Saturday, May 18, 2024

Polres Ngawi Berhasil Amankan 3 Tersangka Sindikat Illegal Logging

 


NGAWI, rakyatindonesia.com - Satreskrim Polres Ngawi Polda Jawa Timur bersama Perhutani berhasil mengungkap kasus illegal logging di kawasan hutan jati RPH Ngantepan BKPH Getas petak 82b-2 . 

Dari hasil ungkap kasus tersebut, Polisi berhasil mengamankan 3 orang tersangka illegal logging, berikut menyita sejumlah barang buktinya.

Kapolres Ngawi AKBP  Argowiyono S.H., S.I.K., M. Si. dalam konferensi pers di depan kantor media center Humas Polres Ngawi mengatakan, awal ditangkapnya 3 tersangka karena ada laporan dari pihak Perhutani Ngawi.

"Setelah kita menerima laporan dari Kantor Perhutani Ngawi, terkait adanya pencurian kayu jati di  RPH Ngantepan, Pitu, kami bersama dengan Perhutani langsung menyisir wilayah hutan tersebut dan menemukan 22 batang kayu jati dengan berbagai macam ukuran," tutur Kapolres Ngawi, Kamis (16/5/2024)

Ia menjelaskan setelah melakukan pengecekan dan serangkaian penyelidikan maka berhasil mengungkap kasus, serta mengamankan 3 orang tersangka. Sementara 5 orang lainnya masih buron.

“Kami lakukan penangkapan setelah bukti di lapangan cukup, 3 orang sudah diamankan, sedang untuk 5 orang yang identitas sudah ada saat ini DPO, ” tambahnya.

Adapun 3 tersangka yang berhasil diamankan polisi yakni inisial L bin I seorang residivis (39), AS bin P (46), N als S bin P (43). Ketiganya merupakan warga Ngawi.

“Pelaku saat ini ditahan di rutan (rumah tahanan) Polres Ngawi untuk pemeriksaan lebih lanjut," kata AKBP Argo.

Adapun barang bukti yang disita berupa 1 ( satu) unit sepeda Yamaha Jupiter, 2 (dua) unit senso, 22 (dua puluh dua) batang kayu jati berbagai ukuran 

Atas kasus ilegal loghing ini, para pelaku bisa di jerat pasal 82 ayat (1) huruf c dan pasal 83 (1) huruf b Jo pasal 12 huruf e UURI Nomer 18 tahun 2013, tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan, sebagaimana diubah dalam pasal 37 angka 12 dan angka 13 UURI nomor 6 tahun 2023 tebtang cipta kerja.

“Ancaman hukuman minimal satu tahun, maksimal 5 tahun penjara," tutup AKBP Argo didampingi Wakapolres Kompol Achmad Robial, Kasat Reskrim AKP Joshua dan Kasihumas Iptu Dian. (red.Tim)

Wednesday, May 15, 2024

Tekan Stunting, Polisi Dukung Program Phentul Melikan di Ngawi

NGAWI, rakyatindonesia.com - Polres Ngawi Polda Jatim turut menyukseskan program pemerintah dalam menekan angka stunting,  salah satunya dengan program "Phentul Melikan" (Penitipan Anak Asuh Stunting Melalui Anggota Polisi Turunkan Prevelensi).

Kapolres Ngawi AKBP Argowiyono, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kasihumas Iptu Dian mengatakan bahwa Polsek jajaran secara rutin melaksanakan kegiatan tersebut.

"Polres dan Polsek jajaran secara rutin melaksanakan program Penthul Melikan, demi menekan angka stunting dan kesehatan para balita di Ngawi," tutur Dian, Rabu (15/5/2024)

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi, kali ini dilaksanakan di salah satu rumah warga yang berada di Desa/Kecamatan Kwadungan.

"Kunjungan ini memantau perkembangan anak stunting sekaligus memberikan  bahan makanan bergizi, diantaranya susu, vitamin dan buah-buahan untuk tumbuh kembang anak," lanjut Dian.

