Thursday, September 14, 2023

DPRD Kabupaten Probolinggo Gelar Paripurna Pemberhentian Bupati

 

Probolinggo, rakyatindonesia.com – DPRD Kabupaten Probolinggo menggelar rapat paripurna pengumuman usulan pemberhentian Bupati Probolinggo 2018-2023 pada Rabu (13/9/2023).

Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo, Andi Suryanto Wibowo, menjelaskan pengusulan pemberhentian ini bertujuan agar masa jabatan Bupati Probolinggo berakhir sesuai jadwal pada 23 September 2023.

Rapat paripurna ini dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Probolinggo Oka Mahendra Jati Kusuma, dihadiri oleh pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Probolinggo, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo. Turut hadir juga perwakilan Forkopimda Kabupaten Probolinggo.

“Pengusulan pemberhentian Bupati Probolinggo ini kita lakukan untuk memastikan berakhirnya masa jabatan Bupati Probolinggo sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Setelah ini, kita akan mengirim surat kepada Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri) dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur,” ungkap Andi.

Dia menekankan pentingnya pengusulan ini dilakukan secepat mungkin agar tidak terjadi kekosongan di Kabupaten Probolinggo. “Kami berusaha untuk melakukan pengusulan ini secepat mungkin. Insya Allah, hari ini sudah bisa diinput untuk pengusulan pemberhentian Bupati Probolinggo,” jelasnya.

Masa jabatan Bupati Probolinggo sesuai dengan jadwal akan berakhir pada 23 September 2023. Setelah tanggal itu, Timbul Prihanjoko tidak lagi menjabat sebagai Bupati Probolinggo.

“Pada tanggal 24 September 2023, dipastikan akan ada Penjabat (Pj) Bupati Probolinggo,” tambahnya. (red.IY)

Tuesday, August 29, 2023

Kota Probolinggo Punya Duta Museum, Ajak Pemuda Cinta Budaya

  


Probolinggo, rakyatindonesia.com – Museum di Kota Probolinggo untuk pertama kalinya memiliki wakil resmi. Dalam hal ini, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Siti Romlah, mengungkapkan bahwa pemilihan Duta Museum Tahun 2023 adalah acara perdana yang diadakan.

Acara ini bukan hanya merayakan Hari Jadi Kota Probolinggo yang ke-664, tetapi juga memiliki tujuan untuk mengangkat citra Museum Kota Probolinggo.

Ini menjadi platform yang tidak hanya sebagai sarana edukasi dan hiburan bagi generasi muda dan pelajar di Kota Probolinggo, tetapi juga sebagai alat untuk mempromosikan kearifan lokal serta budaya masa lalu yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.

“Dengan adanya Duta Museum, kami berharap mereka dapat berinteraksi dengan teman sebaya mereka. Berbicara dengan mereka memerlukan bahasa dan saluran komunikasi yang sesuai. Oleh karena itu, kami menerapkan inovasi yang telah mereka usulkan sebelumnya,” kata Siti Romlah.

Kepala Dinas tersebut meyakini bahwa kehadiran Duta Museum akan meningkatkan kunjungan ke museum, dan juga akan membantu memupuk rasa cinta dan kebanggaan terhadap tempat asal dan budaya mereka di kalangan masyarakat, terutama generasi muda. Di tengah kemajuan teknologi dan arus informasi yang cepat, pengaruh budaya asing sering kali memengaruhi generasi muda saat ini.

Staf Ahli Kemasyarakatan dan SDM, Surya Darmawati, hadir mewakili Wali Kota Probolinggo. Sebagai warga kota, Surya mengajak semua orang untuk merasa bangga terhadap keragaman budaya di kota tersebut. Keragaman ini telah menghasilkan berbagai koleksi museum yang unik, bersejarah, dan menarik. Koleksi ini menjadi daya tarik wisata bagi wisatawan lokal dan internasional.

Surya menekankan bahwa strategi untuk meningkatkan keterampilan budaya, terutama sebagai Duta Museum, harus terus berkembang. Ini bertujuan untuk memperkuat rasa cinta generasi muda terhadap Museum Kota Probolinggo dan menjadi bentuk pelayanan dalam bidang budaya di era globalisasi ini.

