Thursday, July 24, 2025

Stadion Brawijaya Jadi Kandang Persik, DPRD Harap Perkuat Ekosistem Sepak Bola Kediri

Stadion Brawijaya Jadi Kandang Persik, DPRD Harap Perkuat Ekosistem Sepak Bola Kediri

 

Kediri,    rakyatindonesia.com      – Stadion Brawijaya Kota Kediri kembali dipercaya menjadi markas resmi Persik Kediri di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia, BRI Liga 1 musim 2025/2026. Kabar ini disambut baik berbagai pihak karena diyakini membawa dampak positif bagi masyarakat.

Sekretaris Komisi C DPRD Kota Kediri, Katino, menyebut kembalinya Stadion Brawijaya sebagai homebase Persik merupakan peluang besar. Menurutnya, selain membangkitkan semangat warga, kehadiran laga kandang juga mendorong perputaran ekonomi di sekitar stadion.

“Persik sudah menjadi ikon Kediri. Harapan kita Persik tetap ada di Kota Kediri,” ujarnya, Rabu (23/7).

Katino menambahkan, keberadaan tim berjuluk Macan Putih mampu menjadi magnet ekonomi. Mulai dari UMKM, penjualan atribut klub, hingga pengelolaan parkir bisa menjadi ladang penghasilan masyarakat sekitar. Ia pun mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Kediri yang merenovasi Stadion Brawijaya agar tetap layak digunakan.

“Miris juga kalau jadi tim musafir. Tapi mereka (Persik) juga harus memberi kontribusi lebih besar bagi kota ini,” imbuh politisi Gerindra itu.

Tak hanya dari sisi pendapatan, Katino berharap Persik aktif membina talenta muda lokal. Ia mendorong agar akademi usia dini diperkuat, sehingga potensi anak-anak Kediri bisa tersalurkan secara maksimal.

“Imbal baliknya tidak hanya uang. Transfer ilmu dan pembinaan usia muda itu juga penting,” tegasnya.

Terbukti, sejumlah nama pemain asal Kediri seperti Faris Aditama, Yusuf Meilana, M. Khanafi, Bayu Otto, Vava Mario, dan Adi Eko Jayanto masih membela Persik. Sementara nama-nama lain seperti Edo Febriansah dan Septian Bagaskara turut memperkuat klub-klub luar daerah.

Sementara itu, Manajer Persik Kediri, Mochamad Syahid Nur Ichsan, memastikan bahwa Stadion Brawijaya telah didaftarkan sebagai venue resmi laga kandang musim ini. Ia menyebut koordinasi terus dilakukan dengan Pemkot Kediri maupun operator liga demi memenuhi standar kelayakan stadion.

“Di jadwal resmi yang beredar, kami bermain di Stadion Brawijaya. Kami terus mengupayakan agar tetap berkandang di sini,” pungkasnya.

Dengan kembalinya laga kandang ke Brawijaya, diharapkan semangat warga Kediri kembali bangkit untuk mendukung Persik serta mendorong tumbuhnya ekosistem sepak bola yang sehat di Kota Tahu. (RED.A)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2020 Rakyat-Indonesia.com | REFERENSI BERITA INDONESIA | All Right Reserved