Thursday, March 16, 2023

7 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Jatingaleh-Krapyak Semarang.

    


Semarang,  rakyatindonesia.com - Kecelakaan beruntun terjadi di dalam Tol Jatingaleh-Krapyak Semarang. Kecelakaan itu melibatkan tujuh kendaraan.
"Kendaraannya ada tujuh, lima mobil, dua truk," kata relawan Info Taruna Semarang, Khansa Fernando, Kamis (16/3/2023).

Dia menyebut ada sebanyak enam korban dalam kecelakaan ini. Dua orang dikabarkan meninggal.

"Untuk korban itu ada 6 orang," ujarnya.

Saat ini evakuasi kendaraan masih berjalan. Petugas masih berada di lokasi untuk olah TKP.

Dimintai konfirmasi terpisah, Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Semarang membenarkan adanya kecelakaan tersebut. "Iya ada informasi kecelakaan, anggota masih di TKP," ujarnya.

(red.Df)

Monday, February 27, 2023

LPKSM YLKAI Kota Semarang  Dampingi Korban Pembelian Kaplingan

 


Semarang, rakyatindonesia.com-, Team Investigasi Semarang-Bertempat dirumah Ibu Siti beralamat Kelurahan Tambakaji Semarang, Pukul 09.00 WIB Minggu 26-02-23 Masih adanya  keresahan konsumen / masyarakat terutama ibu Siti atas nama ibu Ika Kusuma yang membeli Kaplingan Tanah disekitar wilayah Mijen dengan pengelola YN dan JN  . Setelah melakukan pengaduan dan sesuai surat kuasa yang telah teregister di Kantor Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM) YLKAI Kota Semarang, karena sudah berjalan beberapa tahun belum adanya kesepakatan,dan kejelasan kelanjutan dari pengembalian uang yang sudah masuk , karena pengembang sudah bubar. 

Seperti yang disampaikan Sukindar Ketua LPKSM YLKAI Kota Semarang  sebagai penerima aduan dari konsumen atau korban saat dikonfirmasi pada Minggu,26/02/23. ia menjelaskan bahwa sebenarnya ada beberapa pihak terkait yang dirugikan termasuk pengelola sendiri juga korban dari keadaan yang sudah terjadi, terlepas itu karena kedua nya menerima dan menandatangani pembayaran yang diberikan oleh ibu Siti atau ibu Ika dan harus bertanggung jawab sepenuhnya. 

“Karena saat bapak JN dan YN sama- sama datang beberapa kali dan meyakinkan untuk melunasi pembelian kaplingan ya harus tanggung jawab, sebagai konsekuensinya dikembalikan segera ,” terangnya. 

Ibu Siti menjelaskan sudah berjalan beberapa tahun awalnya mau diselesaikan setelah rumah terjual ternyata juga tidak ada pembayaran atau pelunasan setelah rumah terjual. 

"Katanya diminta menunggu rumah terjual, tapi setelah terjual ternyata saya tidak dilunasi padahal uang saya sendiri" tutupnya 

Sementara itu Bapak YN dan JN siap bertanggung jawab karena memang seperti itu keadaannya dan beliau berdua siap membuat kesepakatan

"Kita siap kita minta waktu dan berusaha untuk mengembalikan uang dari ibu Siti atau ibu Ika insya Alloh sekitar 3 bulan maksimal 26-05-23 "pungkas YN 

Bapak JN juga senada menyetujui hasil kesepakatan agar cepat selesai dan tidak berlarut-larut

" Insya Alloh jika kaplingan saya terjual akan saya berikan dan kembalikan uang kekurangan tersebut", tutupnya

Sukindar selain Ketua YLKAI Kota Semarang dan Juga Wakil  GJL atau GAMAT-RI Kota Semarang menambahkan 

“Sangat disayangkan permasalahan ini harus berlarut-larut mudah-mudahan dengan adanya kesepakatan ini bisa sama- sama legowo , berniat baik untuk menyelesaikan sehingga permasalahan selesai dengan baik tidak ada pihak yang dirugikan,

Untuk itu Sukindar juga berharap pihak YN JN agar segera usaha untuk saling membantu menjual kaplingan milik JN ,agar cepat segera  terselesaikan permasalahan dengan Bu Siti atau ibu Ika. (red.lf)

Monday, January 2, 2023

Total 3 Orang Tewas Tersengat Listrik Saat Banjir Semarang

Semarang, rakyatindonesia.com - Banjir mengepung Kota Semarang. Tiga orang dilaporkan tewas karena tersengat listrik.

