Wednesday, January 31, 2024

Kapolda Jatim Ajak Masyarakat Gelorakan Pemilu 2024 Damai dan Sukses

 


 

SURABAYA, rakyatindonesia.com – Berbagai langkah yang dilakukan oleh Polda Jawa Timur dalam upaya mewujudkan kondusifitas di wilayah hukumnya pada masa Pemilu 2024 terus dilakukan.


Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol.Drs. Imam Sugianto,M.Si terus menggelorakan Pemilu 2024 yang damai, aman dan kondusif di setiap kesempatan.


Deklarasi Pemilu Damai yang digelar bersama berbagai elemen dan organisasi kemasyarakatan juga telah dilakukan di seluruh wilayah Kabupaten/Kota di Jawa Timur.


Kali ini Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Imam Sugianto juga memberikan pemaparan terkait kamtibmas jelang pemilu saat Apel Akbar Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jatim I 2024, di Graha Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Selasa (30/1/2024).


Irjen Pol Imam Sugianto juga kembali mengajak seluruh peserta Apel Akbar Kanwil DJP Jatim I 2024 ini untuk bersama-sama mensukseskan penyelenggaraan pemilu 2024. 


"Melalui Apel Akbar ini saya mengajak, kita gelorakan dan kita sampaikan kepada handai tolan, sahabat, keluarga dan rekan-rekan sejawat kita,di tanggal 14 itu kita sukseskan pemilu 2024 ini,"pesan Kapolda Jatim dalam sambutannya. 


Kapolda Jatim menyebut tingkat partisipasi pemilih di pemilihan Presiden dari tahun ke tahun, dari mulai 2004 sampai ke 2019, ternyata ada peningkatan yang signifikan.


"Kita harapkan di tahun 2024 ini ada peningkatan dari tahun sebelumnya, “tambah Irjen Imam.


Kapolda Jatim juga mengajak agar Masyarakat menggunakan hak pilihnya sesuai dengan pandangan politik masing – masing agar Pemilu 2024 benar – benar sukses.


Menurutnya kesuksesan Pemilu selain berjalan aman, lancar dan kondusif juga tingginya tingkat kesadaran warga Masyarakat sehingga hadir di Tempat Pemungutan Suara ( TPS) menggunakan hak pilihnya 


"Kalua semuanya ini nanti kemudian males gerak, itu maka salah satu indikator penyelenggaraan pemilu itu bisa dikatakan tidak sukse atau gagal,"ujarnya. 


Untuk itu lanjut Kapolda Jatim diharapkan semua pihak untuk mantapkan fungsi organisasi, jaga institusi menjadi institusi yang berwibawa dan berintegritas dengan menghindari perbuatan yang kontra produktif yang dapat menurunkan tingkat kepercayaan Masyarakat.


Disisi lain Kapolda Jatim juga meminta agar organisasi atau Lembaga Negara sinergi dengan semua stakeholder, supaya target penerimaan negara dapat tercapai.


“Kepolisian akan terus mengawal dan mambangun kerjasama dengan DJP agar target tersebut dapat tercapai tahun ini,”ujar Irjen Imam.


Kapolda Jatim menegaskan tetap berkomitmen dalam hal netralitas dan profesionalisme dalam konteks pemilu serentak 2024 yang sudah di depan mata.


“Mari kawal netralitas PNS, sebab pemilu adalah salah satu momentum dimana profesionalitas PNS diuji,”tegasnya.


DJP dan Polri kata Kapolda Jatim memiliki peran penting dalam momentum yang menentukan perjalanan bangsa ke depan, dengan mendorong dan sosialisasi secara masif kepada generasi muda untuk tidak menutup mata, tetapi justru ambil bagian dalam proses pemilihan kepemimpinan nasional.


“Mari kita bersenergi, dan berkomitmen memerangi hoax, isu sara dan isu-isu lain yang merusak integrasi bangsa dan mengajak pemilih muda agar menggunakan hak pilihnya dengan cara datang ke TPS untuk melakukan pemungutan suara pada tanggal 14 februari 2024 sesuai pilihanya masing – masing,”tutup Kapolda Jatim.(red.Tim)

Friday, January 26, 2024

Ditemui Wakaops NCS Polri, Habib Taufiq Assegaf Pasuruan Doakan Pemilu Berjalan Aman dan Damai

 


 PASURUAN, rakyatindonesia.com - Wakil Operasi Nusantara Cooling System (Wakaops NCS) Polri, Brigjen Yuyun Yudhantara mengunjungi kediaman Ketua Umum Rabithah Alawiyah, Habib Taufiq bin Abdul Qodir Assegaf di Kota Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (25/1/2024) sore.


