Wednesday, April 17, 2024

Cegah Laka Laut Polisi Pasang Banner Himbauan di Pantai Pamekasan


PAMEKASAN, rakyatindonesia.com -Polres Pamekasan Polda Jatim tidak henti-hentinya memberikan edukasi demi keselamatan warganya.


Seperti dilakukan oleh Polsek Tamberu Polres Pamekasan yang memberikan peringatan agar tidak mandi di laut yang disinyalir membahayakan.


Dengan memasang banner bertuliskan "Larangan Berenang di Laut, Sangat Berbahaya", di kawasan Wisata Pantai Dusun Karang Barat, Desa Tamberu, Polisi berupaya mencegah terjadinya laka laut.


"Pemasangan baner ini untuk mengingatkan para pengunjung yang beraktivitas di bibir pantai agar tidak berenang di lokasi larangan," kata Kapolsek Tamberu, AKP Moh. Syaiful Bahri,Selasa ( 16/4).


Hal tersebut kata AKP Syaiful dilakukan sebagai upaya menjaga keselamatan pengunjung. 


Sementara itu Kapolres Pamekasan AKBP Jazuli Dani Iriawan melalui Kasihumas AKP Sri Sugiarto membenarkan adanya pemasangan Banner Larangan Berenang Di Laut oleh Polsek Tamberu.

Selain Banner himbauan khusus di Pantai Karang Barat, di titik-titik rawan di sepanjang pantai Tamberu juga akan dilakukan pemasangan banner himbuan larangan berenang.


Pihaknya mengingatkan kepada masyarakat dan para pengunjung yang sedang libur lebaran di wisata pantai.


"Kami himbau agar masyarakat senantiasa mengikuti petunjuk - petunjuk dari petugas penjaga pantai yang ada, termasuk rambu - rambu yang sudah kita pasang di sepanjang pantai,"kata Kasihumas Polres Pamekasan. (Red. Tim)

Monday, April 15, 2024

TNI-Polri di Pamekasan Gencarkan Patroli Sasar Rumah Kosong yang Ditinggal Mudik



PAMEKASAN, rakyatindonesia.com - Polres Pamekasan Polda Jatim tingkatkan patroli pemukiman warga yang ditinggalkan saat mudik Lebaran 1445 Hijriyah bersama seluruh wilayah Polsek yang ada di jajarannya.


Seperti halnya yang dilakukan oleh Polsek Tlanakan Polres Pamekasan yang melaksanakan patroli gabungan dengan Koramil 02 Tlanakan pada Rabu (10/4).


Petugas dari TNI dan Polri tersebut melaksanakan patroli menyasar pemukiman rumah kosong yang di tinggal pemiliknya di perumahan Citra Indah Pamekasan di Desa Ceguk Kecamatan Tlanakan. 


Kapolres Pamekasan AKBP Jazuli Dani Iriawan menjelaskan, patroli pemukiman warga yang ditinggalkan saat mudik lebaran ini guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif saat Hari Raya Idul Fitri 1445 H / 2024.


"Pengamanan dilakukan pihak kepolisian untuk mengantisipasi terjadinya aksi kejahatan pencurian rumah kosong, saat masyarakat meninggalkan rumah dalam jangka waktu yang cukup lama," kata AKBP Jazuli Dani.


Kapolres Pamekasan menjelaskan, patroli dengan sasaran rumah-rumah kosong ini akan terus dilakukan untuk memberikan kenyamanan masyarakat yang mudik lebaran Idul fitri 1445 H.


"Dengan adanya patroli ini, diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat yang sedang melakukan mudik," tandasnya.


Masih kata AKBP Jazuli Dani patroli dengan sasaran rumah-rumah kosong ini sudah dilakukan beberapa hari menjelang mudik lebaran dan akan terus dilakukan untuk memberikan kenyamanan masyarakat yang mudik lebaran Idul fitri 1445 Hijriyah. 


"Sebelum mudik kami sudah menghimbau kepada masyarakat yang akan mudik lebaran agar dapat memasang kunci pengaman tambahan di rumah masing-masing, sehingga diharapkan lebih aman saat ditinggal," terangnya.


Ia menambahkan, dalam kegiatan patroli petugas juga memberikan himbauan kepada security dan warga untuk ikut serta menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat yaitu dengan meningkatkan giat siskamling di malam hari untuk mencegah terjadinya pencurian di malam hari. 


