Friday, December 1, 2023

Sinergitas Polisi RW dan Pemkab Jember Sosialisasikan Bahaya Narkoba Hingga Tingkat Desa

  

JEMBER, rakyatindonesia.com – Langkah tegas Satuan Reserse Narkoba Polres Jember Polda Jawa Timur dalam mengungkap pohon ganja yang ditanam di wilayah Kabupaten Jember memberikan dampak positif bagi warga masyarakat. 


Pasalnya kini sebagai respons di setiap RW yang di Kabupaten Jember mendapatkan sosialisasi narkoba langsung dari kelurahan atau desanya masing-masing yang didampingi oleh para Bhabinkamtibmas dan Polisi RW setempat.


M. Soleh, Ketua RW 1 Tegal Gede, mengungkapkan bahwa efek dari ungkap pohon ganja tersebut telah mendorong peningkatan kesadaran akan bahaya narkoba di tingkat komunitas. 


"Sebelumnya beberapa waktu lalu, memang di lingkungan kami telah menerima sosialisasi dari kelurahan mengenai narkoba dan pohon ganja. Ini merupakan langkah awal yang positif dalam upaya pencegahan narkoba di tingkat RW," ujar M. Soleh.

Jumat (01/12/2023)


Sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada warga setiap RW tentang bahaya narkoba dan cara pencegahannya. 


Menurutnya keberhasilan Reskoba Polres Jember Polda Jatim dalam mengungkap kasus pohon ganja menjadi momentum penting untuk meningkatkan upaya preventif di tingkat lokal.


Pemerintah daerah bersama kepolisian kini berkolaborasi untuk memberikan pemahaman yang lebih luas kepada masyarakat, mengajak mereka aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar.


"Sosialisasi narkoba ini menjadi salah satu langkah nyata dalam menciptakan lingkungan yang bebas dari ancaman narkotika," ungkap tambah Ketua RW 1 Tegal Gede itu.


Sementara itu Kapolres Jember AKBP Moh.Nurhidayat melalui Kasat Reskoba Polres Jember Iptu Nurmansyah menyampaikan bahwa saat ini pemerintah daerah, kepolisian dan stakeholder bekerja sama untuk memberikan pemahaman yang lebih luas kepada masyarakat. 


"Kolaborasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat terkait suatu hal tertentu, menciptakan pemahaman yang lebih mendalam di antara mereka", kata Iptu Nurmansyah.


Sementara itu Bupati Jember H. Hendy, saat mengikuti Pressconfrens Ungkap Pohon Ganja beberapa waktu lalu, menekankan pentingnya peran aktif setiap lapisan masyarakat dalam memberantas peredaran narkotika. 


Inipun dibuktikan oleh H. Hendy dengan dilakukan sosialisasi tentang penanggulangan dan bahaya Narkoba di tingkat RW yang dilakukan oleh setiap pemerintahan desa atau Kelurahan di seluruh Kabupaten Jember. 


Sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang bahaya narkotika dan memberikan pemahaman kepada warga untuk selalu waspada terhadap aktivitas mencurigakan.


"Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan masyarakat dapat lebih proaktif dalam melaporkan potensi penyalahgunaan narkoba dan bekerja sama dengan pihak berwenang untuk menciptakan lingkungan yang aman dan sehat demi masa depan generasi mendatang," ungkapnya. (red.IY)

Thursday, October 26, 2023

SAFETY RIDING BACK TO SCHOOL BERSAMA GRAB DI SMAN 5 SURABAYA

 

Surabaya, rakyatindonesia.com – Dalam rangka antisipasi maraknya pelajar menggunakan kendaraan bermotor yang tidak memiliki SIM dan tidak mengetahui etika berlalu lintas, Satlantas Polrestabes Surabaya berkolaborasi dengan Grab menggelar kegiatan Safety Riding Back to School di SMAN 5 Surabaya

Dalam kegiatan tersebut diikuti oleh kelas 10 dan 11 dengan jumlah peserta kurang lebih 100 pelajar. 


