Monday, April 1, 2024

Impor Beras RI Tembus 800 Ribu Ton di Januari-Februari 2024, Paling Banyak dari Thailand

 


 Jakarta, rakyatindonesia.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat besaran impor beras yang masuk ke Indonesia pada periode Januari-Februari 2024. Tercatat, impor beras RI tembus lebih dari 800 ribu ton.

Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan impor beras ada sebesar 880.820 ton pada 2 bulan awal ini. Secara nominal, angkanya tembus USD 564,61 juta atau setara Rp 8,8 triliun.

"Impor beras sepanjang Januari-Februari tercatat sebesar (hampir) 881 tibu ton atau USD 556 juta," ucap Amalia dalam Konferensi Pers Rilis BPS, ditulis Sabtu (16/3/2024).

Dia menyebut, realisasi impor ini mengalami kenaikan dari periode yang sama dari tahun lalu. Pada Januari 2023 Indonesia mengimpor beras sebanyak 243,66 ribu ton. Sementara, pada Januari 2024 tercatat sebanyak 442,11 ribu ton.

Kemudian pada Februari 2023 lalu Indonesia mengimpor beras sebanyak 212,72 ribu ton. Kemudian, meningkat jadi 438,71 ribu ton pada Februari 2024.

"Nilai ini mengalami kenaikan, baik secara volume maupun nilai jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2023," jelas dia.

Paling Tinggi Impor dari Thailand

Dilihat dari sumber impor, Amalia menyampaikan paling tinggi beras dipasok dari Thailand. Kemudian diikuti Pakistan dan Myanmar.

"Impor beras ini paling banyak berasal dari Thailand, kemudian Pakistan, dan Myanmar," pungkasnya.

 

Tambah Kuota Impor 1,6 Juta Ton

Sebelumnya, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi mengungkap alasan pemerintah kembali menambah kuota impor beras sebanyak 1,6 juta ton pada 2024. Salah satunya untuk mengantisipasi terganggunya produksi dalam negeri yang berpengaruh pada jumlah stok beras.

Dia mengatakan, berbagai ancaman, termasuk cuaca yang tak menentu juga akan berpengaruh pada produksi beras nasional. Untuk itu, perlu ada langkah mitigasi awal, semisal dengan rencana impor.

"Bisa memastikan enggak sekarang ada (hama) wereng apa enggak di Jawa Timur? Bisa memastikan enggak, banjir yang ada di beberapa tempat (tidak akan terjadi lagi)," ucap Arief, di Hotel The Margo, Depok, Jawa Barat, Selasa (27/2/2024).

Antisipasi Dini

Mengantisipasi kondisi alam itu, dia mengatakan perlu ada langkah cepat yang diambil pemerintah guna memenuhi cadangan lebih dini. Dia menyebut, rencana impor ini jadi cara antisipasi dini (early warning) atas keadaan darurat pada kemudian hari.

"Negara kita ini harus punya cadangan pangan pemerintah, tahun lalu teman-teman tanya kenapa impor, hari ini semua terbukti bahwa dilakukan impor terukur, harga di petani jatuh tidak? waktu itu wah ini impor kita impor 3 juta, harga di petani jatuh nggak? Enggak," ungkap dia.

Arief menerangkan, impor beras juga dibandingkan dengan potensi produksi lokal. Beras yang datang dari luar negeri, akan disesuaikan dengan jumlah kekurangan atas produksi dan konsumsi nasional.

Termasuk, melakukan koordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) soal prediksi cuaca. Hal ini berkaitan dengan prediksi waktu panen beras nasional.

"Kita berdoa mudah-mudahan, karena kita harus close koordinasi sama BMKG juga, kalau ini hanya satu bulan lagi baru ada hujan, artinya kita harus mempersiapkan lagi yang 3 bulan ke depan," ujar dia.

(red.alz)

Harga Beras Mulai Turun, Gantian Daging dan Telur Ayam yang Meroket


 Jakarta, rakyatindonesia.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat hingga kini harga beras menjadi salah satu penyumb
ang inflasi pada Maret 2024. Kendati begitu, laju kenaikkan harga beras mengalami tren pelambatan, seiring panen raya.