Sasaran program Polres Ngawi dan Polsek jajaran ini adalah para balita stunting dan ibu-ibu hamil.

"Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan, sasarannya adalah para balita stunting dan ibu hamil," tambah Dian

Penerima bantuan program Penthul Melikan,  merasa senang telah dikunjungi dan diberikan tambahan makanan bergizi

"Alhamdulillah, terima kasih Pak Polisi, telah rutin memberikan tambahan gizi untuk anak kami," ucap Dewi (30)

Tujuan dari pelaksanaan kegiatan tersebut tidak hanya memberikan tambahan gizi, namun juga menjalin kemitraan antara Polri, Dinas Kesehatan, Pemerintah Desa dan warga masyarakat, utamanya penderita stunting di Desa Kwadungan 

Sementara itu Kapolsek Kwadungan AKP Jais Bintoro, S.H berharap dari apa yang telah dilakukan adalah bisa memberikan dampak positif hingga kondisi yang lebih baik lagi.

"Semoga apa yang kami berikan dapat bermanfaat,”ujarnya. (red.Tim)

Monday, April 8, 2024

Kapolda Jatim Cek Pospam Lebaran di Ngawi, Pastikan Mudik Ceria Mudik Penuh Makna


NGAWI, rakyatindonesia.com - Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Irjen Pol Drs. Imam Sugianto, M.Si bersama Forkopimda Propinsi Jatim melakukan pengecekan pos-pos Lebaran 2024 yang ada di wilayah Ngawi, pada Senin (8/4/2024)


Rombongan Forpimda  Jatim yang memantau dari udara turun di lapangan Armed 12 Ngawi disambut oleh Kapolres Ngawi AKBP Argowiyono bersama Forkopimda Ngawi, untuk memantau langsung di 2  pos yang ada di Ngawi 


Kali ini yang dicek adalah Pos Terpadu Lebaran 2024 yang terletak di perbatasan Jateng-Jatim yang berada di  Kecamatan Mantingan dan pos pelayanan yang berada di rest area Ngawi tol KM 575 A


Pantauan arus lalu lintas 2 hari jelang lebaran tersebut dalam rangka Operasi Ketupat Semeru 2024 yang mengambil tema 'Mudik Ceria Mudik Penuh Makna'


Selain memantau arus lalu lintas, dicek juga kesigapan anggota serta fasilitas yang ada di pos-pos dalam memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat, sehingga pemudik merasa aman, nyaman, ceria dan bermakna.


Kapolda Jatim mengatakan hasil pantauan arus lalin dan pengecekan pos, secara umum semua berjalan dengan baik.


Menurutnya, jelang  lebaran ini arus lalu lintas yang melintas Ngawi masih terpantau lancar.


“Petugas juga sudah siap, fasilitas cukup, dan pelayanan juga sudah lumayan baik, tadi saya juga sudah ngobrol sama pemudik yang sedang istirahat di sini,” ujar Kapolda Jatim 


Ia mengungkapkan saat ini jajaran kepolisian terus memantau kesiapan dan kesigapan pos - pos pengamanan dan pelayanan yang ada.


“Termasuk konsentrasi kegiatan pengamanan arus mudik dan balik yang berlangsung nantinya,” tambah Kapolda Jatim 


Semua itu kata Kapolda Jatim dimaksudkan agar masyarakat merasa aman, nyaman, ceria juga berkesan dan bermakna saat mudik dan balik pada lebaran tahun 2024 kali ini.


Sementara itu, Forpimda Jatim selain memberikan bantuan sosial berupa kruk/tongkat untuk para manula (manusia lanjut usia) dan bingkisan lebaran kepada warga Mantinhan dan para petugas yang ada di Rest Area Tol KM 575 A Ngawi.


Kapolda Jatim juga terus memberikan semangat kepada petugas yang berjaga di pos, untuk selalu menjaga kesehatannya agar maksimal dalam melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat.


