Monday, April 22, 2024

Tindaklanjuti Perkap, Irjen Sandi Nugroho Terbitkan Aturan Terkait SOP Jajaran Humas Polri

 



Kediri, rakyatindonesia.com - Irjen Sandi Nugroho menerbitkan Peraturan Kadiv Humas Polri terkait Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk seluruh anggota Humas Polri. 


Sandi mengatakan penerbitan aturan tersebut merupakan sebagai bentuk tindak lanjut terhadap Peraturan Kapolri Nomor 6 Tahun 2023 tentang Kehumasan dan Portal Humas Presisi. 


Ia berharap Peraturan Kadiv tersebut dapat menjadi SOP dan pedoman dasar bagi jajaran di tingkat Mabes, Polda hingga Polres saat menjalankan tugas-tugas kehumasan.


"SOP di lingkungan Divisi Humas Polri sebagai dasar untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas dan fungsi kehumasan agar berjalan lancar efektif, efisien dan transparan," ujarnya saat membuka Rapat Kerja Teknis Humas Polri, di Hotel Wyndham, Surabaya, Senin (22/4).


Dalam sambutannya, Sandi mengingatkan apabila perkembangan Internet dan media sosial turut menjadi tantangan yang luar biasa.


Oleh karenanya, ia menekankan kepada seluruh jajaran agar dalam menjalankan fungsi-fungsi kehumasan tidak lagi hanya menggunakan metode konvensional semata.


"Bertambahnya jumlah generasi muda millenial yang melek teknologi dan media sosial mengharuskan Humas Polri memberikan sentuhan dan komunikasi publik dengan cara yang kekinian," tuturnya. 


Di sisi lain, Sandi mengatakan Divisi Humas Polri juga turut berkomitmen mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).


Ia menyebut langkah itu juga sebagai bentuk dukungan Himas Polri dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan akuntabel serta pelayanan publik yang prima.


"Nantinya akan semakin didukung dengan penyusunan blueprint kehumasan sebagai acuan untuk semakin mengembangkan Humas Polri," pungkasnya. (red.Tim)


Thursday, March 16, 2023

Polda Riau Sita Senpi dari Oknum TNI Dalang Perampokan ATM di Pekanbaru

  




Pekanbaru,  rakyatindonesia.com - Polda Riau akhirnya buka suara terkait keterlibatan dua oknum TNI dalam perampokan ATM di Pekanbaru. Polisi menyebut selain tiga pelaku dan dua oknum TNI, mereka juga menyita sepucuk senjata api.

"Berdasarkan hasil penyelidikan kami berhasil mengungkap pelakunya berjumlah lima orang. Di antaranya kami lakukan penangkapan di Jawa Barat, Purwakarta dan satu pelaku di Pekanbaru," kata Wadir Reskrimum Polda Riau Sunhot P Silalahi, Kamis (16/3/2023).

Selain lima pelaku YP, WS, AW, E dan A polisi juga menyita sejumlah barang bukti seperti mobil dan sepeda motor. Termasuk senjata api yang digunakan dalam aksinya yang terekam CCTV.

"Barang bukti yang sudah kita sita yaitu satu mobil Avanza warna hitam, kemudian sepeda motor Vixion putih. Dari tangan pelaku kami menyita satu senjata api jenis makarov, dengan beberapa butir amunisi dari pelaku," katanya.


Untuk uang hasil perampokan, polisi juga menyita dari para pelaku. Hanya saja untuk nominalnya hanya Rp 300 ribu-3 juta.

"Kemudian uang ada dari berbagai macam, ada Rp 3 juta, Rp 300 ribu. Kami juga menyita palu atau martil yang digunakan pelaku," kata Silalahi.

Atas perbuatannya, tiga pelaku yang tercatat sebagai warga sipil ditangani di Polda Riau. Namun untuk dua prajurit TNI aktif Sertu E dan Serma A ditangani di Pomdam dan telah ditetapkan tersangka.

"Dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. Ancaman hukumannya 12 tahun penjara," kata Wadir.

Insiden itu terjadi pada Minggu (6/3) sekitar pukul 06.50 WIB di Jalan Tanjung Datuk Pekanbaru. Di mana saat kejadian tiga petugas sedang berada di ATM untuk mengisi uang.

Tak lama, datang tiga pria tidak dikenal ke ATM tersebut. Satu di antaranya berpura-pura hendak mengambil uang di ATM yang sedang diisi.

