Monday, June 22, 2026

KUR BRI 2026 Hadir dengan Bunga Rendah, UMKM Bisa Ajukan Pinjaman Secara Digital

  

foto by Radar Kediri


KEDIRI- Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI 2026 kembali menjadi salah satu pilihan pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang membutuhkan tambahan modal usaha maupun dana investasi. Melalui program ini, masyarakat dapat mengakses pinjaman dengan plafon yang bervariasi, mulai dari nominal kecil hingga ratusan juta rupiah, dengan suku bunga yang relatif rendah.

KUR merupakan program pemerintah yang bertujuan mendukung pertumbuhan sektor UMKM sebagai penggerak perekonomian nasional. Dengan bunga mulai 0,5 persen per bulan atau sekitar 6 persen per tahun, pelaku usaha diharapkan dapat memperoleh akses pembiayaan yang lebih terjangkau dibandingkan pinjaman komersial pada umumnya.

Dukungan modal melalui KUR diharapkan mampu membantu pelaku usaha mengembangkan bisnis, meningkatkan kapasitas produksi, memperluas pemasaran, hingga menjaga stabilitas arus kas usaha. Program ini juga menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan daya saing UMKM di tengah berbagai tantangan ekonomi.

Sebagai salah satu bank pelaksana program KUR, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menyediakan berbagai skema pembiayaan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan nasabah. Namun, terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi sebelum mengajukan pinjaman.

Syarat Pengajuan KUR BRI 2026

  1. Warga Negara Indonesia (WNI).

  2. Memiliki usaha yang telah berjalan minimal enam bulan.

  3. Berusia minimal 17 tahun atau sesuai ketentuan yang berlaku untuk jenis KUR tertentu.

  4. Menyertakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).

  5. Memiliki Surat Keterangan Usaha atau dokumen legalitas usaha lainnya yang masih berlaku.

  6. Tidak sedang menerima kredit produktif dari lembaga keuangan lain.

  7. Memiliki riwayat kredit yang baik.

  8. Memiliki rekening tabungan BRI.

  9. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dapat diminta sesuai ketentuan dan besaran pinjaman.

  10. Untuk pengajuan pinjaman dengan plafon di atas Rp100 juta, pemohon diwajibkan menyediakan agunan atau jaminan sesuai ketentuan bank.

Cara Mengajukan KUR BRI Melalui Aplikasi BRImo

BRI juga memberikan kemudahan bagi calon nasabah untuk mengajukan KUR secara digital melalui aplikasi BRImo. Langkah-langkahnya sebagai berikut:

  1. Unduh dan instal aplikasi BRImo melalui Google Play Store atau App Store.

  2. Login menggunakan akun BRImo yang telah terdaftar.

  3. Pilih menu “Pinjaman BRI”.

  4. Klik opsi “Ajukan Pinjaman”.

  5. Pilih jenis pembiayaan “Kredit Modal Kerja”.

  6. Isi data pribadi dan informasi usaha secara lengkap dan benar.

  7. Unggah seluruh dokumen persyaratan yang diminta sistem.

  8. Baca dan pahami syarat serta ketentuan yang berlaku.

  9. Centang kolom persetujuan, kemudian klik “Kirim Pengajuan”.

  10. Setelah pengajuan berhasil dikirim, pihak BRI akan melakukan proses verifikasi data dan menjadwalkan survei usaha apabila diperlukan.

Dengan kemudahan proses pengajuan secara digital, pelaku UMKM kini dapat mengakses layanan pembiayaan dengan lebih cepat dan praktis. Meski demikian, calon peminjam tetap disarankan memastikan kemampuan pembayaran cicilan agar pinjaman yang diterima dapat dimanfaatkan secara optimal untuk pengembangan usaha.(red/lisa)

Sunday, September 24, 2023

Bersama Hary Tanoe, Ganjar Singgahi Pedagang UMKM saat Jalan Sehat di CFD Sudirman

  


Jakarta, rakyatindonesia.com – Bakal calon presiden (bacapres) Ganjar Pranowo mengawali aktivitas akhir pekan dengan lari pagi dan jalan santai di Car Free Day (CFD) Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta. Dia pun sempat beristirahat di tengah UMKM sekitaran Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Senayan.

