Sunday, March 19, 2023

Usai Pesta Miras 2 Remaja Perkosa Wanita 17 Tahun Hingga Hamil 5 bulan.

    


Kotawaringin Barat,  rakyatindonesia.com - Remaja perempuan berusia 17 tahun di Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng) diperkosa 2 pria kenalannya, ES (25) dan MY (20) usai pesta minuman keras (miras). Saat ini korban tengah hamil 5 bulan.
"Korban saat itu diajak minum miras oleh kenalannya dari WhatsApp, yaitu para pelaku hingga terjadi persetubuhan. Saat ini korban sedang hamil 5 bulan," ujar Kapolres Kobar AKBP Bayu Wicaksono kepada Wartawan, Sabtu (18/3/2023).

Aksi bejat pelaku dilakukan di rumah ES di Desa Sungai Rangit, Kecamatan Pangkalan Lada pada 3 November 2022 lalu. Saat itu korban menerima ajakan ES untuk ikut pesta miras di rumah pelaku.

"Jadi korban ini diajak minum, karena kenal jadi ikutlah. Korban ini dijemput pelaku di rumah temannya, sehingga orang tua korban tak tau adanya kejadian ini dan tak mengenal para pelaku," jelasnya.

Kejadian ini baru terungkap setelah pihak keluarga mengetahui korban hamil. Saat ditanya, korban akhirnya mengaku telah ditiduri oleh kedua pelaku.

"Baru ketahuan setelah korban hamil, korban mengaku jika diperkosa kedua pelaku saat minum miras bersama itu," terangnya.

Atas kejadian tersebut, kedua pelaku dilaporkan ke polisi. Terungkap jika kedua pelaku memperkosa korban dengan cara bergiliran.

"Iya korban disetubuhi secara bergiliran, setelah pelaku pertama kemudian yang satu keluar, satu lagi yang sebelumnya sudah di kamar itu juga melakukannya," tuturnya.

ES dan MY kini ditahan di Polres Kobar untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Para pelaku dijerat dengan Pasal 81 ayat 1 UU RI Nomor 17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.

"Ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara," pungkasnya.

(red.Df)

Wednesday, November 23, 2022

Gemar Intip Istri Orang, Remaja di Kubar Ditangkap

 



Surabaya, rakyatindonesia.id - Seorang remaja di Kutai Barat (Kubar), Kalimantan Timur (Kaltim) diamankan polisi. Remaja berinisial TA itu harus berurusan dengan hukum setelah diketahui mengintip istri orang. TA tak bisa mengelak karena terekam CCTV saat beraksi.

"Pelaku sudah kita amankan, dan dia (TA) sudah mengakui perbuatannya sebagai pelaku pengintipan di salah satu rumah warga," ucap Kapolsek Long Iram Iptu Andi Salman Senin (21/11/2022).

Andi mengatakan TA mengintip di salah satu rumah warga di Kecamatan Loan Iram, Kubar pada Rabu (16/11) malam. Suami korban memasang CCTV karena curiga ada lubang di salah satu dinding kamar dan ruang tamu rumahnya.

"Ya karena curiga korban memasang CCTV, dan kecurigaan korban benar, sebab di video itu pelaku terekam masuk lewat kolong rumah dan melakukan pengintipan," terangnya.

Suami korban kemudian melaporkan TA ke polisi. Saat ditangkap TA sempat mengelak, namun akhirnya mengakui perbuatannya.

"Awalnya tidak mengakui, setelah kami interogasi dan dari video itu menjadi bukti otentik kami, mengakulah dia, pelaku ini yang lagi dicari-cari," ungkapnya.

Dalam video rekaman CCTV tersebut, TA menggunakan celana kolor, baju singlet dan memakai topi. TA kemudian masuk ke dalam pekarangan rumah korban lalu mengintip melalui sebuah lubang kecil yang dia buat.

Andi mengatakan TA pernah ditangkap terkait kasus yang sama. Saat itu, TA dibebaskan karena persoalan itu diselesaikan secara kekeluargaan.

