Thursday, April 25, 2024

KRYD Pasca Lebaran Polres Situbondo Jaga Kondusifitas

 

SITUBONDO,  rakyatindonesia.com - Dalam Rangka mengantisipasi kerawanan kamtibmas dan balap liar, Polres Situbondo Polda Jatim melaksanakan kegiatan yang ditingkatkan (KRYD).

Kapolres Situbondo, AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto melalui Kasihumas Polres Situbondo Iptu Achmad Sutrisno, SH mengatakan patroli bersama diperbatasan digalakkan untuk mencegah kerawanan kamtibmas seperti balap liar atau minuman keras.

"Kali ini dilaksanakan oleh Polsek Mangaran dan Polsek Panarukan, melaksanakan patroli berantai di jalan perbatasan Desa Duwet yang kerap dijadikan lokasi balap liar," ujarnya, Selasa (23/4).

Iptu Sutrisno juga mengatakan Patroli yang terus ditingkatkan oleh aparat Kepolisian tentunya akan meminimalisasi potensi kerawanan Kamtibmas dan juga memberikan kenyamanan masyarakat.

"Pasca operasi Ketupat Semeru 2024, kegiatan antisipasi gangguan kamtibmas terus kita lakukan dengan KRYD ini," jelasnya.

KRYD dilakukan kata Iptu Sutrisno sebagai wujud kehadiran Polisi ditengah masyarakat, dan upaya preventif untuk mengantisipasi kerawanan Kamtibmas.

"Dengan KRYD diharapkan dapat menciptakan situasi wilayah yang kondusif aman terkendali dan masyarakat senantiasa terlindungi serta terayomi” pungkas Iptu Achmad Sutrisno. (red.Time)

Wednesday, April 24, 2024

Sigap, Kapolres Nganjuk Terjunkan Bhababinkamtibmas Bantu Warga Terdampak Luapan Sungai Jurang Dandang

 



Nganjuk, rakyatindonesia.com  – Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si., menerjunkan anggota Bhabinkamtibmas Polsek Lengkong dalam rangka membantu warga di empat desa yang Terdampak Luapan Sungai Jurang Dandang, Selasa (23/04/2024). 


Luapan sungai Jurang Dandang terjadi sekitar pukul 15.00 WIB hingga pukul 21.30 WIB. akibat debit air yang besar karena hujan deras yang terjadi sehingga membanjiri hingga empat desa yakni Desa  Ngringin, Desa Sawahan, Desa Prayungan dan Desa Banggle, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk. 


“Sungai Jurang Dandang meluap disebabkan tanggul yang tidak mampu menampung air karena curah hujan cukup tinggi sehingga air meluap ke akses jalan dan sebagian masuk kedalam rumah warga dengan ketinggian rata-rata air sekitar 20-40 cm,” ujar AKBP Muhammad. 


Tidak ada korban jiwa dan korban material dalam kejadian meluapnya air sungai Jurang Dandang, hal ini disebabkan kesigapan Bhabinkamtibmas Polsek Lengkong yang diterjunkan langsung bekerja sama dengan Babinsa dan perangkat desa segera merespons situasi tersebut. 


“Sambil menunggu air surut, petugas tak henti – hentinya mengingatkan warga untuk segera mengamankan diri dan mengamankan harta bendanya sehingga kerugian dapat diminimalkan,” sambung AKBP Muhammad. 


Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan perangkat desa terus memberikan arahan dan hinbauan kepada warga untuk tetap waspada dan tidak mendekati area yang tergenang banjir untuk menghindari risiko kecelakaan. (red.Tim)

Kadiv Humas Polri Beri Penghargaan ke 7 Anggota dengan Nilai Sertifikasi Kompetensi Terbaik

 


Surabaya, rakyatindonesia.com - Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho memberikan penghargaan kepada tujuh anggota Humas Polri dengan nilai Sertifikasi Kompetensi Umum terbaik.


Penghargaan tersebut diberikan secara langsung dalam penutupan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Humas Polri TA.2024 di Hotel Wyndham, Surabaya, Jawa Timur pada Selasa (23/4) malam.


"Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi bagi jajaran humas yang telah melewati sertifikasi dengan nilai terbaik. Diharapkan dengan adanya kompetensi itu akan semakin mendukung kerja-kerja Polri dalam melayani masyarakat," jelasnya. 


Adapun ketujuh anggota jajaran Humas yang mendapatkan penghargaan itu merupakan Paur Penum Subbidpenmas Humas Polda Maluku AKP Wehelmina Melda Haurissa; Kasubbid Mulmed Humas Polda Kalimantan Selatan Pembina Sri Widayati; Kabid Humas Polda Kalimantan Selatan Kombes Adam Erwindi.


Selanjutnya Kabid Humas Polda Bangka Belitung Kombes Jojo Sutarjo; Kabid Humas Polda Riau Kombes Hery Murwono; Kasubbidpenmas Humas Polda DIY AKBP Verena Sri Wahyuningsih; dan terakhir Kaur Penmas Humas Polda Bangka Belitung AKP Candra Wijaya.


Dalam kegiatan Rakernis Humas Polri tahun ini, Sandi juga meminta seluruh jajarannya agar dapat meningkatkan kemampuan sebagai persiapan dalam menghadapi tantangan nasional maupun global.


"Sehingga kita semua semakin siap dalam menghadapi tantangan yang mungkin muncul kedepannya. Sehingga dapat mendukung stabilitas kamtibmas guna percepatan transformasi ekonomi inklusif dan berkelanjutan," tuturnya. 


Oleh karenanya, ia mengatakan saat ini Divisi Humas Polri telah menghadirkan e-Learning Humas Presisi sebagai sarana pembelajaran bagi seluruh personel untuk memiliki sertifikasi kompetensi umum kehumasan. 


"Beberapa waktu lalu telah dilakukan pelatihan kompetensi kehumasan kepada Bintara, Pama, Pamen, serta PNS Divisi Humas Polri. Kedepan akan dilaksanakan sertifikasi kompetensi kehumasan kepada personel Bidhumas Polda Jajaran," jelasnya.


Sandi menuturkan, peningkatan kemampuan kompetensi kehumasan penting dilakukan guna menyongsong Indonesia Emas 2045. Seperti yang diutarakan Presiden Jokowi bahwa membawa Indonesia menggapai cita-cita Indonesia Emas 2045 ada 3 hal pokok yang menjadi acuan yaitu pentingnya stabilitas bangsa, harus ada berkelanjutan dan kesinambungan dan pentingnya peningkatan kualitas SDM.


Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam pembukaan rakernis 5 Divisi termasuk Divisi Humas meminta jajaran kehumasan baik anggota Polri dan seluruh pegawai negeri pada Polri untuk membangun persepsi positif terhadap Polri dengan narasi Polri yang tegas, humanis dan merakyat. (red.Tim)

Tuesday, April 23, 2024

TNI-Polri dan Warga Lumajang Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat Pasca Banjir Lahar Dingin Gunung Semeru

 



LUMAJANG, rakyatindonesia.com - TNI-Polri dan Pemkab Lumajang bersama masyarakat bergotong royong membangun jembatan darurat penghubung Kecamatan Candipuro, dan Kecamatan Pasrujambe, tepatnya di bawah jembatan Mujur, Desa Kloposawit, Selasa (23/4/2024).


Pembangunan jembatan darurat dilakukan, usai banjir lahar dingin Gunung Semeru di wilayah tersebut hingga merobohkan jembatan penyebrangan.


Untuk memperlancar aktivitas warga, TNI-Polri bersama masyarakat melakukan upaya dengan mendirikan jembatan darurat terbuat dari bahan bambu dan kayu.


Semantara jalur tersebut, merupakan akses utama warga. Selain akses warga menuju dua kecamatan yakni Tempeh, Pasrujambe dan Lumajang. Dimana aktivitas warga sempat terhenti dan terisolir. 


Namun dengan upaya TNI-Polri dan warga, alhasil jembatan tersebut sudah bisa di akses kembali, sekalipun menggunakan jembatan darurat untuk sementara waktu.


