Sunday, June 2, 2024

Pemkab Kediri komunikasi dengan kepala daerah sekitar bahas wisatawan

 


Kabupaten Kediri rakyatindonesia.com  - Pemerintah Kabupaten Kediri, Jawa Timur, intensif menjalin komunikasi dengan sejumlah kepala daerah di sekitar Kediri guna menggaet wisatawan menyusul Bandara Dhoho Kediri yang sudah beroperasi.


Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengemukakan pihaknya telah berkomunikasi langsung dengan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dan Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengenai rencananya tersebut.

"Sudah komunikasi dengan Bupati Ponorogo beliau punya event Reog yang sudah diakui UNESCO, lalu Trenggalek Mas Ipin (sapaan akrab Bupati Trenggalek) akan buat event di pantai," katanya di Kediri, Sabtu.

Bupati menambahkan, komunikasi yang dijalin dengan kepala daerah lain ini juga dalam rangka penyusunan timeline event yang telah direncanakan. Hal ini dilakukan untuk menjaga konsistensi jumlah pengunjung yang masuk di wilayah sekitar bandara.

"Kami sedang atur timelinenya supaya tidak bertumpukan di bulan yang sama. Kami lanjut terus supaya menstimulan bandara bisa terus beroperasi," kata dia.

Bandara Dhoho Kediri kini sudah beroperasi. Penerbangan komersil pertama di Bandara Dhoho dilakukan oleh maskapai Citilink pada 5 April 2024. Maskapai selanjutnya adalah Super Air Jet yang berada di bawah naungan Lion Air Group akan membuka rute perdana di Bandara Dhoho pada 6 Juni 2024, dengan rute Kediri-Balikpapan.

Bupati menambahkan terkait pengembangan rute dari Kediri ke daerah lain juga diinformasikan terus dikembangkan. Informasi yang diterimanya rute Kediri - Denpasar ditargetkan bisa di buka di bandara ini.

"InsyaAllah ada penambahan rute Kediri - Denpasar, namun untuk maskapai lainnya belum bisa saya sampaikan," kata dia.

Sementara itu, Dirut Lion Air Daniel Putut saat di Kediri mengungkapkan pihaknya sangat mendukung dengan adanya bandara yang akan diproyeksikan melayani penerbangan haji dan umroh ini.

"Begitu ada bandara baru dibangun, kami juga mendukung. Supaya mempermudah membuat masyarakat yang tadinya terbang perjalanan jauh ke Surabaya sekarang bisa dengan mudah melalui Kediri," kata Daniel.

Ia menambahkan, Super Air Jet akan melakukan penerbangan tiga kali dalam satu pekan di Bandara Dhoho Kediri, yakni Selasa, Kamis, dan Sabtu.

Dengan dimulainya penerbangan tersebut, pihaknya mengapresiasi dukungan pemerintah yang telah membuka peluang penerbangan Super Air Jet di Bandara Dhoho.(red.pa)

Monday, May 20, 2024

Inilah Elok, Atlet Angkat Berat Wanita Kota Kediri yang Akan Berlaga di di PON XXI


 KEDIRIrakyatindonesia.com - Elok Ayu Ellasari, 24, sedari kecil memang menyukai olahraga. Ayahnya mahir bela diri, sedangkan sang ibu adalah pebola voli. Sementara, sang kakak merupakan atlet renang. Tak heran bila dia memiliki motivasi besar menjadi atlet.

Dan, jalan yang dipilih perempuan yang akrab disapa Elok ini menggeluti angkat berat. Dan, dia menjadi salah satu atlet Kota Kediri yang akan mewakili Jatim di ajang PON XXI Aceh-Sumut nanti. Yang akan turun di kelas 84 kilogram plus.

“Saya satu-satunya perempuan (dari Kota Kediri, red) yang berangkat,” ujar peraih dua perak dan satu perunggu pada Babak Kualifikasi (BK) PON Jawa Timur ini.

Mengulik lebih dalam, Elok mulai menggeluti angkat berat saat duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP). Itu pun secara tidak sengaja. Karena awalnya dia ingin mendaftar tolak peluru.