Seperti yang sudah dijelaskan banyak pelajar yang belajar mengendarai sepeda motor dengan cara otodidak. Tidak belajar mengenai teknik yang benar, melainkan asalkan bisa melaju di atas sepeda motor, kemudian bisa berhenti mereka sudah menganggap bahwa sudah bisa menggunakan sepeda motor. 


Program kolaborasi antara Satlantas Polrestabes Surabaya bersama grab dalam Safety Riding Back to School yang mengusung tema utama dalam keselamatan berlalu lintas kini menginjak sekolah ke - 8, yaitu hadir disekolah SMAN 5 Surabaya(25/10/23).


Rangkaian Safety Riding Back To School ini dibuka dengan meriah oleh selebgram surabaya andy sugar dan dilanjutkan dengan sambutan oleh Kepala Sekolah SMAN 5 Surabaya, Wakasat Lantas Polrestabes Surabaya AKP Aristianto Budi Sutrisno, S.H., S.I.K., M.H mengisi kegiatan tersebut dengan bahaya laka lantas terhadap pelanggar dan bahaya pengendara di bawah umur, wakasatlantas Polrestabes Surabaya menekankan bahwa setiap kejadian laka lantas dimulai dari pelanggaran.


kegiatan berikutnya diisi dengan tanya jawab seputar lalu lintas dengan pemateri dari unit gakkum tilang dan laka, para murid antusias memberikan beberapa pertanyaan seputar laka lantas yg semakin hari semakin naik prosentasenya.

Satlantas Polrestabes Surabaya berharap pelajar dapat memahami peraturan dan etika berkendara dijalan raya.(red.IY)

Wednesday, September 20, 2023

Sosialisasi Forum Konsultasi Publik, Polres Kediri Terima Saran dan Masukan Dari Masyarakat

  

Kediri, rakyatindonesia.com – Tingkatkan pelayanan masyarakat, Polres Kediri Polda Jatim melalui Bagian Perencanaan (Bagren) adakan kegiatan sosialisasi Forum Konsultasi Publik pada Rabu (20/9/2023) pagi.


Sosialisasi dipimpin langsung oleh Kabagren Polres Kediri Kompol Erlina Rahmawati, S.H., yang bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang tata cara pengurusan SIM dan SKCK terbaru.


Kegiatan ini dihadiri oleh tomas, toga, toda, perwakilan LSM serta akademisi, yang semuanya memiliki peran penting dalam membangun masyarakat sadar hukum. 


Selama kegiatan berlangsung, Kompol Erlina memberikan pemaparan materi yang sangat informatif. Juga dua satuan terkait, Satlantas dan Satintelkam, ikut memberikan informasi tentang prosedur-prosedur yang perlu diketahui.


Para peserta sosialisasi mendapatkan wawasan tentang tata cara kepengurusan dan program-program yang ditawarkan Polres Kediri untuk membantu masyarakat dalam mengajukan permohonan SIM, seperti TAHU ISI (tata cara harus lulus uji SIM) dan JCC (Joyoboyo coaching clinic).


“Peserta juga mendapatkan penjelasan rinci mengenai pelayanan SKCK, termasuk dokumen apa yang perlu dibawa, berapa perkiraan waktu yang dibutuhkan dan jam pelayanan kami (Polres Kediri),” tutur Kompol Erlina saat dikonfirmasi.


Saat sesi tanya jawab, peserta dengan antusias melontarkan berbagai pertanyaan, saran serta masukan kepada pembicara, yang disambut dengan ramah dan jawaban memuaskan.


Lebih lanjut, ini adalah langkah positif dan upaya Polres Kediri dalam memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat serta memberikan pelayanan yang lebih baik kepada warga masyarakat.(red.IY)

Tuesday, September 19, 2023

Polres Pamekasan Sosialisasikan Larangan Sepeda Listrik Digunakan di Jalan Raya

  

PAMEKASAN, rakyatindonesia.com - Keberadaan sepeda listrik di jalan raya, dinilai bisa memicu kecelakaan, baik untuk penggunanya maupun orang lain.


