Tuesday, April 16, 2024

Polrestabes Surabaya Terjunkan 2.503 Personel, Amankan Lanjutan Liga 1 Persebaya vs Dewa United

SURABAYA, rakyatindonesia.com - Polrestabes Surabaya menyiapkan langkah antisipasi untuk mengamankan pertandingan sepak bola.


Pertandingan tersebut akan mempertemukan Persebaya melawan Dewa United di Stadion Gelora Bung Tomo, Selasa 16 April 2024, besok.


Sebanyak 2.503 personil gabungan TNI, Polri dan Pemkot akan melaksanakan pengamanan bola tersebut.


Kapolrestabes Surabaya Kombespol Pasma Royce melalui Kabagops AKBP Wibowo mengatakan, Polrestabes menjamin dan memastikan keamanan serta kenyamanan para penonton serta menjaga kelancaran jalannya pertandingan.


Selain kehadiran personel TNI dan Polri dalam pengamanan, Polrestabes Surabaya juga bekerja sama dengan petugas keamanan stadion dan steward untuk meningkatkan pengawasan di setiap sudut area pertandingan. 


"Upaya ini dilakukan agar tidak ada celah bagi orang yang berniat mengganggu ketertiban jalannya pertandingan tersebut,"terang AKBP Wibowo.


Ditempat terpisah Kasihumas Polrestabes Surabaya AKP Haryoko Widhi menyampaikan, Masyarakat diimbau untuk tetap mematuhi aturan dan petunjuk dari petugas kepolisian maupun panitia pertandingan selama berada di lokasi stadion.


Haryoko juga menyampaikan bahwa barang-barang berbahaya seperti Flare, Petasan, Kembang api, sajam, narkoba dan miras dilarang masuk ke dalam stadion.


"Tiket pertandingan telah dijual oleh Panpel, semua penonton yang masuk ke stadion wajib menggunakan ticket gelang, yang tidak punya tiket kami menghimbau silahkan nonton TV, akan disiarkan langsung oleh TV Swasta,"pungkas Haryoko. (red.Tim)

Saturday, March 30, 2024

Mobilitas Warga Surabaya Meningkat Jelang Akhir Ramadan, Puluhan Personel Siaga

  

Surabaya rakyatindonesia.com - Mobilitas masyarakat menjelang pekan akhir bulan ramadan terus meningkat. Utamanya di waktu sore hingga malam hari sekitar pukul 17.00 WIB - 21.00 WIB.
Berbagai aktivitas kerap dilakukan saat bulan ramadan seperti berburu takjil hingga buka puasa bersama. Akibatnya memicu terjadi kepadatan arus lalu lintas di beberapa kawasan.

"Ini kita masuk menuju Lebaran, waktunya berbuka puasa dengan teman SD, SMP, SMA kantor dan lainnya. Maka pekan-pekan ini akan terlihat pergerakan mobilitas yang cukup signifikan di atas pukul 17.00-21.00 WIB," ujar Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Arif Fazlurrahman kepada wartawan , Sabtu (30/3/2024).

Beberapa kawasan kerap mengalami peningkatan arus lalu lintas saat bulan ramadan di antaranya kawasan pusat kota yang memiliki banyak wisata kuliner dan perbelanjaan. Seperti Jalan Tunjungan, Embong Malang, dan Basuki Rahmat. Kemudian kawasan Surabaya Barat seperti di Jalan HR Muhammad dan Surabaya Timur di Jalan Kertajaya.

"Kita sudah lihat daerahnya seperti di Jalan Tunjungan, kemudian di Embong Malang, Basuki Rahmat, itu poros tengah kota. Kemudian yang mengarah ke HR Muhammad ke arah barat, kemudian ke Jalan Kertajaya. Ini lokasi-lokasi yang jadi langganan kepadatan karena di kanan kirinya restoran, tempat makan, dan sebagainya," tutur Arif.

Untuk itu dirinya menerjunkan puluhan personel dari Satlantas Polrestabes Surabaya untuk terjun langsung ke beberapa titik yang kerap mengalami kepadatan arus lalu lintas. Tujuannya untuk membantu mengurai kepadatan hingga memberikan pelayanan secara langsung kepada masyarakat.

"Kita mengerahkan kurang lebih 75 personel tiap sorenya, personel lalu lintas yang kita sebarkan di seluruh ruas jalan Kota Surabaya untuk membantu melancarkan apabila di lokasi-lokasi yang kita asumsikan padat itu nanti terjadi perlambatan lalin," kata Arif.

Harapannya puluhan personel yang diterjunkan bisa mewujudkan kelancaran arus lalu lintas meskipun mobilitas masyarakat meningkat cukup signifikan. Sehingga masyarakat bisa beraktivitas tanpa takut dihantui kemacetan horor imbas adanya kepadatan di berbagai ruas jalan. (red.W)



Jamin Keamanan Ibadah Umat Nasrani di Jumat Agung Satbrimob Polda Jatim Sterilisasi Gereja

 

SURABAYA, rakyatindonesia.com – Detasemen II Jibom Satbrimob Polda Jatim melakukan sterilisasi di sejumlah Gereja yang ada di Surabaya menjelang ibadah Jumat Agung dan perayaan Paskah.