Kunjungan ke ulama di kota santri ini dalam upaya mengajak seluruh elemen tokoh masyarakat untuk menyerukan menjaga persatuan dan kesatuan jelang Pemilu 2024 yang akan berlangsung pada 14 Februari mendatang. Sehingga pesta demokrasi bisa berjalan aman dan damai tanpa perpecahan.


Sowan ke Habib Taufiq, Brigjen Yuyun didampingi Kasatgas Preemtif Brigjen M Rudy Syafirudin, Kasatgas Banops Brigjen Eko Rudi Sudarto, Wakasatgas Preemtif Kombes Dwi Suryo Cahyono dan Kasubsatgas Intelijen Kombes Tony Budhi Susetyo.


Yuyun mengatakan kepada Habib Taufiq bahwa dalam upaya preemtif, Operasi NCS Polri telah menemui tokoh-tokoh seperti Ustaz Das'ad Latif, Ustaz Abdul Somad, Ustaz Adi Hidayat, Imam Besar Masjid Istiqlal KH Nasaruddin Umar, KH Abdullah Gymnastiar, Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) Gomar Gultom, Ketua Umum Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Wisnu Bawa Tenaya, Pimpinan Ponpes Progresif Bumi Shalawat, KH Agoes Ali Mashuri.


"Kami dari Operasi Nusantara Cooling System Polri mengajak habib dan tokoh-tokoh lainnya untuk menyerukan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa jelang pemilu. Sehingga masyarakat tidak terpecah-belah meski beda pilihan," kata Yuyun.


Sementara Habib Taufiq mengatakan untuk menjalankan tugas Polri tentunya perlu sinergitas. Sehingga apa yang diinginkan yaitu pemilu yang aman dan damai bisa tercipta.


"Insyaallah aman, beda pilihan boleh asal jangan ribut. Jangan kepentingan pribadi mengorbankan kepentingan banyak orang," kata habib Taufiq.


Dirinya mengimbau seluruh umat Islam dan semua warga Indonesia untuk menjaga kedamaian dan kerukunan. Karena menurutnya itu merupakan nikmat dari Allah SWT.


"Terpecah belah, saling bermusuhan itu adalah bagian dari azab Allah SWT, karena itu ketika dalam nikmat itu kit bharus menjaga itu nikmat dan mensyukurinya dalam arti menggunakan dari nikmat itu dalam perkara yang baik yang diridhai oleh Allah SWT," tuturnya.


Indonesia sambungnya, merupakan negeri yang rukun, bukan negeri yang bermusuhan. Dengan menjaga kerukunan dan kedamaian, maka akan mendapatkan ridha dari Allah menjadi negeri yang makmur sentosa.


"Pemilu yang akan datang jadikan pemilu yang damai. Pilihlah dengan sesuai isi hati Anda dengan pendapat Anda untuk yang terbaik buat bangsa ini dan semoga Allah pilihkan pemimpin yang terbaik untuk bangsa ini yang akan bisa membawa manfaat kepada generasi-generasi kita yang akan datang," imbaunya. (red.Tim)

Polres Tanjungperak Gelar Cangkrukan Kamtibmas Bersama Perguruan Pencak Silat Untuk Pemilu Damai

 


 TANJUNG PERAK, rakyatindonesia.com - Kapolres Pelabuhan Tanjungperak bersama Perguruan Pencak Silat yang berada di Kota Surabaya menggelar Cangkrukan Kamtibmas dalam menghadapi Pemilu Tahun 2024 yang aman dan damai.


Kegiatan yang digelar di Aula Rupatama Sanika Satyawada Polres Pelabuhan Tanjungperak Jl.Kalianget No. 1 Surabaya, dihadiri oleh Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Dandim 0830/Surabaya Utara beserta ketua IPSI Kota Surabaya pada hari Kamis (25/1/2024.)