"Kami menghimbau kepada satpam dan warga yang melaksanakan kamling, untuk meningkatkan patroli. Hal itu untuk meminimalisir kejahatan rumah kosong," pungkasnya. (red.Tim)

Saturday, April 6, 2024

Polres Pamekasan Sidak SPBU Jelang Mudik Lebaran Pastikan Stok dan Takaran BBM Aman

  


PAMEKASAN, rakyatindonesia.com - Untuk mengantisipasi tindak kecurangan dalam penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) menjelang mudik lebaran 2024, Polres Pamekasan melakukan pengecekan ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Pamekasan.


Pengecekan kali ini dilakukan oleh Unit III Tipidter Satreskrim Polres Pamekasan di semua SPBU yang ada di wilayah Kabupaten Pamekasan Madura.


Kapolres Pamekasan AKBP Jazuli Dani Iriawan melalui Kasihumas AKP Sri Sugiarto mengatakan semua mesin pompa di SPBU diperiksa.


Selain itu kata AKP Sri Sugiarto petugas juga memeriksa tandon pengisian BBM yang ditanam di setiap SPBU.


"Petugas memastikan bahwa tidak ada kecurangan yang dapat merugikan konsumen atau masyarakat, maupun BBM yang tercampur air,”kata AKP Sri Sugiarto,Jumat (5/4).


Kasihumas Polres Pamekasan ini juga mengatakan pengecekan ini merupakan kegiatan rutin Polres Pamekasan pada masa menjelang mudik lebaran.


“Pemeriksaan pompa bensin akan terus digelar rutin nanti nya sampai dengan hari raya mengontrol semua SPBU di wilayah hukum Polres Pamekasan,"papar AKP Sri Sugiarto.


Ia berharap agar petugas SPBU dapat melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya, dan menjauhi segala bentuk praktik kecurangan.


Pihaknya akan terus memantau secara ketat aktivitas di SPBU  di wilayah hukum Polres Pamekasan.


“Kami akan terus melakukan pemantauan guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, terutama dalam masa mudik dan balik lebaran,” tandas AKP Sri Sugiarto .


Di lain tempat Kasatreskrim Polres Pameksan, AKP Doni Setiawan menegaskan bahwa pihaknya akan menindak tegas kepada SPBU yang kedapatan curang.


Ia juga meminta kepada Masyarakat, agar segera melaporkan kepada kepolisian terdekat, apa bila mendapati dugaan kecurangan yang dilakukan oleh oknum petugas SPBU.


“Laporkan, kami akan tindaklanjuti,”tegas AKP Doni. (red.Tim)

Wednesday, March 27, 2024

Nenek di Pamekasan Jadi Tersangka Pemalsuan Sertifikat Tanah Keponakan

 

Pamekasan, rakyatindonesia.com - Bahriyah (60), nenek di Pamekasan terpaksa harus berurusan dengan polisi. Pasalnya ia dilaporkan melakukan pemalsuan sertifikat tanah yang masih milik keluarganya sendiri.

Kasus pemalsuan sertifikat tanah ini bermula saat korban Sri Suhartatik, warga Kelurahan Gladak Anyar, Kecamatan Pamekasan melaporkan Bahriyah ke polisi. Suhartatik sendiri masih keponakan Bahriyah sendiri.

Laporan tersebut menyatakan Bahriyah melakukan balik nama sertifikat tanah milik Fathollah Anwar, ayah Suhartatik. Adapun tanah yang diserobot Bahriyah seluas 1.802 meter persegi.\

Suhartatik belakangan mengetahui tanah milik ayahnya tersebut yang bersertifikat pada tahun 1999 telah berbalik nama atas nama Bahriyah. Sertifikat tersebut diketahui diterbitkan pada tahun 2017.

Perubahan sertifikat itu diketahui Suhartatik setelah tidak lagi menerima surat pemberitahuan pajak terhutang (SPPT) pajak bumi dan bangunan (PBB) sejak 2020-2022.

Padahal, sebelumnya ia selalu rutin menerima SPPT PBB tahunan. Dari sini, Suhartatik curiga hingga diketahui telah ada sertifikat baru atas nama Bahriyah, seluas 2.813 meter persegi pada 2017.

Merasa tanahnya diambil oleh Bahriyah, Sri Suhartatik kemudian melaporkan Bahriyah ke Polres Pamekasan atas dugaan tindak pidana pemalsuan dokumen tanah pada 30 Agustus 2023 lalu.

Setelah melakukan penyelidikan, Bahriyah kemudian ditetapkan tersangka atas kasus penyerobotan tanah. Kasus ini kemudian muncul ke publik dan viral di media sosial.