"Pada Maret 2024, beras masih mengalami inflasi secara bulanan sebesar 2,06 persen dan memberikan andil inflasi 0,09 persen. Mundurnya masa tanam yang diikuti masa panen berdampak kepada pola pembentukan harga beras," kata Amalia Adininggar Widyasanti, Plt Kepala BPS, dalam konferensi pers rilis BPS, Senin (1/4/2024).

Lebih lanjut, Amalia menjelaskan, tren peningkatan harga beras terjadi pada September tahun 2023 yang disebabkan adanya El Nino dan pembatasan ekspor oleh beberapa negara. Tapi memasuki masa panen raya, laju inflasi beras mulai melambat.

"Secara bertahap terlihat inflasi beras mulai mereda. Pada Maret 2024, tekanan inflasi beras mulai melemah seiring dengan mulainya panen raya. Artinya terjadi peningkatan produksi beras di domestik," ujarnya.

Namun, disisi lain, ketika harga beras mulai mengalami tren penurunan, kini harga daging dan telur ayam yang mulai meroket. BPS mencatat telur ayam ras dan daging ayam ras menjadi komoditas dengan andil inflasi terbesar pada Maret.

"Salah satu faktornya adalah meningkatnya permintaan pada Ramadhan. Artinya ada tekanan di sisi permintaan," katanya.

Kendati demikian, Amalia menilai masih ada harapan harga daging dan telur ayam bisa kembali stabil ketika produksi jagung meningkat. Diketahui, jagung merupakan salah satu bahan baku utama pembuatan pakan ternak.

Menurutnya, ketika harga jagung turun, maka diharapkan biaya pakan di tingkat peternak bisa berkurang, alhasil mendorong menurunkan harga daging dan telur ayam.

"Seiring peningkatan produksi jagung pada Maret 2024, harga pakan mengalami penurunan dan dihaarapkan akan berdampak pada harga pakan ternak dan harga daging ayam ras maupun telur ayam ras pada bulan-bulan berikutnya," pungkas Amalia.

Sebelumnya, Perum Bulog sebagai operator pelaksana akan segera mempercepat realisasi impor beras sesuai Persetujuan Impor (PI) yang telah diterbitkan oleh Kementerian Perdagangan sejumlah 2 juta ton beras.

Penugasan impor dari pemerintah 3,6 juta ton, namun eksekusi sesuai dengan kebutuhan untuk penyaluran Bantuan Pangan, SPHP dan keperluan pemerintahan lainnya serta stok akhir tahun diatas 1,2 juta. Apabila produksi di dalam negeri meningkat, Perum Bulog pasti akan mengutamakan penyerapan dalam negeri.

"Dengan penambahan kuota impor dari pemerintah, Perum Bulog akan melaksanakan tugas untuk menjaga kepastian pemenuhan Cadangan Pangan Pemerintah," dikutip dari keterangan tertulis Perub Bulog, Kamis (21/3/2024).⁠

Impor tetap dilakukan secara bertahap dan terukur, dengan tetap memperhatikan masa panen dan neraca pangan perberasan.

Perum Bulog sigap untuk melaksanakan program pemerintah dalam rangka stabilisasi harga, agar masyarakat bisa mengakses beras dengan harga yang terjangkau.

Perum Bulog secara konsisten terus melakukan upaya-upaya untuk membantu mengatasi isu kelangkaan dan kenaikan harga beras, antara lain melalui program Bulpg Siaga.

Harga Beras Hari Ini

Sejumlah harga pangan di tanah air mengalami penurunan di minggu kedua bulan suci Ramadhan. Dilansir dari laman Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional per 21 Maret 2024, misalnya harga komoditas cabai, daging ayam, beras hingga bawang merah mengalami penurunan.

Untuk komoditas cabai merah besar di kisaran Rp 32.200 per kg atau mengalami penurunan harga 56,63 persen. Kemudian, cabai merah keriting Rp 35.400 per kg atau turun 51,24 persen, cabai rawit hijau Rp 21.450 per kg atau turun 62,24 persen, dan harga cabai rawit merah Rp 35.250 per kg yakni turun 50 persen.