Oleh karenanya, Polres Pamekasan melalui Satuan lalulintas gencar berikan himbauan kepada pengguna sepeda listrik agar tidak menggunakannya di jalan raya.


Kasat Lantas Polres Pamekasan AKP Suryono menyampaikan bahwa penggunaan sepeda listrik telah diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) RI No PM 45 Tahun 2020 Tentang Kendaraan Tertentu Dengan Menggunakan Penggerak Motor Listrik.


“Penggunaan sepeda listrik tidak untuk dipakai di jalan raya melainkan hanya untuk dipakai di tempat tertentu seperti di area perumahan dan tempat pariwisata serta car free day, “ terang AKP Suryono,Senin (18/9).


Menurut AKP Suryono, walaupun belum ada aturan yang baku mengenai sepeda listrik, pihaknya mengimbau untuk pengguna sepeda listrik agar tidak menggunakan jalan raya.


“Mengingat aktivitas di jalan raya cukup tinggi, baik oleh kendaraan roda dua maupun roda empat, jadi sangat membahayakan jika sepeda listrik digunakan di jalan raya,”ujarnya.


Apa lagi rata-rata sepeda listrik menurut AKP Suryono banyak digunakan oleh anak di bawah umur, jadi tentu sangat berbahaya kalau dibiarkan lalu lalang di jalan raya. 


“Kita akan mengambil langkah himbauan dan berikan edukasi terkait pentingnya dalam berlalu lintas, tentu kita lakukan secara humanis,”pungkas Kasat Lantas Polres Pamekasan. (red.IY)

Monday, March 27, 2023

Tanamkan Karakter Sejak Dini, Anggota Koramil Kesamben Laksanakan Program Babinsa Masuk Sekolah

    


Blitar,  rakyatindonesia.com - Guna menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan cinta tanah air sejak dini kepada generasi muda, anggota Koramil 0808/14 Kesamben Kodim 0808/Blitar Sertu Suwignyo Dwi Harianto, melaksanakan kegiatan program Babinsa masuk sekolah dan memberikan materi wawasan kebangsaan kepada siswa siswi SDN Pagergunung 03 Desa Pagergunung Kec. Kesamben Kab. Blitar, Senin (27/3/2023).

Sertu Suwignyo pada kesempatan tersebut menyampaikan, bahwa kegiatan yang dilakukan ini merupakan salah satu program yang harus dilaksanakan oleh aparat komando kewilayahan, ujarnya.

Kegiatan ini, sekaligus untuk menanamkan rasa cinta tanah air sejak dini kepada generasi muda penerus bangsa, serta untuk menumbuhkan semangat patriotisme demi untuk menjaga keutuhan NKRI.

Ia menyebutkan, membela negara tidak harus berperang atau angkat senjata, tetapi dengan mengisi kegiatan-kegiatan yang positif. Salah satunya yakni belajar dengan giat demi meraih cita-cita yang setinggi tingginya.

Menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak dini sangat diperlukan. Agar mereka kelak dapat mengingat jasa-jasa para pahlawan, yang telah rela berjuang dan berkorban demi merebut kemerdekaan negara ini, jelasnya.

Kepala Sekolah SDN Pagergunung 03, Ibu Eli Yuliani, S.Pd.SD menyambut baik atas kehadiran Bapak Babinsa, yang telah memberikan materi wawasan kebangsaan kepada para siswa siswi di sini.

Ia menuturkan, bahwa hadirnya Bapak Babinsa di sekolah membuat anak didik kami merasa senang, karena mendapatkan pemahaman nilai-nilai kebangsaan dan cinta tanah air langsung dari TNI, tuturnya.

Kami selaku Kepala Sekolah berharap, kegiatan ini dapat terus dilaksanakan dan menjadi pelajaran tambahan di sekolah.