Seperti dikutip detikJateng, Senin (2/1/2023), dua warga dilaporkan meninggal akibat tersengat listrik di lokasi banjir di Jalan Kapas Timur III, Genuk, Semarang. Dua korban tewas pada, Sabtu (31/12).

Korban bernama Dinda Shefira Angelita (19) dan Muh Kevinabeel (19) yang merupakan seorang mahasiswa. Korban meninggal di kos, diduga tersengat listrik dari kabel yang terputus dan masuk ke area banjir.

Adapun korban ketiga dibenarkan Kapolsek Genuk, Kompol Ris Andrian. Korban bernama Sunaryo (62) tewas tersengat listrik saat banjir di Kelurahan Trimulyo, Genuk, Kota Semarang.

"Diduga pada saat korban mau menghidupkan kran genset dan setelah genset hidup menyentuh kabel listrik yang bertegangan tinggi," kata Kapolsek Genuk Kompol Ris Andrian melalui pesan singkat, Senin (2/1/2022).

Ris mengatakan, kejadian berawal saat korban ingin memasak dan menghidupkan genset, sekitar pukul 06.30 WIB. Sedangkan posisi genset sedikit terendam air. Korban kemudian dipindahkan ke tempat kering dan ditemukan sudah tak lagi bernapas. Saksi kemudian melapor kepada polisi untuk mengevakuasi korban. (Red.Sl)

Saturday, December 31, 2022

Banjir Rendam Kota dan Kabupaten di Jawa Tengah

Semarang, rakyatindonesia.com - Banjir di penghujung 2022 tak hanya menggenangi Kota Semarang, sejumlah daerah lain di Jawa Tengah juga dilanda banjir pada Sabtu, 31 Desember 2022. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan terus berkomunikasi dengan kepala daerah di wilayahnya untuk menangani banjir.

Ganjar mengaku menerima laporan bencana banjir juga terjadi di Kabupaten Kudus, Pati, Pekalongan, dan Pemalang. "Ini saya masih menunggu beberapa laporan. Saya minta bupati dan wali kota untuk memerintahkan kades dan camat untuk ngecek," ujar dia.

Dia mengatakan telah menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD agar bersiaga. "Saya minta agar logistik disiapkan, tempat evakuasi disiapkan, memastikan titik-titik yang perlu mendapatkan perhatian bisa diproteksi," katanya.

Guna mengantisipasi banjir dan mempercepat surutnya genangan, Ganjar meminta rumah pompa dipastikan dalam kondisi baik. Menurutnya, sejak kemarin dia telah mengimbau seluruh daerah mengaktifkan rumah pompa.

"Kapasitas pompa di beberapa kota cukup optimal. Namun, kami sedang cek untuk memastikan mereka aktif semuanya," tutur Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan tersebut.

Pagi ini Ganjar memantau langsung titik-titik banjir di Kota Semarang. Beberapa lokasi yang Ganjar kunjungi, antara lain Simpang Lima, Jalan Ahmad Yani, Jalan Gajah, dan Jalan Tambak Dalam Raya. (Red.Sl)

Sunday, November 27, 2022

Aksi Pelemparan Batu di Tol Semarang-Solo Bikin Para Pengendara Resah, Sudah Ada Mobil Penyok


 

    Semarang, rakyatindonesia.id - Pengguna jalan tol Semarang-Solo dibuat waswas saat lewat titik KM459A, Salatiga dan KM460A, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (Jateng).

    Pasalnya di dua titik tol Semarang-Solo ini dilaporkan terjadi pelemparan batu oleh orang tak di kenal.

    Mirisnya lagi sudah ada korban dari aksi pelemparan batu di tol Semarang-Solo tersebut.

    Dengan adanya kejadian ini, jajaran polres dan Polda Jateng sekarang sedang mengejar para pelakunya.

    "Tercatat ada tiga mobil menjadi korban pelemparan batu," ujar Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy, Rabu (18/10/2022).

    Ia melanjutkan, para pemilik mobil yang menjadi korban pelemparan batu itu rata-rata harus pusing karena kerusakannya ada di bagian kaca.