Kapolres Lumajang AKBP Mohammad Zainur Rofik, S.I.K., mengatakan warga Desa Klomposawit di bantu TNI dan Personel Polres Lumajang bekerja ekstra keras untuk membuat jembatan darurat dengan cara gotong Royong, agar aktivitas warga tersebut tetap lancar.


"Hari ini kita bersama warga untuk membuat jalur alternatif. Tujuannya untuk akses aktifitas masyarakat bisa berjalan," ujar AKBP Rofik.


Pembangunan jembatan darurat ini sambil menunggu keputusan dari Pemerintah yang akan membangun jembatan utama bebera waktu mendatang.


"Jembatan ini didirikan hanya untuk pejalan kaki dan sepeda motor tidak bisa dilalui kendaraan roda empat,”jelas AKBP Rofik.


Untuk diketaui, bencana banjir terjadi di wilayah kabupaten Lumajang pada kamis 18 April 2024 menyebabkan beberapa jembatan mengalami terputus akibat diterjang banjir lahar dingin. (red.Tim)

Polisi Amankan Seorang Pemuda di Bondowoso Diduga Edarkan Pil Koplo


BONDOWOSO, rakyatindonesia.com - Polres Bondowoso Polda Jatim kembali berhasil ungkap kasus peredaran obat terlarang tanpa ijin edar. 


Kali ini tersangka inisial WD (22) warga Kecamatan Grujugan Kabupaten Bondowoso yang diduga sebagai pengedar Pil Koplo.


Kapolres Bondowoso AKBP Lintar Mahardhono membenarkan adanya penagkapan seorang warga oleh anggota Satrenarkoba pada Senin, 22 April 2024, sekitar jam 20.00 Wib.


“Benar, anggota dari Satresnarkoba Polres Bondowoso mengamankan seorang inisial WD (22) di rumahnya,”kata AKBP Lintar, Selasa (23/4).


Menurut AKBP Lintar Mahardhono, bahwa WH saat diamankan petugas diketahui mengedarkan pil logo Y warna putih.


" Diketahui bahwa tersangka WH menjual obat-obatan tersebut secara bebas kepada umum yang dikemas menggunakan plastic klip isi 3 butir dengan harga Rp. 10.000,"ungkap AKBP Lintar.


Dalam peredaran sediaan farmasi yang dilakukan oleh tersangka tersebut lanjut Kapolres Bondowoso diketahui tidak memiliki izin edar.


Selanjutnya dalam kejadian tersebuat dari penguasaan tersangka WH berhasil diamankan barang bukti berupa 125 (Seratus dua puluh lima) Butir pil logo Y warna putih.


“Barang itu sebagian sudah dikemasi untuk siap diedarkan oleh tersangka,”tambah AKBP Lintar.


Kini tersangka beserta barang bukti diamakan di Mapolres Bondowoso guna kepentingan penyidikan lebih lanjut.


“Atas tindakan Tersangka WH kami jerat dengan Pasal 435 Subs Pasal 138 ayat (2) UU. RI. No. 17 Tahun 2023, Tentang Kesehatan, "pungkas Kapolres Bondowoso. (red.Tim)

Pengedar Sabu-Sabu Asal Papar Dibekuk Polisi

 



KEDIRI, rakyatindonesia.com - RS (31) diamankan petugas Buser Satresnarkoba Polres Kediri. Pria asal Kecamatan Papar Kabupaten Kediri diduga mengedarkan Narkotika jenis sabu-sabu.


Kapolres Kediri AKBP Bimo Ariyanto S.H., S.I.K., melalui Kasubsi Penmas Polres Kediri Iptu Anang Isandy menuturkan terduga pelaku saat ini dimintai keterangan.


"Ya benar, masih dimintai keterangan,"tutur Iptu Anang, Selasa (23/4/2024). 


Disampaikan Iptu Anang, penangkapan RS berawal dari informasi masyarakat. Petugas Buser Satresnarkoba Polres Kediri melakukan serangkaian penyelidikan. 


"Diamankan dirumahnya,"ucap Iptu Anang.


Iptu Anang lebih lanjut mengungkapkan, pada saat dilakukan penggeledahan dirumah RS ditemukan barang bukti narkotika jenis sabu dalam 2 plastik klip dengan berat kotor keseluruhan beserta bungkusnya 0,25 gram atau dengan berat bersih 0,15 gram. 


Selain itu, 1 buah pipet kaca, 1 buah botol plastik sebagai alat hisap sabu, 2 buah sedotan plastik warna putih dan 1 ponsel.


"Saat ini terduga pelaku masih dimintai keterangan dan dilakukan pengembangan,"ungkapnya. (red.Tim)

Menyatu Bersama Masyarakat, Polisi Kediri Hadiri Sedekah Bumi Desa Senden

 



KEDIRI, rakyatindonesia.com – Anggota Polsek Pagu Polres Kediri turut hadir bersama masyarakat dalam kegiatan sedekah bumi di TPU (Tempat Pemakaman Umum)  alias Punden Dusun Bolo Desa Senden Kecamatan Kayen Kidul Kabupaten Kediri, Selasa (23/4/2024) pagi. 


Kegiatan ini merupakan bentuk partisipasi aktif dari aparat Kepolisian dalam mendukung kegiatan sosial dan keagamaan di lingkungan masyarakat.


Hadir dalam kegiatan Aiptu Pujo Mulyono, S.H. selaku Polmas (Polisi Masyarakat) Senden, Babinsa Senden, Kades Senden, Kasun Bolo serta warga masyarakat. 


Kapolsek Pagu Iptu Agus Winarto, S.H. melalui Aiptu Pujo menjelaskan bahwa sedekah bumi dilaksanakan sebagai wujud penghormatan dan rasa syukur kepada Tuhan YME atas segala nikmat yang diberikan. 


"Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi bentuk kebersamaan dan solidaritas antar warga dalam menjaga kerukunan dan kesejahteraan bersama," ujarnya.


Kegiatan serupa dapat menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara Polsek Pagu dan masyarakat dalam mempererat tali silaturahim dan kebersamaan.


Tak lupa dalam kegiatan tersebut, Aiptu Pujo menyelipkan sejumlah imbauan kamtibmas sebagai tindakan pencegahan terhadap segala bentuk potensi kerawanan.


“Semoga dapat terus ditingkatkan guna memperkuat hubungan baik yang harmonis,” harapnya.


Sementara Kades Senden, Mat Juma'in, menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran TNI-Polri yang selalu mendukung dan mengawal kegiatan masyarakat. 


Baginya, kehadiran TNI-Polri tidak hanya sebagai petugas pengamanan, tetapi juga sebagai mitra dalam membangun kebersamaan dan persatuan di tengah-tengah masyarakat. (red.Tim)


Berpakaian Adat Petugas Satpas SIM Polres Kediri Kota Layani Masyarakat di Hari Kartini

 



KOTA KEDIRI, rakyatindonesia.com  – Hingga hari ini, anggota Polisi yang bertugas di Satpas Polres Kediri masih mengenakan baju tradisional atau adat dan kebaya untuk memperingati Hari Kartini.


Para pemohon SIM pun sempat kaget karena mereka tak mendapati petugas yang berpakaian Polisi saat melayani mereka membuat SIM baru maupun perpanjangan.


"Awalnya saya tidak tahu mengapa petugasnya pakai baju adat, ternyata dalam rangka Hari Kartini yang sebenarnya  pada Minggu, 21 April kemarin,”kata Widya salah satu pemohon SIM saat menunggu antrian, Senin (22/4/2024).


Sementara itu Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Andhini Puspa mengatakan tanggal 21 April jatuh pada hari Minggu, sehingga peringatan Hari Kartini dilaksanakan pada Senin (22/4) di kantor Satpas dengan seluruh petugas pelayanan memakai baju adat.


"Untuk mengingatkan kepada masyarakat dengan memperingati Hari Kartini, kita kenang perjuangannya,”kata AKP Andhini.


