Thursday, April 18, 2024

Polres Malang Berhasil Amankan Dua Tersangka Spesialis Pembobol Sekolah saat Libur Lebaran


MALANG, rakyatindonesia.com - Aparat Kepolisian Resor Malang, Polda Jatim, berhasil menangkap dua terduga pelaku pembobolan sekolah di Desa Sukoanyar, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. 

Kedua terduga pelaku tersebut melancarkan aksinya saat sekolah sepi menjelang libur lebaran.

Kapolsek Pakis AKP Sunarko Rusbiyanto mengatakan, kedua pelaku berinisial MT (24) dan SN (19), yang merupakan warga DesaSukoanyar, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. 

Kedua pria pengangguran itu berhasil ditangkap petugas Unit Reskrim Polsek Pakis, di Dusun Cokro, Desa Sukoanyar, Kecamatan Pakis, Rabu (10/4/2023) dini hari.

"Kami berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang terjadi di Sekolah Dasar Negeri 02 Desa Sukoanyar, Kecamatan Pakis, dua orang terduga pelaku berhasil kita amankan," kata AKP Sunarko dalam konferensi pers di Polsek Pakis, Selasa (16/4/2024).

Kapolsek Pakis menjelaskan, kasus pembobolan sekolah tersebut diketahui terjadi pada 04 April 2024 lalu. 

Saat itu, penjaga sekolah yang hendak membersihkan area sekolah kaget setelah mengetahui kaca jendela ruang guru dalam keadaan pecah. 

Ketika diperiksa barang-barang berupa lima buah laptop Chromebook, sebuah proyektor, LCD, serta sebuah speaker aktif yang merupakan barang bantuan dari Dana Alokasi Khusus DAK) serta Bantuan Operasional Sekolah (BOS) telah raib. Kerugian ditaksir mencapai Rp 46 juta rupiah.

“Kejadian tersebut dilaporkan ke Polsek Pakis kemudian ditindaklanjuti dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan saksi-saksi,” lanjutnya.  

Dikatakan AKP Sunarko, anggota yang melakukan penyelidikan kemudian berhasil mengidentifikasi pelaku yang disinyalir hendak menjual barang-barang hasil curian tersebut dengan harga murah di media sosial. 

Tanpa membuang waktu, petugas yang menyamar menjadi pembeli langsung melakukan penangkapan terhadap kedua pelaku ketika mengetahui nomor seri barang yang dijual ternyata sesuai dengan laporan kehilangan. 

Tersangka dan barang bukti kemudian dibawa ke Polsek Pakis guna proses penyidikan lebih lanjut.

“Modusnya yaitu tersangka mencongkel jendela menggunakan obeng kemudian setelah masuk mencongkel beberapa almari yang mana almari tersebut ada isinya yaitu berupa laptop,” imbuhnya.

Sementara itu, Kasihumas Polres Malang Ipda Dicka Ermantara menyebut, berdasarkan hasil pemeriksaan kedua pelaku mengaku telah beberapa kali melakukan pencurian di sekitar wilayah Kecamatan Pakis dan Kecamatan Jabung. 

Sedikitnya terdapat 4 sekolah dan satu bangunan café yang telah menjadi sasaran duo pelaku ini.

Tersangka mengaku bangunan sekolah relatif aman untuk dibobol karena minim pengawasan sehingga lebih leluasa saat melakukan aksi pencurian.

"Pengakuan kedua tersangka pernah melakukan pencurian di 4 sekolah dan café di wilayah Kecamatan Pakis dan Jabung. Motifnya ekonomi karena kedua pelaku ini tidak bekerja," ujar Ipda Dicka.

Kini kasus tersebut telah ditangani penyidik Polsek Pakis. Petugas masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap keterangan pelaku terkait kemungkinan melakukan perbuatan yang sama di tempat lain.

Atas perbuatannya, kedua tersangka akan dihadapkan pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (red.Tim)

Saturday, January 20, 2024

Pemkot Cirebon Bakal Bangun Museum Topeng Wayang Wong

 

Cirebon, rakyatindonesia.com - Menambah daya tarik nilai pariwisata, Pemerintah Kota Cirebon berencana membuat museum topeng wayang wong yang berlokasi di salah satu bangunan gedung Balaikota Cirebon.


Hal itu diungkapkan oleh, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Cirebon, Agus Sukmanjaya saat diwawancara, Jumat (19/1/2024).

"Di tahun 2024, Insya Allah sebuah momentum untuk kita bisa menata dan mengembangkan potensi pariwisata baru di Kota Cirebon," kata Agus.

Agus menyampaikan, rencana ini menjadi salah satu program prioritas pemerintah daerah di tahun 2024. Bukan tanpa alasan, program ini dalam upaya untuk pemajuan kebudayaan dan pelestarian nilai sejarah.


"Ada banyak momentum di 2024 yang mungkin jadi triger untuk meningkatkan kunjungan wisata," ucapnya.


"Pada 2024 kami sudah izin dan melaporkan kepada Pj Wali Kota dan Sekda. Area sebagian gedung balaikota yang sebelah kanan dijadikan museum topeng wayang wong," bebernya.


Ia menegaskan, upaya ini sebagai bentuk keberpihakan pemerintah daerah terhadap warisan budaya di Kota Cirebon.


Hal yang mendasar mengenai tercetusnya ide ini bermula dari minimnya wisata museum di Kota Cirebon.


"Sampai saat ini (Pemkot Cirebon) belum punya (museum), tahun ini akan ada satu dijadikan museum," terangnya.


Segala persiapan untuk museum topeng wayang wong telah dilakukan. Ia menerangkan, nantinya dalam museum tersebut bakal terdapat 150 karakter wayang wong yang ada di Cirebon dan tentunya berbeda dengan kesenian wayang wong di wilayah Jawa Tengah.


"Kalau di Jateng lebih ke fisik orangnya, dilukis. Tapi di Cirebon itu orangnya tidak banyak, tapi karakternya diwakili oleh topeng," jelasnya.


Guna memenuhi persiapan tersebut, pihaknya kini sedang memesan 150 topeng karakter wayang wong.


"Kita cukup prihatin museum wayang wong Cirebon adanya di Solo bukan di Cirebon. Kita akan coba, ini menjadi upaya edukasi dan literasi kepada anak-cucu kita nanti bahwa kita punya ragam budaya," bebernya. (red.w)



© Copyright 2020 Rakyat-Indonesia.com | REFERENSI BERITA INDONESIA | All Right Reserved