Pantauan Liputan6.com, Minggu (24/9/2023), Ganjar Pranowo singgah di pedagang bubur ayam dan mie ayam bergerobak Perindo. Dia pun mengapresiasi Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo atas langkahnya membantu UMKM.

''Saya hampir tiap hari bisa jalan, bisa lari, tapi lebih banyak lari. Minggu pagi ini bareng Pak Hary saya diajak keliling, berolahraga sekaligus mau ditunjukin UMKM yang ada di sekitar sini. Kita cicipi beberapa makanan, ada mie ayam, ada bubur ayam, jadi pertama bagaimana kita sehat, kedua bagaimana kita peduli, ternyata ramai sekali,” tutur Ganjar di lokasi didampingi Hary Tanoe.

Menurut Ganjar, bantuan yang diberikan terhadap pelaku UMKM juga dapat dilanjutkan dengan pelatihan hingga manajemen bisnis. Dengan begitu, pengusaha kecil dapat berkembang menjadi lebih besar dan bahkan hingga membuka lapangan pekerjaan.

“Bagus lah (program gerobak ini). Jadi Perindo kasih bantuan ke masyarakat itu sesuatu yang kongkrit, kita harapkan setelah bantuan gerobaknya juga bantuan manajemennya hingga menjadi pengusaha yang mandiri. Siapa tahu gerobaknya dari satu jadi tujuh, 17, 27 dan seterusnya. Dengan manajemen yang baik maka pedagangnya bisa naik kelas,” jelas

Ganjar Dinilai Sosok yang Layak Jadi pemimpin Indonesia

Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo menilai, Ganjar Pranowo merupakan sosok yang layak menjadi pemimpin Indonesia. Hal itu diperlihatkan lewat aktivitasnya.

“Luar biasa, beliau ini pemimpin yang harmonis, sama istri rukun gitu ya, sangat luar biasa dan hobinya sama ya olahraga. Terus juga perhatian, bisa bergaul dengan semua, dan saya rasa beliau pemimpin yang ideal,” kata Hary Tanoe.

Saturday, September 23, 2023

Sarmuji Gelar Pelatihan Literasi Keuangan untuk UMKM di Kediri

 



Kediri, rakyatindonesia.com – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI M. Sarmuji menggelar pelatihan literasi keuangan untuk UMKM Kediri. Pelatihan ini dilakukan dalam rangka mendukung UMKM daerah naik kelas.


"UMKM harus naik kelas. Kalau sekarang masih sebagai produksi jamu rumahan, sepuluh tahun ke depan harus sudah punya pabrik jamu. Kalau sekarang baru punya produk kue kecil-kecilan, lima tahun lagi harus punya pabrik kue. Kalau sekarang jual kopi, sepuluh tahun lagi harus punya pabrik kopi," ujar Sarmuji dalam keterangan tertulis, Sabtu (23/9/2023).

Sarmuji mengatakan saat ini banyak UMKM yang berhenti berproduksi, bahkan bertumbangan karena persoalan manajemen keuangan.

"Masih menjadi hal umum ketika UMKM mulai tumbuh tetapi belum dibarengi dengan pengetahuan keuangan akhirnya antara keuangan usaha dan keuangan di luar usaha bercampur. Untuk itu manajemen manajemen risiko keuangan juga mulai dipikirkan. Kuncinya adalah memiliki literasi keuangan," katanya.

Dalam kegiatan ini, Ketua Keluarga Alumni Universitas Jember (KAUJE) ini juga mengimbau para pegiat UMKM untuk mulai memanfaatkan dunia digital untuk ekspansi usahanya.

"Saya memiliki kawan, istrinya ekspor cendol dawet sampai ke Hongkong. Di era digital sekarang semuanya serba mungkin. Pecel Blitar sekarang sudah sampai Taiwan, Hongkong, Timur Tengah dan lain-lain. Demikian juga batik eco printing juga sudah banyak di jual di luar negeri. Karena itu UMKM jangan kecil hati," jelasnya.

Sebagai wakil rakyat, Ketua DPD Golkar Jawa Timur ini mengatakan akan terus melakukan pendampingan-pendampingan kepada UMKM di Jawa Timur.

"Saya berharap tahun depan, ada yang ketemu saya. 'Alhamdulillah, setelah ikut pelatihan literasi keuangan, usaha saya makin berkembang' Kita bisa sebesar apa yang kita mau," ungkap Sarmuji.

