Monday, April 8, 2024

Siasat Pemudik Asal Madura, Sewa Motor Agar Tampak Sukses di Tanah Rantau

 




Situbondo, rakyatindonesia.com - Pulang ke kampung halaman saat Lebaran merupakan hal yang paling dinanti masyarakat yang merantau. Selain untuk bersilaturahmi dengan kerabat, mudik kerap menjadi ajang untuk pamer keberhasilan di tanah rantau.
Bagi orang desa, ukuran keberhasilan orang yang mudik dari rantau biasanya dilihat dari apa yang dibawa. Termasuk bagaimana penampilannya saat ada di kampung.

Sehingga, saat mudik ke kampung halaman, mereka pasti akan menunjukkan kemewahan. Yakni membawa barang-barang yang di kampungnya masih dinilai mewah.

Seperti yang dilakukan Fathor (40), warga Desa Brakas, Raas, Sumenep yang merantau ke Bali sejak 10 tahun terakhir. Ia mengaku harus menyewa sepeda motor di Bali untuk pulang ke kampung halamannya di Pulau Raas Madura.

"Ya biar keliatan telah berhasil merantau di Bali," aku bapak tiga anak ini sambil menyeringai saat berbincang dengan detikJatim di Pelabuhan Jangkar Situbondo, Senin (8/4/2024).

Padahal, untuk menyewa sepeda motor jenis NMAX di Bali, ia harus merogoh koceknya sebesar Rp 150 ribu sampai Rp 200 ribu per hari. Ia berencana mudik sekitar 10 hari.

"Hal sewa-menyewa kendaraan seperti ini kan sebenarnya biasa di Bali. Itu pun sekitar 70 persen kendaraan yang dibawa mudik juga sewa kok," kata Fathor terbahak-bahak.

Senada disampaikan Syaiful (32), warga Desa Karangnangka, Raas. Ia mengaku juga menyewa kendaraan roda dua di Bali untuk dibawa mudik ke kampung halamannya.

"Terpenting, bisa buat transportasi di Raas. Pun biar dikatakan berhasil oleh tetangga saat merantau ke luar Raas," pungkas Syaiful.

Fathor dan Syaiful merupakan sejumlah potret perantau dari Bali yang hendak mudik untuk merayakan Lebaran di kampung halamannya di Pulau Raas, Madura.

Meski harus melalui perjuangan ekstra untuk dapat menyeberang ke pulau, namun hal ini sebanding dengan kebahagiaan bisa berlebaran di kampung halaman bersama keluarga.

Untuk diketahui, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyediakan kapal ferry untuk mudik gratis dari Pelabuhan Jangkar menuju Madura kepulauan.

Mudik gratis Jangkar-Raas terbagi beberapa kloter. Yakni tanggal 2, 4, 6, dan 8 April 2024. Sementara untuk arus baliknya yakni tanggal 23, 25, dan 27 April 2024.



(red.alz

Saturday, March 30, 2024

Polres Situbondo Berhasil Amankan Puluhan Jerigen Isi Arak Saat Operasi Pekat Semeru 2024

 


 SITUBONDO, rakyatindonesia.com  – Operasi Pekat Semeru 2024, Polres Situbondo Polda Jatim melaksanakan penertiban peredaran minuman keras (miras) dalam rangka cipta kondisi kamtibmas di wilayah kabupaten Situbondo selama Ramadhan dan menjelang Idul Fitri 1445 H.


Patroli ke lokasi yang diduga sebagai tempat tempat penyimpan miras itu dipimpin langsung Kapolres Situbondo AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto,didampingi Kasat Samapta AKP Sudpendi dan personel Patroli Perintis Presisi Samapta.


Hasilnya, disalah satu rumah warga berinisial SS (42) Desa Dawuhan, Polisi berhasil mengamankan minuman keras (miras) jenis arak yang siap dijual illegal.


Minuman keras itu masih disimpan di 26 buah jerigen ukuran 30 liter, 3 buah jerigen kecil, 10 botol besar ukuran 1,5 liter, dan 3 botol kecil ukuran 600 ml.


Kapolres Situbondo AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto menyebutkan penggerebekan sebuah rumah yang diduga sebagai tempat penyimapan miras itu bermula dari informasi masyarakat. 


Berbekal informasi tersebut, pihaknya kemudian menurunkan Patroli Perintis Presisi Samapta untuk melakukan penyelidikan dan pada akhirnya berhasil ditemukan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan miras illegal.