Tujuan didirikan Pos pengamanan/pelayanan dalam Operasi Ketupat Semeru 2024 ini, diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat menjelang, saat dan sesudah perayaan Hari Raya Idul Fitri 1445 H


Petugas yang berdinas juga memberikan imbauan kepada  masyarakat khususnya pemudik, untuk selalu menjaga keselamatan berlalu lintas selama melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman masing-masing. 


Polres Ngawi bersinergi dengan Pemkab dan Instansi terka Ngawi mendirikan 9 pos yang terbagi sebagai berikut: 


1. Pos pengamanan pada rawan kriminalitas, yang berada di: 

- Alun-alun Kab. Ngawi

- Monumen Soerjo

- Pasar Kedungprahu

- Pasar jogorogo


2. Pos pelayanan  sentra para pemudik akan berada di:

- Rest area tol 575 A Ngawi

- Rest area tol 575 B Ngawi

- Terminal Kertonegoro

- Stasiun Ngawi 


3. Pos pengamanan terpadu berada di perbatasan Mantingan 


Selain itu juga digelar beberapa pos pantau di pertigaan Tawun, Sawo Karangjati, Simpang Karangasri, Perbatasan Keras dan Subterminal Geneng yang merupakan lokasi trouble spot, black spot, obyek wisata, tempat perbelanjaan, dan tempat lainnya yang memerlukan kehadiran petugas.


"Polres Ngawi mendirikan beberapa pos yang terdiri dari pos pengamanan dan pos pelayanan yang tersebar di wilayah Ngawi, agar masyarakat merasa aman dan nyaman," ucap Kapolres Ngawi AKBP Argowiyono, S.H., S.I.K., M.Si.


Pelibatan personel sebanyak 601 personel terdiribsaei Polres Ngawi 300 pers, Kodim 54 pers, Pom AD 4 pers, Dishub 54 pers, Satpol PP 54 pers, PMK 12 pers, Dinkes 54 pers, dan Perhutani 15 pers. (red.Tim)

Friday, March 29, 2024

Polres Ngawi Peduli, Bantu Bedah Rumah Warga Berkebutuhan Khusus di Karangjati

 


 NGAWI, rakyatindonesia.com – Polres Ngawi Polda Jatim kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kondisi rumah warga yang tidak mampu untuk dibedah agar menjadi layak huni dan nyaman bagi penghuninya.

Kali ini, Polres Ngawi menggandeng BAZNAS Kab. Ngawi untuk bersama-sama membedah rumah salah satu warga di Desa Dungmiri Kec. Karangjati Kab. Ngawi yang berkebutuhan khusus.

Kapolres Ngawi AKBP Argowiyono, S.H., S.I.K., M.Si., menjelaskan bahwa tujuan dipilihnya merenovasi rumah Bambang warga Dsn Dungmiri RT 003 RW 001 Ds Dungmiri Kec Karangjati yang mempunyai putri berkebutuhan khusus, agar lebih mudah beraktifitas di dalam rumah.

"Sengaja kami bedah  rumah pak Bambang, agar putrinya yang bernama Mbak Angjeli lebih mudah beraktifitas di dalam rumah dengan kursi rodanya," tutur Argo pada Senin, (25/3/2024).

Dengan disaksikan Forpimcam Karangjati dan masyarakat sekitar, Kapolres Ngawi  AKBP Argowiyon, didampingi Komandan Kodim 0805 Ngawi Letkol Arm Didik Kurniawan, SIP dan Ketua Baznas Ngawi Samsul Hadi memotong pita secara bersamaan, sebagai tanda diresmikannya rumah yang telah dibedah untuk dihuni.

Bedah rumah ini digelar sebagai bentuk kepedulian TNI Polri bersama BAZNAS  kepada masyarakat yang tidak mampu. 

"Bedah rumah ini dilakukan sebagai wujud kepedulian dan perhatian kepada warga yang masuk kategori tidak mampu dan semoga bermanfaat," tutur Kapolres Ngawi AKBP Argowiyono.