Salah satu pemilik UMKM snack dan minuman herbal dari Malang Keliek mengapresiasi atas digelarnya pelatihan ini. Ia mengatakan materi yang diberikan begitu bermanfaat bagi para pelaku UMKM.

"Dengan adanya pelatihan ini kami bisa mengetahui kapan usaha mulai bisa ditingkatkan kapasitasnya dan alat ukurnya apa saja. Pelatihan ini juga menambah insight pribadi kami untuk bisa mendeteksi valuasi kekayaan serta kapan harus mulai mencari investor, melakukan hutang dan lain sebagainya. Semoga bisa kami terapkan dan usaha kami semakin berkembang dan naik level," pungkasnya.

Sebagai informasi, pelatihan ini menghadirkan narasumber nasional dan regional di antaranya Financial Training Ligwina Hananto; Kepala BI Kanwil Kediri Choirur Rofiq; dan Pemilik outlet rausan Martabak Hawai Rahman Setiadi.(red.IY)

Saturday, September 16, 2023

Perjuangkan Kemandirian UMKM, Sandiaga Uno Beri Beasiswa Wirausaha

  

Jakarta, rakyatindonesia.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno memberikan beasiswa kepada para wirausaha. Menurut Sandiaga beasiswa wirausaha ini dapat menjadi bekal bagi para pelaku UMKM agar lebih mandiri.

"Kita melihat antusiasme para UMKM yang didominasi oleh emak-emak, ini menunjukan semangat dari UMKM ekonomi kreatif bangkit," kata Sandiaga dari siaran pers diterima, seperti dikutip Sabtu (15/9/2023).

Dia meyakini, untuk mendukung kemajuan UMKM maka membutuhkan peran lebih dari pemerintah. Salah satunya ada masalah pemasaran, kemasan, ongkos kirim, dan promosi, maupun peningkatan penggunaan layanan digital seperti aplikasi. 

“Semua akan kita tindak lanjuti bersama," lanjut Sandiaga. 

Sandiaga Uno berharap, Komisi X DPR sebagai mitra dari Kemenparekraf bisa menangkap aspirasi dan menuangkannya dalam bentuk pengawasan serta alokasi anggaran untuk UMKM di masa depan.

"Ini bagian dari tugas kita, sesuai arahan Pak Presiden Jokowi untuk berada di tengah-tengah masyarakat dan menciptakan 4,4 juta lapangan pekerjaan baru pada tahun 2024," ucapnya. 

“Ini merupakan contoh nyata dari upaya pemerintah dalam mendorong kebangkitan ekonomi UMKM, yang pada gilirannya akan berkontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan di Sragen,” kata Sandiaga menambahkan.

Sandiaga Uno pun berterima kasih kepada para pihak pendukung, salah satunya Agustina Wilujeng Pramestuti selaku Anggota DPR-RI dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (Wakil Ketua Komisi X) yang hadir langsung dalam acara 'Netas' Nemuin Komunitas. 

Kejar Target 4,4 Juta Lapangan Kerja Baru

Sandiaga percaya, dengan mengajak dan memfasilitasi para wirausaha di Tanah Air maka keuntungan bagi wirausaha bisa meningkat. Apalagi saat ikut pelatihan ada beasiswa, ilmu pengetahuan di era digitalisasi makin terasah. 

“Mudah-mudahan pemenang beasiswa bisa ditingkatkan sehingga bisa naik kelas dan berdaya saing," Sandiaga menandasi

Diketahui, langkah Sandiaga dilakukan dalam upaya mencapai target 4,4 juta lapangan kerja baru pada tahun 2024.

Dia mengarahkan para wirausaha untuk terus berinovasi, beradaptasi, dan berkolaborasi. Sebagai informasi, sebanyak 55 komunitas yang hadir ada diantaranya yaitu Genpi, Gemawira, IPDA, SEEKER Revolution, Kubis, dan yang lainnya.

Sebagai informasi, hadiah beasiswa wirausaha yang diberikan Sandiaga kepada peserta bertujuan mengembangkan usaha, meningkatkan kualitas produk dan layanan, serta menciptakan lapangan kerja baru di daerah.(red.IY)

Monday, September 4, 2023

ITB Yadika Pasuruan Bantu UKM Pengolahan Ikan Lempuk Grati

  


Pasuruan, rakyatindonesia.com –  Institut Teknologi dan Bisnis Yadika Pasuruan menggelar Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Desa Gratitunon, Kecamatan Grati. Kegiatan ini menyasar para ibu yang terlibat dalam Usaha Kecil Menengah (UKM) pengolahan ikan lempuk.

