Tuesday, April 23, 2024

Haul Akbar Habib Sholeh di Tanggul Aman Dan Lancar, Kapolres Jember: Peran Petugas Pengamanan dan Masyarakat

 



JEMBER, rakyatindonesia.com - Haul Akbar Habib Sholeh yang dilaksanakan di Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember,Jawa Timur pada hari Sabtu dan Minggu tgl 20,21 April 2024 berjalan lancar, tertib dan aman, meski dihadiri Puluhan ribuan jamaah dari berbagai daerah.


Hal itu disampaikan Kapolres Jember AKBP Bayu Pratama Gubunagi,SIK.SH MSi.usai memimpin pelaksanaan pengamanan Haul Akbar Habib Sholeh bin Muhsin Al Hamid, atau yang populer disebut dengan Habib Sholeh  Ke-48 yang dilaksanakan di Kecamatan Tanggul Kabupaten Jember,Minggu (21/04/2024).


Kapolres Jember AKBP Bayu menerangkan situasi yang kondusif pada pelaksanaan Haul habib Sholeh di Tanggul tidak terlepas dari peran personil Polri semata namun juga berkat dukungan dari seluruh lapisan petugas pengamanan TNI, Satpol PP/, Dishub Kab Jember maupun yang lainnya.


Apresiasi pun diberikan Kapolres Jember AKBP Bayu Pratama  kepada seluruh petugas pengamanan dan masyarakat yang telah menciptakan suasana kondusif dalam peringatan Haul Sholeh Ke-48 yang dilaksanakan di Alun-alun Kecamatan Tanggul Kabupaten Jember. 


"Ini berkat peran seluruh petugas pengamanan baik Polri, TNI, Satpol PP dan Dishub Kab Jember serta Instansi terkait lainnnya, dan juga masyarakat yang telah bekerjasama bahu membahu," kata AKBP Bayu Pratama.


Sebagaimana diketahui bahwa, sebanyak 1152 personil gabungan dikerahkan untuk mengamankan peringatan Haul Habib Sholeh ke-48 di Kecamatan Tanggul Kabupaten Jember. (red.Tim)

Wednesday, March 27, 2024

Polisi Tertibkan Sound Horeg Jelang Sahur di Paseban Jember

  


JEMBER, rakyatindonesia.com - Polres Jember telah melakukan penertiban terhadap penggunaan sound horeg yang mengganggu ketenangan masyarakat saat menjelang sahur di Pantai Paseban Ds. Paseban Kec. Kencong. 

Lima kendaraan truk besar maupun Pick up  beserta sound system berhasil diamankan oleh petugas kepolisian.

Kapolres Jember AKBP Bayu Pratama Gubunagi melalui Kasihumas Ipda Siswanto menyampaikan bahwa tindakan penertiban ini dilakukan sebagai respons atas adanya keluhan dari Masyarakat.

“Ada keluhan Masyarakat yang merasa terganggu dengan suara sound system yang berlebihan pada jam-jam istirahat dini hari maupun pada jam sahur,”kata Ipda Siswanto, Selasa (26/3).

Menurut Kasihumas Polres Jember, penertiban ini juga berdasarkan Surat Edaran Bupati Jember Nomor: 400/096/35.09.1.23/2024 tentang Himbauan Kegiatan Ramadhan dan Idul Fitri Tahun 1445 H / 2024 M.

“Kegiatan penertiban dilakukan dini hari, melibatkan personel gabungan Polres Jember dan Polsek Kencong,”ujar Ipda Siswanto.

Beberapa kendaraan yang diamankan petugas diantaranya sound rembes, pick-up Daihatsu Grand Max nomor Polisi N-8655-YJ, Sound Umar Faruq, truk dengan nomor Polisi N-8439-BH, sound Vera, pick-up Mitsubishi L300 , Sound RJW, pick-up Daihatsu Grand Max dengan nomor Polisi N-8076-KC, dan sound Reva, pick-up Daihatsu Grand Max dengan nomor polisi N-8457-YH.