Karena sangat penting guna membentuk karakter yang lebih baik lagi, kepada para siswa siswi, pungkasnya. (red)

Thursday, March 9, 2023

Polres Jember Libatkan Toga Tomas Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Miras

  


Jember, rakyatindonesia.com -, Pasca peristiwa yang menyebabkan 3 warga meninggal dunia akibat dari pesta miras beberapa waktu lalu, Polres Jember melalui Satreskoba, kumpulkan tokoh agama ( toga ), tokoh masayarakat (tomas), tokoh pemuda dan warga di Balai Desa Pancakarya Kecamatan Ajung Jember, Kamis (9/3).


Warga yang dikumpulkan oleh Polres Jember ini untuk diberikan edukasi dan pemahaman tentang bahaya narkoba dan miras serta akibat dari sisi hukumnya.


Kapolres Jember AKBP. Hery Purnomo SIK. SH melalui Kasatreskoba AKP. Sugeng Priyanto, kepada wartawan menyatakan, bahwa peristiwa pesta miras yang terjadi di Dusun Gumuk Segawe Desa Pancakarya, yang menyebabkan 3 orang meninggal dunia, bisa dilakukan pencegahan, jika ada keberanian warga untuk melaporkan ke Polisi. 


"Kami sangat prihatin dengan adanya peristiwa tersebut, oleh karenanya, kami melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, agar peristiwa serupa tidak terulang kembali," ujar Kasatreskoba Polres Jember AKP. Sugeng Priyanto usai memberikan sosialisasi. 


Menurut Sugeng, untuk mengantisipasi dan juga mencegah adanya peristiwa serupa, pihaknya akan terus gencar melakukan sosialisasi, dengan melibatkan RT dan RW, serta jamaah pengajian dan istighosah di desa desa.


Selain itu pihaknya mengajak peran serta masyarakat untuk pro aktif memberikan informasi ke pihak kepolisian terutama hal – hal yang berpotensi timbulnya gangguan kamtibmas.


"Dalam sosialisasi selanjutnya, kami akan melibatkan RT RW, tokoh agama, tokoh pemuda dan ibu-ibu PKK, kami tidak mungkin bekerja sendiri dalam melakukan tanpa bantuan dari masyarakat, oleh karenanya, kami akan terus bersinergi bersama masyarakat, tidak hanya di Ajung, tapi diseluruh wilayah Kabupaten Jember," ujar Kasatreskoba. 


Sementara itu Kepala Desa Pancakarya Mokh. Agus Salim, dalam kesempatan tersebut menyatakan pihaknya sangat mendukung dan mensupport apa yang dilakukan jajaran Satreskoba Polres Jember dalam melakukan sosialisasi pencegahan dan penyalahgunaan narkoba dan miras. 


Terlebih, 10 warganya belum lama ini menjadi korban korban dari bahayanya miras, dimana 3 diantaranya meninggal dunia. 


"Kami sangat mendukung sosialisasi yang dilakukan Polres Jember, dan kami juga akan melibatkan PKK dengan memberikan penyuluhan kepada ibu-ibu di desa kami," pungkas Kades. (red)

Saturday, March 4, 2023

Sosialisasi Cegah Stunting di Desa Tarik.

  



SIDOARJO, rakyatindonesia.com -, Cegah gangguan tumbuh kembang anak atau Stunting terus dilakukan berbagai pihak. Polisi di Kabupaten Sidoarjo pun turut aktif mensosialisasikan program Pemerintah pusat guna mewujudkan tahun 2024 bebas dari Stunting pada anak.


Upaya pencegahan stunting melalui sosialisasi dan edukasi asupan gizi, pola hidup sehat serta pemeriksaan kesehatan bagi ibu hamil dilakukan Polresta Sidoarjo di Desa Tarik, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo, Jumat (3/3/2023).


