Thursday, April 25, 2024

Polisi Bersama TNI dan Warga Gotong Royong Bersihkan Material Luapan Sungai Jurang Dandang di Nganjuk

  

NGANJUK,  rakyatindonesia.com - Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si., kembali menerjunkan anggotanya dalam rangka bahu membahu bersama TNI dan warga melakukan pembersihan sisa-sisa lumpur dan material lainnya akibat luapan sungai Jurang Dandang, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk, Rabu (24/04/2024).

Seperti diketahui, luapan sungai Jurang Dandang terjadi pada Selasa (23/04/2024) sekitar pukul 15.00 WIB hingga pukul 21.30 WIB.

Luapan itu membanjiri sedikitnya 4 desa yaitu Desa  Ngringin, Desa Sawahan, Desa Prayungan dan Desa Banggle, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk.

“Kami bersama unsur 3 pilar Kecamatan Lengkong berupaya secepatnya membersihkan lumpur dan material lain yang terbawa oleh luapan Sungai,” ujar AKBP Muhammad.

Hal ini kata AKBP Muhammad untuk menghindari tersebarnya penyakit serta bahaya yang dapat ditimbulkan karena genangan air.

Diharapkan dengan dilakukan pembersihan sisa-sisa luapan air ini, aktivitas perekonomian dan mobilitas masyarakat secepatnya kembali normal.

Dengan demikian diharapkan kehidupan di daerah yang terdampak dapat segera pulih normal seperti semula.

Selama proses pembersihan, anggota Polres Nganjuk juga memberikan edukasi kepada warga sekitar tentang cara-cara aman dalam menghadapi bencana alam.

Selain itu Masyarakat juga dihimbau membersihkan lingkungan masing – masing demi mencegah terjadinya banjir.

“Bagi yang terkena dampak luapan air pembersihan ini untuk mencegah penyebaran penyakit,”kata AKBP Muhammad.

Kapolres Nganjuk berharap dengan edukasi ini, masyarakat akan lebih siap dan tanggap dalam menghadapi bencana alam yang kemungkinan terjadi.

“Kita berdoa semoga tidak ada lagi bencana alam di Nganjuk, dan kalaupun ada minimal masyarakat dapat berkontribusi aktif dalam upaya pencegahan dan penanganannya,” pungkas AKBP Muhammad. (red.Time)

"Kopi Kamtibmas" Kapolres Pamekasan Ajak Ubah Stigma Club Motor Menjadi Lebih Positif

 

PAMEKASAN,  rakyatindonesia.com - Dalam rangka menjalin kemitraan demi terciptanya kondusifitas Wilayah Hukum Kabupaten Pamekasan Pulau Madura, Kapolres Pamekasan, AKBP Jazuli Dani Iriawan, terus berbaur dengan semua elemen masyarakat. 

Salah satu upaya pendekatan untuk terjalin sinergitas yakni dengan cara melakukan kegiatan yang bertajuk "Kopi Kamtibmas".

Pada kegiatan Kopi Kamtibmas kali ini AKBP Jazuli Dani Iriawan menyempatkan diri untuk berbaur dengan puluhan anggota Komunitas Vespa Pamekasan yang ada di Pulau Madura.

Kegiatan "Kopi Kamtibmas" di laksanakan  di depan Pos Keamanan Lebaran Ketupat Areal Monumen Arek Lancor Pamekasan sisi timur, Selasa (23/4) malam.

Dalam kesempatan tersebut Kapolres Pamekasan AKBP Jazuli Dani Iriawan dihadapan anggota komunitas Vespa Pamekasan meminta agar memperkuat hubungan silaturrahmi serta bersinergi untuk menciptakan Kabupaten Pamekasan khususnya dan Madura umumnya menjadi aman dan kondusif.

"Saya berharap juga, dengan komunitas ini kita bisa mempunyai kegiatan-kegiatan positif yang bisa membantu masyarakat yang nantinya membutuhkan," kata AKBP Jazuli Dani Iriawan. 

Tak hanya itu, AKBP Jazuli Dani Iriawan yang miris dengan Stigma Negatif masyarakat kepada klub-klub motor yang selama ini kerap kali dipandang sebelah mata yang selalu diidentikan dengan balap liar.

Ia berharap ada perubahan Stigma Negatif itu menjadi Positif yakni dengan cara melakukan perbuatan baik.

“Nah agar dengan adanya komunitas Vespa ini kita bisa sedikit menggeser bahwasannya klub motor itu bisa berbuat baik yang tentunya juga  terbaik,”tutur AKBP Dani.

Kapolres Pamekasan juga menyampaikan bahwasanya dalam rangka mengubah stigma negatif menjadi ke arah yang lebih baik itu, dirinya akan selalu menginisiasi dan selalu mendukung untuk melakukan kegiatan yang positif ke depan.

“Berbuat baik itu tentunya baik untuk semua elemen Masyarakat pada umumnya,"ujar AKBP Dani Iriawan.

Menurutnya kegiatan kumpul seperti itu jika memang bisa diagendakan seberapapun yang kumpul, minimal menjadi ajang silaturahmi.

Bahkan ia berharap jika memungkinkan kegiatan silaturahmi itu dilaksanakan setiap Minggu atau sebulan sekali.

“Kalau memang tidak, ya mungkin sebulan sekali minimal kita bisa kumpul terus  untuk bisa merencanakan kegiatan positif ke depannya apa yang mau kita laksanakan,”pungkasnya.

Sebagai penutup "Kopi Kamtibmas" dilanjutkan touring sepanjang jalan P. Diponegoro, jalan Kabupaten, jalan Bahagia, jalan Dirgahayu, jalan Pintu gerbang dan kembali ke Taman Monumen Arek Lancor.

Dalam ajang tersebut semua motor tetap menggunakan motor sesuai standart pabrikan meskipun ada modifikasinya.

Untuk knalpot juga disesuaikan dengan spesifikasi Teknik dan pengendara juga dilengkapi dengan penggunaan helm SNI. (red.Time)

© Copyright 2020 Rakyat-Indonesia.com | REFERENSI BERITA INDONESIA | All Right Reserved