Tuesday, April 16, 2024

Kabupaten Kutai Kartanegara Terus Meningkatkan Produktivitas Pertanian


Jakarta, rakyatindonesia.com -Sawit Indonesia – Pemerintah Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mengoptimalkan sektor pertanian mereka. Sebagai kecamatan yang ditetapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar sebagai kawasan pertanian terintegrasi. Kecamatan Tenggarong Seberang terus memenuhi keperluan para petani untuk meningkatkan produktivitas mereka serta mewujudkan Kukar sebagai lumbung pangan.

Diungkapkan Camat Tenggarong Seberang Tego Yuwono, saat ini para petaninya tengah menghadapi persoalan keperluan BBM, pupuk serta pengadaan alat pertanian. Dan dipastikannya, keperluan ini secara bertahap dipenuhi dan diperbaiki. Lantaran, sangat berpengaruh terhadap produktivitas petani.


“Kami terus respon laporan masyarakat petani yang sering kesulitan, khususnya mendapatkan BBM kemarin. Sudah kita koordinasikan dengan pihak penyedia,” ungkap Tego belum lama ini.

BBM sendiri sangat krusial bagi petani yang saat ini menggunakan alat-alat modern. Namun, kesulitan mereka adalah distribusi BBM ke alat pertanian dengan jerigen. Yang saat ini belum diperbolehkan menggunakan jerigen. Namun, Tego pastikan kendala ini telah dikomunikasikan dengan pihak SPBU.


Adapun manajemen pembagian pupuk bersubsidi di kalangan para petani yang menjadi kendala juga. Namun, Tego juga memastikan hal ini telah terkenadali. Dan sekarang ia tengah fokus menangani keperluan petani, yakni dengan mengajak kalangan pemuda. Dikarenakan, petani yang lanjut usia mulai berkurang. Dan kebutuhan petani muda ini sangat diperlukan.

“Kami berencana melibatkan pemuda dalam pembinaan petani. Dan kami akan terus mengedukasi mereka agar pemahamannya terkait sektor pertanian ini luas,” tutup Tego. (Red. M)

Pemilir jalur Selatan Jateng keluhkan pos pengamanan berkurang


Banyumas, rakyatindonesia.com - Sejumlah pemilir yang melintas di wilayah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, mengharapkan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengevaluasi pengamanan arus mudik maupun milir Lebaran 2024 dan mengembalikannya seperti semula.


"Kalau diperhatikan, jumlah pos pengamanan di sepanjang jalur mudik dan milir pada Lebaran kali ini tidak sebanyak tahun-tahun sebelumnya," kata pemilir tujuan Jakarta, Anton saat ditemui di Ajibarang, Banyumas, Senin malam.

Menurut dia, keberadaan pos-pos pengamanan tersebut sangat dibutuhkan oleh pemudik maupun pemilir yang membutuhkan informasi terkait dengan berbagai hal termasuk jalur yang akan dilaluinya.

Ia mengaku sempat kebingungan saat membutuhkan informasi kondisi jalur selatan Jateng dalam perjalanan mudik ke Kulon Progo.

"Biasanya di Simpang Rawalo, Banyumas, ada pos pengamanannya namun sekarang tidak ada. Saya baru mendapatkan informasi di Pos Terpadu Sampang, Cilacap," katanya.

Kendati jumlah pos pengamanannya berkurang, dia mengakui jika Polri tetap menempatkan personelnya di lokasi-lokasi tertentu terutama titik-titik rawan macet.

Akan tetapi, kata dia, penempatan personel di titik-titik yang disebut strong point tersebut hanya dilakukan jika ada potensi kemacetan.

"Jadi, alangkah baiknya jika lokasi tersebut tetap diadakan pos pengamanan seperti tahun-tahun sebelumnya yang selalu dijaga meskipun tidak ada potensi kemacetan, sehingga pemudik lebih merasa aman dan nyaman," katanya.

Pemilir lainnya, Fandi mengatakan suasana arus milir Lebaran 2024 berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya terutama sebelum pandemi COVID-19.

Bahkan, kata dia, arus milir kali ini sangat padat sehingga perjalanan dari Kebumen hingga Ajibarang lebih lama dari biasanya.

"Pada masa lebaran sebelum COVID-19, biasanya dari Kebumen sampai Ajibarang hanya 3 jam perjalanan. Tadi saya berangkat dari Kebumen pukul 14.00 WIB, sampai di Ajibarang pukul 18.00 WIB," kata dia yang hendak memilir ke Cikarang dengan bersepeda motor bersama istri dan anaknya.

Ia mengharapkan keberadaan pos-pos pengamanan di sepanjang jalur mudik-milir dapat dihidupkan kembali seperti tahun-tahun sebelumnya agar arus kendaraan yang melintas lebih teratur. (Red. M)

Korlantas hentikan "one way" arus balik Lebaran 2024 pagi ini


Jakarta, rakyatindonesia.com - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menghentikan rakayasa lalu lintas sistem satu arah (one way) arus balik Lebaran 2024 mulai dari KM 414 Kalikangkung hingga KM 72 Tol Cipali, Selasa pagi.


"One way dihentikan mulai dari KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung sampai dengan KM 72 Gerbang Tol Cipali," kata Kakorlantas Polri Irjen Pol. Aan Suhanan dalam keteranganya.

Jenderal polisi bintang dua itu menjelaskan mulai pukul 06.00 s.d. pukul 08.00 WIB petugas melakukan pembersihan jalur satu arah.

Menurut dia, penghentian rekayasa lalu lintas satu arah ini karena arus lalu lintas di ruas Tol Transjawa menuju Jakarta dalam kondisi normal.