Namun dalam keterangan video yang beredar, Bahriyah justru dinarasikan sebagai korban yang tanahnya diserobot. Padahal, Bahriyah merupakan pihak yang melakukan penyerobotan tanah.

Atas beredarnya video tersebut, Kapolres Pamekasan AKBP Jazuli Dani Iriawan angkat bicara. Jazuli pun meluruskan bahwa terkait video yang beredar dan menyebut Bahriah sebagai korban penyerobotan tanah tidak benar.

"Jadi tidak benar soal penyerobotan tanah, sekali lagi kami tegaskan kami menindaklanjuti laporan kasus tersebut atas pemalsuan surat-surat tanah, dimana tanah yang awalnya bersertifikat milik orang lain, tiba-tiba berubah kepemilikannya yang diduga surat-suratnya dipalsukan," jelas Dani, Selasa (26/3/2024).

Menurut Dani, dalam kasus pemalsuan sertifikat tanah ini pihaknya tak hanya menetapkan Bahriyah sebagai tersangka. Namun juga anak Bahriyah hingga lurah karena terlibat pemalsuan.

"Tidak hanya si nenek, anaknya pun juga jadi tersangka bahkan lurah juga jadi tersangka karena juga memberikan keterangan palsu," tegas Dani.

Dani mengaku sangat menyayangkan adanya video yang beredar seolah pihaknya melakukan kriminalisasi Bahriyah. Ia lalu menyebut meski Bahriyah telah jadi tersangka namun pihaknya tak melakukan penahanan.

"Saya juga punya orang tua perempuan, siapa yang gak kasian melihat seorang nenek seperti itu tersandung kasus. Hukum tidak tebang pilih makanya kita tetap menjalankan sesuai prosedur, bahkan sampai diberitakan nenek (mengalami) buta, padahal tidak demikian,meski ditetapkan tersangka, kita tidak menahannya namun hukum tetap berjalan," terang

Pihaknya juga, lanjut Dani, masih terbuka bagi jika pihak keluarga Bahriyah maupun dengan Suhartatik untuk mediasi.

"Misalnya ada rekan yang mau mediasi silakan tapi jangan dari kami, nanti kami dikira cawe-cawe, kalau ada kesepakan nantinya terus mau cabut laporan silakan. Kalaupun langkah kami dianggap salah kami siap di-praperadilkan," tandas Dani.(red.L)

Operasi Pekat Semeru 2024 Polres Pamekasan Berhasil Amankan Bahan Peledak Mercon di 3 TKP

  


PAMEKASAN, rakyatindonesia.com - Sejumlah bahan peledak dan bahan material mercon berikut lima orang pelaku diamankan tim Opsnal Satreskrim Polres Pamekasan Polda Jatim saat menggelar Operasi Pekat Semeru 2024 di tiga lokasi, Minggu (24/3/2024). 

Kapolres Pamekasan AKBP Jazuli Dani Iriawan, S.I.K melalui Kasihumas AKP Sri sugiarto, S.H. mengatakan, penindakan tersebut bermula dari informasi bahwa di beberapa tempat di Kecamatan Larangan dan Kecamatan Kadur ada orang yang membuat petasan. 

"Tim Opsnal segera bergerak ke tiga sasaran lokasi pembuatan petasan tersebut dan melakukan penggerebekan, dan berhasil mengamankan beberapa orang terduga pelaku dengan sejumlah barang buktinya, " jelas AKP Sri Sugiarto,Selasa (26/3).

Adapun pelaku yang diduga memiliki bahan untuk membuat mercon yang diamankan petugas adalah inisial MH,N, M dan H  yang keempat orang tersebut warga Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan. 

Sedangkan barang bukti yang diamankan, berupa selongsong mercon diameter 3.5 cm 165 buah, selongsong mercon diameter 4.5 cm 30 buah, selongsong mercon diameter 10 cm  1 buah, mercon jadi diameter 4.5 cm 5 buah. 

Di tempat lain yakni Dusun Tomang mate Desa Blumbungan Kecamatan Larangan, Tim Opsnal Satreskrim Polres Pamekasan juga mengamankan satu orang inisial AT yang diduga pelaku menyimpan bahan peledak mercon.

Dari tangan AT ini Polsi mengamankan barang bukti berupa 1 karung potasium, 1 karung garam belanda, 7 buah kantong plastik berisi sreng dor, 2 buah kantong plastik berisi alumunium powder.

