KEDIRI – Kebakaran nyaris meludeskan bangunan Pabrik Rokok (PR) Gudang Rasa yang berada di Dusun Sumberagung, Desa Srikaton, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri, Selasa (30/6/2026) dini hari. Beruntung, kobaran api cepat diketahui warga sehingga petugas pemadam kebakaran dapat segera melakukan penanganan dan berhasil mencegah api merembet ke gudang penyimpanan tembakau maupun area produksi.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga yang sedang melintas di sekitar lokasi sekitar pukul 01.30 WIB. Saat itu, saksi melihat kobaran api disertai kepulan asap muncul dari bagian atap bangunan pabrik rokok. Menyadari besarnya potensi bahaya, warga langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Laporan kebakaran diterima Pos Pemadam Kebakaran Ngadiluwih sekitar pukul 01.35 WIB. Tak berselang lama, satu unit armada beserta personel Damkar Kabupaten Kediri Pos Ngadiluwih diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman.
Sesampainya di lokasi, petugas segera melakukan upaya pemadaman sekaligus pendinginan agar api tidak kembali menyala. Berkat respons cepat petugas dibantu warga sekitar, kobaran api berhasil dikendalikan sebelum menjalar ke bangunan lain yang berada di kompleks pabrik. Proses penanganan berlangsung selama kurang lebih dua jam dan dinyatakan selesai sekitar pukul 03.40 WIB.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, mengatakan dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik pada salah satu stopkontak di ruang pengepakan rokok. Percikan api kemudian membakar material di sekitarnya dan merambat hingga ke bagian atas bangunan.
"Petugas segera melakukan pemadaman sesuai prosedur sehingga api berhasil dikendalikan dan tidak sampai meluas ke bangunan lainnya," ujar Kaleb.
Akibat insiden tersebut, pemilik usaha, A. Sonny, diperkirakan mengalami kerugian material sekitar Rp20 juta akibat rusaknya sebagian bangunan dan perlengkapan di ruang pengepakan. Meski demikian, petugas berhasil menyelamatkan aset bernilai sekitar Rp250 juta yang terdiri atas gudang penyimpanan tembakau, bahan baku, serta area produksi sehingga kerugian yang lebih besar dapat dihindari.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Seluruh pekerja dipastikan berada dalam kondisi selamat karena peristiwa terjadi saat aktivitas produksi telah berhenti.
Kaleb mengimbau para pelaku usaha, khususnya yang menjalankan kegiatan produksi, agar rutin melakukan pemeriksaan terhadap instalasi listrik di tempat usahanya. Menurutnya, pemeriksaan berkala pada jaringan listrik, stopkontak, maupun peralatan elektronik sangat penting untuk meminimalkan risiko korsleting yang berpotensi memicu kebakaran.
Ia juga mengingatkan agar setiap tempat usaha menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) yang masih layak pakai serta memastikan seluruh instalasi listrik dipasang sesuai standar keselamatan. Langkah-langkah tersebut dinilai dapat mempercepat penanganan apabila sewaktu-waktu terjadi keadaan darurat dan mengurangi potensi kerugian yang lebih besar.(red/lis)
FOLLOW THE Rakyat-Indonesia.com | REFERENSI BERITA INDONESIA AT TWITTER TO GET THE LATEST INFORMATION OR UPDATE
Follow Rakyat-Indonesia.com | REFERENSI BERITA INDONESIA on Instagram to get the latest information or updates
Follow our Instagram