Seperti pantauan media di Gereja Gembala Yang Baik, Jl. Jemur Andayani X / 14 Surabaya tampak Enam personel Jibom Satbrimob Polda Jatim bersama Polsek Wonocolo Polrestabes Surabaya menyisir beberpa titik di lingkungan gereja.

Kapolsek Wonocolo, Kompol Muhammad Soleh, mengatakan bahwa sterilisasi ini merupakan langkah preventif untuk memastikan keamanan dan kenyamanan umat Kristiani dalam melaksanakan ibadah Paskah.

“Sterilisasi dilakukan di berbagai bagian gereja, termasuk altar, podium, toilet, ruang umat, ruang Romo, ruang panel kontrol, dan taman,”kata Kompol M.Soleh,Jumat (29/3)

Ia juga mengungkapkan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan Umat Nasrani melaksanakan ibadah baik pada ibadah Jumat Agung maupun Minggu Paskah nanti, pihaknya juga akan menempatkan personel pengamanan.

Sementara itu untuk hasil sterilisasi tidak ditemukan benda mencurigakan seperti bom atau bahan berbahaya lainnya.

"Alhamdulillah, dari hasil sterilisasi tidak ditemukan benda mencurigakan atau yang membahayakan, " terangnya.

Kegiatan sterilisasi ini juga disambut positif oleh pengurus gereja setempat yang juga memberikan apresiasi atas kehadiran aparat keamanan di setiap kegiatan Gereja.

Seperti disampaikan oleh Bambang dan Sugeng, perwakilan pengurus gereja yang mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian atas perhatian dan pengamanannya.

"Kami merasa lebih tenang dengan adanya sterilisasi ini. Semoga dari ibadah Jumat Ahung hingga perayaan Paskah tahun ini dapat berjalan dengan lancar dan aman," ujar Bambang.

Di tempat terpisah, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Pasma Royce melalui Kasihumas AKP Haryoko mengatakan, kegiatan sterilisasi gereja ini merupakan bagian dari program Jogo Suroboyo.

“Wujud kehadiran Polri di Tengah Masyarakat dengan menjalankan program Jogo Suroboyo yang digagas oleh Polrestabes Surabaya untuk menjaga keamanan dan kondusifitas wilayah Kota Surabaya,” kata AKP Haryoko.

Ia menyampaikan menjelang perayaan Paskah bagi Umat Nasrani, Polrestabes Surabaya bersama Satbrimob Polda Jatim dalam hal ini Detasemen II Jibom melaksanakan sterilisasi di 10 Gereja di Surabaya.

“Untuk beberapa gereja lainnya di Surabaya, kita juga libatkan personel dari Polsek yang ada dijajaran untuk melakukan pengamanan di wilayah masing – masing,”pungkas AKP Haryoko. (red.Tim)

Tuesday, March 5, 2024

Polrestabes Surabaya Berhasil Ungkap Peredaran Narkoba, 1 orang Kurir Online Diamankan

  


SURABAYA, rakyatindonesia.com - Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya, Kompol Suriah Miftah mengungkapkan, pihaknya telah melakukan penangkapan satu tersangka peredaran gelap narkotika jenis sabu, berinisial IZ (34 tahun). 

Tersangka IZ yang berprofesi sebagai kurir online tersebut ditangkap Polisi di depan SMP Dharma Wanita I Jalan Raya Gedangan Sidoarjo.

"Dari tangan tersangka IZ, kita amankan barang bukti 19 klip plastik berisi sabu seberat 87,929 gram, kemudian 4 bendel plastic klip, satu skrop yang terbuat dari sedotan, tiga plastic klip bekas sabu, dua tas cangklong, satu unit handphone, dan satu timbangan elektrik," kata Kompol Miftah, Senin (4/02/2024).

Ia menjelaskan, penangkapan IZ dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat terkait adanya peredaran gelap narkotika jenis sabu di depan SMP Dharma Wanita I Jl. Raya Gedangan Sidoarjo.

Atas informasi tersebut, lanjut Miftah, anggota Satresnarkoba langsung melakukan penyelidikan di sekitar lokasi dimaksud.

Berdasarkan penyelidikan, kata Miftah, diketahui ada seseorang yang aktivitasnya mencurigakan di depan SMP Dharma Wanita I Jalsn Raya Gedangan Sidoarjo. 

Tim Satresnarkoba pun mendatangi pelaku dan langsung melakukan penggeledahan.

"Tersangka tidak dapat mengelak dari tuduhan sebagai pengedar sabu dengan adanya barang bukti yang diamankan dari dalam tas yang dipakai tersangka," ujar Miftah. 

Tersangka beserta barang bukti sabu langsung dibawa ke Mapolrestabes Surabaya untuk proses hukum lebih lanjut. 

Dalam pemeriksaan, tersangka IZ mengaku mendapatkan sabu dari seseorang berinisial R saat ini dalam pengejaran petugas kepolisian (DPO) pada Selasa (20 Februari 2024) sekira pukul 19.00 Wib. 