Sementara dari beberapa Perguruan Pencak Silat dihadiri oleh Para Ketua Perguruan Pencak Silat diantaranya PSHT, Pagar Nusa, Tapak Suci, Joko Tole, IKSPI dan PSHW yang berada di Kota Surabaya.


Dalam Cangkrukan Kamtibmas tersebut , para Para Ketua Perguruan Pencak Silat Kota Surabaya juga mendeklarasikan Pemilu Damai Tahun 2024.


Mereka yang hadir bersepakat untuk bersinergi dengan TNI-POLRI dalam menjaga persatuan dan kesatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia serta menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat dalam mensukseskan Pemilu tahun 2024 yang aman dan damai.


Selain itu, para para Ketua Perguruan Pencak Silat Kota Surabaya juga menolak segala upaya Provokasi, kekerasan, konvoi yang dapat memecah belah nilai persaudaraan.


Mereka juga sepakat menangkal berita HOAX, ujaran kebencian dan kampanyae hitam yang dapat menciderai pesta demokrasi dan mengganggu jalannya Pemilu 2024. 


Kapolres Tanjung Perak AKBP William Cornelis Tanasale, S.I.K beserta Dandim 0830/Surabaya Utara, bahwa kegiatan dekalrasi dengan perguruan Pencak Silat tersebut dalam rangka membangun komitmen dan bersintegritas. 


Ia mengajak seluruh Perguruan Pencak Silat Kota Surabaya untuk ikut andil dalam menjaga pelaksanaan Pemilu Tahun 2024 berlangsung Aman, Damai, lancar dan kondusif.


"Dari kegiatan ini diharapkan semua Perguruan Pencak Silat Kota Surabaya menggunakan hak suara serta menciptakan iklim politik yang aman, sejuk dan kondusif di wilayah Kota Surabaya, khususnya wilayah Polres Pelabuhan Tanjung Perak."ujar AKBP William (red.Tim)

Pesan Pemilu Damai, Kapolres Sumenep Silaturahmi ee Ponpes Al Amien Sumenep

  


SUMENEP, rakyatindonesia.com - Pesan Pemilu Damai, Kapolres Sumenep Akbp Henri Noveri Santoso.,S.H.,S.I.K.,M.M bersama Pejabat Utama Polres Sumenep silaturahim ke Pimpinan Ponpes Al Amien Prenduan Kecamatan Pragaan Kabupaten Sumenep. 


Kedatangan Kapolres Sumenep didampingi oleh Wakapolres Sumenep Kompol Trie Sis Biantoro.,S.Pd.,S.I.K.,M.M, Kabagren Kompol Khoirul Anwar.,S.H.,M.H, Kasat Lantas Akp Alimuddin Nasution.,S.H.,M.H,  Kasi Humas Akp Widiarti S.,S.H  dan Kapolsek Prenduan Iptu Miftahul Rahman.,S.H.,M.H disambut langsung oleh Pimpinan Ponpes Al Amin KH. Dr. Achmad Fauzi Tijani.,MA.,Ph.D.


Akbp Henri Noveri Santoso mengatakan, kegiatan ini untuk menjaga tali silaturahim dengan Pimpinan Ponpes Al Amien Prenduan sebagai  upaya kepolisian untuk mendekatkan diri kepada tokoh agama dan warga masyarakat demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif menuju pemilu 2024 yang damai.


Dalam kesempatan itu, Kapolres Sumenep meminta Kyai dan seluruh elemen Ponpes untuk menghimbau santri dan warga agar menggunakan hak pilihnya dan saling bekerja sama dalam menjaga suasana menjelang, saat dan pasca Pemilu yang aman dan kondusif. 


AKBP Henri mengatakan Polri terus melakukan upaya-upaya serupa guna menjaga situasi Kabupaten Sumenep yang aman, damai dan kondusif jelang Pemilu 2024. 


"Kegiatan silahturahmi semacam ini akan  terus kita lakukan,"ungkapnya, Jumat (26/1).


Menurutnya sinergisitas antara Polri, tokoh agama dan masyarakat sangat dibutuhkan. 