Kapolres Ngawi juga ingin menggugah semangat dan empati untuk peduli dengan lingkungan sekitar, tidak hanya bagi internal petugas Kepolisian tetapi juga masyarakat secara luas.

"Kami (TNI Polri) menggelar beberapa kegiatan yang bersifat sosial dan dampaknya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Salah satunya memperbaiki rumah warga tak mampu agar lebih layak huni,” lanjutnya.

Bedah rumah ini juga atas bantuan dan sebagai Darma  Bakti 20 (dua puluh) tahun pengabdian Alumni Akademi TNI-Polri  2003/Bramastya (Yon Tantya Sudhirajati) sebagai bentuk sinergitas TNI-Polri untuk negri.

Dalam kesempatan tersebut, keluarga Angjeli mengucapkan terima kasih kepada semua pihak antara lain TNI Polri, BAZNAS Kab. Ngawi, Perangkat Desa Dungmiri, Forpimcam Karangjati dan masyarakat yang telah membantu pembangunan bedah rumahnya.

Angjeli yang tidak menyangka bahwa rumahnya dibedah menjadi layak huni dan  bagus, tak henti-hentinya mengucapkan terima kasih, apalagi mendapat kursi roda baru.

“Matur suwun, matur suwun (terima kasih) pak Kapolres Ngawi dan TNI yang telah membantu membangun rumah saya  Alhamdulillah rumah saya sudah bagus, tidak bocor,”ungkap Angeli yang juga menerima bantuan kursi roda.

Di kesempatan yang sama, Kapolres Ngawi, Dandim dan BAZNAS Ngawi juga membagikan paket sembako untuk warga sekitar rumah Angjeli sebanyak 50 paket. (red.Tim)

Monday, March 25, 2024

Pelihara Harmonisasi, Polres Ngawi Buka Puasa Bersama Perguruan Pencak Silat


 NGAWI, rakyatindonesia.com- Kapolres Ngawi AKBP Argowiyono, S.H., S.I.K., M.Si menggelar acara buka bersama dengan perguruan pencak silat di Karangjati di halaman depan Polsek Karangjati Polres Ngawi.

Sebelum kegiatan dimulai, Kapolres Ngawi bersama Dandim 0805 Ngawi Letkol Arm Didik didampingi pejabat utama Polres, Kapolsek Karangjati AKP Sugeng Wahyudi, S.Sos dan Bhayangkari serta Persit Kartika Candra Kirana juga anggota perguruan pencak silat membagikan takjil berupa nasi kotak untuk masyarakat yang melintas di depan Polsek Karangjati.

Dalam sambutannya, Kapolres Ngawi AKBP Argowiyono, S.H., S.I.K., M.Si menyampaikan bahwa silaturahmi dengan perguruan pencak silat perlu dijaga agar harmonis dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

"Silaturahmi dengan perguruan pencak silat perlu dijalin agar turut serta menjaga kamtibmas di wilayah Ngawi khususnya Karangjati," tutur Kapolres Ngawi didampingi Dandim 0805 Ngawi.

Selanjutnya, AKBP Argowiyono juga menyampaikan bahwa bulan Ramadan adalah bulan yang penuh berkah dan menjadi momentum untuk meningkatkan ibadah dan amal baik. 

Ia juga menekankan pentingnya menjalin persatuan dan kesatuan demi terjaganya kerukunan, apalagi setelah pesta demokrasi yakni Pemilu 2024.

Selain itu, Kapolres Ngawi juga mengingatkan tentang pentingnya berbuat baik dan menjaga keharmonisan di wilayah Karangjati 

"Menjaga kerukunan ini, merupakan bagian dari nilai-nilai agama, apalagi saat ini bulan suci Ramadhan," pungkasnya.