Meskipun sudah terlewat, namun kata AKP Andhini semangat Kartini masih terasa dan tetap pantas untuk diperingati bersama.


Sementra itu Kanit Regident Satlantas Polres Kediri Kota Ipda Ajeng Ayu Ardianingrum, menegaskan bahwa Kartini merupakan sosok pahlawan yang penting bagi kemajuan dan perkembangan masa depan kaum perempuan.


"Beliau (Kartini) merupakan sosok pahlawan penting khususnya bagi kaum wanita, hingga kita polisi wanita menjadi seperti ini. Jadi, kita harus memperingatinya," jelas Ajeng.


Ajeng menyampaikan sebagai masyarakat Indonesia harus ikut berpartisipasi dalam memperingati Hari Kartini karena sebagai wujud rasa nasionalisme. 


Tak hanya itu, dia sebagai Polisi wanita beserta anggotanya dalam melayani masyarakat terinspirasi atas perjuangan Raden Ajeng Kartini.


Polwan asal Surabaya itu mengaku ada persiapan khusus untuk memperingati Hari Kartini yakni menyiapkan pakaian adat maupun kebaya.


"Semangatnya rekan-rekan luar biasa sekali karena mereka tidak merasa terganggu. Usai melaksanakan apel pagi, mereka langsung berganti pakaian kebaya dan adat," ucapnya.


Dia berharap Hari Kartini yang jatuh setiap 21 April ini bisa terus diperingati oleh masyarakat sehingga bagi kaum perempuan-perempuan di Indonesia bisa melanjutkan perjuangan ibu Kartini.  (red.Tim)

Cegah DBD Polisi Dampingi Dinkes Tulungagung Lakukan Fogging

 



TULUNGAGUNG, rakyatindonesia.com  – Upaya Polres Tulungagung Polda Jatim dalam membantu penanganan penyakit deman berdarah dengue (DBD) yang diakibatkan gigitan nyamuk aedes aegypti terus dilakukan.


Sebelumnya Polres Tulungagung Polda Jatim ini juga telah mengikuti Aksi PSN (pembarantasan saran nyamuk) dengan 3M Plus.


Aksi tersebut dilaksanakan oleh Sidokkes Polres Tulungagung bekerja sama dengan RS Bhayangkara Tulungagung dan Dinas Kesehatan Tulungagung dengan menyasar Kantor Polisi, Rumah dinas dan sekitarnya.


Kapolres Tulungagung AKBP Teuku Arsya Khadafi SH, SIK, M.Si melalui Kasi Humas Iptu Mujiatno mengatakan, Kegiatan foging di Jajaran Polres Tulungagung dengan adanya kegiatan tersebut dengan tujuan agar masyarakat tidak terjangkit wabah DBD. 


‘’Polri khususnya Polres Tulungagung akan terus melakukan upaya pencegahan dan memberantas penyebaran wabah DBD di wilayah Kabupaten Tulungagung bekerjasama dengan Dinas Kesehatan,”ujarnya, Selasa (23/04/2024).


Kali ini melalui Polsek Campurdarat, Polres Tulungagung bersama Tiga Pilar mendampingi Petugas Fogging dari Dinkes Tulungagung, melaksanakan antisipasi potensi wabah penyakit akibat genangan air di Desa Tanggung, Kecamatan Campurdarat.


Kapolsek Kapolsek Campurdarat IPTU Moh Anshori, SH menyampaikan selain mendampingi penyemprotan Fogging, dalam kesempatan tersebut pihaknya juga memberikan himbauan kepada warga Masyarakat, untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan dengan mengubur wadah yang dapat digenangi air.


“Kami himbau warga Masyarakat jangan lupa melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dan jentik minimal seminggu sekali”, kata IPTU Moh Anshori.


Ia juga memberikan tips kepada Masyarakat dalam mencegah wabah DBD dengan melakukan 3M yaitu menguras tempat penampungan air dengan rutin, menutup tempat penampungan air dan mengubur barang-barang bekas yang dapat ditempati untuk tumbuh bibit jentik nyamuk.


“Rajin kita lakukan 3 M ini semoga wabah DBD tidak sampai menyebar,”kata Iptu Anshori. (*)


Menurut Iptu Anshori penyemprotan Fogging tersebut merupakan antisipasi musim penghujan guna membasmi berkembangnya jentik- jentik nyamuk demam berdarah di lingkungan masyarakat, 


“Petugas melakukan pemyemprotan di Dusun Kendit Desa Tanggung sebanyak 50 rumah. Tujuan kegiatan fogging tersebut untuk mencegah menyebarnya penyakit Demam Berdarah”, pungkasnya. (red.Tim)

Rakernis Humas Polri, Bidhumas Polda Jatim Raih Dua Penghargaan

 



SURABAYA, rakyatindonesia.com - Polri menggelar Rakernis Humas tahun anggaran 2024 dengan tema Divisi Humas Polri Siap Mendukung Stabilitas Kamtibmas yang Kondusif Dalam Proses Demokrasi Guna Percepatan Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan.


Rakernis Humas seluruh Polda se-Indonesia itu digelar mulai Senin 22 April 2024 hingga Rabu 24 April 2024 di Surabaya.


Pada kegiatan itu pula selain membahas tentang tugas Humas Polri kedepan, juga dilakukan Analisa dan Evaluasi (Anev) kinerja Bidang Humas di masing – masing Polda seluruh Indonesia.


Pada kegiatan tahunan ini, kembali Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas)  Polda Jatim meraih Dua penghargaan Kategori Amplifikasi Berita Positif Polri Terbanyak Zona WIB dan Pengguna Portal Humas Zona WIB.


Dua piagam penghargaan yang diterima oleh Kabidhumas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto diharapkan menjadi motivasi seluruh personel Humas baik yang ada di Polda Jatim maupun yang ada di jajaran Polres dalam menjalankan tugas kehumasan.


“Perasaan tentu senang mendapat penghargaan, tapi kami akan lebih menjadikan penghargaan ini motivasi untuk bekerja lebih baik lagi, bukan sekedar kebanggaan,” ujar Kombes Dirmanto di Surabaya, Senin (22/4).


Kombes Pol Dirmanto juga menyampaikan terimakasih kepada seluruh personel Humas baik yang di Polda Jatim maupun yang ada di Polres atas loyalitas dan kerja kerasnya sehingga Humas Polda Jatim mendapatkan dua penghargaan.


Namun Kombes Pol Dirmanto kembali mengingatkan, sesuai dengan kegiatan rakernis Humas kali ini Humas Polri harus tetap memperhatikan terhadap dinamika dan isu nasional yang berkembang saat ini.


“Seperti Rakernis yang digelar dalam rangka mendukung stabilitas Kamtibmas yang kondusif dalam proses Demokrasi guna percepatan transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan saat ini,”kata Kombes Dirmanto.


Pada Rakernis Humas Polri kali ini kata Kombes Pol Dirmanto, juga diingatkan kepada anggota Polri khususnya fungsi Humas, agar dapat selalu menjaga kepercayaan publik terhadap Korps Bhayangkara.


“Seperti yang sudah disampaikan oleh Bapak Kadiv Humas Polri, bahwa kepercayaan Masyarakat terhadap Institusi Polri adalah harga mati yang harus kita jaga,” tegas Kombes Pol Dirmanto.


Kabidhumas Polda Jatim ini juga menegaskan, dalam menjalankan fungsi kehumasan, personel Polri harus dapat menjalin kerjasama dengan komponen masyarakat dan pelaku komunikasi.


Selain itu lanjut Kombes Dirmanto, Humas juga harus mampu mencari, menghimpun, mengolah, mendistribusikan, menyimpan informasi dan data secara menyeluruh, cepat, tepat dan akurat, melalui jaringan terbuka dan mudah dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menjalin komunikasi dua arah.


“Disitulah peran Humas Polri dibutuhkan, maka dari itu kami dari Humas Polri perlu meningkatkan profesionalisme kinerja, menguatkan komitmen dan menyamakan persepsi tentang tugas dan peran Humas Polri,” terang Kombes Dirmanto.