“Saat dilakukan penggeledahan disebuah rumah ditemukan puluhan jerigen arak ukuran besar sebanyak 26 buah dan 3 buah ukuran kecil serta 13 botol arak yang siap dijual. Barang bukti miras langsung disita dan pemiliknya didata untuk diproses hukum” terang AKBP Dwi Sumrahadi, Sabtu (30/3).


Lebih lanjut, Kapolres Situbondo AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto menegaskan upaya ini menunjukkan komitmen aparat kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban Masyarakat.


“Penyakit masyarakat yakni minuman keras (miras) yang sangat berbahaya bagi mereka yang mengonsumsinya karena bisa memicu tindak kriminal lainnya ini tidak boleh ada di wilayah hukum Polres Situbondo,”tegas AKBP Dwi Sumrahadi.


Kapolres Situbondo ini juga mengatakan bahwa sebelumnya Kepolisian sudah memberikan warning, bagi siapa saja yang masih nekat terlibat dalam peredaran minuman keras (miras) illegal akan tindak tegas. 


“Miras ini sangat berbahaya, mereka yang terpengaruh alkohol bisa melakukan perbuatan criminal,”tegas AKBP Dwi Sumrahadi.


Atas kasus tersebut, kini tersangka dan sejumlah barang bukti yang diamankan oleh Polres Situbondo Tengah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut guna diproses secara hukum. (red.Tim)

Kasus Balita Dibanting Ayah di Situbondo Berakhir Damai

 


Situbondo, rakyatindonesia.com - Seorang bocah balita viral dibanting ayahnya sendiri hingga terjatuh. Kasus tersebut akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan.

Kasus berakhir damai karena pihak keluarga, baik orang tua ibu balita maupun ayah tak menghendaki kasus itu berlanjut ke ranah hukum.

Sebagai gantinya, bocah perempuan berusia 3 tahun itu diambil alih pengasuhannya, hingga ibunya yang jadi Pekerja Miggran Indonesia (PMI) di Singapura pulang.

Sang ayah berinisial Rnd (28), warga Kelurahan Patokan, Kota Situbondo meminta maaf dan berjanji tak akan mengulangi lagi.

"Masalah tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan," terang Kasat Reskrim Polres Situbondo, AKP Momon Suwito Pratomo kepada wartawan, Sabtu (30/3/2024).

Sebab, imbuhnya, pihak keluarga tidak ingin persoalan tersebut berlanjut ke jalur hukum. Anaknya pun saat ini sudah baik-baik saja dan tak mengalami cedera.

Sebab, imbuhnya, pihak keluarga tidak ingin persoalan tersebut berlanjut ke jalur hukum. Anaknya pun saat ini sudah baik-baik saja dan tak mengalami cedera. (red.W)

Friday, March 29, 2024

Nasib Malang Balita Situbondo Dibanting Ayah Saat Ibu Jadi TKW

 


Situbondo, rakyatindonesia.com - Nasib malang menimpa bayi di Situbondo. Balita perempuan itu mengalami kekerasan yang dilakukan ayah kandungnya sendiri saat sang ibu bekerja di luar negeri sebagai tenaga kerja wanita (TKW).

Aksi kekerasan anak itu terjadi di Kelurahan Patokan, Kota Situbondo. Bayi itu dibanting dua kali oleh ayahnya sendiri hingga menangis. Bahkan, pelaku bernama Sandy (26) merekam video kekerasan itu sehingga viral di media sosial.

Dalam video berdurasi 9 detik yang beredar, terlihat korban diangkat dengan cara dijambak rambutnya kemudian dilempar ke kasur. Sontak tangis bayi malang itu pecah.

Tangisan sang anak ternyata tak menghentikan aksi keji Sandy. Ia melanjutkan aksinya memegang kaki anaknya dengan posisi kepala di bawah lalu melempar lagi ke kasur yang berada di atas lantai.

"Katanya, pelaku yang bernama Sandy itu mengambil gambar video sendiri saat menjambak rambut dan melempar anaknya ke tempat tidur," kata Fia warga setempat, Kamis (28/3/2024).

Menurut Fia, pelaku sengaja merekam aksi kekerasan tersebut. Video tersebut kemudian dikirimkan ke ibunya yang bekerja sebagai TKW di Singapura.

"Belum diketahui secara pasti penyebabnya dia melakukan tindakan tersebut. Mungkin memang lagi ada masalah dengan istrinya," ungkap Fia.

Lurah Patokan Aris Priyo Susanto menyebut kejadian itu dilakukan warganya yang merupakan ayah kandung si korban. Ia mengungkapkan, saat ini kasus dalam proses mediasi melibatkan polres setempat dan keluarga.