“Pemerintah Daerah sangat mendukung pelaksanaan Duta Museum sebagai bentuk promosi potensi wisata di Kota Probolinggo. Ajang ini tidak hanya menyoroti fisik semata, tetapi juga kecerdasan, jiwa sosial, bakat, serta pemahaman tentang permuseuman dan kebudayaan,” ungkapnya.

Selain itu, Duta Museum akan menjadi teladan di tengah masyarakat, terutama generasi muda, dalam tindakan dan ucapan mereka. Surya menegaskan bahwa menjadi Duta Museum bukanlah hal yang mudah dan melibatkan seleksi yang ketat hingga mencapai tahap grand final.

“Melalui acara ini, kami berharap akan muncul perwakilan yang kreatif dan inovatif, mampu mempromosikan keberadaan museum untuk meningkatkan kunjungan ke Museum Probolinggo dan Museum dr. Moh Saleh, serta akhirnya menjadi generasi yang mencintai dan peduli terhadap museum,” tutupnya. (red.IY)

Tuesday, March 21, 2023

Kapolda Jatim Launching “METEOR’ di Kota Probolinggo

    


PROBOLINGGO KOTA,  rakyatindonesia.com - Pemerintah Kota Probolinggo bersama Kodim 0820 dan Polres Probolinggo Kota meluncurkan Sistem Keamanan Terpadu Kota Probolinggo (METEOR) di Alun Alun Kota Probolinggo.

 

Peluncuran tersebut diresmikan oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Dr. Toni Hermanto didampingi Wali Kota Probolinggo Dr. Habib Hadi Zainal Abidin, S.Pd., M.M., M.HP., Kapolres Probolinggo Kota AKBP Wadi Sa’bani, S.H., S.I.K. beserta Dandim 0820, Kajari Kota Probolinggo dan Ketua PN Probolinggo, Minggu(19/03/23).

 

Melalui dukungan teknologi informasi yang terintegrasi, sistem ini menghubungkan Call Center 112, Siap Maspro dan Aplikasi Mangga Manis.

 

Hadirnya inovasi ini diharapkan mempermudahmasyarakat untuk melaporkan apabila menemui segala bentuk tindak kejahatan di wilayah Probolinggo. Misalnya, melalui Security Alert System (SAS) yang ada di dalam aplikasi Mangga Manis milik Polres Probolinggo Kota.

 

“Suatu kebanggaan untuk Kota Probolinggo, khususnya bagi Pemerintah Kota Probolinggo. Karena, ada ide dan inovasi aplikasi yang telah diinisiasi Bapak Kapolres Probolinggo Kota AKBP Wadi Sa’bani. Insyaallah, mudah-mudahan pembangunan Gedung Command Center METEOR akan kami wujudkan. Bisa terlaksana dan selesai tahun ini,” ujar Wali Kota Dr. Habib Hadi dalam sambutannya.

 

Seperti disampaikan Wali Kota, Gedung Command Center METEOR akan dibangun di lokasi strategis. Bersebelahan dengan kantor Pemkot Probolinggo. di depan markas Satpol PP. Lokasi ini menjadi titik utama, markas pusat gabungan stekholder yang siap siaga 24 jam dalam mengantisipasi gangguan Kamtibmas di Kota Probolinggo.

 

Apresiasi serupa disampaikan Kapolda Irjen Pol. Dr. Toni Hermanto. Ia mengaku berterima kasih kepada Wali Kota, Forkopimda, seluruh stakeholder, dan masyarakat. Menurutnya, dinamika tindak kejahatan sudah saatnya diimbangi dengan perkembangan penggunaan teknologi. Seperti inovasi METEOR.

 

“Semoga ini menjadi jawaban bagi Kamtibmas yang terus kondusif. Sekaligus untuk menunjang pertumbuhan ekonomi yang terus baik di Kota Probolinggo. Inovasi ini tentu tidak akan berarti tanpa dukungan dan partisipasi seluruh warga Kota Probolinggo,” ujarnya. (red)

Sunday, March 19, 2023

Seorang Remaja Dihentikan Lalu Dibacok Sekelompok Orang Tidak Dikenal Di Tengah Jalan Probolinggo.