Ikan lempuk merupakan bahan pangan berprotein tinggi yang hanya ditemukan di Indonesia dan Jepang. Salah satunya di Ranugrati, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, ikan lempuk menjadi komoditas istimewa petani setempat.

Ketua tim PKM, Erri Wahyu Puspitarini, mengatakan bahwa target PKM ini sendiri merupakan ibu-ibu sehingga nantinya bisa memperbaiki ekonomi rumah tangga.

“Kami memilih berkontribusi di sini bersama para ibu pengolah ikan Lempuk untuk membantu mereka berkembang, mandiri, menguasai teknologi, dan memperkenalkan Ikan Lempuk sebagai komoditas unggulan Kabupaten Pasuruan. Karena ikan Lempuk ini sendiri belum banyak dikenal di luar masyarakat setempat,” kata Erri.

Kegiatan PKM mencakup materi tentang cara mendapatkan perizinan NIB dan PIRT, serta pelatihan dalam merancang produk mereka. Setelah pelatihan, ibu-ibu ini akan mendapatkan bimbingan untuk mendaftarkan perijinan NIB dan PIRT serta merancang label produk mereka sendiri.

Tujuan dari PKM ini adalah meningkatkan keterampilan dan membantu mereka memiliki unit usaha yang sah secara hukum.

Tim PKM sendiri terdiri dari tiga Mahasiswa dari lintas program studi dan dua Dosen. Kedua Dosen ini diantaranya Wildan Mualim, Harfiahani Indah Rakhma Ningtyas. Sedangkan tiga mahasiswa yakni Yogi Nova Ardyantok, Jufani Al Faridzi, dan Sindyani Saputri.

Program Pengabdian Masyarakat ini mendapatkan Dana Hibah PKM dari Kemendikbudristek tahun anggaran 2023. Diharap dengan Program ini para ibu rumah tangga bisa terus mengembangkan bisnis UMKM-nya.

“Selain menumbuhkan ekonomi, PKM ini juga bertujuan agar ibu-ibu bisa mendirikan usaha dengan berbadan hukum yang sah,” tutup Erri. (red.IY)

Monday, August 28, 2023

Menteri BUMN: Pesta Rakyat Simpedes Dorong UMKM Naik Kelas

  


Pasuruan, rakyatindonesia.com – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir menyatakan, Pesta Rakyat Simpedes menjadi kesempatan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan kelas usaha mereka. Dia menjelaskan Pesta Rakyat Simpedes bukanlah sekadar ajang hura-hura, melainkan momen untuk membangun kesuksesan bagi para pelaku UMKM.

“Kegiatan ini bukan sebagai ajang hura-hura tapi bagaimana membangun momentum. Pesta Rakyat Simpedes ini juga menjadi pesta orang yang mau sukses,” kata Erick, di Taman Candra Wilwatikta, Pasuruan, Jawa Timur, ditulis Senin (27/8/2023).

Erick mengatakan, Pesta Rakyat Simpedes menjadi tempat bagi para pelaku UMKM untuk memamerkan produk-produk mereka, mendapatkan informasi, serta mengeksplorasi inovasi. Ia menilai sistem BRI (Bank Rakyat Indonesia) telah membentuk ekosistem yang luar biasa, tidak hanya melibatkan Bank BRI namun juga PNM (Permodalan Nasional Madani) dan PT Pegadaian.

Erick Thohir menyebutkan bahwa dalam blue print BUMN 2024-2034, pemberdayaan UMKM menjadi salah satu prioritas. Selain itu, fokus juga akan diberikan pada peningkatan infrastruktur yang modern, adaptasi dengan teknologi, dan ekonomi berkelanjutan.

“BRI sejak awal penggabungan menjadi ekosistem UMKM dan bahkan Dirut mengatakan sudah salurkan Rp1.015 triliun,” ujar Erick.

Angka ini menurutnya merupakan bukti konkret dari intervensi pemerintah terhadap UMKM. Ia sebagai Menteri BUMN menegaskan komitmennya terhadap sektor UMKM melalui infrastruktur yang dijalankan oleh Himbara (Himpunan Bank Milik Negara).