Kombes Pol Dirmanto berharap kepada media baik Media Online, Media Cetak, Media Sosial serta Pegiat Media lainnya untuk dapat mendukung pemberitaan yang positif guna menciptakan suasana yang kondusif di tengah masyarakat.


“Ini semua dibutuhkan komitmen dari semua elemen agar tercapai kamtibmas ataupun stabilitas keamanan negara kita ini, ”pungkas Kombes Dirmanto.


Untuk diketahui, Kegiatan Rakernis Humas Polri kali ini dibuka langsung oleh Kadivhumas Polri Irjen Pol Dr. H. Sandi Nugroho, S.IK., S.H., M.Hum dan dihadiri oleh AS SDM Kapolri, Irjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M dan Aslog Kapolri, Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono,S.I.K, M.Si serta Kapolda Jatim, Irjen Pol Drs Imam Sugianto,M.Si.


Selain itu hadir pula seluruh pejabat utama Divisi Humas Polri dan diikuti oleh seluruh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat ( Kabidhumas ) Polda se Indonesia. (red.alz)

Haul Akbar Habib Sholeh di Tanggul Aman Dan Lancar, Kapolres Jember: Peran Petugas Pengamanan dan Masyarakat

 



JEMBER, rakyatindonesia.com - Haul Akbar Habib Sholeh yang dilaksanakan di Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember,Jawa Timur pada hari Sabtu dan Minggu tgl 20,21 April 2024 berjalan lancar, tertib dan aman, meski dihadiri Puluhan ribuan jamaah dari berbagai daerah.


Hal itu disampaikan Kapolres Jember AKBP Bayu Pratama Gubunagi,SIK.SH MSi.usai memimpin pelaksanaan pengamanan Haul Akbar Habib Sholeh bin Muhsin Al Hamid, atau yang populer disebut dengan Habib Sholeh  Ke-48 yang dilaksanakan di Kecamatan Tanggul Kabupaten Jember,Minggu (21/04/2024).


Kapolres Jember AKBP Bayu menerangkan situasi yang kondusif pada pelaksanaan Haul habib Sholeh di Tanggul tidak terlepas dari peran personil Polri semata namun juga berkat dukungan dari seluruh lapisan petugas pengamanan TNI, Satpol PP/, Dishub Kab Jember maupun yang lainnya.


Apresiasi pun diberikan Kapolres Jember AKBP Bayu Pratama  kepada seluruh petugas pengamanan dan masyarakat yang telah menciptakan suasana kondusif dalam peringatan Haul Sholeh Ke-48 yang dilaksanakan di Alun-alun Kecamatan Tanggul Kabupaten Jember. 


"Ini berkat peran seluruh petugas pengamanan baik Polri, TNI, Satpol PP dan Dishub Kab Jember serta Instansi terkait lainnnya, dan juga masyarakat yang telah bekerjasama bahu membahu," kata AKBP Bayu Pratama.


Sebagaimana diketahui bahwa, sebanyak 1152 personil gabungan dikerahkan untuk mengamankan peringatan Haul Habib Sholeh ke-48 di Kecamatan Tanggul Kabupaten Jember. (red.Tim)

Polres Malang Berhasil Bongkar Pabrik Narkoba Rumahan Diduga Dikendalikan Napi dari Lapas

 


MALANG, rakyatindonesia.com - Aparat Kepolisian Resor Malang, Polda Jatim, berhasil mengungkap praktik produksi narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan. 


Pabrik narkoba skala rumahan itu diduga berproduksi selama empat bulan yang diduga dikendalikan Napi dari Lapas.


Wakapolres Malang Komisari Polisi Imam Mustolih mengatakan, terungkapnya keberadaan pabrik tersebut berawal dari penangkapan seorang tersangka yang lebih dulu terciduk di wilayah kecamatan Turen, Kabupaten Malang saat gelaran Operasi Pekat Semeru 2024 menjelang hari raya Idul Fitri 2024.


Dari hasil pengembangan keterangan tersangka MZ (25) alias Pablo, tim Satresnarkoba Polres Malang berhasil menggerebek sebuah rumah di Desa Ketanireng, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, yang digunakan sebagai tempat produksi Narkotika jenis Sabu. 


“Ungkap kasus ini merupakan hasil pengembangan dari tersangka inisial MZ l alias Pablo yang sudah diamankan, kemudian ditemukan lokasi rumah yang dijadikan sebagai rumah produksi yang beralamat di tempat kejadian perkara ini,” kata Kompol Imam Mustolih saat konferensi pers di lokasi kejadian, Prigen, Pasuruan, Senin (22/4/2024).


Wakapolres Malang menambahkan, dalam penangkapan yang dilakukan oleh tim satresnarkoba Polres Malang Polda Jatim pada Kamis (18/4/2024) lalu, petugas berhasil mengamankan dua tersangka pria berinisial NK (40), asal Kecamatan Sumobito, kabupaten Jombang, serta MS (37) yang merupakan warga Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan.


Selain itu, seorang wanita berinisial IW (29), warga Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, juga harus berurusan dengan polisi karena terlibat aktif dalam proses pembuatan narkoba.


“Ada tiga orang tersangka yang secara paksa sudah bisa kita amankan dengan inisial yang sudah kita sebutkan yaitu NK, IW dan MS,” imbuhnya. 


Belakangan diketahui, tersangka NK dan MS bertanggung jawab atas proses pembuatan sabu di rumah tersebut. Sementara IW berperan sebagai pengendali dan membagi tugas kepada keduanya. 


Sementara itu, Kasatresnarkoba Polres Malang AKP Aditya Permana mengatakan, dalam penangkapan tersebut pihaknya menyita barang bukti sejumlah 1.940 butir pil neo prolifed serta bahan-bahan kimia seperti alcohol, cairan HCL, methanol, aceton, hingga iodium.  


Para tersangka berkomplot mengolah bahan-bahan itu untuk memproduksi narkoba atau kerap disebut prekusor.


“Prekusor artinya bahan baku yang ada di tabel 1 dan tabel 2 dalam undang-undang narkotika Nomor 35 Tahun 2009,” ungkap AKP Aditya.


Lebih jauh Kasatresnarkoba AKP Aditya menjelaskan berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka tidak memiliki latar belakang pendidikan terkait ilmu kimia. Mereka belajar secara otodidak dalam proses pembuatan sabu.


Selama empat bulan terakhir, yakni Desember 2024, mereka berupaya memproduksi sabu dengan petunjuk seseorang yang saat ini masih buruan Polisi. 


Diduga tersangka yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) tersebut memberikan petunjuk untuk meracik sabu melalui jaringan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).


“Mereka diarahkan ototidak oleh tersangka lain yang diduga ada di lapas, masih kita dalami keterangan para tersangka,” tandasnya.


Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, para tersangka telah ditahan di rutan Polres Malang. Ketiganya dijerat dengan Pasal 113 ayat (1) dan atau 129 huruf a dan b dan atau pasal 114 ayat (2) Juncto Pasal 132 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana penjara maksimal 20 tahun. (red.Tim)

Monday, April 22, 2024

Azizatus Gadaikan iPhone-Perhiasan Sebelum Ngeprank Jadi Korban Perampokan

 


Gresik
, rakyatindonesia.com - Zuraidah Istiana (24) atau Azizatus Sholihah, perempuan penghuni rumah di Jalan Taman Ruby Nomor 14, Perumahan Pondok Permata Suci (PPS), Manyar, Gresik sempat bikin heboh usai mengaku sebagai korban perampokan dan penyekapan. Padahal, barang-barang yang dilaporkan tersebut telah digadaikan untuk membayar utangnya.
Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdhan mengatakan, barang berharga yang dilaporkan dirampok itu digadaikan sendiri oleh wanita yang akrab disapa Pesek. Pesek menggadaikan HP dan sejumlah perhiasan untuk membayar utang kepada temannya.

