Selasa, 30 April 2024

Dirlantas Pastikan Harley Dokter Aziz yang Kecelakaan di Probolinggo Bodong

 Dirlantas Pastikan Harley Dokter Aziz yang Kecelakaan di Probolinggo Bodong

 


Probolinggo, rakyatindonesia.com - Harley-Davidson yang dikendarai almarhum Dokter Abdul Aziz dan istrinya Erysha Kartika asal Surabaya dipastikan kendaraan bodong. Ini diketahui setelah Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jatim melakukan sejumlah penyelidikan.

Harley Davidson hitam bernopol B 6363 ZN itu dipastikan bodong setelah Ditlantas Polda Jatim menggelar olah TKP ulang pada Senin (29/4/2024). Turut hadir dalam olah TKP itu Dirlantas Polda Jatim Kombes Komarudin.

Komarudin yang mengikuti olah TKP ulang bersama Kapolres Probolinggo Kota AKBP Wadi Sya'bani dan Kasat Lantas Polres Probolinggo AKP Tommi Hermanto mengatakan bahwa pengecekan kelengkapan surat kendaraan sudah dilakukan.

"Kami telah melakukan pengecekan dari TNKB ataupun nomor kendaraan yang melekat pada kendaraan tersebut. Itu (TNKB) tidak terdaftar," kata Kombes Pol Komarudin usai olah TKP ulang, Senin (29/4/2024).

Selain itu, ujar Komarudin, nomor rangka dan nomor mesin motor Harley-Davidson yang mengalami kecelakaan frontal di Pantura itu tidak teridentifikasi dan teregistrasi.

"Kami akan terus melakukan pendalaman, termasuk penyebab kecelakaan dari beberapa saksi yang sudah dimintai keterangan," ujarnya.

Sebelumnya, detikJatim juga melakukan pengecekan melalui situs Samsat DKI Jakarta. Masa berlaku STNK motor Harley Davidson yang dikendarai pasutri yang berprofesi sebagai dokter ortopedi di RSUD Grati itu mati sejak 2013.

Berdasarkan data Samsat DKI Jakarta itu, masa berlaku STNK motor Harley-Davidson bernopol B 6363 ZN jenis Electra buatan 2003 itu hanya sampai 2013. Sedangkan pajak motor senilai Rp 3.513.500 per tahun belum dibayar sejak 2011.

Kecelakaan maut itu terjadi di jalan raya Desa Banjarsari, Kecamatan Sumberasih, Probolinggo pada Minggu (28/4/2024) sore. Ada 5 kendaraan terlibat kecelakaan itu dan 2 korban meninggal di TKP.

Saat itu, pasangan Abdul Aziz dan Erysha Kartika asal Surabaya yang turut dalam rombongan HDCI dalam perjalanan pulang setelah menghadiri acara di wilayah Banyuwangi.

Ada 4 kendaraan lain yang terlibat yakni Innova reborn warna hitam nopol P 1104 HE yang dikemudikan Yohandoko Saputra (29) warga Desa Curah Tatal, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Situbondo juga rekan korban yang tidak diketahui identitasnya naik Harley hitam nopol H 4174 NN.

Tidak hanya itu turut terlibat motor N max hitam yang dikendarai Made Sudana (47) bersama Lia (45) istrinya, warga Denpasar yang mau bepergian ke Malang. Serta 1 sepeda motor N Max lain berwarna putih yang belum diketahui identitasnya yang diduga penyebab kecelakaan.(red.S)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2020 Rakyat-Indonesia.com | REFERENSI BERITA INDONESIA | All Right Reserved