Saat mendatangi lokasi latihan tolak peluru, di area Stadion Brawijaya, dia tak sengaja bertemu pelatih angkat besi Eko Agus Koko dan pelatih angkat berat Yusuf.

“Waktu itu sedang menunggu di bawa pohon. Terus ditanya mau ketemu siapa? Lalu saya diajak untuk ikut angkat berat,” kenang Elok.

Saat itu, dia tak langsung diminta menjadi atlet angkat berat. Melainkan dikenalkan terlebih dulu. Elok diminta mencoba. Tak terlalu berpikir lama, dia pun menyukai olahraga tersebut.

“Lima bulan latihan saya langsung ikut kejurnas,” ujarnya.

Kemudian, kompetisi demi kompetisi pun diikuti. Medali emas pun beberapakali didapatkan. Baik  melalui kejurnas ataupun porprov. Ternyata, memang ada yang membuatnya senang menggeluti cabor angkat berat. Salah satunya karena dia tidak dibebani untuk menjaga berat badan. Seberapun berat badannya, cabor angkat berat masih bisa diikutinya. Alias tetap bisa menjadi atlet.

Tetapi, demi persiapan kompetisi di PON XXI Aceh-Sumut 2024, Elok mulai memperhatikan menu makanannya. Lebih banyak mengkonsumsi makanan yang bergizi seperti daging dan buah. Serta menghindari jajanan pinggir jalan yang dia sukai. Seperi pentol, mie pedas, dan sebagainya.

“Mulai Januari, saya diberi saran pelatih untuk menjaga makanan. Lalu saya bikin jadwal makan yang saya jadikan wallpaper HP,” jelas perempuan yang lulus sebagai sarjana manajemen di Universitas Kadiri (Unik) ini.

Di ajang PON nanti, Elok pun punya beban target. Yaitu meraih medali minimal perak. Oleh karenanya, dia berupaya keras memenuhi target tersebut. Yakni, memulai dengan menjaga makanan yang masuk ke dalam tubuhnya. Tentunya, dia barengi dengan latihan secara rutin.(red,I)



Saturday, January 20, 2024

Bocah 7 Tahun yang Hanyut di Selokan Ditemukan Mengapung di Kali

 


Surabaya, rakyatindonesia.com - Setelah dilakukan pencarian hampir dua hari, bocah 7 tahun yang terperosok hingga hanyut di selokan Jalan Gadel Sari Praja II, Tandes, Surabaya akhirnya ditemukan. 


Bocah berinisial MWN ini ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
"Ditemukan meninggal dengan keadaan mengapung," kata Ainul Makhdin, Koordinator Basarnas Surabaya, Sabtu (20/1/2024).


Ainul menambahkan, korban ditemukan oleh salah satu warga di kali yang berada di tengah Jalan Margomulyo. Kondisinya sudah mulai membusuk dan wajahnya mulai rusak.


"Tadi sudah dibawa ke RSUD Dr Soetomo untuk dilakukan pemeriksaan," tambahnya.


Sebelumnya, seorang bocah perempuan berinisial MWN dikabarkan hilang usai hanyut di selokan Jalan Gadel Sari Praja II. Bocah 7 tahun warga Wewewa Utara, NTT ini diduga hanyut setelah terperosok di selokan.


Dari informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.00 WIB, yang mana saat itu sedang turun hujan cukup deras.


Korban saat itu hujan-hujan dengan kakaknya SAN (10) dan temannya NV (8). Ketiganya bermain di sekitar selokan tersebut sembari bermain air hujan.


Debit air hujan yang tinggi membuat selokan tertutup air genangan. Diduga ketiga anak tersebut tidak mengetahui bahwa selokan tersebut sebagian tidak tertutup.


Tim gabungan yang terdiri dari tim SAR, BPBD Surabaya, DLH, Satpol PP, Polri, dan TNI Tandes sudah melakukan pencarian sejak Kamis (18/1/2024) malam. Petugas sempat menyusuri titik lokasi hanyut (selokan) hingga ke beberapa saluran box culvert. (red.w)

© Copyright 2020 Rakyat-Indonesia.com | REFERENSI BERITA INDONESIA | All Right Reserved