"Kalau permasalahannya ini, dari laporan yang kami dapat rupanya sudah pernah dilakukan pelaku, namun saat itu penyelesaiannya dengan mediasi oleh perangkat kampung, kebetulan ada hubungan keluarga," kata Andi.

Andi menegaskan TA akan diproses secara hukum karena korban tak terima dan sudah membuat laporan. Namun dia berharap persoalan kali ini juga dapat diselesaikan secara kekeluargaan.

"Tapi untuk kasus ini karena korban tak terima dan sudah melapor, akan kita proses, namun kami berharap kasus ini berujung mediasi, karena pelaku masih remaja," sambungnya.

Polisi juga masih menunggu laporan lain dari warga yang menjadi korban pengintipan TA yang diduga memiliki kelainan. Dimana dari pengakuan korban yang melapor masih banyak warga yang menjadi korban pengintipan TA.

"Baru satu korban yang melaporkan, tapi dari korban menyampaikan ada yang lain tapi kami masih nunggu laporannya," pungkasnya. (hum.aw)

Sunday, November 13, 2022

Dua Wanita Nekat Selundupkan Sabu ke Lapas Narkotika Samarinda

Samarinda, rakyatindonesia.com - Petugas Lapas Narkotika Samarinda, Kalimantan Timur, dua kali menggagalkan upaya penyelundupan sabu ke dalam Lapas dalam sehari, melalui sepatu olahraga dan kotak makanan, Sabtu (12/11). Sekitar 100 gram sabu berikut dua wanita penyelundup sabu, NG (26) dan A (17), kini berurusan dengan polisi.

Pertama, pelaku NG datang ke Lapas Narkotika membawa barang titipan nasi bungkus dan sepatu olahraga ke salah satu penghuni Lapas sekitar pukul 10.27 WITA. Sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), makanan nasi bungkus berikut sepatu olahraga itu digeledah lebih dulu.

"Jadi, begitu petugas memeriksa dengan sangat teliti, di dalam sepatu olahraga itu ternyata ada 5 paketan berisi 9 bungkus sabu dengan berat kotor sekitar 53 gram," kata Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Samarinda Hidayat, kepada merdeka.com, Sabtu (12/11) malam.

Petugas mengamankan terduga penyelundup NG di kantor Lapas. Selesai meminta keterangan NG, berselang satu jam kemudian petugas malah kembali menggagalkan upaya penyelundupan sabu lainnya, lagi-lagi melalui barang titipan dari pengunjung seorang wanita berinisial A.

"Yang kedua ini lewat Tupperware. Dia (pelaku A) mau antar titipan Tupperware. Petugas curiga. Begitu diperiksa teliti, ternyata menemukan lagi satu paketan sabu dengan berat kotor 46 gram," ujar Hidayat.

Hidayat telah melaporkan temuan itu ke Kakanwil Kemenkumham Kaltim Sofyan dan Kepala Divisi Pemasyarakatan Jumadi. Hidayat mengapresiasi petugas petugas pemeriksa barang bawaan titipan yang bekerja dengan sangat teliti.

"Tidak hanya sekali, tapi dua kali menggagalkan dalam satu hari," tambah Hidayat.

Dua wanita penyelundup sabu, NG dan A, berikut barang bukti antara lain total sekitar 100 gram sabu, HP dan juga kartu pengenal kedua wanita itu telah diserahkan ke satuan reserse narkoba Polresta Samarinda untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. (red.dl)

Saturday, October 22, 2022

Banjir di Ketapang Kalbar Makin Tinggi, Kendaraan Tak Bisa Melintas

 


Ketapang, rakyatindonesia.com - Hampir tiga pekan banjir merendam sebanyak 13 kecamatan di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar). Bahkan pada Sabtu (22/10/2022), banjir meninggi di sejumlah wilayah, satu di antaranya di Jalan Raya Kecamatan Nanga Tayap, Kabupaten Ketapang.