Erick Thohir menekankan pentingnya menjaga kesetaraan pertumbuhan ekonomi. Ia berpendapat bahwa pertumbuhan ekonomi yang baik tidak boleh hanya menguntungkan kelompok yang kaya atau besar saja, melainkan juga harus mampu mendorong pertumbuhan dan kesuksesan UMKM.

Dirut BRI, Sunarso, dalam kesempatan tersebut mengungkapkan bahwa saat ini sudah ada perusahaan holding di level ultramikro dan target telah ditetapkan untuk dicapai. Ia menekankan pentingnya semangat pemberdayaan dan pengawasan terhadap bagaimana UMKM dapat meningkatkan kelas usahanya.

Sunarso juga mengatakan bahwa tidak hanya membangkitkan perekonomian, tetapi juga penting untuk menjaga agar tidak ada kesenjangan yang terlalu besar, sehingga UMKM dapat berkembang dengan baik. “Sekarang sudah ada perusahaan holding di level ultra mikri dengan target yang sudah ditentukan,” katanya.

Sunarso menegaskan bahwa semangat wirausaha harus terus didorong dan diawasi. Dengan adanya blue print yang tepat, para pelaku UMKM bisa merasakan dampak positif dari inisiatif ini.(red.IY)

Thursday, August 24, 2023

Ketua KADIN Malang Resmikan Gerai UMKM di Desa Donomulyo

  

Malang, rakyatindonesia.com – Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Malang, Priyo Sudibyo, secara resmi meresmikan Gerai Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dengan nama Domasa atau Donomulyo Maju Bersama pada Rabu (23/8/2023).

Tujuan didirikannya Gerai Domasa adalah untuk mendorong pertumbuhan sektor UMKM di sekitar Pasar Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang.

Inisiatif Gerai Domasa ini berasal dari Bima Aminul Karim, seorang pemuda yang telah dianugerahi Penghargaan Pemuda Pelopor tingkat Jawa Timur. Ia telah mengalokasikan tokonya sebagai tempat untuk memajukan produk-produk UMKM dari wilayah Donomulyo.

Upacara peresmian gerai ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Republik Indonesia. Priyo mengungkapkan apresiasinya terhadap pembukaan gerai ini karena diharapkan dapat memberikan bantuan dan pendidikan dalam pengembangan serta pemasaran UMKM.

“Bentuk Gerai Domasa ini akan menjadi model awal dan rencananya kami akan membuka gerai serupa di setiap kecamatan,” tegas Priyo Sudibyo pada Kamis (24/8/2023).


Priyo yang akrab dipanggil “Bogank” dan juga menjabat sebagai Ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Malang, menjelaskan bahwa inisiatif gerai ini berasal dari Bima Aminul, yang juga merupakan anggota Kadin.

“Mas Bima adalah anggota Kadin, jadi kami selalu berdiskusi tentang bagaimana cara terbaik agar Gerai UMKM ini dapat berdiri, berkembang, dan tetap berjaya,” jelas Bogank.

Lebih lanjut, Bogank mengungkapkan bahwa terdapat sekitar 80 UMKM di Donomulyo, di mana 60 di antaranya telah mendapatkan sertifikat halal. Dari 20 usaha mikro dan menengah di Donomulyo, 2 di antaranya adalah pengrajin batik yang telah terdaftar dan memiliki Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI).

“Para pengrajin batik yang memiliki HAKI ini merupakan potensi yang unggul. Dengan dukungan berbagai pihak, kami yakin mereka dapat berkembang dengan pesat. Dengan bantuan dari Kementerian Parekraf RI, UMKM di Donomulyo, dalam waktu dekat, berpotensi meraih tingkat nasional. Kami berencana untuk memamerkan produk-produk dari Gerai Domasa ini dalam pameran-pameran mendatang,” tambah Bogank, yang juga menjabat sebagai Ketua Harian Bola Volly Kabupaten Malang dan Pengurus Sepatu Roda. (red.IY)

Saturday, March 4, 2023

Polres Probolinggo Dorong Nelayan Pelaku UMKM Bangkitkan Ekonomi Nasional

  



PROBOLINGGO, rakyatindonesia.com -,Kepedulian Sat Polairud Polres Probolinggo terhadap nelayan dan pelaku UMKM di Kabupaten Probolinggo dalam membangkitkan ekonomi, benar-benar diwujudkan.