Selain itu, harga pangan yang mengalami penurunan ada bawang merah Rp 31.850 per kg atau turun 13,33 persen. Sementara untuk harga bawang putih masih mengalami mahal di kisaran Rp 41.00 per kg dari sebelumnya Rp 42.500 per kg.

Selanjutnya, harga daging ayam juga mengalami penurunan 17,66 persen yakni Rp 32.400 per kg. Untuk harga daging sapi di kisaran Rp 123.800 per kg atau turun 11,13 persen dari sebelumnya Rp 138.800 per kg

Sama halnya untuk komoditas beras medium juga turun 7,5 persen dikisaran Rp 14.800 per kg, sedangkan beras premium turun hingga 10,71 persen yakni Rp 15.000 per kg.


(red.alz)

Thursday, March 16, 2023

Polres Pagelaram Dan Pemkot Blusukan ke Pasar Tradisional Kota Pagelaram.

    


Pagar Alam,  rakyatindonesia.com - Menjelang bulan suci Ramadhan 1444 Hijriah, Kepolisian Resort (Polres) Pagaralam dan Pemkot Pagaralam menggelar pengecekan dan monitoring harga/stok bahan pangan pokok dan gas LPG.



Pengecekan dan monitoring dipusatkan di pasar tradisional dan Pasar Dempo Permai Kota Pagaralam, Selasa (14/3/2023) sekitar pukul 09.00 WIB.


Kapolres Pagaralam AKBP Erwin irawan, SIk melalui Kasat Intelkam Iptu Eddy Tey Jauhariansyah didampingi Kasi Humas Kompol Wempy 


rabu (15/3/2023) mengatakan kegiatan pengecekan dan monitoring harga bahan pokok dan gas LPG diikuti Kasat Intelkam Polres Pagaralam Iptu Eddy Try Jauhariansyah beserta anggota Unit II, Kanit Pidsus Sat Reskrim Polres Pagaralam Ipda Mustofa beserta anggota, Kabag Ekonomi Pemkot Pagaralam Hastir Yudha, Kabid Perdagangan Pemkot Pagaralam Ardiansyah.



Kegiatan ini juga diikuti oleh Kabid Kesediaan Pangan Pemkot Pagaralam Zulfikar, Dinas Pertanian Pemkot Pagaralam Dr Anhar Junaidi dan Dr Hewan, Analis perdangangan Pemkot Pagaralam Endang Diyah Arisni.


Adapun hasil pengecekan harga bahan pokok dan gas LPG meliputi beras premium Rp12.000/kg, beras lokal Rp11.000/kg, gula pasir lokal Rp12.500/kg, merk PSM Rp13.500/kg, minyak goreng dan Mentega merk bimoli Rp21.000/liter, fortune Rp16.000/liter, M&M Rp15.500/liter, curah eceran Rp14.500/liter, blue band Rp10.500/bungkus, merk simas Rp6.500/bungkus.


Daging sapi Rp140.000/Kg, kambing Rp120.000/kg, ayam ras Rp45.000/ekor, ayam kampung Rp70.000/ekor, ayam potong Rp35.000/kg, ikan laut Rp30.000/kg, ikan mas Rp45.000/kg, ikan mujahir Rp28.000/kg, ikan lele Rp25.000/kg, ikan patin Rp24.000/kg.


Telur ayam ras Rp2.000/butir, ayam kampung Rp3.000/butir, telur bebek Rp3.000/butir, tepung terigu segitiga biru Rp13.000/kg, biasa atau curah Rp10.000/kg, sagu biasa Rp8.000/kg.


Cabai merah keriting Rp50.000/kg, cabai merah besar Rp35.000/kg, cabai rawit/setan Rp50.000/kg, cabai rawit hijau Rp45.000/kg, bawang merah brebes Rp35.000/kg, bawang putih Rp20.000/kg.


Garam yodium kasar 10.000/pak, tomat Rp3.000/kg, kentang Rp10.000/kg, kelapa Rp6.000/biji, jagung Rp6.000/kg, wortel Rp4.000/kg, susu bendera Rp12.500/kaleng, dan susu enak Rp11.000/kaleng.