    Lalu untuk waktu kejadiannya dilaporkan pada Senin (17/10/2022) pukul 21.30 WIB.

    Adanya aksi pelemparan batu ini jelas membuat para pengguna jalan tol Semarang-Solo jadi resah ketika melintas, khususnya saat malam hari.

    "Sudah ada perintah untuk kejar dan ungkap," tegas Iqbal.

    Terkait perincian korban aksi pelemparan batu tersebut, dimulai dari Niko Badaruddin asal Yogyakarta saat melintasi ruas tol Semarang-Solo KM460A.

    "Nissan Grand Livina rakitan 2008 warna hitam bernopol AB 1758 IL, penyok di bagian atas dengan lebar kurang lebih 10 cm dan panjang 40 cm," jelas Iqbal.

    Iqbal melanjutkan korban kedua warga Yogyakarta bernama Khafid Nurrohman saat menggunakan KIA Carnival di KM459A.

    "Kaca depan juga pecah," imbuhnya.

    Korban ketiga bernama Wawan yang merupakan warga Cimahi, Jawa Barat yang dilempar batu di KM459A.

    "Saat kejadian, Wawan menggunakan mobil towing," pungkas Iqbal. (red.lf)

Saturday, November 26, 2022

Polisi tangani kecelakaan Alphard tabrak truk tewaskan tiga orang

 



Semarang, rakyatindonesia.id - Aparat kepolisian menangani peristiwa kecelakaan antara sebuah mobil Toyota Alphard yang menabrak truk trailer di KM 490 ruas Tol Semarang-Solo pada Kamis, hingga mengakibatkan tiga orang penumpangnya tewas.

Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Jawa Tengah Komisaris Besar Polisi Iqbal Alqudusy membenarkan peristiwa nahas yang melibatkan Toyota Alphard bernomor polisi AD 374 Z dengan truk trailer H 1913 AR tersebut.

"Ketiga korban meninggal dunia merupakan penumpang mobil Alphard," katanya.

Kecelakaan itu bermula ketika mobil Alphard yang dikemudikan Jefri Fajar Rifai (42), warga Kabupaten Klaten, melaju dari arah Semarang menuju Solo dengan kecepatan cukup tinggi.

Saat sampai di KM 490, mobil Alphard menabrak bagian belakang truk yang melaju di depannya hingga akhirnya membanting setir ke kanan dan menabrak median jalan.

Dari laporan petugas di lapangan, kata Iqbal, sopir mobil Alphard diduga mengantuk sehingga kendaraannya oleng dan menabrak truk yang melaju searah di depannya.

Petugas kepolisian dan pengelola jalan tol yang memperoleh laporan kemudian melakukan evakuasi terhadap kendaraan yang mengalami kecelakaan serta para korban.

Adapun identitas ketiga korban meninggal dunia masing-masing Ivan (34) dan Mega Puspita (35) warga Ceper, Kabupaten Klaten, serta Eka Lestari (36) warga Kota Magelang. (hum.aw)

Wednesday, July 6, 2022

Dihadapan Presiden Jokowi, Kapolri Ungkap Makna Dibalik Tema HUT Bhayangkara ke-76



Semarang, Rakyatindonesia.id - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan bahwa pihaknya siap untuk terus mengawal seluruh kebijakan dari Pemerintah dalam mewujudkan visi Indonesia Emas di tahun 2045 mendatang. Ia juga berkomitmen untuk memegang teguh amanat dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk dijadikan pedoman pelaksanaan tugas kedepannya. 

Hal tersebut disampaikan Sigit saat menyampaikan sambutan dalam Upacara peringatan HUT Bhayangkara ke-76 di Akademi Kepolisian (Akpol), Semarang, Jawa Tengah, Selasa (5/7/2022).

"Polri juga akan mendukung dan mengawal seluruh kebijakan Pemerintah dalam mewujudkan transformasi ekonomi menuju Indonesia Maju, Indonesia Emas 2045," kata Sigit.

Dihadapan Presiden Jokowi, pejabat negara dan tamu undangan lainnya, Sigit pun mengungkap makna tersembunyi dibalik penentuan Tema HUT Bhayangkara ke-76 tahun ini. Adapun tema yang diusung adalah 'Polri yang Presisi Mendukung Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural untuk Mewujudkan Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh'. 