“Tindakan penertiban ini dilakukan dalam upaya menjaga ketentraman dan ketertiban masyarakat serta menghormati hak-hak setiap individu dalam menjalankan ibadah puasa,”tegas Ipda Siswanto.

Di tempat terpisah Wakapolres Jember Jimmy Manurung membenarkan adanya beberapa sound system dan kendaraan angkutnya diamankan oleh Polisi.

Ia mengatakan hal itu karena sound tersebut telah digunakan tidak sebagaimana mestinya sehingga mengganggu Masyarakat.

“Ada laporan Masyarakat, ya kita tindaklanjuti,” tegas Kompol Jimmy. 

Wakapolres Jember ini mengatakan bahwa penertiban ini sebagai langkah preventif untuk mencegah gangguan-gangguan serupa di masa mendatang. 

“Ya biar gak diulangi lagi atau ditiru yang lainnya, karena ini memang tidak dibenarkan,”pungkasnya. (red.Tim)

Saturday, March 16, 2024

Ops Keselamatan Semeru 2024 di Bulan Ramadhan Polres Jember Berbagi Takjil Sambil Ajak Warga Tertib Lalin

  


JEMBER, rakyatindonesia.com - Operasi Keselamatan Semeru 2024 digelar serentak oleh jajaran kepolisian dari Tanggal 4 hingga 17 Maret 2024 nanti.

Pada operasi kali ini petugas berupaya menjadikan Masyarakat untuk mematuhi aturan lalulintas hingga tumbuh kesadaran dan budaya tertib berlalulintas di kalangan Masyarakat.

Dengan operasi keselamatan ini pula diharapakan bisa menekan angka kecelakaan yang terjadi di jalan raya.

Hal itu seperti disampaikan oleh Kasatlantas Polres Jember AKP. Achmad Fahmi Adiatma saat memimpin Operasi Keselamatan Semeru 2024 di Jalan Letjen Panjaitan, Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Sumbersari, Jember pada Kamis (14/3/2024).

"Hari ini kami bersama anggota Satlantas Polres Jember melaksanakan operasi keselamatan, yang mana operasi ini lebih kami tekankan pada upaya kami untuk membentuk kesadaran Masyarakat dalam hal tertib lalulintas,”ujar AKP. Achmad Fahmi.

Pada kesempatan kali ini lanjut AKP Fahmi karena bertepatan bulan Ramadhan, ia bersama anggotanya menggelar kegiatan sore hari sambil berbagi takjil.

AKP Fahmi mengatakan kegiatan takjil gratis tersebut tidak hanya untuk menyediakan santapan berbuka puasa bagi pengendara yang sedang dalam perjalanan, tetapi juga sebagai upaya Satlantas Polres Jember dalam melakukan sosialisasi tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas.

“Kami berbagi takjil sambil menyampaikan pesan untuk para pengendara tentang ketertiban lalu lintas berikut resikonya jika nekat melanggar,”kata AKP Fahmi.

Dengan kegiatan yang menggabungkan kepedulian sosial dan upaya peningkatan kesadaran akan keselamatan berlalu lintas, Satlantas Polres Jember berharap dapat memberikan dampak positif bagi Masyarakat.

“Kami harapkan tidak hanya selama bulan Ramadhan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari, budaya tertib masih tertanam di setiap pribadi kita semua,”pungkasnya. (red.Tim)

Wednesday, January 10, 2024

Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Jember Diamankan

 

Jember, rakyatindonesia.com - Polisi telah mengamankan Jalil (48), suami yang diduga melakukan KDRT kepada istrinya, Miswati (45) hingga tewas. Saat ini, warga Dusun Sukosari, Desa Jatisari, Kecamatan Jenggawah, Jember ini masih diperiksa.


"Untuk terduga pelaku sementara masih satu, suami korban. Statusnya juga masih dalam pemeriksaan," kata Kasat Reskrim Polres Jember AKP Abid Uais Al Qarni Aziz, Rabu (10/1/2024).


