area kemaluan atau buah zakar diakibatkan benda tumpul. Serta pendarahan di bawah selaput otak.


Diketahui tiga tersangka masih di bawah umur. Karenanya, mereka juga tidak ditahan di Rutan Mapolres Gresik. (red.IY)

Friday, March 3, 2023

Gotong Royong, Polisi Bersama TNI dan Warga Bersihkan Lumpur Pasca Longsor di Bawean

  



Gresik, rakyatindonesia.com -,Polsek Sangkapura Polres Gresik bergerak cepat gotong royong membersihkan lumpur dampak longsor di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik. 

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Kapolsek Sangkapura AKP Sujai mengatakan,pada hari Kamis Tgl 2 Maret 2023, sekira pukul  01.30 Wib ada tujuh Desa terdampak banjir bandang dari luapan Sungai Gunung.

Dikarenakan hujan sangat deras dan sungai tidak dapat menampung debit air yang turun dan mengakibatkan luapan yang menggenangi sampai rumah pemukiman warga di Desa Sawahmulya, Desa Kotakusuma,  Desa Patarselamat,  Desa Lebak, Desa Bululanjang,  Desa Sidogedungbatu Desa Daun  

"Kami TNI-Polri gotong royong membersihkan puing-puing, lumpur dampak banjir bandang," tegasnya.

Sebagai informasi, hujan dengan kapasitas hujan deras di wilayah pulau Bawean khususnya di Kecamatan Sangkapura Kab. Gresik. 

Hujan berkapasitas hujan lebat sudah terjadi beberapa hari kebelakang. Namun pada hari Kamis Tgl 2 Maret 2023 Pkl 23.00 wib terjadi hujan lebat di sebagian wilayah Kecamatan Sangakpura.

Hujan berkapasitas  lebat terjadi di daerah pegunungan dan pemukiman sehingga debit air semakin besar dan sungai-sungai daerah Gunung tidak bisa menampung banyaknya debit air sehingga luapan air sungai dari gunung meluap dan selanjutnya melaju ke pemukiman dan pada Pkl 01.30 Wib.

"Terjadi luapan sungai gunung yang mengakibatkan air gnung meluap di Desa yang terpantau ada beberapa Desa dan perkiraan kurang lebih 3 Jam dari luapan Sungai Gunung Air yang meluap di Desa Sudah mulai surut menuju ke laut," tegasnya.(red)

Monday, January 9, 2023

Polres Gresik Tetapkan Tersangka Oknum Kepala Sekolah Pukul Siswi hingga Pingsan

Gresik, rakyatindonesia.com - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gresik bergerak cepat dengan mengamankan kepala sekolah MTS yang memukul belasan siswi hingga beberapa siswi pingsan. Korbannya masih di bawah umur.

Kepala Sekolah berinisial AN diamankan petugas pada Jumat, 6 Januari 2023 malam. AN melakukan pemukulan terhadap 15 siswi gara-gara mereka membeli makanan di kantin SMK bukan di kantin MTS.

AN langsung memukul para siswinya. Beberapa diantaranya pingsan dan ada mengalami luka di bagian kepala sesuai hasil visum.

Pemukulan kepada belasan siswi pada Selasa  (3/1/2023) sekitar pukul 10.00 WIB di sekolah MTS Nurul Islam di Jalan KH Syafii, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. 

Orang tua korban tidak terima dan melaporkan peristiwa ini ke Polsek Manyar. 

Kemudian tanggal 6 Januari kasus tersebut langsung diambil alih Polres Gresik. Unit PPA Satreskrim Polres Gresik melakukan gelar perkara dan mengamankan AN.

"Kami menetapkan AN sebagai tersangka dan langsung kami amankan kemarin malam," tegas Kapolres Gresik, Sabtu, 7 Januari 2023.

Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis menambahkan AN dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dan atau Pasal 80 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2014 perubahan atas UU RI  Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

"Tersangka AN terancam hukuman 3,5 tahun penjara," tegasnya lagi. (Red.Sl)

Tuesday, December 27, 2022

Bersama Polres Gresik, Perguruan Pencak Silat Gelar Deklarasi Damai


Gresik, rakyatindonesia.com – Ratusan pendekar terdiri dari 18 perguruan silat mengikuti kegiatan Deklarasi damai Perguruan Silat Se-Kabupaten Gresik Tahun 2022 di lapangan Makodim 0817/Gresik, Senin(26/12/22).

Kegiatan deklarasi damai diawali dengan pembacaan ikrar oleh seluruh Ketua dan anggota Perguruan Pencak silat dari 18 perguruan pencak silat yang tergabung dalam IPSI Kabupaten Gresik, yang diketuai oleh Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar sebagai Ketua Umum IPSI Kab. Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis yang turut menghadiri deklarasi damai para perguruan silat itu mengatakan deklarasi ini untuk bersama - sama membangun dan menciptakan Gresik yang damai dan lebih maju.

“Diharapkan pasca dilaksanakan Deklarasi Damai tersebut para ketua perguruan silat akan meneruskan hasil deklarasi serta mampu menyampaikan ke anggotanya agar bisa bersatu dalam membangun dan menjaga Gresik lebih damai serta lebih maju,”tutur AKBP Mochamad Nur Azis.

Ia meminta kepada seluruh perguruan pencak silat khususnya yang ada di Gresik dapat benar - benar bersinergi dengan berbagai pihak untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polda Jatim pada umumnya, dan kabupaten Gresik khususnya.

"Kamtibmas di Gresik adalah tanggung jawab kita bersama, untuk itu kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaganya," tambah Kapolres Gresik.

Ia menyebut, bersama - sama pihak Pemkab Gresik dan Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar sebagai Ketua Umum IPSI Kab. Gresik mengajak seluruh perguruan pencak silat untuk menggelar deklarasi tersebut untuk pemantapan harkamtibmas.

"Intinya kami dari Forkopimda Kab. Gresik bersama Ketua IPSI Kab. Gresik ingin mengajak saudara - saudara kita dari perguruan pencak silat untuk menjaga Gresik," pungkas Kapolres Gresik. (Red.Sl)

© Copyright 2020 Rakyat-Indonesia.com | REFERENSI BERITA INDONESIA | All Right Reserved