Sebagai informasi, nasi lengkap dengan lauk pauk yang dibagikan kepada masyarakat sejumlah 500 kotak dan untuk berbuka bersama dengan perguruan pencak silat adalah hasil olahan dari Dapur SAE Ramadhan Polres Ngawi yang bertempat di Polsek Karangjati.(red.Tim)

Wednesday, March 20, 2024

Polisi Hadirkan Dapur SAE Ramadhan Selama Bulan Puasa di Ngawi

 

NGAWI–,rakyatindonesia.com   Jajaran Polres Ngawi serta Bhayangkari mengisi bulan Ramadhan dengan menebar kebaikan.

Seperti yang dilaksanakan oleh Polsek Kota Ngawi kali ini yang dipimpin AKP Suyadi, S.H dengan membagikan makanan siap saji kepada pengguna jalan menjelang buka puasa 

Pembagian makanan siap saji tersebut merupakan kegiatan yang sudah menjadi tradisi Polres Ngawi dan Polsek jajaran di bulan suci Ramadan 1445 H.

Kapolres Ngawi AKBP Argowiyono, S.H., S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Ngawi Kota AKP Suyadi, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, terutama mereka yang sedang menjalankan ibadah puasa Ramadhan.

“Pembagian makanan tersebut juga bertujuan untuk menciptakan hubungan yang lebih baik antara kepolisian dan masyarakat,” ujar Suyadi.

Kapolse Ngawi kota juga menyampaikan dengan hadirnya personel Polisi di tengah masyarakat terutama pada pengguna jalan, dapat memberikan rasa aman, tenang dan nyaman.

"Dengan hadirnya Polisi di tengah masyarakat, diharapkan dapat memberikan rasa aman, tenang dan nyaman," lanjut Suyadi

Sejumlah 250 (dua ratus lima puluh) kotak makanan yang diberikan kepada masyarakat tersebut merupakan hasil olahan dari anggota Polsek Ngawi Kota dan Bhayangkari yang dimasak langsung di dapur SAE Ramadhan Polsek Ngawi Kota.

Kegiatan dapur SAE Polres Ngawi, dilaksanakan secara bergiliran selama sebulan penuh pada Ramadhan 1445 H

Dengan mempertimbangkan keselamatan masyarakat saat pembagiannya, maka pengguna jalan yang lewat diarahkan untuk memasuki halaman Polsek.

"Kami juga memperhatikan keselamatan pengguna jalan, kami arahkan untuk memasuki halaman Polsek, agar tidak mengganggu jalan raya," tutup Suyadi 

Sebagai informasi dipilih kata SAE sesuai dengan slogan Polres Ngawi SAE yang berarti Santun Amanah dan ber-Etika. (red.Tim)

Monday, February 26, 2024

4 Rumah dan 1 Sekolah di Ngawi Terdampak Longsor

 

Ngawi, rakyatindonesia.com - Longsor terjadi di Desa Pocol, Kecamatan Sine, Ngawi. Longsor terjadi saat hujan deras merata di Ngawi.


"Betul jadi selain bencana banjir, juga ada bencana tanah longsor. Kalau banjir di Mantingan dan tanah longsor di wilayah Sine," kata Kapolres Ngawi AKBP Argowiyono saat dikonfirmasi detikJatim Senin (26/2/2024).


Dia menjelaskan tidak ada korban jiwa, namun ada 4 rumah warga dan 1 sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) terdampak. Saat ini polisi dan TNI membantu warga membersihkan material longsoran tanah.

"Ada lima rumah warga yang terdampak kena material longsoran tanah," tambahnya.

5 Bangunan terdampak longsor, jelas dia, ada di tiga RT. Yakni 3 rumah di RT 8 dan dua rumah di RT 7 dan RT 2.

"Jadi dari lima rumah itu tersebar di 3 lokasi RT alhamdulillah tidak ada korban jiwa," tandasnya.

Argowiyono menjelaskan, longsor terjadi tadi malam saat hujan melanda Ngawi sejak Minggu (25/2/2024) sore. Ketinggian tanah yang Longsor antara 4 hingga 8 meter.