Seperti disampaikan Kapolresta Sidoarjo Komisaris Besar Polisi Kusumo Wahyu Bintoro pada puluhan ibu hamil yang hadir di kegiatan Jumat Curhat di Desa Tarik kemarin Jumat (3/3) 


Stunting mulai terjadi ketika janin masih dalam kandungan disebabkan oleh asupan makanan ibu selama masa kehamilan yang kurang bergizi. 


“Akibatnya, gizi yang didapat anak dalam kandungan tidak mencukupi. Kekurangan gizi akan menghambat pertumbuhan bayi dan bisa terus berlanjut setelah kelahiran. Inilah yang harus bersama-sama kita cegah. Mulai dari pemerintah, TNI, Polri sampai tingkat desa turun mensosialisasikannya,” ungkap Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro.


Kepada para ibu hamil (bumil), mantan Wakapolresta Banyuwangi berpesan agar menghindari makanan instan atau mengandung banyak monosodium glutamate (MSG) dan sejak dini konsumsi makanan bergizi. 


Karena Stunting pada anak dapat disebabkan oleh bermacam-macam faktor, mulai dari faktor genetik, kurangnya asupan nutrisi saat di dalam kandungan dan setelah lahir, infeksi berulang, hingga tingkat pengetahuan orang tua yang rendah mengenai tumbuh kembang normal anak.


“Di beberapa kali kesempatan, kedepan kami akan terus sosialisasi pencegahan stunting pada bumil secara masif. Semoga dimulai dari wilayah kita program ini dapat segera tercapai,” pungkasnya.(red)

Friday, February 17, 2023

JUMAT CURHAT Polsek Mojoroto di Area Persawahan, Warga Singgung Masalah PKH dan Persediaan Pupuk.

   


Kediri,  rakyatindonesia.com - Kepolisian Sektor Mojoroto Resor Kediri Kota Polda Jawa Timur merutinkan program bertajuk "Jumat Curhat " setiap hari Jumat. Tujuannya, untuk menampung seluruh aspirasi dan keluhan warga.


Menurut Kapolsek Mojoroto Kompol Mukhlason dalam program "Jumat Curhat" tersebut, pihaknya akan mendatangi satu persatu desa maupun tempat di wilayah hukumnya untuk mendiskusikan secara langsung segala keluhan dan aspirasi warga sekaligus mencarikan solusi.

" Harapannya, kita bisa menampung setiap aspirasi masyarakat yang kemudian kita bisa petakan dan mencari penyelesaiannya," kata Kompol Mukhlason, Jum'at ( 17/2/203), saat ditemui di area persawahan yang berlokasi di wilayah Kelurahan Dermo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, saat acara bertajuk " Jum'at Curhat ".


" Semua pertanyaan dari warga masyarakat kita tampung, dan yang bisa kita jawab, langsung kita jawab, namun bila bersinggungan dengan instansi sebelah maka akan kita bantu koordinasikan", jelas Kompol Mukhlason.

Di acara Jumat Curhat tersebut, polisi menerima keluhan warga masyarakat terkait perbatasan tugu Dermo dan Mrican agar diperbaiki, adanya banjir tiap hujan deras di wilayah dermo lingkungan RW 07, dan masalah penerangan jalan RT 1 sampai dengan RT 6 Kelurahan Dermo setiap hujan lampu padam agar ditindak lanjuti.

Selain itu, polisi juga menerima keluhan warga setempat terkait PKH ( Program Keluarga Harapan), dan Pupuk. Kepada polisi, warga bertanya terkait PKH yang tidak merata dan masalah pupuk seperti urea dan ZA jatahnya sedikit sehingga para petani sangat membutuhkan.


Menanggapi pertanyaan warga terkait PKH yang tidak merata, Kasikesos yang juga hadir di acara tersebut  menyampainan bahwa terkait PKH pihaknya sendiri sudah berusaha namum tidak punya kuasa karena dari kementerian langsung dan tahun ini mengalami penurunan jumlah penerima.