“Dengan silaturahim ini diharapkan mampu meningkatkan sinergisitas dan menekan potensi gangguan Kamtibmas.” pungkasnya. (red.Tim)

Polres Probolinggo bersama Forkopimda Gelar FGD untuk Ciptakan Pemilu Damai dan Berkeadilan

 


 PROBOLINGGO, rakyatindonesia.com - Polres Probolinggo bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah ( Forkopimda) Kabupaten Probolinggo menggelar Fokus Group Discussion (FGD) peningkatan kapasitas aparatur pemerintah desa.


Kapolres Probolinggo AKBP Wisnu Wardana saat diwawancarai awak media mengatakan, bahwa FGD yang dilaksanakan pada Selasa (23/1) yang lalu di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo adalah dalam rangka mewujudkan Pemilu 2024 yang damai dan berkeadilan.


“Kami dari Forkopimda mengadakan diskusi dalam hal peningkatan kapasitas aparatur pemerintah desa terlebih dalam menciptakan dan memelihara Kamtibmas di wilayah Kabupaten Probolinggo,”ujar AKBP Wisnu, Kamis (25/1). 


AKBP Wisnu juga mengatakan, Forkopimda Probolinggo berharap untuk masyarakat tetap bertoleransi dan menjalin silaturahmi pada pesta demokrasi agar Kabupaten Probolinggo tetap kondusif dan aman.


“Seperti disampaikan Bapak Pj.Bupati Probolinggo dalam mensukseskan Pemilu 2024, kami selalu berkordinasi dengan semua elemen, tidak hanya dalam acara formal saja namun juga non formal,”tambah AKBP Wisnu di Mapolres Probolinggo.


Masih kata Kapolres Probolinggo, jajaran Forkopimda juga telah menerima masukan - masukan, sehingga komunikasi perlu dijalin terus dengan jajaran KPU, Bawaslu, Kepala Desa, penyelenggara dilapangan, dan pengawas Pemilu.


 “Dengan komunikasi yang terjalin ini kita bisa mendapatkan informasi yang sama dan menindaklanjuti secara bersama – sama demi kondusifitas di wilayah kita bertugas,”terang AKBP Wisnu.


Ia juga menghimbau agar Masyarakat nantinya menggunakan hak pilih masing – masing saat Pemilu 2024 dilaksanakan.


Karena menurutnya hak pilih akan menjadi suara yang bermakna untuk menentukan pilihan pemimpin baik legislatif maupun ekskutif.


“Silahkan masyarakat hadir di TPS pada tanggal 14 Februari nanti, gunakan hak pilih masing – masing,”pesannya.


Sebagai informasi, kegiatan FGD dihadiri oleh Pejabat (Pj) Bupati Probolinggo Ugas Irwanto, Kapolres Probolinggo AKBP Wisnu Wardana, Kapolres Probolinggo Kota AKBP Wadi Sa'bani, Pj Sekda Kabupaten Probolinggo Heri Sulistyanto dan sejumlah Kepala OPD terkait ini diikuti oleh 325 orang Kepala Desa (Kades) dan 5 Lurah se-Kabupaten Probolinggo serta Camat, Kapolsek dan Danramil se-Kabupaten Probolinggo. (Red.Tim)

Sunday, January 14, 2024

Kompolnas dan IPW Sebut Pernyataan Kapolri Bermakna Baik untuk Pemilu Damai

 


 Jakarta, rakyatindonesia.com - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) dan Indonesia Police Watch meminta pernyataan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengenai estafet kepemimpinan bermaksud baik dan jangan dipolitisasi. 


Anggota Kompolnas Poengky Indarti menilai pernyataan Jenderal Sigit bermaksud baik dengan mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga pemilu damai dan menghormati perbedaan. Pasalnya, bukan hanya tugas Polri saja dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, namun tanggung jawab bersama pemerintah dan masyarakat.


Kompolnas menganggap tidak ada yang perlu dipermasalahkan dalam pernyataan Kapolri. Konteksnya justru baik karena mengajak kita semua menjaga perdamaian dan menghormati Bhinneka Tunggal Ika. Perlu diingat bahwa harkamtibmas bukan semata-mata tugas Polri, pemerintah dan masyarakat juga harus ikut bertanggung jawab menjaga harkamtibmas bersama-sama," kata Poengky dalam keterangannya, Sabtu (13/1/2024).