Seorang petugas pun minta pelaku untuk menunggu karena sedang dalam proses pengisian uang. Tiba-tiba pelaku langsung mengeluarkan senjata api dan menembak petugas, atas nama Kurnia Ilahi (22).(red)

Kasus Dugaan KDRT Ferry Irawan Terhadap Venna Melinda Akan Segera Disidang di Kota Kediri.

    


Surabaya,  rakyatindonesia.com - Berkas perkara kasus dugaan KDRT Ferry Irawan terhadap Venna Melinda dinyatakan lengkap. Hari ini, penyidik Ditreskrimum Polda Jatim melakukan proses tahap dua dengan melimpahkan tersangka dan barang bukti ke Kejari Kota Kediri.
Selanjutnya, perkara dugaan KDRT itu akan segera disidangkan di Kota Kediri.

Dari pantauan Awak Media, Ferry Irawan dibawa dari Gedung Tahti Polda Jatim menuju ke Gedung Ditreskrimum Polda Jatim sekitar pukul 07.10 WIB.

Lalu Ferry Irawan yang memakai baju tahanan dan peci warna putih itu, keluar dari gedung Ditreskrimum Polda Jatim sekitar pukul 07.39 WIB. Ia langsung masuk ke mobil Toyota Innova berwarna hitam.

Ferry Irawan terlihat didampingi dua kuasa hukumnya yakni Agustinus Andre Ciputra dan Jeffry Simatupang.

"Sesuai dengan petunjuk dari kejaksaan bahwa tanggal 14 kemarin, hari Selasa, berkas dugaan penganiayaan dalam rumah tangga KDRT yang dialami oleh Venna Melinda, terlapor saudara Ferry Irawan dinyatakan lengkap," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Dirmanto kepada Wartawan, Kamis (16/3/2023).

"Sehingga pada hari ini tersangka maupun akan kami serahkan ke kejaksaan Kota Kediri. Karena locus delictinya di sana kemungkinan sidang juga akan dilaksanakan di sana," imbuhnya.

Sementara Kuasa Hukum Ferry Irawan, Agustinus Andre Ciputra mengatakan pihaknya akan fokus pada tahap persidangan klien.

"Tentu kita tetap fokus pada persidangan yang di mana berkas tersebut sudah dinyatakan oleh pihak kejaksaan tinggi. Kita tunggu proses persidangannya. Karena kita yakin bisa buktikan di ranah persidangan," ungkap Agustinus.

(red.Df)

Wednesday, December 7, 2022

Dugaan Bunuh Diri di Polsek Astanaanyar, Polda Jatim Perketat Penjagaan.

 


Surabaya, rakyatindonesia.com (07/12/2022) – Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) memperketat penjagaan. Ini sebagai langkah antisipatif usai terjadinya ledakan diduga bunuh diri di Polsek Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu pagi (7/12/2022).

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Dirmanto mengatakan, pemeriksaan setiap orang yang masuk ke Mapolda Jatim sudah dilakukan sebelumnya. Tetapi lebih diperketat mulai hari ini.

“Lebih ditingkatkan saja penjagaannya,” ujar Dirmanto, Rabu (7/12/2022).

Langkah ini juga tidak hanya dilakukan di Mapolda Jatim. Polres dan polsek di seluruh Jatim juga meningkatkan penjagaan.

“Semoga Jawa Timur kondusif, tidak ada teror apapun dan kami mengimbau masyarakat tetap tenang,” harap Dirmanto.

Sebelumnya, Mabes Polri membenarkan kejadian bom di Polsek Astanaanyar. “Iya di Astanaanyar,” ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan, Rabu (7/12/2022).

Dalam kabar yang beredar, terdengar ledakan keras di Polsek Astanaanyar. Diduga, pelaku bom bunuh diri adalah tamu yang datang ke Mapolsek.

Secara terpisah, Kapolrestabes Bandung Kombes Aswin Sipayung menyampaikan, pihaknya menerima laporan bom terjadi pukul 08.20 WIB.

Saat apel pagi, ada seseorang masuk ke Mapolsek dan mengacungkan senjata. Orang tersebut, kata dia, kemudian menerobos apel pagi.

“Anggota menghindar, kemudian ada ledakan. Pelaku membawa bom meninggal dunia di lobi Astanaanyar,” kata dia.