" Kita sudah berusaha namun tak punya kuasa karna itu langsung dari Kementrian, apalagi tahun ini mengalami penurunan jumlah penerima," katanya menjawab pertanyaan warga.


Sedangkan pertanyaan warga terkait pupuk yang stoknya kurang, Kapolsek Mojoroto mengatakan bahwa hal itu nantinya akan dikomunikasikan ke pihak dinas yang terkait. " Nanti saya akan komunikasikan ke pihak dinas terkait," ujar Kompol Mukhlason.


Kapolsek Mojoroto menambahkan bahwa dia juga berikan nomor kontak pribadinya yang bisa dihubungi kalau ada hal - hal yang perlu disampaikan. " Jangan ada rasa takut melaporkan suatu permasalahan, semua kita lindungi. Kalau ada perlu bantuan agar menghubungi Bhabinkamtibmas ataupun langsung ke saya melalui nomor yang saya berikan tadi," pungkasnya.(red.Df)

Gelar Jum'at Curhat, Polres Kediri Tampung Semua Apresiasi dan Keluhan Masyarakat.

  


Kediri, rakyatindonesia.com - Polres Kediri terus rutin mengadakan program "Jumat Curhat". Program "Jumat Curhat" ini untuk menampung seluruh aspirasi dan keluhan masyarakat termasuk soal keamanan lingkungan. 


Untuk kegiatan "Jumat Curhat" kali ini digelar di tempat wisata Sendang Tirto Kamandanu Desa Menang Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri, Jumat pagi (17/2/2023). 


Waka Polres Kediri Kompol Hendry Ibnu Indarto S.I.K hadir di acara tersebut menuturkan kepada masyarakat bahwa kegiatan ini merupakan obat bagi Polisi untuk agar lebih baik.


"Kegiatan Jumat Curhat ini kami siap di kritik dan tidak anti kritik. Jadi masyarakat bisa menyampaikan keluh kesahnya terkait situasi Kamtibmas di sekitar. Keluh kesah ini sebagai obat bagi kita untuk memperbaiki agar lebih lagi,"ucap Kompol Hendry Ibnu S.I.K.


Diungkapkan mantan Kasat Lantas Kediri ini, untuk terkait E-Tilang atau mobil Incar memang sudah sering dilaksanakan secara mobilisasi. 


Hal itu dilakukan agar masyarakat tertib berlalu lintas."Patroli mobilitas mobil Incar ini keliling untuk menindak masyarakat yang tidak mematuhi tata tertib berlalu lintas,"ungkap pria yang mempunyai dua anak ini.

Dalam acara tersebut masyarakat juga bertanya terkait mengundang dari Polisi dan TNI untuk sosialisasi kenakalan remaja. Masyarakat bisa membuat surat undangan ke Polres Kediri untuk mengundang sebagai narasumber.


"Untuk kegiatan patroli nanti kita tingkatkan tidak hanya di jalur umum. Akan tetapi juga di jalur persawahan untuk mengantisipasi terjadinya pencurian kendaraan bermotor maupun balap liar"jelas mantan Kapolsek Rungkut dan Tandes.


Sementara, untuk terkait kecelakaan lalulintas adanya jalan berlubang pihaknya akan berkoordinasi dengan dinas terkait agar segera diperbaiki. 


"Nanti kita bantu untuk segera ditindaklanjuti agar jalan yang rusak diperbaiki,"tutur Kompol Hendry Ibnu S.I.K.


Dalam acara tersebut, turut hadir Kabagops, PJU Polres Kediri, Muspika Kecamatan Pagu, Kepala Desa dan masyarakat.(red.Df)

Friday, January 13, 2023

Kapolres Kediri AKBP Agung Setyo Nugroho S.I.K, terjun langsung ke masyarakat untuk mendengarkan keluhan kinerja Polri.