Selain itu juga 1 kantong plastik berisi arang, 1 karung besar berisi selongsong mercon, 1 buah mercon rentengan, dan 1 buah karung berisi kertas. 

Di lokasi ketiga yakni di Dusun Lotpolot Desa Kadur Kecamatan Kadur Polisi juga menggeledah tempat yang diduga digunakan sebagai pembuat mercon.

"Kali ini team Opsnal Satreskrim Polres Pamekasan, tidak dapat mengamankan pelaku, karena M pembuat petasan tersebut tidak ada di rumahnya, namun petugas mengamankan sejumlah barang buktinya, "kata AKP Sri Sugiarto. 

Barang bukti yang diamankan di rumah M berupa, mercon bola 36 buah, plastik berisi obat serbuk petasan + sumbu  40 buah, sumbu  11 buah, sumbu kertas 2 kantong plastic.

Selain itu juga benang tambul  2 rol, garam belanda  2 kantong plastik, semen  1 kantong plastik, semen putih  1 kantong plastik dan bungkus mercon yang terbuat dari kertas  987 buah. 

Unit Opsnal Satreskrim melanjutkan penyelidikan untuk menemukan terduga pelaku M yang telah melarikan diri dari rumahnya.

"Selanjutnya Satreskrim Polres Pamekasan akan melanjutkan penyelidikan dan pengembangan serta penyidikan untuk ungkap tuntas kasus ini", pungkas Kasihumas Polres Pamekasan. (red.Tim)

Friday, March 1, 2024

Polres Pamekasan Beri Layanan Kesehatan Gratis Bagi Petugas KPPS

  


PAMEKASAN, rakyatindonesia.com – Dalam rangka memastikan kesehatan personel pengamanan dan petugas KPPS pasca pemungutan suara pemilu 2024, Polres Pamekasan melibatkan Sie Dokkes untuk memberikan layanan kesehatan di sejumlah Kantor Kecamatan di wilayah Kabupaten Pamekasan.


Kegiatan layanan kesehatan gratis ini dipimpin langsung oleh Kasidokkes Polres Pamekasan Iptu Sugino, bersama dua orang anggota Sie Dokkes Polres Pamekasan, Kamis (29/2/2024).


Layanan kesehatan gratis yang dilaksanakan di beberapa Kantor Kecamatan di wilayah Kab. Pamekasan ini, sebagai bentuk kepedulian Polri khususnya Polres Pamekasan terhadap kondisi kesehatan penyelenggara pemilu 2024 yang telah bekerja siang malam mengawal proses pemungutan suara 2024.


Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi petugas PPK sehingga mereka dapat melaksanakan tugas sebagai penyelenggara pemilu.


"Tim Dokkes Polres Pamekasan melakukan patroli mobile di sejumlah PPK di wilayah Kab. Pamekasan untuk memberikan layanan kesehatan kepada personel pengamanan yang membutuhkan," kata Kasihumas Polres Pamekasan AKP Sri Sugiarto.


Layanan kesehatan yang diberikan seperti pemeriksaan kesehatan, pemberian obat-obatan maupun vitamin kepada personel pengamanan dan petugas PPK.


“Alhamdulillah sampai saat ini belum ada personel pengamanan dan petugas PPK yang mengalami sakit, semua dalam kondisi sehat”, ungkapnya.


Selain melakukan pemeriksaan kesehatan, pihaknya juga mengimbau para petugas pengamanan dan petugas PPK untuk memperhatikan kesehatan pribadi dengan istirahat yang cukup dan mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi.


“Dengan layanan kesehatan tersebut, diharapkan personil yang terlibat dalam pengamanan dan petugas PPK memiliki kondisi fisik yang optimal, sehingga para petugas dapat bekerja dan memberikan pelayanan terbaik dalam menjaga keamanan dan ketertiban pasca pemungutan suara pemilu 2024 ”, pungkasnya. (red.Tim)

Wednesday, February 21, 2024

Polda Jatim Terjunkan Tim Jihandak Selediki Ledakan di Rumah KPPS Pamekasan

  


PAMEKASAN, rakyatindonesia.com  – Menindaklanjuti peristiwa ledakan di rumah Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 06 Dusun Timur, Desa Nyalabu Daya, Kecamatan / Kabupaten Pamekasan, Polisi menerjunkan Tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) Brimob Polda Jawa Timur.



Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Imam Sugianto,M.Si mengatakan ledakan di rumah KPPS Pamekasan itu sejenis bom ikan (bondet).