Melalui Satpolairud Polres Probolinggo terus memberikan motivasi kepada warga khusunya nelayan tradisional yang saat ini tengah menjalankan usaha UMKM.


Kapolres Probolinggo AKBP AKBP Teuku Arsya Khadafi melalui Kasat Polairud Polres Probolinggo, AKP Slamet Prayitno mengatakan bahwa pihaknya senantiasa menjalin komunikasi dengan para Nelayan pelaku UMKM dan membantu jika ada permasalahan yang ada.


“Kami mendengar berbagai permasalahan yang dihadapi oleh pelaku UMKM, dan kami mencari solusi serta cara memecahkan permasalah tersebut,” ujar Kasat Polairud di kawasan UMKM Kawasan Ikan Asap di Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Jumat (3/3/23).


Kasat Polairud mengatakan persoalan yang paling mendasar dari pelaku UMKM adalah pemasaran dan branding produk itu sendiri, sehingga dirinya akan menjembatani persoalan ini dengan melakukan diskusi bersama Dinas Perikanan dan juga pihak Perbankan.


“Memang ada beberapa persoalan yang dihadapi oleh pelaku UMKM, dan yang paling krusial adalah branding atau pemasaran dari produk itu sendiri, pelaku UMKM butuh wawasan dan kemampuan menjajakan produknya melalui media digital,” ujar , AKP Slamet.


Dalam kesempatan tersebut, , AKP Slamet  juga mengingatkan kepada pelaku UMKM, bahwa dalam menjalankan usahanya,untuk tidak saling menjatuhkan antara satu sama lain.


“Semua ada pangsa pasarnya sendiri, bila perlu, antara pelaku UMKM yang satu dengan yang lain bersatu untuk sama-sama memasarkan produknya ke luar daerah,”tambah , AKP Slamet.


Sementara Herman salah satu pelaku UMKM Warung Te Anis Ikan Asap yang sempat dikunjungi tersebut menyatakan, terima kasih atas kunjungan dari Tim Sat Polairud Polres Probolinggo dan selama ini persoalan yang sering dihadapi oleh pelaku UMKM adalah masalah pemasaran.


“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungannya dan membantu kami dalam memiliki wawasan dan kemampuan dalam memasarkan produk melalui media digital, semoga kunjungan Tim Sat Polairud hari ini dapat membantu nelayan dan pelaku UMKM dalam membangkitkan ekonomi,” pungkas Herman, yang menekuni usaha kuliner Ikan Asap di Jalan Pantura Dringu. (red)

Saturday, December 10, 2022

AS Beri Hibah Rp10 T untuk Infrastruktur dan UMKM di 5 Provinsi di Indonesia

  


Jakarta, rakyatindonesia.com - Pemerintah Amerika Serikat melalui Millennium Challenge Corporation (MCC) memberikan hibah dalam program Indonesia Compact senilai $698 juta atau Rp10,8 triliun yang mencakup $649 juta dari Washington dan kontribusi Jakarta sebesar $49 juta.

MCC merupakan badan independen pemerintah Amerika Serikat yang bekerja untuk mengurangi kemiskinan global melalui pertumbuhan ekonomi.

Usulan hibah Indonesia Compact dirancang untuk meningkatkan infrastruktur transportasi dan logistik Indonesia, mengembangkan infrastruktur berkualitas tinggi dan sadar iklim di lima provinsi sekaligus membuka akses keuangan bagi para pengusaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Hibah ini akan memanfaatkan sumber daya milik Indonesia dan fokus pada keberlanjutan dan skalabilitas, meningkatkan ketahanan negara terhadap perubahan iklim dan guncangan eksternal lainnya sambil menciptakan lebih banyak peluang bagi bisnis untuk mengakses modal pasar,” ujar Chief Executive Officer MCC, Alice Albright dalam siaran pers Kedutaan AS di Jakarta, Sabtu, 10 Desember 2022.

“Ini akan sangat berdampak terutama bagi usaha mikro, kecil, dan menengah di Indonesia yang menghasilkan sekitar 60 persen PDB negara dan mempekerjakan hampir semua tenaga kerja sektor swasta negara.”

Usulan hibah bilateral terbesar dalam sejarah MCC ini diharapkan dapat memberikan manfaat di berbagai provinsi prioritas dengan populasi gabungan mencapai lebih dari 23 juta orang Indonesia, termasuk lebih dari 48.000 UMKM.