"Untuk iPhone itu digadaikan sebesar Rp 7,5 juta. Sedangkan perhiasan sebesar Rp 5,5 juta dan Rp 4,5 juta," kata Aldhino kepada detikJatim, Senin (22/4/2024).

Aldhino menambahkan, uang tersebut digunakan Pesek untuk melunasi utang kepada temannya. Sebab, ia sempat mengajak temannya untuk berinvestasi ke seseorang yang berada di Malang, namun investasi ini ternyata bodong.

"Pelapor ini juga jadi korban investasi bodong di Malang sebesar Rp 80 juta. Jadi pelapor ini yang mengajak teman-temannya untuk berinvestasi ke orang yang berada di atasnya itu," jelas Aldhino.

Rekayasa perampokan itu, lanjut Aldhino, dilakukan oleh Pesek untuk mengelabui suaminya. Ia takut suaminya marah lantaran telah menggadaikan barang-barang tersebut untuk melunasi utang-utangnya akibat investasi bodong.

"Untuk motifnya karena takut kepada suaminya. Sebenarnya tidak ada niatan untuk laporan, tapi karena diajak suaminya untuk laporan, maka korban terpaksa melakukannya. Makanya mau cabut laporan juga," pungkas Aldhino.
Sebelumnya, wanita yang akrab disapa Pesek itu mengaku dirampok saat sedang sedang memasak di dapur seorang diri dengan pintu rumah dalam kondisi terbuka. Saat itu, petang sekitar pukul 18.30 WIB, Azizatus mengaku mendengar 2 orang masuk ke dalam rumahnya.

Dalam laporannya dia, mengira orang itu suaminya. Setelah dia menoleh ke arah pintu, ada 1 pelaku yang langsung menarik tangannya dan membawanya masuk ke kamar. Dia mengaku didorong hingga kepalanya membentur meja.

Kini semua telah terbongkar, apa yang dia ceritakan sebagai perampokan itu hanyalah prank. Cerita Azizatus hanyalah balada yang dia karang agar dirinya tidak lagi menjadi sasaran penagihan utang teman-temannya yang telah tertipu investasi bodong, karena ulahnya mengenalkan mereka kepada orang yang tidak amanah.

(red.alz)

Rumah Via Valen Digeruduk Massa Aliansi Arek Sidoarjo

 


Sidoarjo
, rakyatindonesia.com - Rumah Via Vallen di Desa Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo digeruduk belasan orang. Massa yang menggeruduk rumah Via Vallen itu mengatasnamakan Aliansi Arek Sidoarjo.
Kedatangan belasan orang itu menuntut agar RF, adik kandung Via Vallen mengembalikan motor milik salah satu anggota aliansi yang berprofesi ojek online. Adik Via Vallen diduga telah menggadaikan motor tersebut.

Kasus itu bermula ketika salah seorang driver ojek online (ojol) bernama Rahmad Hidayat (42), warga Desa Perum Kali Sampurno Tanggulangin menggadaikan motor Honda Vario miliknya ke temannya bernama Adyt.

Motor itu digadaikan pada 13 Februari 2024 senilai Rp 2 juta. Oleh Adyt, motor itu digadaikannya ke RF, adik kandung Via Vallen pada 13 Maret 2024 senilai Rp 3 juta.

Dalam perjanjian lisan yang disepakati antara Adyt dengan RF, gadai sepeda motor itu berbatas waktu. Jangka waktu gadai yang disepakati yakni selama 2 bulan.

"Sepeda motor milik Hidayat itu digadaikan ke saya senilai Rp 2 juta, kemudian saya pindah gadai ke RF senilai Rp 3 juta. 2 Minggu berikutnya motor itu mau saya tebus, tapi RF tidak bisa dihubungi," ujar Adyt di depan rumah Via Vallen, Senin (22/4/2024).

Adyt menjelaskan bahwa dirinya merasa bertanggung jawab atas kasus itu sehingga berupaya untuk menemui RF. Namun RF selalu berbelit bahkan nomor handphone Adyt diblokir.

(red.alz)

Gempa Pacitan M 5,1, Warga Sempat Panik Berlindung di Bawah Meja

 



Pacitan, rakyatindonesia.com - Gempa M 5,1 mengguncang Pacitan. Meski cukup singkat, namun membuat sebagian warga panik. Mereka pun bergegas meninggalkan bangunan. Sejauh ini belum dilaporkan adanya kerusakan.
"Awalnya saya tenang, begitu guncangannya kuat baru saya mangamankan diri," kata Bambang, warga Desa Mentoro kepada detikJatim, Senin (22/4/2024) petang.

Kala itu, Bambang bergegas meninggalkan studio rekaman. Sementara seorang rekannya yang membaca naskah dan mengoperasikan komputer memilih berlindung di bawah meja.

Menurut Bambang, kala gempa terjadi dirinya tengah menunggu proses produksi rekaman audio. Rekaman audio itu Itu akan digunakan untuk simulasi evakuasi gempa di sekolah tempatnya mengajar.

Anehnya, saat rekaman hendak berakhir mendadak terjadi guncangan. Rekaman pun berhenti beberapa menit. Produksi audio baru dilanjutkan setelah guncangan berakhir dan kondisi aman.

Menurut Bambang, kala gempa terjadi dirinya tengah menunggu proses produksi rekaman audio. Rekaman audio itu Itu akan digunakan untuk simulasi evakuasi gempa di sekolah tempatnya mengajar.

Anehnya, saat rekaman hendak berakhir mendadak terjadi guncangan. Rekaman pun berhenti beberapa menit. Produksi audio baru dilanjutkan setelah guncangan berakhir dan kondisi aman.

"Alhamdulillah, rekaman bisa dilanjutkan," tambahnya.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menginformasikan gempa terjadi pukul 18.10 WIB. Pusat gempa berada 105 kilometer Tenggara Pacitan dengan kedalaman 10 kilometer dan tidak berpotensi tsunami.



(red.alz)

Detik-detik Perahu Penambang Pasir di Bojonegoro Tenggelam Hilangkan 1 Orang

 


Bojonegoro
, rakyatindonesia.com - Perahu penambang pasir di Bengawan Solo Desa Semanding Kecamatan Bojonegoro Kota terbalik dan tenggelam. Satu penambang hilang tenggelam sedangkan tiga lainnya selamat.
Sodik (54), salah satu korban selamat tampak sedih dan duduk-duduk di tepi Bengawan Solo. Ia masih tak percaya perahu yang ditumpangi dengan ketiga rekannya itu tenggelam.

Ia lalu menceritakan peristiwa nahas itu terjadi saat ketiga rekannya Saparun, Kamali dan Arif naik ke atas perahu pada sekitar pukul 12.00 WIB.

"Sekitar jam 12 an pas azan Zuhur. Perahu itu kondisinya agak melintang dan terkena tekanan air Bengawan yang sedang naik dan deras," ujar Sodik kepada detikJatim, Senin (22/4/2024).

Awalnya semua berjalan normal. Namun tekanan arus air yang deras membuat perahu besi yang berisi empat orang serta pasir sekitar 2 hingga 3 kubik bergoyang dan terbalik lalu tenggelam.

Saat itu, Sodik berada di posisi depan, Kamali di dalam bilik perahu, Saparun di tengah, dan Arif berada di ujung perahu belakang yang terakhir tenggelam.

"Aku langsung meloncat ke barat yang lain juga ikut selamatkan diri. Bahkan aku sempat lemparkan galon air namun kok Arif nggak terlihat. Pikirku siapa tahu ada yang butuh pertolongan. Sesampai di pinggir Bengawan, Kamali dan Saparun terlihat bareng naik. tapi Arif nggak terlihat," tutur Sodik.

Derasnya air Bengawan saat ini juga membuat Sodik terasa kesulitan berenang. Bahkan, ia terpaksa mencopot kausnya agar tidak menambah beban saat berenang ke tepi bengawan.

"Dadaku Sampek ora kuat, banter tenan banyune. Kausku sampek tak copot pas renang mau," ucap Sodik.