Pemeriksaan dilakukan petugas unit PPA Polres Jember. Belum banyak keterangan yang bisa disampaikan polisi karena masih menunggu hasil pemeriksaan.


"Nanti hasilnya seperti apa kita sampaikan lebih lanjut," tandasnya.


Sementara itu, Kades Jatisari Haris Tursina mengatakan, suami korban dikabarkan sempat melarikan diri setelah kejadian. Namun, pada Selasa sore (9/1/2024) sekitar pukul 15.00 WIB, terduga pelaku pulang untuk menyerahkan diri.


"Terduga pelaku kan suaminya sendiri, sempat menghilang dan dicari ke sawah, akhirnya menyerahkan diri. Dicegat di rumah oleh polisi di TKP," jelasnya.


"Penyebab apa (dugaan kasus KDRT itu) saya tidak tahu. Tapi suaminya dikenal temperamental," kata Haris.



Sebelumnya, aksi KDRT yang menewaskan Miswati ini terjadi pada Selasa (9/1/2024) siang. Saat kejadian, Miswati sempat keluar dari rumah sembari berteriak histeris sambil memegangi kepalanya. Teriakan ini kemudian didengar keluarga dan tetangga sekitar.



Lalu, korban langsung dibawa ke puskesmas oleh keluarga. Sesampainya di puskesmas, korban langsung mendapat penanganan medis. Namun setelah sekitar 30 menit kemudian, korban tewas. Ditemukan bekas luka akibat pukulan benda tumpul pada kepala belakang korban.(red.w)



Berikan Layanan Maksimal Saat Nataru, Polres Jember Raih Juara Lomba Pos Ops Lilin Semeru 2023/2024

  

JEMBER, rakyatindonesia.com - Prestasi gemilang kembali diraih oleh Polres Jember dalam Lomba Pospam, Posyan, dan Pos Terpadu dalam rangka Operasi Lilin Semeru 2023. 


Panitia lomba menetapkan Polres Jember sebagai juara II untuk Tingkat Polda Jawa Timur pada kategori Polres Tipe A.


Piala dan piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Kapolda Jatim, Irjen. Pol. Drs. Imam Sugianto, M.Si., kepada  Kapolres Jember yang diwakili oleh Wakapolres, Kompol Jimmy H. Manurung saat Anev Sitkamtibmas Jajaran Polda Jatim di Rupatama Polda Jatim, Selasa (09/01/2024).


Sementara itu Wakapolres Jember, Kompol Jimmy H. Manurung menyampaikan rasa bangga atas pencapaian ini dan berterima kasih kepada seluruh personel yang terlibat dalam operasi.


Ia menegaskan bahwa prestasi ini adalah hasil dari kerjasama tim yang solid dan komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Jember.


“Prestasi ini berkat sinergitas dan soliditas seluruh personel Polres Jember dan juga stakeholder yang terlibat dalam Operasi Lilin Semeru 2023 – 2024,” ujar Kompol Jimmy.


Wakapolres Jember ini juga menyampaikan, Polres Jember tetap berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan pengabdian terbaik dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat di wilayah hukumnya.


Sebagai informasi, selain Polres Jember juga ada Polresta Sidoarjo sebagai juara 1, juara dan Polres Lamongan sebagai juara 3 dalam lomba pos pengamanan/pos pelayanan/ pos terpadu dalam rangka ops lilin Semeru 2023, kategori Polres Tipe A. (red.tim)

Saturday, November 11, 2023

Bupati Apresiasi Polres Jember yang Berhasil Ungkap Tanaman Ganja di Rumah Warga

 

JEMBER, rakyatindonesia.com – Marcuet (nama samaran) warga Desa Karangbayat Kecamatan Sumberbaru, Jumat (10/11/2023), dibekuk jajaran Satreskoba Polres Jember.