 


Kediri, rakyatindonesia.com - Dalam kegiatan bertajuk "Jumat Curhat" ini mendatangi masyarakat yang sedang mengikuti suntik vaksin di pendopo Kawedanan Kecamatan Pare Kabupaten Kediri, Jumat (13/1/2023). 


Gebyar vaksinasi di Kawedanan Kecamatan Pare Kabupaten Kediri ini diikuti oleh ratusan masyarakat.


Kedatangan Kapolres Kediri AKBP Agung Setyo Nugroho S.I.K, di pendopo Kawedanan Kecamatan Pare itu bersama Komadan Distrik Militer (Dandim) 0809 Kediri Letkol Inf Aris Setiawan. 

Selain itu juga turut hadir Kadinkes Kabupaten Kediri, Dr Ahmad Khotib dan Pejabat Utama Kabag dan Kasat Mapolres Kediri. 


Kapolres Kediri AKBP Agung Setyo Nugroho S.I.K menyampaikan ke masyarakat bahwasanya sudah diberlakukan pencabutan PPKM terkait Covid 19. 


"Meski sudah dicabut pemberlakuan PPKM, kita juga sampaikan ke masyarakat penyebaran virus Covid-19 masih ada dan harus tetap waspada,"ucap AKBP Agung.


Dalam acara tersebut, Kapolres juga mendengarkan curhatan dari masyarakat terkait penanganan pertolongan pertama adanya kecelakaan lalulintas di jalan raya. 

Ia menyampaikan kepada masyarakat bila mengetahui ada kecelakaan lalulintas agar korban ditolong dan dibawa ke pinggir jalan.


"Ya bila ada kecelakaan harus ditolong. Setelah itu melapor ke pihak kepolisian dan diharapkan mau menjadi saksi. Dan juga bila ada berharga yang terjatuh agar diamankan,"tutur AKBP Agung. 


Tak hanya itu, Kapolres Kediri juga menerima pertanyaan dari masyarakat terkait pengurusan permohonan pembuatan SKCK. 


"Ya tadi ada juga yang bertanya terkait penerbitan SKCK harus datang di pemohon atau tidak datang ke Polsek maupun Polres,"terangnya. 


"SKCK itu ada yang online dan kemudian juga pemohon harus datang di Polsek atau Polres setempat tergantung pengajuan yang dibutuhkan pemohon SKCK,"tambahnya. 


Terakhir, Kapolres juga menjawab keluhan dari masyarakat terkait perpanjangan SIM. Saat ini, masyarakat bisa membuat dan memperpanjang SIM dimanapun lokasinya asalkan sudah mempunyai E-KTP.


"Sekarang perpanjangan dan pembuatan SIM tidak harus di Polres Kediri, bisa di seluruh Indonesia," tutupnya.(red.Df)

Pererat Silaturahmi, Polres Malang Gelar Mini Soccer dan Piramida Bersama Wartawan.


MALANG,  rakyatindonesia.com - Guna mempererat silaturahmi Polres Malang dengan wartawan, Kepolisian Resor Malang, wilayah Polda Jatim, menggelar kegiatan Ngopi Bersama Media (Piramida) dan pertandingan Sepak Bola Mini Soccer.


Pertandingan sepak bola Mini Soccer melawan awak media jurnalis Polres Malang digelar di lapangan Wonoayu, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, Kamis (12/1/2023) sore.


Kegiatan tersebut dihadiri oleh pejabat utama Polres Malang, puluhan awak media baik online, cetak maupun elektronik, dilanjutkan dengan Piramida.


Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana melalui Kasatreskrim IPTU Wahyu Rizki Saputro mengatakan, melalui olahraga sepak bola ini diharapkan bisa menjaga kesehatan sekaligus mempererat silaturahmi Polri dengan wartawan.


Dalam pertandingan tersebut, menurutnya menang dan kalah itu hal biasa, yang terpenting berlangsung semarak dan penuh keakraban.


"Menang kalah biasa, yang penting kompak sekaligus untuk memelihara kebugaran tubuh agar tetap prima dalam menjalankan tugas-tugas atau pekerjaan," ucap Wahyu saat dikonfirmasi di Polres Malang, Jumat (13/1).