Saat itu, Sodik berada di posisi depan, Kamali di dalam bilik perahu, Saparun di tengah, dan Arif berada di ujung perahu belakang yang terakhir tenggelam.

"Aku langsung meloncat ke barat yang lain juga ikut selamatkan diri. Bahkan aku sempat lemparkan galon air namun kok Arif nggak terlihat. Pikirku siapa tahu ada yang butuh pertolongan. Sesampai di pinggir Bengawan, Kamali dan Saparun terlihat bareng naik. tapi Arif nggak terlihat," tutur Sodik.

Derasnya air Bengawan saat ini juga membuat Sodik terasa kesulitan berenang. Bahkan, ia terpaksa mencopot kausnya agar tidak menambah beban saat berenang ke tepi bengawan.

"Dadaku Sampek ora kuat, banter tenan banyune. Kausku sampek tak copot pas renang mau," ucap Sodik.

Sodik memastikan perahu yang ditumpangi bersama temannya masih tenggelam di lokasi kejadian. Ia tak menyangka arus bengawan akan naik itu, padahal sebelumnya normal.

"Perahu masih di lokasi. Arus air Bengawan sedang naik karena tadi pagi belum segini tingginya. Semoga Arif segera ditemukan," harap Sodik.

Sodik sendiri menuturkan tak ada firasat buruk sebelum musibah ini terjadi pada dirinya.

"Nggak ada kalau firasat jelek baik aku maupun keluarga. Tapi aku nggak tahu kalau yang teman temanku ya. Aku sudah main sejak kecil lulus MI, tahun 1989," imbuh Sodik yang tinggal di Simo Tuban.

Sementara itu, proses pencarian korban Arif oleh tim SAR dihentikan karena sudah menjelang malam. Pencarian akan dilanjutkan Selasa pagi besok.

Suasana duka terlihat di rumah keluarga Arif di Desa Semanding Kecamatan Bojonegoro yang tidak jauh dari Bengawan Solo. Banyak sanak keluarga dan tetangga datang ikut prihatin dan berduka atas musibah yang terjadi.

Sebelumnya, perahu penambang pasir terbalik dan tenggelam di Bengawan Solo Desa Semanding Kecamatan Bojonegoro Kota. Satu orang penambang belum ditemukan dan 3 lainnya berhasil selamat.

Suparman, salah satu kerabat korban mengatakan perahu penambang pasir ditumpangi empat orang. Mereka adalah Saparun, Kamali dan Arif. Ketiganya warga Desa Samanding kecamatan Bojonegoro. Sedangkan seorang lainnya diketahui bernama Sodik asal Simo, Tuban.

Ketiga korban Saparun, Kamali dan Sodik selamat setelah berusaha berenang ke pinggir. Namun salah seorang bernama Arif tenggelam dan hingga sore ini belum ditemukan dan dalam proses pencarian tim SAR gabungan.

"Perahu terbuat dari plat besi, mereka cari pasir. Mau pindah tempat. Kok tiba tiba perahu muatan pasir dan para penambangnya itu nyungsep hingga tenggelam. Arif yang belum ditemukan," tutur Suparman, Senin ( 22/4/2024).


(red.alz)

15 Kota/Kab di Jatim Disebut Tinggi Kadar SO2, Simak Daftar dan Dampaknya

 


Surabaya
, rakyatindonesia.com - Gunung Ruang di Sulawesi Utara meletus, Selasa (16/4/2024) dan mengeluarkan gas sulfur dioksida (SO2). Gas SO2 membahayakan kesehatan manusia. Informasi ini penting untuk diketahui masyarakat karena dampaknya yang berpotensi merugikan.
Beberapa hari belakangan ini ramai di media sosial mengenai gas SO2 yang disebut-sebut menyebar hampir di seluruh wilayah Indonesia. Diketahui, gas Sulfur Dioksida atau SO2 memiliki dampak yang buruk bagi kesehatan dan lingkungan.

Dilansir dari pantauan laman windy.com, beberapa wilayah di Provinsi Jawa Timur menunjukkan kadar SO2 cukup tinggi. Namun belum diketahui secara pasti apakah tingginya angka SO2 di Jawa Timur ini berkaitan dengan meletusnya Gunung Ruang di Sulawesi Utara.

Lantas, apa itu gas SO2 dan bagaimana dampaknya? Simak penjelasannya berikut ini.

Pengertian Gas SO2
Dilansir dari laman BMKG, Sulfur dioksida (SO2) adalah salah satu spesies dari gas-gas oksida sulfur (SOx) yang terbentuk terutama saat pembakaran bahan bakar fosil yang mengandung sulfur, seperti batu bara dan minyak mentah.

Gas ini memiliki sifat yang sangat mudah larut dalam air dan umumnya tidak berwarna, meskipun dapat memiliki bau yang tajam jika terdapat konsentrasi yang tinggi.

Sumber utama emisi SO2 adalah dari kegiatan industri dan pembangkit listrik yang menggunakan batu bara sebagai bahan bakar, serta kendaraan bermesin diesel. Industri-industri besar seperti pabrik-pabrik pengolahan batu bara, pabrik-pabrik kimia, dan pembangkit listrik termal dapat menjadi sumber utama emisi SO2. Gas ini juga dihasilkan dari aktivitas vulkanik dan proses alam lainnya.


Daftar Kabupaten/Kota Tinggi Kadar SO2
Berikut daftar kabupaten/kota di Jawa Timur yang memiliki kadar SO2 tinggi per 23 April 2024 pukul 16.00 WIB, dilansir dari laman windy.com.

  1. Kota Surabaya
  2. Kabupaten Sidoarjo
  3. Kabupaten Gresik
  4. Kabupaten Mojokerto
  5. Kabupaten Bangkalan
  6. Kabupaten Malang
  7. Kabupaten Probolinggo
  8. Kabupaten Lumajang
  9. Kabupaten Pasuruan
  10. Kabupaten Lamongan
  11. Kabupaten Nganjuk
  12. Kabupaten Bojonegoro
  13. Kabupaten Ngawi
  14. Kabupaten Tuban
  15. Kabupaten Bangkalan

Dampak Pencemaran Gas SO2

Adapun dampak yang timbul dari tercemarnya udara oleh gas Sulfur Dioksida atau SO2. Berikut beberapa dampaknya bagi kesehatan dan lingkungan, dilansir dari sumber yang sama.


1. Mengancam Kesehatan

Gas sulfur dioksida (SO2) telah lama dikenal karena kemampuannya menyebabkan iritasi pada sistem pernapasan, seperti pada saluran hidung, tenggorokan, dan paru-paru. Efek kesehatan ini lebih buruk bagi penderita asma. Selain itu, SO2 dapat berubah menjadi pencemar sekunder seperti aerosol sulfat di udara.


Aerosol ini, yang umumnya sangat halus, dapat terhisap ke dalam saluran pernapasan bawah, menyebabkan dampak kesehatan yang lebih serius karena sifatnya yang korosif dan karsinogen. Penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kematian akibat kegagalan pernapasan, terutama pada orang tua dan anak-anak, sering terkait dengan konsentrasi SO2 dan partikulat secara bersamaan.


SO2 dalam bentuk gas dapat menyebabkan kesulitan bernapas, terutama pada orang-orang sensitif seperti penderita asma, anak-anak, dan lansia. Reaksi SO2 dengan senyawa kimia lain dapat membentuk partikel sulfat yang jika terhirup dapat menyebabkan masalah pernapasan yang serius, bahkan kematian.


2. Merusak Lingkungan

Tingginya konsentrasi SO2 di udara adalah salah satu faktor yang memicu hujan asam. Fenomena ini disebabkan oleh sulfur dari bahan bakar fosil dan nitrogen di atmosfer yang bereaksi membentuk sulfur dioksida dan nitrogen oksida. Zat-zat tersebut bereaksi dengan air di atmosfer, membentuk asam sulfat dan asam nitrat yang larut dalam air hujan, meningkatkan keasaman tanah dan air permukaan yang berdampak negatif pada kehidupan ikan dan tanaman.