Poengky mengatakan bahwa pernyataan Kapolri dalam konteks pesan damai, karena berbicara pada saat perayaan Natal Polri. Kepada seluruh yang hadir baik dari kepolisian, jemaat dan juga tokoh lintas agama untuk sama-sama menjaga perdamaian di Indonesia.


"Pesan tersebut merupakan pesan yang baik, karena sebagai Pimpinan Polri, Kapolri bertanggung jawab menjaga harkamtibmas di seluruh Indonesia. Damai Natal diharapkan menjadi penyemangat, apalagi sebentar lagi Indonesia akan menyelenggarakan pemilu, sehingga perdamaian dan kedamaian harus dapat kita jaga bersama," kata Poengky.


"Siapa pun yang akan memimpin Indonesia, diharapkan kita semua tetap harus bersatu. Bhinneka Tunggal Ika harus kita jaga bersama. Kita harus ikut menyukseskan pemilu damai agar estafet kepemimpinan di Indonesia tetap berlangsung dengan baik, sehingga demokrasi akan tetap terjaga dan kesejahteraan rakyat akan terwujud," sambungnya.


Sementara Ketua IPW, Sugeng Teguh Santoso mengatakan tidak ada yang salah dengan pernyataan Kapolri. Ia meminta agar semua pihak mendengarkan pernyataan Jenderal Sigit secara utuh.


"Saya melihat, pertama, kita harus melihat pernyataan Kapolri secara utuh, tidak boleh dipotong. Jadi melihatnya dalam konteks keseluruhan. Pak Kapolri menyatakan silakan memilih, pasangan calon yang mana pun secara demokratis, sesuai hati nurani. Nah, baru kemudian dari sana, karena yang dipilih ini yang akan melanjutkan kepemimpinan ke depan, jadi harus dibaca seperti itu," kata Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso saat dihubungi.


Ia pun heran jika pidato Kapolri dalam acara Perayaan dan Ibadah Natal Polri 2023 dipolitisasi. Pasalnya, tidak ada pernyataan untuk mengarahkan dukungan pada salah satu Paslon. Menurutnya, kemunculan masalah ini, karena ada pihak-pihak yang ingin menggiring bahwa Polri tidak netral.


"Kan tidak menyebut pada siapa, paslon siapa, nggak disebut nama. Ini kemudian mengesankan orang-orang mau menarik bahwa Polri tidak netral. Tidak begitu. Pernyataan Kapolri itu menyatakan justru bagus memilih secara sesuai pilihan hati nurani untuk adanya satu demokrasi, bagi terpilihnya pemimpin yang akan menggantikan kepemimpinan nasional ke depan," tegasnya.


Sugeng menganggap kerja Polri sudah baik dalam menjaga pemilu. Hal ini dibuktikan dengan perayaan Natal dan tahun baru yang berlangsung aman dan damai.


"Terbukti, pada saat Nataru, pengamanan Nataru itu eskalasi gangguan keamanan itu bisa diredam, terutama gangguan keamanan terhadap Natal, karena ini terkorelasi lho. Kalau ada gangguan keamanan terhadap Natal, ini akan berpengaruh terhadap gangguan pemilu karena bagian dari sequence-nya, waktunya, itu mendekati pemilu. Kalau ada gangguan keamanan, kan polisi dinilai gagal. Tapi ini kan berhasil, itu dilakukan bukan seketika, tapi melalui proses panjang karena densus," ucapnya.


Selain itu, IPW juga akan terus memantau tugas dan fungsi Polri dalam mengawasi pemilu berlangsung aman dan damai. Hingga saat ini dirinya tidak menemukan adanya penggunaan kewenangan Polri untuk menekan dan mengintimidasi masyarakat terkait dengan hak pilihnya dalam Pemilu 2024. (red.tim)

Saturday, December 2, 2023

Ketua Partai Nasdem Kota Probolinggo Dukung Operasi Mantap Brata Kawal Pemilu 2024

 

KOTA PROBOLINGGO, rakyatindonesia.com – Dukungan terhadap Polri dalam mengawal Pemilu 2024 dari para Politisi di Jawa Timur terus digelorakan.