Kompol Miftah menambahkan, tersangka mengambil secara ranjauan di daerah Sedati Sidoarjo sebanyak satu bungkus dengan berat satu Ons, maksud serta tujuan menerima sabu untuk dikirim kembali atas perintah R (DPO), mereka mendapatkan komisi setiap Minggu sebesar Rp. 400.000.

"Atas perbuatanya tersebut, tersangka terancam pasal 114 ayat (1) sub pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika," pungkasnya. (red.Tim)

Friday, March 1, 2024

Polrestabes Surabaya Berhasil Amankan Tersangka Pengedar Narkoba

 


 SURABAYA, rakyatindonesia.com  - Seorang pria berinisial AD (49) diringkus setelah berupaya mengedarkan puluhan poket sabu. Kepada Polisi dia mengaku tergiur imbalan yang lumayan. 


Kapolrestabes Surabaya Kombes Pols Pasma Royce melalui Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya Kompol Suriah Miftah mengatakan AD dibekuk pada Selasa (10/02/24) sekitar pukul 12.00 WIB di Jalan Krampung Tengah RT. 05 RW. 03 Tambaksari Surabaya. 


Kala itu Polisi mendapat informasi dari masyarakat tentang adanya seorang pria yang hendak transaksi narkoba. Saat didalami identitas pria berinisial AD itu akhirnya diketahui.


Polisi mencari keberadaan AD, hingga akhirnya ditemukan di Jalan Krampung Tengah RT. 05 RW. 03 Tambaksari Surabaya. Polisi meringkus pria itu dan menggeledahnya.


"Saat penggeledahan ditemukan barang bukti 4 poket plastik transparan berisi narkotika jenis sabu dengan berat kotor total 4,08 gram beserta bungkusnya," tutur Kompol Miftah saat dikonfirmasi Kamis (29/2/2024).


Saat diinterogasi, AD mengaku mendapatkan 4 poket narkoba berbentuk serbuk putih itu dari seseorang berinisial S, yang saat ini dinyatakan DPO.


"Saat kami amankan, AD akan menjual barang itu (sabu-sabu)," ujarnya.


Berdasarkan pengakuan AD, sabu-sabu itu dijual ke sejumlah temannya serta orang lain yang tidak dia kenal. 


MD mengaku tergiur dan menerima tawaran itu karena iming-iming imbalan. Sebab setiap kali dia berhasil menjual sabu itu dirinya mendapat imbalan Rp 100 ribu. 


Selain mengamankan AD dan 4 poket sabu-sabu, Polisi menyita satu skrop dari sedotan plastik, satu dompet warna coklat dan satu dompet warna hitam.


Atas perbuatannya, AD akan dijerat dengan pidana Pasal 114 ayat (1) dan pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (red.Tim)

Thursday, February 29, 2024

Terkuak Pemilik Ambulans Berlogo Demokrat yang Tabrak 5 Motor di Surabaya

 



Surabaya, rakyatindonesia.com - Pemilik ambulans berlogo Partai Demokrat yang menabrak 5 motor di Surabaya akhirnya terkuak. Ambulans tersebut milik sebuah yayasan yang sempat digunakan relawan Demokrat untuk kampanye.


Kasat Lantas Polrestabes Surabaya AKBP Arif Fazlurrahman menyebut, pihaknya sudah mendatangi kantor Demkorat. Baik DPC Demokrat Surabaya maupun DPD Demokrat Jatim


"Sudah di-cross check ke DPC ataupun DPD salah satu partai yang ada di Surabaya, hasilnya nihil," tegas Arif saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (29/2/2024).


Setelah itu, polisi melacak surat-surat kelengkapan ambulans tersebut. Polisi menemukan nama sebuah yayasan.


"Kendaraan tersebut terdaftar atas nama yayasan yang sempat dipakai oleh relawan untuk kegiatan kampanye. Namun, saat ini atribut-atribut partai dari ambulans tersebut sudah dilepas," tegasnya.


Arif juga menyebut bahwa pihaknya telah memeriksa sopir ambulans bernopol L 1890 AZ yang sempat melarikan diri. Hasilnya tidak ada unsur kesengajaan saat terjadi laka.


"Pengendara ambulans sudah diperiksa dan diambil keterangan. Tidak ada unsur kesengajaan pada saat terjadinya laka," kata Arif.

Diberitakan sebelumnya, sebuah ambulans berlogo Partai Demokrat menabrak 5 motor yang terparkir di pinggir Jalan Simokerto, tepatnya di seberang Depo Lokomotif Sidotopo, Minggu (25/2). Motor-motor yang ditabrak itu ringsek.


Menurut keterangan pemilik motor hingga saksi di lokasi, ambulans itu melaju dari kawasan Kapasan menuju Ampel. Tiba-tiba saja ambulans tersebut menabrak motor yang parkir berjejer di dekat warung kopi. Ambulans yang tak membunyikan sirene itu lantas kabur usai menabrak deretan motor.


"Ada logonya Partai Demokrat. Warnanya biru putih, dominan biru," kata Khoirul, salah satu warga. (red.w)

© Copyright 2020 Rakyat-Indonesia.com | REFERENSI BERITA INDONESIA | All Right Reserved