Menurut dia, tiga orang anggota polisi mengalami luka-luka dan dirawat di RS Bhayangkara Sartika Asih Bandung. Dalam radius 200 meter dari lokasi tampak sudah dipasangi garis polisi. Jalan raya pun ditutup. (red.Df)

Wednesday, November 30, 2022

Bandit Curanmor Dijemput Kapolsek Gubeng


Surabaya, rakyatindonesia.id – Mengira jika orang yang menggedor pintunya adalah pembeli motor, Santoso (27) warga Jalan Krembangan Bhakti kaget langsung diborgol oleh Kapolsek Gubeng, Kompol Sodik Effendi.

Ia ‘dijemput’ langsung oleh Kapolsek Gubeng lantaran mencuri sepeda motor di Jalan Mojo Gubeng pada Oktober lalu.

Kapolsek Gubeng, Kompol Sodik Effendi mengatakan, jika usai menerima laporan masyarakat terkait pencurian di Jalan Mojo, pihaknya langsung mendatangi TKP dan melakukan penyelidikan.

“Dari hasil penyelidikan itu kami temukan identitas tersangka bersama temannya,” ujar Sodik, Rabu (30/11/2022).

Sodik menambahkan, tersangka dikenal licin dalam menghindari sergapan polisi. Ia pun lantas memimpin anggotanya untuk melakukan penggerebekan usai mendapat informasi jika Santoso mengontrak rumah di Jalan Krembangan Bhakti. Sodik bersama anggotanya lantas menyusun rencana dan melakukan penggerebekan pada Kamis (24/11/2022).

“Saat digerebek kami temukan Honda Beat yang selama ini menjadi sarana tersangka dalam melancarkan aksinya,” imbuh Sodik.

Selain itu, polisi juga menyita sebuah jaket sweater abu-abu, helm hitam, sandal dan sebuah HP milik tersangka.

Sodik menyebut, saat melakukan aksinya, Santoso tak sendirian. Ia turut dibantu tiga koleganya masing-masing berinisial MK, ZF dan SA. Saat ini, tiga teman Santoso itu masih dikejar. Sodik mengaku, jika pihaknya telah mengantongi identitasnya.

“Sudah kami kantongi identitas ciri-ciri dan tempat persembunyian ketiga buron itu. Tinggal ringkus saja. Kami mengimbau agar mereka segera menyerahkan diri atau kami tindak tegas,” tutup mantan Panit III Subdit VIP Ditpamobvit Polda Jatim itu.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana penjara 7 tahun kurungan penjara. [hum.aw]

Sunday, November 27, 2022

Mayat Perempuan Ditemukan Mengambang di Perairan Tanjung Perak

 




 

Surabaya, rakyatindonesia.id – Polairud Polda Jatim dan Basarnas menemukan jenazah perempuan tanpa identitas mengambang di Perairan Tanjung Perak, Sabtu (26/12/2022) malam. Jenazah ditemukan saat kedua instansi tersebut melakukan patroli gabungan.

Ridwan Mubarun, Sekretaris BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kota Surabaya mengatakan, jenazah ditemukan sekitar pukul 18.40 WIB. “Mayat tanpa identitas. Perempuan sekitar umur 35 tahun,” ujarnya.

Sementara itu, Kasubdit Patroli Ditpolairud Polda Jatim Kompol Budi Sulistiyanto membenarkan bahwa anggotanya tak menemukan identitas pada mayat wanita yang telah mengembang tersebut. “Tim Gabungan Piket Kapal Patroli APTS KP X-1039, KP X-1008, KP X-3001, KP 2005, KP.IBIS 600, Piket SAR Ditpolairud Polda Jatim dan TIM Basarnas Surabaya yang melakukan evakuasi mayat Mrs. X tersebut,” kata Budi dikonfirmasi awak media.

Budi menjelaskan, penemuan jenazah tersebut bermula ketika petugas menerima informasi dari Security Jety dermaga Teluk Lamong Surabaya. Saat dicek mayat perempuan itu dengan posisi terlentang. Setelah melihat mayat berjenis perempuan itu, security Jety Dermaga Teluk Lamong langsung menghubungi piket kapal patroli APTS dan tim SAR Ditpolairud Polda Jatim.

Jenazah tersebut lantas dievakuasi ke Dermaga Ditpolairud Polda Jatim bersama Tim Inafis dan gabungan Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak serta Piket Subdit gakkum Ditpolairud Jatim. “Jenazah Mrs. X dievakuasi di dermaga Mako Ditpolairud Polda Jatim, kemudian dibawa ke RSUD Dr. Soetomo dengan menggunakan mobil ambulan Dinsos Kota Surabaya,” ujarnya.