Semangat dari tema itu, dikatakan Sigit, yakni sebagai wujud dukungan dari Polri terhadap fokus kebijakan Pemerintah dalam melakukan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dengan dukungan reformasi struktural untuk mewujudkan transformasi ekonomi.

"Sebagai upaya pemulihan ekonomi tersebut maka pemerintah harus menjaga kondisi perekonomian, dengan menerapkan strategi pemulihan ekonomi melalui kegiatan antara lain, hilirisasi industri, penyiapan 18 Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan lima Kawasan Strategis Pariwisata Nasional, melanjutkan pembangunan infrastruktur serta program food estate yang tersebar di seluruh Indonesia untuk meningkatkan pemerataan pertumbuhan ekonomi, menciptakan ketahanan pangan dan energi," ujar Sigit.

Demi semakin mengoptimalkan dukungan tersebut, Sigit memaparkan bahwa, Polri juga juga telah membentuk satgasus, mulai dari pencegahan korupsi, satgas kawal investasi, satgas anti-mafia tanah. Menurutnya, hal itu dilakukan untuk memastikan pencegahan terjadinya potensi kebocoran pendapatan negara, serta mendorong iklim kemudahan dan kepastian berinvestasi. Bahkan, terkait kebijakan ketahanan pangan, polisi telah membentuk satgas pangan. 

Selanjutnya, Sigit menyampaikan, Polri juga terus mengawal kebijakan Pemerintah soal gerakan nasional bangga buatan Indonesia. Yang dimana hal itu, untuk menjaga pertumbuhan ekonomi dalam negeri dan meningkatkan perekonomian masyarakat. Terkait hal ini, Korps Bhayangkara menempati di urutan ketiga soal realisasi tertinggi Pemanfaatan dan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN). 

Lebih dalam, Sigit juga menyatakan, saat ini, Polri terus melakukan optimalisasi pemanfaatan teknologi Indonesia dalam rangka memberikan pelayanan terbaik serta prima terhadap masyarakat Indonesia hingga titik terjauh. Penggunaan teknologi itu untuk mengurangi proses interaksi yang berpotensi penyimpangan serta meningkatkan PNBP melalui Polri.

Terkait pelayanan, kata Sigit, kini kepolisian juga fokus terhadap kelompok rentan seperti perempuan, orang tua, anak, lansia, dan kelompok disabilitas. Bahkan, Pusdokkes Polri juga telah dikembangkan untuk semakin mendukung peningkatan layanan kesehatan kepada masyarakat dan anggota Polri.

Dari segala upaya memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, Sigit menuturkan bahwa, berdasarkan survei Litbang Kompas pada akhir Juni menunjukkan bahwa 83,8 persen masyarakat menilai pelayanan kepolisian kepada masyarakat sudah baik.

"Polri juga berupaya mewujudkan satu data Polri untuk membangun sistem yang terintegrasi melalui pemanfaatan Artificial Inteligence dan big data kepolisian untuk mewujudkan pemolisian prediktif dan pelayanan kepolisian berbasis teknologi," ucap eks Kabareskrim Polri itu.

Selanjutnya, dari segi reformasi birokrasi, Sigit mengungkapkan, Polri pada tahun ini masih mampu mempertahankan capaian positif soal laporan keuangan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI selama sembilan kali berturut-turut.

Dalam hal pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, Sigit menegaskan, Polri saat ini terus mengedepankan upaya pencegahan sesuai dengan pola pemolisian prediktif. Dalam hal ini, penegakan hukum dilakukan dengan prinsip-prinsip keadilan restoratif utamanya terhadap hal-hal yang mencederai rasa keadilan masyarakat kecil atau pencari keadilan lainnya. 

Meski begitu, Sigit menekankan, Polri tidak akan ragu ataupun segan melakukan tindakan tegas terhadap seluruh tindak pidana kejahatan yang berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia serta terhadap kejahatan yang meresahkan dan merugikan masyarakat. 

"Dengan tetap melakukan penegakan hukum yang tegas sebagai ultimum remedium dengan berpedoman pada keadilan dan kemanfaatan hukum serta menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia (HAM)," tutup mantan Kapolda Banten tersebut.

Publis:(HR,S/pettaduga IWO)
© Copyright 2020 Rakyat-Indonesia.com | REFERENSI BERITA INDONESIA | All Right Reserved