"Benar. Pelaku memang salah seorang warga saya. Kami duduk bersama untuk mencari solusi terbaik. Karena bagaimanapun mereka masih keluarga," ujar Aris.

Sementara Kasat Reskrim Polres Situbondo Momon Suwito Pratomo menjelaskan, saat ini korban tengah dalam perawatan kakeknya. Ia juga membenarkan kasus KDRT itu sedang dalam proses mediasi.

"Untuk psikologisnya terus dipantau pihak terkait di pemkab," kata Momon. (red.W)



Monday, March 25, 2024

Gelar Operasi Pekat, Polres Situbondo Berhasil Amankan Puluhan Botol Miras

 


 SITUBONDO, rakyatindonesia.com – Puluhan botol berisi minuman keras (miras) disita Samapta Polres Situbondo Polda Jatim saat menggelar Operasi Pekat Semeru 2024 di beberapa lokasi Kecamatan Banyuputih, Jum’at (22/3/2024).

Kapolres Situbondo AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Samapta AKP Sudpendi, S.H. mengatakan regu patroli Samapta Presisi mendapat laporan masyarakat ada beberapa lokasi yang dicurigai ada peredaran minuman keras.

Razia kemudian dilakuan di 2 lokasi yakni, di Kampung Nyamplong Desa Sumberanyar petugas patroli berhasil menyita 11 botol miras jenis arak, 3 botol Bir Bintang dan 1 botol Anggur Merah. 

Kemudian di Dusun Sidomulyo Desa Sumberwaru, petugas patroli berhasil menyita 19 botol miras jenis arak.

“Ada 2 rumah yang didatangi dan diperiksa karena ditengarai tempat penjualan minuman keras, dari kedua lokasi itu petugas mengamankan 34 botol minuman keras. Untuk penjualnya didata untuk kemudian diproses hokum sebagai efek jera” terangnya.

Kasat Samapta AKP Sudpendi menyampaikan, Operasi Pekat Semeru 2024 digelar untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat di Kabupaten Situbondo.

Keberadaan minuman beralkohol itu, seringkali menjadi pemicu terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, seperti perkelahian, tawuran, maupun tindak kriminalitas lainnya.

“Seluruh kegiatan itu dilakukan untuk memberantas peredaran minuman keras di tengah masyarakat. Sekaligus sebagai upaya preventif menjaga kondusivitas masyarakat di Situbondo,” katanya. (red.Tim)

Friday, March 22, 2024

Ramadhan Berkah Kapolres Situbondo Berbagi Takjil untuk Massa Unras AMPD


 SITUBONDO, rakyatindonesia.com - Kapolres Situbondo AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto, S.H., S.I.K., M.H. membagikan takjil kepada massa pengunjuk rasa dari Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi (AMPD) Kabupaten Situbondo.


Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi (AMPD) yang berorasi didepan Mapolres Situbondo mempertanyakan kebenaran informasi yang beredar di media sosial yang menyatakan bahwa Polri ikut cawe cawe Si Rekap dan juga Kantor Polisi sebagai tempat untuk merekap Si Rekap.


Massa AMPD yang berorasi tersebut diterima langsung oleh Kapolres Situbondo, AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto didampingi Wakapolres Kompol I Made Prawira Wibawa beserta Pejabat Utama Polres Situbondo.


Kapolres Situbondo AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto menyampaikan bahwa tugas Polri adalah pengamanan seluruh rangkaian atau tahapan Pemilu 2024. 


Dan sampai saat ini pelaksanaan pengamanan Pemilu di Kabupaten Situbondo berlangsung aman, lancar dan situasi tetap kondusif.


Terkait informasi yang beredar di media sosial terkait bahwa Polri cawe cawe Si Rekap dan juga Kantor Polisi sebagai tempat untuk merekap Si Rekap, Kapolres mempersilahkan siapa saja untuk dikroscek dan dibuktikan.


“Kami (Polri) bekerja fokus pengamanan semaksimal mungkin supaya Pemilu aman dan lancar sehingga seluruh tahapan berjalan dengan baik tanpa ada masalah” terang AKBP Dwi Sumrahadi,Rabu (20/3).


Usai penyampaian orasi, massa aksi Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi (AMPD) dipersilahkan masuk ke halaman apel Mapolres Situbondo dan dibagikan takjil oleh Kapolres Situbondo AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto. (red.Tim)

© Copyright 2020 Rakyat-Indonesia.com | REFERENSI BERITA INDONESIA | All Right Reserved