“Meningkatkan akses keuangan untuk usaha mikro, kecil, dan menengah, terutama yang dimiliki perempuan, akan memungkinkan seluruh segmen populasi untuk memulai, membangun, dan menumbuhkan generasi usaha baru, menarik lebih banyak investor sektor swasta sambil menciptakan peluang perdagangan regional,” tambah Albright.

Selain penerapan reformasi kebijakan dan kelembagaan, usulan program hibah ini akan mencakup tiga proyek terpisah untuk menjawab kendala ekonomi berbeda yang diidentifikasi melalui analisis bersama, dan selaras dengan prioritas pembangunan Indonesia sendiri:

Dalam hibah tersebut, termasuk untuk Proyek Memajukan Aksesibilitas Transportasi dan Logistik Lanjutan (ATLAS) senilai $350 juta yang bertujuan meningkatkan perencanaan dan persiapan transportasi di provinsi sasaran dengan mempersiapkan, menyusun, mengadakan, dan memberikan dukungan kepada pemerintah daerah.

Selain itu, Proyek Pengembangan Pasar Keuangan” (FMDP) senilai $95 juta, yang akan mengatasi penyebab pasar pembiayaan proyek dan pasar modal belum berkembang dengan membangun kapasitas dan memobilisasi keuangan hijau dan mekanisme keuangan campuran lainnya.

Proyek Keuangan Akses ke Pembiayaan untuk Usaha Milik Perempuan, Mikro, Kecil, dan Menengah senilai $136 juta untuk meningkatkan pinjaman dari penyedia layanan keuangan formal kepada usaha-usaha ini di provinsi sasaran dengan mengumpulkan dan menganalisis data kinerja keuangan dan teknis UMKM, serta memberikan bantuan teknis, pelatihan literasi digital dan keuangan, dan dukungan pengembangan bisnis berbasis permintaan lainnya.

Proyek Pengembangan Pasar Keuangan akan fokus pada tingkat nasional sedangkan dua program lainnya akan dilaksanakan pada tingkat daerah di provinsi Sulawesi Utara, Riau, Kepulauan Riau, Bali, dan Sumatra Selatan.

MCC sebelumnya bermitra dengan pemerintah Indonesia dalam program ambang batas senilai $55 juta untuk memperkuat sejumlah lembaga antikorupsi dan menargetkan imunisasi anak. (Red.Sl)

Monday, November 21, 2022

Pemprov DKI Siapkan 2 Ribu Kuota Pendaftaran Merek UMKM Gratis Tahun Ini



Jakarta, rakyatindonesia.id - Pemprov DKI Jakarta membuka 2 ribu kuota untuk memfasilitasi pendaftaran hak merek usaha mikro kecil menengah (UMKM). Kuota itu dibuka sepanjang tahun 2022 ini.

Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Marullah Matali dalam acara Roving Seminar Kekayaan Intelektual di Hotel Bidakara, Senin (21/11/2022).

"Untuk 2022 ini, kami siapkan 2 ribu kuota fasilitasi untuk UMKM," kata Marullah Matali di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Senin (21/11/2022).

Sejauh ini, pihaknya telah memfasilitasi pendaftaran hak merk untuk 1.500 UMKM di Ibu Kota. Karena itu, Pemprov DKI Jakarta menerima apresiasi dari Kementerian Hukum dan Asasi Manusia (Kemenkum HAM) dalam memacu pertumbuhan kreativitas dan inovasi kekayaan intelektual dalam rangka pemulihan ekonomi nasional.

"Pemda DKI telah fasilitasi pendaftaran hak merek untuk 1.500 UMKM," jelas dia.

Marullah meyakini sistem kekayaan intelektual mampu mendorong pemulihan ekonomi nasional di era digital saat ini. Karena itu, dia mengajak pemerintah daerah memahami secara komprehensif pemanfaatan sistem tersebut.

"Merupakan keharusan bagi pemerintah daerah memahami secara komprehensif terkait manfaat hadirnya sistem kekayaan intelektual sebagai salah satu pendorong pemulihan ekonomi, nasional," imbuhnya.
© Copyright 2020 Rakyat-Indonesia.com | REFERENSI BERITA INDONESIA | All Right Reserved