"Kejadian tanah longsor tadi malam ketinggian sekitar 4 hingga 8 meter. Hingga siang ini masih dilakukan pembersihan," tandasnya.

Berikut daftar 5 rumah terdampak longsor:


1. MI Yaspi RT 8 Desa Pocol
2. Saidi RT 08/02 Desa Pocol
3. Minah RT 08/02 Desa Pocol
4. Ngadiyo RT 07 Desa Pocol
5. Samidi RT03 Desa/Kecamatan Sine

(red.w)

Kompak Polres Ngawi bersama TNI Bantu Bersihkan Rumah Warga Terdampak Luapan Sungai Sawur

  


NGAWI, rakyatindonesia.com  –  Sinergitas Polres Ngawi bersama TNI kali ini kembali terlihat saat beberapa rumah warga terdampak luapan sungai Sawur, akibat hujan deras yang melanda Ngawi pada Minggu malam (25/2/2024)


Bersama masyarakat sekitar, tampak anggota Polisi dan personel Koramil Mantingan saling bahu membahu membersihkan lumpur luapan sungai Sawur yang masuk ke rumah warga di Dusun Tempursari Timur Ds. Tambakboyo Kec. Mantingan Kab. Ngawi


Menurut keterangan Kapolsek Mantingan AKP  Agus Andi Agus P. sebelumnya Bhabinkamtibmas bersama anggota yang sedang piket mendapat laporan adanya Sungai Sawur di Mantingan Kabupaten Ngawi meluap.


Akibatnya, air bercampur lumpur masuk ke rumah – rumah warga yang masuk Kawasan aliran Sungai tersebut.


“Anggota langsung mendatangi lokasi dan benar jika ada beberapa rumah warga yang terdampak,”ujar Kapolsek Mantingan AKP  Agus.


Melihat hal itu, anggota Polsek Mantingan Aiptu Haryono, Bripka Dwi Wahyu, Bripka  Agus  serta anggota Koramil Mantingan Serma Siswanti bergegas mengambil peralatan seadanya dan bersama warga membantu membersihkan lumpur.


Di tempat terpisah, Kapolres Ngawi AKBP Argowiyono, S.H., S.I.K., M.Si melalui Kasi Humas Iptu Dian menyatakan terkait kejadian bencana banjir bercampur lumpur tersebut tidak ada korban jiwa.


"Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa. Hanya kotoran berupa lumpur yang memasuki beberapa rumah warga,”ujarnya.


Kasihumas Polres Ngawi mengatakan, untuk membersihkan luapan lumpur pihak Polres Ngawi bersama TNI dan warga akan melaksanakan kerja bakti.


“Hari ini kerja bakti dilanjutkan kembali, agar rumah warga dan lingkungan yang terdampak luapan lumpur benar-benar bersih," terang Dian saat dihubungi media, pada Senin (26/2/2024) pagi


Salah satu warga Supardi (56) yang rumahnya terdampak luapan air dan lumpur sungai Sawur merasa senang, atas kecepatan bantuan yang datang, sehingga bisa segera istirahat malam dengan tenang.


"Alhamdulilah, berkat kedatangan dan bantuan dari pak polisi, pak tentara, juga warga sekitar, maka lumpur bisa segera disingkirkan, dan kami bisa tidur dengan nyaman. Hari ini (Senin) dilanjutkan kembali bersih-bersihnya," ucap Supardi 


Kerja bakti akibat luapan lumpur sungai Sawur dilanjutkan kembali pada Senin (26/2/2024), yang akan dilakukan warga bersama Forpimcam Mantingan.


Bencana alam tanah meluapnya sungai Sawur terjadi diduga akibat hujan deras, sehingga debit air melampaui batas, dan sampah serta lumpur memasuki rumah warga. (red.Tim)

© Copyright 2020 Rakyat-Indonesia.com | REFERENSI BERITA INDONESIA | All Right Reserved