Peningkatan asam di danau akibat hujan asam mengurangi keberagaman spesies, terutama plankton dan invertebrata yang rentan terhadap pengasaman. Ketika pH air danau turun di bawah 5, lebih dari 75% spesies ikan dapat terancam punah, mempengaruhi rantai makanan dan stabilitas ekosistem. Namun, tidak semua danau yang terkena hujan asam akan mengalami pengasaman, karena beberapa jenis batuan dan tanah dapat membantu menetralkan keasaman tersebut.


Selain sebagai penyebab hujan asam, emisi SO2 juga dapat menyebabkan kabut dan mengurangi jarak pandang karena kemampuan gas dan partikel SO2 dalam menyerap cahaya.


3. Tumbuhan Rusak hingga Mati

Sulfur dioksida berpotensi merusak tanaman dengan mengakibatkan kematian jaringan pada daun, kerusakan pinggiran daun, dan terjadinya klorosis secara kronis. Tingkat kelembaban udara yang tinggi akan memperparah kerusakan ini karena SO2 dapat berubah menjadi asam sulfat, merusak tanaman lebih lanjut.


Kadar SO2 yang tinggi di hutan dapat menyebabkan noda putih atau coklat pada daun, yang jika dibiarkan dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan kematian tanaman karena kekurangan magnesium, sebuah nutrisi esensial bagi tanaman.


Ekosistem darat rentan terhadap dampak pencemaran atmosfer, dengan perbedaan kerentanan yang didasarkan pada spesies, faktor genetik, umur, dan keadaan fisiologis. Penelitian menunjukkan bahwa spesies tanaman di pusat kota dan daerah industri lebih rentan daripada yang berada di daerah perbatasan. Beberapa komunitas tanaman alami bahkan mengalami seleksi genetik terhadap pencemaran atmosfer.


Pengaruh sulfur dioksida dan presipitasi asam terutama buruk dalam ekosistem hutan yang berdekatan dengan peleburan atau sumber pencemaran lainnya. Jenis pepohonan tertentu, seperti sweet birch dan pinus putih, diketahui sangat rentan terhadap pencemaran atmosfer, sementara spesies lumut cenderung meningkat dengan meningkatnya jarak dari sumber polusi.


4. Kematian Hewan

Menurut penelitian dari The National Academy Of Sciences pada tahun 1978, pH memiliki dampak signifikan terhadap kehidupan ikan. Di Norwegia, presipitasi asam juga diketahui mempengaruhi industri perikanan secara komersial. Penelitian oleh Wright dan rekan (1977) menunjukkan bahwa penurunan pH dalam sungai-sungai selama abad terakhir telah mengakibatkan penurunan jumlah tangkapan ikan salmon.


Penurunan pH menyebabkan serangkaian perubahan kimia yang mengurangi laju daur zat makanan dalam ekosistem perairan. Akibatnya, terjadi penurunan bahan organik di suatu daerah dan pergeseran ke arah kondisi oligotropik dalam danau. Perubahan ekologis ini mengikuti pola umum dampak zat toksik terhadap ekosistem.


Seperti tumbuhan, hewan juga memiliki ambang toleransi terhadap hujan asam. Hewan-hewan mikroskopis di tanah misalnya, rentan terhadap kematian langsung saat pH tanah meningkat karena sensitivitasnya terhadap perubahan lingkungan yang ekstrem. Ancaman juga terjadi bagi spesies hewan lainnya karena jumlah produsen, seperti tumbuhan, semakin berkurang.


Akibatnya, penyakit-penyakit pada hewan dapat meningkat karena paparan kulit mereka terhadap air dengan tingkat keasaman yang tinggi, yang pada akhirnya dapat mengancam kelangsungan hidup spesies tersebut.


5. Kerusakan Material

Kerusakan akibat pencemaran SO2 juga mempengaruhi bangunan yang terbuat dari bahan seperti batu kapur, batu pualam, dan dolomit. Dampaknya terlihat pada penampilan, kekuatan struktural, dan masa pakai gedung.


Bangunan bersejarah seperti candi dan patung juga terancam serius. Hujan asam mengikis batuan dengan melarutkan kalsium karbonat, meninggalkan kristal yang merusak. Semakin banyak kristal, semakin parah kerusakannya.


Itu dia beberapa informasi mengenai gas Sulfur Dioksida atau SO2 yang sedang ramai diperbincangkan. Perlu dicatat, bagi orang yang memiliki sistem pernafasan sensitif, diimbau untuk menggunakan masker saat berpergian keluar rumah di wilayah tinggi SO2.


(red.alz)

Melihat Lebih Dekat Museum Sunan Giri, Simak Jadwal dan Harga Tiketnya

  


Gresik
, rakyatindonesia.com - Wisata sejarah bisa sambil menambah pengetahuan. Salah satu tempat wisata sejarah yang didatangi yakni Museum Sunan Giri.
Museum Sunan Giri di Kabupaten Gresik dan menawarkan berbagai koleksi bersejarah, tak terbatas hanya pada benda yang berkaitan dengan Sunan Giri. Penasaran dengan museum satu ini? Berikut informasi lengkapnya.

Sejarah Museum Sunan Giri
Dilansir dari laman Kemdikbud, Museum Daerah Kabupaten Gresik "Sunan Giri" mulai beroperasi pada 17 Maret 2003 bersamaan dengan peringatan hari jadi Kota Gresik. Museum ini diresmikan oleh Bupati Gresik, Drs KH Robbach Ma'sum, MM, dan dikelola oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Gresik melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Museum Daerah Kabupaten Gresik "Sunan Giri".

Dulunya, Museum Sunan Giri merupakan museum khusus yang diresmikan pada 9 Maret 2002. Dilansir laman Pemkab Gresik, pendirian museum ini dilatarbelakangi oleh banyaknya tinggalan arkeologi dan sejarah di Kabupaten Gresik, baik di alam maupun di kalangan masyarakat.

Pada saat itu, belum ada pusat informasi dan edukasi yang fokus pada sejarah purbakala Kabupaten Gresik untuk memberikan informasi dan menjaga keaslian data sejarah purbakala yang dimiliki oleh wilayah ini. Museum ini dinamai berdasarkan nama salah satu Wali Songo yang memiliki peran signifikan dalam penyebaran Agama Islam di Gresik.

Meskipun namanya terinspirasi dari salah satu tokoh Wali Songo tersebut, museum ini merupakan museum umum yang koleksinya tidak hanya terbatas pada barang-barang yang terkait dengan Sunan Giri.


Hingga kini, Museum Sunan Giri terus melakukan pembaruan dan penambahan koleksi baru, yang saat ini mencapai sekitar 50 barang dari berbagai periode, termasuk klasik, awal perkembangan Agama Islam, dan masa kolonial.



Koleksi Museum Sunan Giri

Adapun beberapa koleksi utama yang dimiliki museum bersejarah di Gresik ini. Dilansir dari laman Pemkab Gresik, berikut daftar koleksi utama di Museum Sunan Giri.


1. Fragmen Sajadah

Sebuah fragmen sajadah yang ditemukan di situs kubur Sunan Giri, Desa Giri, Kabupaten Gresik, kini menjadi salah satu koleksi utama di Museum Sunan Giri Kabupaten Gresik.


Sajadah ini diyakini digunakan oleh Sunan Giri dalam sholat, tetapi juga telah berfungsi sebagai alas untuk menghindari kotoran selama sholat dalam masyarakat modern.


Dengan warna dasar merah dan motif tumbuhan dalam warna kuning, coklat, dan putih, fragmen sajadah ini diyakini berasal dari Timur Tengah, dengan ukuran 68cm x 23cm dan tepian yang menunjukkan bekas robekan.


2. Serban Sunan Giri

Sebuah serban yang dulunya disimpan di Masjid Ainul Yaqin Desa Giri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, kini telah menjadi bagian dari koleksi Museum Sunan Giri Kabupaten Gresik. Menurut catatan folklor, surban ini diyakini sebagai warisan dari Sunan Giri yang konon dipakainya sehari-hari dalam menyebarkan dakwah Islam.