Hal ini disampaikan untuk memberikan dukungan moral terhadap jajaran kepolisian dalam mengawal jalannya pesta demokrasi, yang akan diselenggarakan serentak pada 2024 mendatang. 


Kali ini dukungan tersebut disampaikan oleh Zulfikar Himawan ketua partai Nasdem Kota Probolinggo. 


Ia menyampaikan terimakasih kepada jajaran Polresta Probolinggo, yang rutin melakukan patroli dalam menjaga kamtibmas, khususnya jelang pemilu 2024. 


"Saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Polresta Kota Probolinggo, yang telah rutin dan selalu semangat melaksanakan operasi Mantap Brata, tentunya untuk kesiapan pemilu 2024," ucapnya. 


Zulfikar berharap, Polresta Probolinggo terus melakukan patroli keamanan, sehingga dapat tercipta situasi yang aman dan nyaman khususnya di kota Probolinggo. 


"Saya selaku ketua partai Nasdem menyampaikan terimakasih, semoga Polresta Probolinggo diberi kekuatan dan kelancaran untuk mengamankan pemilu di 2024," pungkasnya. 


Sementara itu, Patroli Keamanan ini akan terus dilakukan selama Operasi Mantap Brata berlangsung, guna menciptakan rasa aman dan nyaman ditengah masyarakat, khususnya dalam pelaksanaan pemilu 2024 mendatang. (red.IY)

Wednesday, November 29, 2023

Dikunjungi Kaops NCS, Gus Yahya Nilai Polri Berhasil Jaga Ketentraman Jelang Pemilu

 

JAKARTA, rakyatindonesia.com – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf menilai upaya Polri melalui Operasi Nusantara Cooling System (NCS) cukup berhasil dalam mendinginkan suasana jelang pemilu 2024.


Hal itu disampaikan pria yang akrab disapa Gus Yahya ini usai menerima kunjungan Kepala Operasi NCS Polri, Irjen Asep Edi Suheri ke Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Selasa (28/11/2023) siang. Ia beralasan berhasilnya upaya pihak kepolisian lantaran tidak ada gejolak masyarakat terkait dengan pesta demokrasi.


"Alhamdulilllah baru saja kami menerima kunjungan dari Mabes Polri yang bertugas untuk memelihara ketentraman dan ketenangan di tengah masyarakat ini dipimpin oleh pak Asep," kata Gus Yahya.


"Saya bersyukur sekali sampai saat ini keadaan sangat kondusif di masyarakat. Ini berarti strategi dari aparat termasuk dari Polri dalam memelihara ketentraman cukup berhasil dan harus dilanjutkan karena ini sangat dibutuhkan apalagi pada saat politik sekarang ini," sambungnya 


Dirinya juga berharap tidak hanya untuk warga NU, namun seluruh masyarakat Indonesia bisa menjaga ketentraman, persatuan dan kesatuan jelang pesta demokrasi. 


Setelah dari Kantor PBNU, Kaops NCS beserta rombongan bersilaturahmi ke Imam Besar Masjid Istiqlal KH Nasaruddin Umar di Masjid Istiqlal. Sama dengan perihal kunjungan ke Gus Yahya, Irjen Asep Edi meminta dukungan dan kerja sama untuk mengajak masyarakat Indonesia tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa agar pemilu 2024 berjalan aman dan damai.


Nasaruddin menyerukan kepada masyarakat terutama umat Islam agar menikmati suasana pemilu ini dengan riang gembira. Sementara kepada tiga pasangan calon Capres dan Cawapres bisa bersaing secara objektif dan positif. Ia berharap tidak ada isu primordialisme dan rasial apalagi membawa-bawa politik identitas.


Dikatakannya, apa yang digagas agar pemilu 2024 berjalan aman dan damai harus didukung. "Kita mencari pemimpin yang baik dengan cara-cara yang baik. Saya imbau kepada umat Islam untuk mendoakan mari semoga pemimpin yang yang dipilih mampu menjalankan roda kepemipinan bangsa," pungkasnya. (red.IY)

© Copyright 2020 Rakyat-Indonesia.com | REFERENSI BERITA INDONESIA | All Right Reserved