Kasatreskrim menambahkan, melalui Piramida, pihaknya mengajak para awak media untuk turut serta dalam mewujudkan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di wilayah hukum Polres Malang.


Menurutnya, kepolisian dengan awak media tidak bisa dipisahkan, namun saling terkait dan saling membutuhkan. Sehingga peran media juga sangat dibutuhkan dalam menjaga kondusifitas Kabupaten Malang.


"Piramida rutin dilaksanakan guna menjalin silaturahmi dan kekompakan," ujarnya.


Usai pertandingan mini soccer, kegiatan dilanjutkan dengan santap malam di Wisata Blayu Lesti Lestari, Wajak, Kabupaten Malang.


Nampak kebersamaan tercipta antara puluhan awak media dengan jajaran Polres Malang. Menu kuliner gurame bakar menjadi santapan favorit petang itu. 


Dalam kesempatan yang sama, Kasihumas Polres Malang IPTU Ahmad Taufik juga memberikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada semua pihak. 


Taufik menyebut, kerjasama dan sinergisitas kepolisian dengan media di wilayah hukum Polres Malang selama ini dinilai sudah terjalin dengan baik dan kompak. Dia berharap silaturahmi bisa terus ditingkatkan sehingga dapat memberikan banyak manfaat positif kedepannya.


"Melalui Piramida ini sinergi Polres Malang dengan wartawan diharap bisa terus ditingkatkan," pungkas Taufik.(red.Df) 

Saturday, December 24, 2022

Libur Nataru, Polres Bondowoso Lakukan Public Addres di Jalur Rawan Kecelakaan.

 




Bondowoso, rakyatindonesia.com - Polres Bondowoso Polda Jatim melalui Satlantas Polres Bondowoso melaksanakan Giat Public Addres jalur rawan Laka (Black Spot) di Jl. Mastrip Pancoran Bondowoso dalam rangka Sosialisasi Ops Lilin Semeru 2022. Sabtu 24/12 2022.


Kegiatan ini adalah sosialisasi kepada masyarakat yang berkendara baik sepeda motor atau mobil, dalam rangka Operasi Lilin Semeru 2022, di dalam himbau operasi Lilin ini di sejumlah lokasi strategis di Kota Bondowoso yang dinilai rawan Kecalakaan. 


Dalam kegiatan ini Kapolres Bondowoso AKBP Wimboko, SIK melalui Kanit Kamsel Sat Lantas Polres Bondowoso yang baru Ipda Agus Hariadi menerangkan, dengan dilakukannya Giat public addres jalur rawan laka (black spot) dalam rangka sosialisasi ops lilin Semeru 2022 ini para pengguna jalan lebih waspada dalam berkendara.


"Dengan tujuan untuk menurunkan pelanggaran, menurunkan kecelakaan lalu lintas," ujar Ipda Agus.


Menurut Ipda Agus, Operasi Lilin akan berlangsung selama 11 Hari dari tanggal 23 Desember 2022 s.d 2 Januari 2023, ini digelar agar masyarakat mendapatkan keamanan dan kenyamanan dalam melaksanakan aktivitas termasuk mereka yang sedang berlibur.


Ipda Agus Hariadi juga berharap dengan Giat public addres jalur rawan laka (black spot) tersebut, pengendara kendaraan mengerti, sehingga tidak melakukan pelanggaran dan dapat mentaati peraturan lalulintas.


"Semoga semuanya berjalan dengan lancar dengan Giat public addres jalur rawan laka (black spot) dalam rangka Sosialisasi Ops Lilin Semeru 2022 ini, "pungkas Kanit Kamsel Sat Lantas Polres Bondowoso Ipda Agus Hariadi.


(red.Df)

© Copyright 2020 Rakyat-Indonesia.com | REFERENSI BERITA INDONESIA | All Right Reserved