Pria yang juga residivis kasus 365 (perampokan) ini di bekuk Satreskoba Polres Jember, setelah terungkap ada tanaman ganja di pekaranan rumahnya.


Kapolres Jember, AKBP. Moh. Mirhidayat SIK. SH. MH., kepada sejumlah wartawan menyatakan, bahwa terungkapnya ada tanaman ganja di rumah pelaku, setelah jajaran Satreskoba Polres Jember, menangkap AR warga Tanggul, selaku pengguna dan pengedar sabu-sabu.


Dari pemeriksaan dan pengembangan terhadap AR, polisi mendapatkan petunjuk jika paket sabu tersebut, diperoleh dari Marcuet. 


“Terungkapnya narkotika jenis ganja basah ini, bermula dari penangkapan AR salah satu pengguna dan juga pengedar sabu-sabu, AR sendiri merupakan warga Tanggul,” ujar Kapolres Jember AKBP. Moh. Nurhidayat, Sabtu (11/11)


Dalam keteranganya kepada sejumlah wartawan, Kapolres menyatakan, bahwa dari hasil pemeriksaan sementara terhadap pelaku,  dalam pengakuannya, pelaku mendapatkan tanaman ganja tersebut dari seseorang yang menyuruhnya untuk menanam.


“Kalau dari mana pelaku mendapatkan bibit ganja, pengakuannya diberi seseorang untuk menanamnya, namun pengakuan ini tidak kami percaya begitu saja, masih akan kami gali lagi,” ujar Kapolres.Jember.


Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, polisi menjerat pelaku dengan pasal 112, 114 dan juga pasal 111 KUHP, “Ancamannya minimal 5 tahun penjara dan maksimal 20 tahun,” 


Sedangkan dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan 5 batang pohon ganja ukuran besar, dan 6 benih ganja yang baru tumbuh debfab memiliki ketinggian tidak lebih dari 10 cm.


Sementara Bupati Jember H. Hendy Siswanto, yang ikut dalam rilis, mengapresiasi keberhasilan Polres Jember yang telah berhasil mengungkap pengedar dan juga pelaku produksi ganja basah, pihaknya pun mengaku sedih dan kaget, di Kabupaten Jember ada warga yang menanam ganja.


“Kami mengapresiasi keberhasilan Polres Jember dalam mengungkap adanya tanaman ganja di wilayah Jember, tentu kami prihatin dan kaget, apalagi saya yang lahir di Jember, baru kali ini melihat tanaman ganja,” ujar Bupati.


Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan, bahwa adanya tanaman ganja di pekarangan warga di Jember, selain menjadikan pihaknya prihatin, juga menyatakan, bahwa pencegahan peredaran narkotika, seperti halnya Ganja, merupakan tanggung jawab bersama.


Pihaknya berharap, agar masyarakat proaktif dan berani melapor jika ada peredaran narkotika di lingkungannya. “Ini tidak bisa kalau polisi bekerja sendirian dalam memberantas peredaran narkotika, harus ada keterlibatan masyarakat,” pungkas Bupati. (red.IY)

Monday, September 25, 2023

Polres Jember Kerahkan 600 Personel Gabungan untuk Amankan Pilkades Serentak

 

JEMBER, rakyatindonesia.com – Demokrasi tingkat desa berupa Pemilihan Kepala Desa ( Pilkades ) di Kabupaten Jember dilakukan secara serentak pada hari Senin tanggal 25 September 2023 di Enam desa.


Ke enam desa yang akan melaksanakan Pilkades serentak adalah Desa Karangrejo Kecamatan Gumukmas, Desa Pace Kecamatan Silo,Desa Tisnogambar Kecamatan Bangsalsari, Desa Tanggulkulon Kecamatan Tanggul dan Desa Padomasan serta Desa Sarimulyo Kecamatan Jombang.


Untuk mengamankan kegiatan Pilkades serentak tersebut, Polres Jember telah menyiapkan setidaknya 600 personel gabungan yang disebar ke seluruh TPS di Enam desa itu.