"Sudah kita identifikasi bahan dasarnya (peledak) kalau nggak salah dari bom (bondet) ," ujarnya Kapolda Jatim, saat ditemui di Gedung Tribrata Mapolda Jatim,Selasa (20/2/2024)


Atas teror tersebut, Kapolda Jatim menegaskan jika pihaknya sudah menerjunkan tim khusus dari Kepolisian Daerah Jawa Timur, untuk membantu upaya penyelidikan yang saat ini sedang dilakukan oleh Polres Pamekasan.


Irjen Imam juga mengatakan, Polisi juga mendalami motif teror terhadap rumah Ketua KPPS di Pamekasan tersebut agar secepatnya pelaku dapat ditangkap.


"Mudah-mudahan motif dan pelaku yang sedang di dalami oleh tim, dalam waktu tidak terlalu lama,bisa segera kita ungkap," ujar Irjen Imam.


Kapolda Jatim itu juga menyampaikan, dalam peristiwa itu tidak ada korban, baik luka ataupun meninggal dunia, dan hanya kerugian material saja. 


Meski demikian Polisi akan bekerja keras mengungkap motif dibalik aksi teror, terhadap rumah ketua KPPS di Pamekasan ini. 


"Kita belum tahu motifnya. Kita tidak usah berandai-andai, biarkan tim bekerja dulu," katanya.


Hingga saat ini sudah ada beberapa orang yang dimintai keterangan guna membantu proses penyelidikan. 


Hanya saja dari semua keterangan yang diperoleh di lapangan, petugas kepolisian belum mendapat petunjuk yang mengarah ke pelaku pelemparan bondet.



Diberitakan sebelumnya ledakan yang diduga berasal dari lemparan bahan peledak yang menyerupai bom ikan ( Bondet ) yang terjadi pada Senin (19/2/2024) sekitar pukul 03.45 WIB itu menyebabkan dinding rumah Husairi rusak hingga pintu dan kaca hancur.



Selain itu, lemari kayu yang terletak di ruang Tengah dan tempat tidur korban dan plafon bagian depan rumah juga rusak.


"Bahan peledak itu dilempar oleh orang tak dikenal saat melintas di depan rumah korban," kata Kasihumas Polres Pamekasan Iptu Sri Sugiarto dalam keterangan persnya, Selasa (20/2/2024).


Iptu Sri Sugiarto mengatakan saat kejadian, korban sedang tidak ada di rumah yang menjadi sasaran lemparan bahan peledak tersebut.


“Saat kejadian kebetulan pak Husairi ini berada di rumah satunya yang letaknya berdampingan," kata Iptu Sri Sugiarto.


Untuk kepentingan penyelidikan, petugas sudah memasang garis polisi di lokasi ledakan dan melarang warga untuk mendekat. (red.Tim)

Monday, February 19, 2024

Usai Pencoblosan, Kiai Fathor Rosi Pamekasan Ajak Warga Tetap Bersatu

 


 

PAMEKASAN, rakyatindonesia.com - Pasca pungut suara Pemilu 2024, Tokoh Agama di Pamekasan, Kiai Fathor Rosi, mengajak semua pihak untuk melakukan hal positif selama menunggu hasil real count Pemilu 2024. 


Kiai Fathor mengajak semua warga Pamekasan untuk mempersatukan tekat kembali, untuk menjalin persatuan dan kesatuan.


"Kalaupun toh ada perbedaan mari kita rajut bersama,  perbedaan itu pasti ada tapi persatuan dan kesatuan harus  kita kedepankan untuk kepentingan bersama demi tegaknya NKRI", ajak Kyai Fathor Rosi,Minggu (18/2/2024).


Tokoh Kelurahan Lawangan Daya ini juga mengatakan, agar masyarakat menyikapi hasil sementara hitung cepat dengan bijak, peserta Pemilu yang menang versi hitung cepat untuk bersikap sewajarnya. 


Sementara bagi yang kalah, mereka dihimbau untuk tetap melakukan hal positif bagi kemajuan bangsa.


"Bagi yang sudah merasa quick count sebagai pertanda kemenangan, maka kami harap tetap sewajarnya saja tidak berlebihan. Dan bagi yang belum bisa menerima hasil quick count sebagai pertanda kemenangan, maka masih banyak waktu untuk menunggu real count yang dilakukan oleh KPU," ujar Kiai Fathor.(red.Tim)

© Copyright 2020 Rakyat-Indonesia.com | REFERENSI BERITA INDONESIA | All Right Reserved