Setelah pembersihan arus, lalu lintas di ruas tol berjalan normal dua arah.

"Lalu lintas normal dua arah mulai dari KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung sampai dengan KM 72 Gerbang Tol Cipali," katanya lagi.

Sementara itu, rekayasa lalu lintas sistem lawan arah (contraflow) masih diberlakukan dua lajur, mulai dari KM 70 s.d. KM 74 Tol Jakarta-Cikampek.

Irjen Pol. Aan juga mengimbau pengendara yang melintasi tol untuk saling toleransi di jalan dan menjaga kondisi tubuh agar selalu fit saat berkendaraan.

Beberapa peristiwa kecelakaan yang terjadi selama musim mudik tahun ini, antara lain, karena faktor kelelahan pengemudi kendaraan.

"Terima kasih untuk masyarakat yang sudah mengikuti peraturan petugas di lapangan," kata Irjen Pol. Aan. (Red. M)

Berita Duka, Politisi Senior PKS Quatly Abdulkadir Alkatiri Meninggal Dunia, Dimakamkan Hari Ini

 


SOLO, rakyatindonesia.com - Kabar duka datang dari dunia politik, politisi senior Partai Keadlian Sejahtera (PKS),  Quatly Abdulkadir Alkatiri meninggal dunia Senin (15/4/2024).

Wakil Ketua DPRD Jateng tersebut diketahui meninggal dunia karena sakit.

Ketua DPD PKS Solo Daryono menceritakan, Quartly sempat dirawat di RSUD Dr Moewardi Solo sebelum dinyatakan meninggal pada Senin (15/4/2024)  pukul 13.00 WIB.

“Kalau infonya kena DB (demam berdarah). Sudah sempat dapat transfusi (darah) kemarin. Rencanaya hari ini mau transfusi lagi. Tapi kondisi beliau drop, kemudian saya dapat info beliau meninggal dunia,” bebernya, Senin (15/4/2024).

Daryono mengaku cukup dekat dengan Quatly yang pernah menjabat sebagai ketua DPD PKS Kota Solo pada 2002 lalu tersebut. Saat itu, ia masih menjadi kader baru PKS Kota Solo dan mengatakan belajar banyak pada almarhum.

“Beliau sosok yg sangat disiplin masalah waktu. Perhatian terhadap teman. Dan tidak membeda-bedakan terhadap orang lain,” tuturnya.

Salah satu capaian PKS Kota Solo saat dipimpin Quatly, lanjut Daryono, yaitu mampu menambah kursi PKS di DPRD Kota Solo pada Pemilu 2004. PKS yang awalnya hanya mendapat satu kursi, mampu menduduki empat kursi. Rencananya, jenazah Quatly akan dimakamkan Selasa (16/4/2024) ini.

“Sebelumnya beliau tidak pernah menunjukkan  keluhan mengenai masalah kesehatan,” tukasnya. Prihatsari (Red. M)

 

 


Thursday, January 11, 2024

Bos Ayuttera Resort sedang Berobat Sakit Jiwa

 




Gianyar, rakyatindonesia.com - Bos Ayuterra Resort ditetapkan sebagai tersangka usai lift penginapan jatuh dan menewaskan 5 karyawan. Ia belum ditahan dengan alasan berobat sakit jiwa.


Mujiana, salah seorang tersangka kasus lift putus di Ayuterra Resort, Ubud, Bali sudah ditahan kepolisian. Ia merupakan kontraktor penyedia lift maut di resort tersebut.


Namun, tersangka lainnya, Vincent Juwono, pemilik Ayuterra Resort ternyata masih bebas dan belum ditahan. Dia diketahui tengah menjalani rawat jalan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Bangli.


Kasat Reskrim Polres Gianyar AKP M Gananta mengatakan, sebenarnya Vincent hendak dilimpahkan berbarengan dengan Mujiana pada 14 Desember 2023. Namun, Vincent mengaku mengalami masalah kejiwaan.


"Pihak keluarga tersangka Vincent, membawa surat keterangan rawat jalan dari RSJ Bangli, bahwa tersangka menjalani rawat jalan karena mengalami masalah kejiwaan," terang Gananta.


Satreskrim Polres Gianyar masih menunggu visum et repertum untuk mengetahui kondisi kesehatan Vincent yang sebenarnya.


"Dengan kondisi itu, saat ini tersangka belum dilimpahkan ke Kejari Gianyar," imbuh Gananta.


Sementara itu, Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Gianyar Komang Adi Wijaya membenarkan tersangka Mujiana sudah dilimpahkan.


"Tersangka Mujiana sudah dilimpahkan. Sudah ditahan per 14 Desember 2023 lalu dan dititipkan di Rutan Kelas 2B Gianyar," terang Adi.


Saat ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) tengah menyiapkan dakwaan untuk dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Gianyar agar segera mendapatkan jadwal sidang.


Tragedi lift putus Ayuterra Resort Ubud terjadi pada Jumat (1/9/2023) lalu. Lima karyawan tewas setelah lift yang mereka tumpangi meluncur bebas ke jurang karena tali slingnya putus.


Para korban bernama Sang Putu Bayu Adi Krisna (19), Ni Luh Superningsih (20), Kadek Hardiyanti (24), Kadek Yanti Pradewi (19), dan I Wayan Aries Setiawan (23).


Polres Gianyar menetapkan dua orang tersangka dalam kasus lift putus tersebut. Kedua tersangka adalah Mujiana sebagai kontraktor lift dan Vincent Juwono, pemilik sekaligus Direktur Ayuterra Resort.(red.w)

© Copyright 2020 Rakyat-Indonesia.com | REFERENSI BERITA INDONESIA | All Right Reserved