Ia memastikan, usai dilaksanakan autopsi penyebab kematian korban dan identifikasi terhadap indentitas korban, ditemukan data sebagai berikut: Ciri-ciri fisik Mrs.X berusia sekitar 40 sampai 50 tahun, tinggi 150 cm, berat badan 65 Kg, warna kulit coklat, dan rambut hitam panjang sebahu.

“Pakaian yang dikenakan warna hitam lengan panjang, rok panjang warna coklat, celana dalam warna krem keabu-abuan, dan bra kotak-kotak motif krem keabu-abuan,” pungkasnya. (hum.aw) 

Saturday, November 12, 2022

Polisi Amankan 26 Granat dari Pekarangan Rumah Warga Blitar


Jakarta, rakyatindonesia.com - Sebanyak 26 granat ditemukan di pekarangan milik salah satu warga Desa Dayu, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. Granat ditemukan saat sang anak pemilik rumah menggali tanah untuk pondasi rumah.

"Sejumlah granat yang ditemukan berjenis fragmentasi dengan kondisi sudah berkarat. Dari 26 buah granat yang ditemukan, sebanyak 20 granat utuh dan enam granat dalam bentuk serpihan," ujar Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono, Sabtu (12/11/2022).

Argo mengatakan puluhan granat itu sudah diamankan oleh Tim Jihandak Brimob Polda Jatim pada Jumat (11/11) malam. Granat tersebut nantinya akan dilakukan disposal atau pemusnahan.

Lalu, Argo menyebut bahwa granat itu awalnya ditemukan anak pemilik rumah Alamiah, bernama Suyadi pada Jumat (11/11) siang. Ketika tengah menggali sedalam kurang lebih satu meter, cangkul yang digunakan Suyadi malah membentur benda berbahan besi.

"Sebelum melaporkan temuannya ke pihak desa dan Polsek Nglegok, saksi sempat mencoba memastikan di dalam lubang dan ternyata di dalamnya masih ada 6 buah granat," ujar Argo.

Saat itu, Polsek Nglegok dan Polres Blitar Kota langsung mendatangi lokasi dan memasang garis polisi. Akhirnya, Tim Jihandak Brimob Polda Jatim tiba di lokasi sekitar pukul 19.00 WIB, lalu melakukan pemeriksaan, evakuasi, dan sterilisasi penemuan granat hingga pukul 20.35 WIB. (red.dl)

Monday, October 24, 2022

Polda Sulsel Gelar Bakti Sosial Donor Darah Dan Pemberian Sembako, Sambut HUT Humas Polri Ke 71

 





Rakyat-indonesia.com -- Bidang Humas Polda Sulsel bekerja sama dengan Bidang Dokkes Polda Sulsel dan PMI Sulsel mengadakan donor darah dan Bakti Sosial Pemberian Sembako kepada Wartawan dalam rangka Hari Ulang Tahun ke – 71 Humas Polri yang jatuh pada tanggal 30 Oktober 2022 nanti.


"Donor darah sukarela dan Pemberian Sembako ini merupakan rangkaian dari HUT  ke 71 Humas Polri," kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Komang Suartana di Aula A.Mappaoddang Polda Sulsel , Sulawesi Selatan, Senin.(24/10/22).


Dia melanjutkan, Peserta yang ikut mendonorkan darahnya selain dari personil Polda Sulsel, ada juga dari masyarakat dan wartawan. sementara paket sembako diberikan ke Wartawan 


"Menurut keterangan salah satu pegawai PMI pencapaian kantong darah dalam giat HUT Humas Polri ini  mencapai 111 kantong darah sehingga sudah mencapai target buat PMI, " kata dia.


Kegiatan HUT Ke-71 Humas Polri yang  disaksikan langsung oleh Kapolda Sulsel, Irjen Pol Nana Sudjana, Wakapolda Sulsel Brigjen Pol CH.Patoppoi dan Sejumlah PJU Polda Sulsel


Dalam sambutannya saat menyerahkan 300 paket sembako ke wartawan, Kapolda Sulsel menyampaikan harapannya agar sinergitas Polri dan Wartawan terus terjalin kedepannya.


" Ya, harapannya Hubungan Polri dan Wartawan menjadi Simbiosis Mutualisme saling membutuhkan, " ungkap Kapolda Sulsel.

                 Published:(pettaduga IWO)

© Copyright 2020 Rakyat-Indonesia.com | REFERENSI BERITA INDONESIA | All Right Reserved