Gas LPG 3kg  tertinggi Rp22.000/tabung, terendah Rp18.000/tabung, gas LPG 5,5kg tertinggi Rp115.000/tabung, terendah Rp110.000/tabung, gas LPG 12kg tertinggi Rp235.000/tabung, dan terendah Rp225.000/tabung.




BBM jenis Pertamax Rp13.550/Liter, pertalite Rp10.000/liter, biosolar Rp6.800/liter, dan dexlite Rp15.250/liter.


Menurut Iptu Eddy Tey Jauhariansyah, kemudian sekitar pukul 10.30 WIB, monitoring dan pengecekan beralih ke agen PT Trijaya, PT Alam Dempo, PT Beringin Sakti, dan PT Surya Prasada.


Dari hasil monitoring dan pengecekan di lapangan terkait harga serta kesediaan bahan pokok dan gas elpiji 3kg, masih tersedia dan mencukupi.


“Sedangkan untuk harga ada beberapa jenis bahan pokok yang mengalami sedikit kenaikan seperti cabai besar, cabai setan, dan cabai rawit,” kata Iptu Eddy Tey Jauhariansyah. (red)

Saturday, December 24, 2022

Jelang Nataru, Polresta Malang Kota Bersama Pemkot Pantau Stok Sembako dan BBM.

 




Kota Malang,  rakyatindonesia.com - Menjelang perayaan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023, Polresta Malang Kota dan jajaran Pemerintah Kota ( Pemkot) Malang melakukan pemantauan ketersediaan sembako dan BBM di daerah Kota Malang, pada Kamis (22/12/2022). 


Lokasi pertama yang di kunjungi yakni pemantauan ketersediaan stok BBM dilakukan dengan pengecekan di Depo Pertamina di Jl. Halmahera,  Sukun, Kota Malang. 


Dalam kunjungannya dijelaskan oleh Manager Fuel Terminal Pertamina Kota Malang Sigih Pratama bahwa ketersediaan BBM masuk dalam kategori aman karena sudah ada tambahan sekitar 6% - 10% yang akan disalurkan ke 102 SPBU dan 70 pertashop.


Bukan hanya BBM bahkan LPG pun juga dipastikan aman dalam situasi jelang Nataru kali ini.


Walikota Malang,Sutiaji menyarankan kepada pihak depo Pertamina agar tak segan untuk berkoordinasi dengan Polresta Malang Kota dalam pendistribusian BBM. 


"Apabila terjadi kendala dalam pendistribusian BBM maka harus segera melakukan antisipasi maka dari itu segera hubungi Polresta Malang Kota maupun Dishub yang siap melakukan pengawalan" terang Sutiaji.



Sementara itu Kapolresta Malang Kota menghimbau agar SPBU selalu melakukan koordinasi sebagai bentuk antisipasi kelangkaan dan mengkomunikasikan apabila memiliki kendala.


 "Komunikasi dan koordinasi itu sangat penting dan kami menghimbau agar jangan sampai ada beberapa SPBU dalam waktu yang bersamaan melakukan pengisian BBM yang akan menimbulkan antrian sehingga akan dianggap telah terjadi kelangkaan, jadi hal-hal seperti ini perlu untuk diantisipasi" ucap Kombes Pol Buher.


Ia juga menambahkan bahwa Polresta Malang Kota siap membantu melakukan pengawalan dalam hal pendistribusian.


Setelah melakukan pemantauan ke depo Pertamina rombongan langsung menuju ke Gudang Bulog dan Pasar Kasin. 


" Alhamdulillah tadi saya bersama Pak Walikota sudah cek, sesuai keterangan dari pihak Bulog untuk saat ini  stok beras yang ada di gudang Bulog masih aman dan sementara untuk minyak goreng serta gula masih proses pengiriman dari rekanan Bulog,"pungkas Kapolresta Malang Kota.(red.Df)

© Copyright 2020 Rakyat-Indonesia.com | REFERENSI BERITA INDONESIA | All Right Reserved