Serban ini dibuat dengan teknik tenun yang mengikuti pola hiasan dan bahan yang mirip dengan kain salami dari Persia. Pewarna alami seperti putih, biru, merah, dan coklat digunakan untuk membentuk hiasan floral dengan motif yang kecil-kecil.


3. Keris Kalam Munyeng

Keris Kalam Munyeng, yang diyakini sebagai milik Sunan Giri, konon dibuat dari kalam (penunjuk) yang digunakan Sunan Giri dalam mengajarkan ajaran Islam dan membaca Al Quran. Keris aslinya masih disimpan di situs Kubur Sunan Giri Desa Giri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik.


Sementara yang dipamerkan adalah replika dari keris tersebut. Mata Keris Kalam Munyeng terbuat dari baja dengan 13 luk dan panjang 36cm. Bagian pangkal mata keris dihiasi dengan sulur daunan yang dilapis emas.


Pegangan keris terbuat dari kayu dengan panjang 10,5cm dan diukir suluran, sedangkan rangka (wirongko/sarung) juga dari kayu dengan panjang 50cm yang seluruhnya dilapisi perak dengan ukiran suluran tumbuhan.


4. Tombak

Tombak, senjata dari masa prasejarah, berevolusi dengan penggunaan logam. Mata tombak koleksi Museum Sunan Giri terbuat dari besi, tajam di ujungnya, dan memiliki bidang tajam pada sisinya.


Ada juga tombak canggah, yang digunakan untuk menangkap pencuri. Meskipun kuat, tombak ini tidak memiliki pamor seperti senjata kelas atas. Awalnya disimpan di Masjid Ainul Yaqin Desa Giri, tombak ini merupakan bagian dari senjata Dinasti Giri menurut takmir masjid.


5. Pelana Kuda

Pelana Kuda yang sekarang menjadi bagian dari koleksi Museum Sunan Giri awalnya ditemukan di Masjid Ainul Yaqin Desa Giri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Menurut cerita rakyat di wilayah Giri, pelana kuda ini diyakini sebagai milik kuda pengikut Sunan Giri.


Pelana kuda berfungsi sebagai tempat duduk untuk penunggang kuda yang ditempatkan di punggungnya. Koleksi ini terdiri dari dua pelana dengan ukuran dudukan yang berbeda, terbuat dari kayu dengan ikat dan pijakan kaki penunggang kuda dari besi. Ukurannya adalah panjang 50cm dan lebar 38 cm.


6. Umpak Kayu

Umpak Kayu, bagian dari koleksi Museum Sunan Giri, awalnya adalah bagian dari tiang bangunan pendopo cungkup kubur Sunan Giri. Berfungsi sebagai pelandas untuk menahan beban, umpak ini berbentuk persegi delapan menyerupai bintang dengan undakan semakin kecil ke bagian atasnya.

Terbuat dari kayu jati dengan hiasan ukiran motif karang, umpak ini merupakan contoh seni dari masa berkembangnya Agama Islam.


7. Bedug

Bedug, koleksi unggulan di Museum Sunan Giri Kabupaten Gresik, adalah perlengkapan masjid penting di Indonesia untuk menandai waktu sholat sebelum adzan. Terbuat dari satu batang kayu dengan lubang di tengah dan membran kulit sapi di ujungnya sebagai bidang pukul.


Berasal dari Masjid Desa Pasucinan, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, bedug ini diyakini sebagai peninggalan Maulana Malik Ibrahim yang meninggal pada tahun 1419 M. Menurut Babad Gresik, Maulana Malik Ibrahim memindahkan pelabuhan dagang dari Leran ke Rumo, dan kemudian ke Gresik.


8. Rebana/Terbang

Terbang, alat musik tradisional dari Timur Tengah, dikenal sebagai simbol perkembangan masyarakat Islam di Indonesia. Memainkannya melibatkan memukul membran kulit kambing yang dipasang pada rangka kayu bulat dengan lubang di tengahnya.


Alat musik ini sering digunakan sebagai pengiring syair-syair dari kitab Barzanji dalam seni tradisi Muslim. Terbang koleksi Museum Sunan Giri, benda titipan dari Masjid Ainul Yaqin, Desa Giri, Kecamatan Kebomas.


9. Naskah

Museum Sunan Giri di Kabupaten Gresik memiliki koleksi naskah yang mencakup Al Quran, Kitab Khutbah Jumat, dan naskah babad yang memuat kisah Sindujoyo. Semua naskah ini ditulis secara manual di atas kertas deluang dengan menggunakan tinta Cina.


Praktik menulis naskah, termasuk Al Quran dan kitab-kitab agama, telah menjadi bagian penting dalam perkembangan Islam di Nusantara. Naskah-naskah ini tidak hanya berisi tentang ajaran Islam, tetapi juga sejarah hidup tokoh agama dan legenda.


10. Al-Qur'an Tulisan Tangan

Di Gresik, ditemukan sejumlah Al Quran tulisan tangan yang cukup banyak. Salah satu koleksi yang menonjol dari Museum Sunan Giri memiliki halaman-halaman yang dihias dengan lukisan menggunakan tinta merah, biru, dan emas.


Al Quran ini lengkap dengan 30 jus. Berdasarkan bahan kertas dan tinta yang digunakan, Al Quran ini diperkirakan berasal dari abad ke-17 M.


11. Kitab Khotbah Jumat

Kitab Khutbah Jumat ini berasal dari Masjid Ainul Yaqin di Desa Giri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Terdiri dari 11 jilid, setiap jilidnya berisi 5 naskah khutbah. Setiap jilid mencakup khutbah untuk 11 bulan dalam kalender Hijriyah, kecuali bulan Dzulhijjah.


Menurut keterangan dari Takmir Masjid Ainul Yaqin, satu kitab untuk bulan Dzulhijjah telah hilang. Kitab ini ditulis tangan pada kertas lion in medallion dengan menggunakan tinta Cina hitam dan merah.



Fasilitas Museum Sunan Giri

Dilansir laman Disparbud Kabupaten Gresik, berikut daftar fasilitas yang terdapat di Museum Sunan Giri.


1. Tiga Ruang Pamer

- Ruang Pamer Hindu Budha

- Ruang Pamer Pengaruh Islam

- Ruang Pamer Kolonial


2. Ruang Peradapan

Perpustakaan mini di lantai 2 yang berfungsi sebagai ruang edukasi video visual mengenai sejarah dan kearifan lokal Kabupaten Gresik.


3. Ruang Gudang


4. Ruang Administrasi


5. Ruang Kepala Museum


6. Lobby


7. Ruang Koleksi dan Konservasi


8. Toko Souvenir: Menyediakan jajanan khas, pakaian, tasbih, gelang, dan lainnya.


9. Area Parkir


10. Toilet


11. Masjid Sunan Giri


12. Pujasera


13. Pos Keamanan


14. Terminal Parkir Bis Sunan Giri


Lokasi Museum Sunan Giri
Museum ini berada di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, tepatnya beralamat di Jalan Pahlawan No 4, Tlogobendung, Bedilan, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik, Jawa Timur 61114


Jam Operasional Museum Sunan Giri
Museum ini buka setiap hari Senin-Jumat pukul 08.00-15.00 WIB.

Harga Tiket Museum Sunan Giri
Bagi para pengunjung tak perlu merogoh kocek terlalu dalam. Pasalnya, untuk masuk ke museum ini tidak dipungut biaya sepeser pun atau gratis.

Itu dia informasi lengkap mengenai Museum Sunan Giri yang menjadi kebanggaan Kabupaten Gresik. Jika ingin berkunjung, jangan lupa mencatat lokasi dan jadwal operasionalnya ya, detikers!



(red.alz)
© Copyright 2020 Rakyat-Indonesia.com | REFERENSI BERITA INDONESIA | All Right Reserved