“Ketinggian air di jalan mencapai 1,2 meter,” kata Yopi Bermadhi, warga setempat yang dihubungi, Sabtu siang.

Menurut Yopi, dengan kedalaman banjir 1,2 meter di badan jalan, menyebabkan kendaraan roda dua dan empat tidak bisa melintas.

“Sementara terjadi antrean cukup panjang, sambil menunggu air sedikit surut,” ucap Yopi.

Sebelumnya, di wilayah yang sama, sebuah mobil Toyota Rush tenggelam di sungai setelah nekat terobos banjir di Sungai Kelik, Kecamatan Nanga Tayap, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar).

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, mobil sudah dievakuasi menggunakan alat berat. Peristiwa tersebut terjadi Kamis (20/10/2022) sekitar pulul 23.00 WIB. Saat itu, mobil berpenumpang 4 prang tersebut hendak ke Kota Ketapang dari Kota Pontianak, Kalbar.

“Saat berada di lokasi kejadian, warga sudah mengingatkan bahwa banjir dalam, tapi mobilnya memaksa menerobos,” terang Yopi.

Saat menerobos banjir itu, lanjut Yopi, jalan yang harusnya berbelok, tapi mobil tetap lurus, hingga akhirnya masuk ke sungai.

“Jalan ini kan terendam banjir, jadi gak keliatan. Sopirnya tidak tahu ada tikungan, jadi tetap lurus dan masuk sungai,” ungkap Yopi.

Diberitakan, sebanyak 13 kecataman di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar) terendam banjir sejak sepekan terakhir. Beberapa wilayah terparah, ketinggian air mencapai 4 meter. Warga yang terdampak tentunya memerlukan bahan makanan, obat-obatan dan air bersih.

Ketua Satuan Tugas Informaso Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalbar Daniel memastikan pemerintah daerah telah melakukan penanganan sebaik mungkin, di antaranya mengirim logistik dan menggeser alat penjernih air ke wilayan yang membutuhkan.

“Bantuan logistik dan obat-obatan telah dikirim, termasuk alat penjernih air,” kata Daniel saat dihubungi, Kamis (13/10/2022).

Menurut Daniel, Dinas Sosial Kalbar juga telah membuat dapur umum di sejumlah titik di Kabupaten Ketapang. Kemudian Dinas Kesehatan Kalbar berkoordinasi dengan Puskesmas untuk menyuplai obat-obat diare, infeksi kulit serta menyiapkan tenaga medis ke lokasi banjir.

“Bantuan logistik yang telah dikirim ke daerah seperti makanan siap saji, selimut dan pakaian,” ucap Daniel. (red.dl)

4 Pelajar di Tarakan Curi Motor Guna Taruhan Balap Liar

 


Tarakan, rakyatindonesia.com –  Unit Jatanras Polres Tarakan, Kalimantan Utara mengamankan empat remaja pelaku pencurian empat unit sepeda motor. Mereka adalah FT (15), SN (16), RF (16), dan RN (16). Anak anak tersebut masih duduk di bangku SMP dan SMA. Kasat Reskrim Polres Tarakan, Iptu Muhammad Aldy mengungkapkan, keempat anak tersebut, nekat mencuri motor demi bisa bertaruh di arena balap liar.

"Mereka mencuri motor, dan sebagian dipreteli mesinnya dan dijual. Pengakuannya untuk balap liar di kawasan Islamic Centre Tarakan," ujarnya, melalui pesan tertulis, Minggu (22/10/2022).

Aldy menjelaskan, pada Mei, Juli, dan Agustus 2022, pihaknya menerima laporan pencurian sepeda motor. Laporan pertama pada 6 Mei 2022. Saat itu korban melaporkan kehilangan motor Honda Beat dengan Nomor Polisi KU 3102 G yang diparkir di area stadion Datu Adil Tarakan, atau di depan Pam Obvit Polda Kaltara.