Hal itu seperti disampaikan oleh Kapolres Jember AKBP Moh Nurhidayat melalui Wakapolres Jember Kompol Hendry Ibnu Indarto, Senin (25/9).


Sebelumnya, bertempat di halaman Polres Jember telah dilangsungkan pelaksanaan "Apel Pergeseran Pasukan"  dalam rangka pengamanan Pilkades serentak yang dipimpin oleh Wakapolres Jember, kemarin Minggu (24/09/2023).


“Ada Lima kecamatan dan Enam desa yang saat ini sedang melaksanakan Pilkades, dan 600 personel gabungan terdiri dari TNI, Polri dan Linmas sudah kami sebar untuk pengamanannya,” kata Kompol Hendry Ibnu Indarto, Senin (25/9).


Pengamanan tersebut jelas Kompol Hendry mencakup berbagai aspek, termasuk pengawasan terhadap sarana dan prasarana yang digunakan dalam pelaksanaan Pilkades.


Selain itu lanjut Kompol Hendry, Polres Jember juga berkomitmen untuk memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat yang akan menggunakan hak suaranya dalam Pilkades ini.


“Dalam Pilkades ini diharapkan masyarakat di Kabupaten Jember dapat berpartisipasi dengan menjaga ketenangan dan kedamaian selama proses pemilihan,”tutur Kompol Hendry. 


Pihaknya bersama dengan TNI dan instansi samping akan terus berupaya menjaga situasi yang aman dan kondusif selama pelaksanaan Demokrasi tingkat Desa yang dilakukan secara serentak tersebut. (red.IY)

Friday, September 22, 2023

Peduli Perkembangan Anak, Kapolres Jember Gagas Program “Ayahku Mengajar”

 

JEMBER, rakyatindonesia.com – Dalam upaya memperbaiki kualitas waktu berkumpul dengan keluarga, Kapolres Jember AKBP Moh Nurhidayat telah memperkenalkan inovatif program baru "ayahku mengajar" bagi anggota Polisi di sekolah anak-anak mereka yang setingkat KBTK (Kelas Belajar Tatap Kehadiran). 


Program ini bertujuan untuk mengatasi tantangan kesibukan yang seringkali menghalangi interaksi positif antara seorang ayah dengan keluarganya utamanya anak mereka yang masih berusia dini.


Dalam program ini, para anggota Polisi di Jember mendapatkan izin khusus untuk mengunjungi sekolah anak-anak mereka. 


Mereka tidak hanya dapat berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran, tetapi juga berbagi pengalaman dan pengetahuan mereka dengan anak-anak.


“Ini menjadi peluang yang sangat berharga bagi anak-anak untuk lebih mengenal ayah mereka, sambil mengembangkan apresiasi terhadap profesi orang tua mereka,”ungkap AKBP Nurhidayat, Jumat (22/9)


Kapolres Jember Moh Nurhidayat menjelaskan, program 'Ayahku Mengajar' ini adalah langkah konkret untuk mendekatkan hubungan antara seorang ayah dengan anak-anaknya. 


“Kami ingin memastikan bahwa tugas-tugas Polisi tidak menghalangi kebahagiaan keluarga. Ini juga merupakan upaya kami untuk memberikan contoh positif kepada masyarakat tentang pentingnya keluarga." tuturnya.


Program ini selain mendapatkan sambutan hangat dari anggota Polres Jember serta dukungan dari komunitas sekolah.


Kapolres Jember menyebut program ini adalah langkah positif dalam menghadapi tantangan modern yang sering kali menguras waktu keluarga, sambil mempromosikan nilai-nilai kebersamaan dalam keluarga.


“Semoga inovasi semacam ini dapat menginspirasi upaya serupa di tempat lain untuk memperkuat hubungan keluarga di tengah kesibukan sehari-hari,”pungkasnya. (red.IY)

© Copyright 2020 Rakyat-Indonesia.com | REFERENSI BERITA INDONESIA | All Right Reserved