Dari hasil penyelidikan, motor tersebut ternyata dicuri SN dan FT sekitar pukul 23.00 WITA. Saat itu, kedua pelaku sedang berjalan di sekitar lokasi dan melihat motor terparkir di trotoar stadion. Keduanya mencuri sepeda motor itu dengan cara mendorong sampai ke rumah SN.

Aksi pertama berhasil, keduanya kembali mencuri sepeda motor Yamaha Mio M3 keesokan harinya. Motor yang sebelumnya terparkir di kawasan Islamic Centre di Jalan Sungai Sesayap Kampung 4 atau biasa disebut Taman Berkampung dicuri dengan cara yang sama seperti sebelumnya. Didorong dan dibawa ke rumah SN. Kasus ketiga, terjadi pada Sabtu 23 Juli 2022, di parkiran Café Food Tastic.

Sebuah motor Mio GM dengan Nomor Polisi KU 5917 GM. Kali ini, SN mengajak RF melakukan pencurian motor. SN meminta RF menaiki motor curian tersebut dan mendorongnya sampai di sekitar SMPN 2 Karang Balik, dan keesokan harinya, membawanya ke tukang kunci. Kasus keempat, dilaporkan pada Kamis (18/8/2022), sebuah motor Yamaha Mio dengan Nomor Polisi KU 2648 GI, hilang di parkiran RSUD Dr Jusuf SK Tarakan.

Pelakunya adalah RN dan FT. Setelah mendorongnya ke lokasi yang dirasa aman, mereka mencabut beberapa kabel stater untuk menghidupkan mesin motor lalu mengendarainya.

"Sebagian barang bukti kami amankan utuh, sebagian sudah ada yang dijual mesinnya seharga Rp 80.000, pelang motor Rp 300.000. Yang utuh digunakan balapan liar di kawasan Islamic Centre," kata Aldy. (red.dl)

Saturday, July 10, 2021

Desa Aji Kuning Salurkan BLT Tahap Ke II Berjalan Dengan Tertib Dan Mengacu Pada Prokes

 

RAKYAT INDONESIA  Kamis 8 July 2021 Penyaluran Bantuan Langsung Tunai TAHAP KE 2 DANA DESA AJI KUNING KECAMATAN SEBATIK TENGAH KABUPATEN NUNUKAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA berjalan dengan tertib serta menjalankan protokol Covid19 di kantor desa Aji Kuning

Sebelum memulai kegiatan Penyaluran Bantuan Langsung Tunai ( BLT ) Dana Desa Tahap Ke 2 Tahun Anggaran 2021 Kepala desa Aji Kuning SYARIFUDDIN terlebih dahulu Memberikan Himbauan Kepada Masyarakat tentang Pentingnya Protokol Covid19 dan Vaksin


Seperti yang kita ketahui saat ini wabah Covid 19 Masi sangat meresahkan di negeri ini bagai mana tidak angkat penderita penyakit Covid19 Masi banyak, bukanya semakin membaik bahkan bertambah parah 




Di tambah munculnya Varian baru Covid19 jelas membuat masyarakat takut dan was" dalam menjalankan aktifitasnya setiap hari 




Namun hal ini bisa di antisipasi oleh pemerintah Desa Aji Kuning SYARIFUDDIN agar warganya selalu mematuhi protokol Covid 19 guna meminimalisir terkontaminasi penyakit Covid19 dan selalu memberikan himbauan kepada masyarakat agar bersedia di Vaksin 




" Kepala desa Aji Kuning SYARIFUDDIN juga menambahkan apa bila Masi ada masyarakat yang belum di Vaksin bisa langsung mendatangi ketua RT masing - masing untuk di minta mendaftarkan dirinya agar bisa langsung di Vaksin serta bisa langsung di berikan kartu sertifikat Sudah di Vaksin tutupnya.(Dendy)

© Copyright 2020 Rakyat-Indonesia.com | REFERENSI BERITA INDONESIA | All Right Reserved