     


 Probolinggo,  rakyatindonesia.com - Mochamad Rio Zamzami, 19, warga Dusun Grojogan, Desa Karangbong, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo dibacok orang tak dikenal. Korban harus dirawat di rumah sakit akibat menderita sejumlah luka.

Peristiwa tersebut terjadi di jalan raya pantura, masuk Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Minggu (19/3/2023) dini hari. Tepatnya di depan sebuah kantor bank BUMN.

Kanit Reskrim Polsek Kraksaan Ipda Setyo mengatakan atas peristiwa itu korban mengalami luka sobekan pada punggung sebelah kiri dan harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waluyo Jati, Kraksaan. Peristiwa bermula saat korban hendak mengisi bensin motornya di SPBU, Kebonagung Kraksaan.

"Saat itu korban sedang bersama saksi atas nama Muhamad Nuril, 19, warga Desa Kecik, Kecamatan Besuk," beber Setyo.

Keduanya pun melaju dari arah Kraksaan ke Kota Probolinggo. Namun, di tengah perjalanan, tepat depan salah satu bank BUMN Kraksaan, tiba-tiba keduanya diberhentikan oleh 8 orang yang tidak dikenal.

"Tidak hanya memberhentikan, korban langsung dibacok oleh salah satu pelaku, yang membuat korban tidak berdaya. Sementara para pelaku segera kabur meninggalkan korban begitu saja," tegas Setyo.

Polisi yang mendapat informasi itu segera mendatangi TKB. Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Waluyo Jati Kraksaan untuk segera mendapatkan perawatan medis.

"Kami juga melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara, red) serta meminta keterangan sejumlah saksi yang mengetahui peristiwa itu. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku," tandasnya.(red.Df)

Seorang Bocah Ditemukan Neneknya Tewas Tenggelam di Kolam Ikan Koi.

     


Probolinggo,  rakyatindonesia.com - Seorang bocah berusia 5 tahun ditemukan tewas tenggelam di kolam ikan koi. Warga Jalan Sunan Ampel RT 02 RW 04, Kelurahan Jrebeng Lor, Kecamatan Kedupok, Kota Probolinggo tersebut ditemukan mengambang di kolam pribadi yang berada di belakang rumahnya.
Korban diketahui bernama Amar. Saat itu, ia bersama neneknya di rumah, sementara ibu korban Ika Agustina pergi melayat ke rumah temannya. Sedangkan ayah korban sedang bekerja di pabrik daerah Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo.

Korban ditemukan mengambang di kolam ikan pertama kali oleh neneknya, sekitar pukul 08.30 WIB. Saat itu, sang nenek baru saja selesai bersih-bersih rumah.

Sang nenek kaget saat melihat cucunya mengambang dengan wajah pucat di kolam koi. Ia langsung berteriak minta tolong.

Mendengar teriakan itu, tetangga langsung berdatangan ke lokasi. Mereka langsung menolong korban yang tenggelam di dalam kolam sedalam 80 centimeter dengan panjang 3,5 meter dan lebar 1.5 meter.

Tak hanya itu, korban juga sempat dilarikan ke bidan terdekat. Namun malang, nyawa korban tidak tertolong.

Ketua RW 04 Sonia Agustin menceritakan dirinya sempat mendengar orang berteriak minta tolong. Akhirnya, ia bersama warga langsung ke lokasi. Saat itu, korban dalam kondisi mengambang di kolam ikan koi belakang rumahnya.

"Nenek korban berteriak minta tolong, warga datang dan melakukan evakuasi korban yang sudah mengambang, wajahnya pucat. Kita larikan ke bidan, namun korban sudah meninggal dunia," ujar Sonia saat dikonfirmasi, Minggu (19/3/2023).

Sementara itu, petugas dari Polsek Wonoasih telah datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP. Namun keluarga korban menolak dilakukan autopsi karena kejadian ini dianggap merupakan musibah. Korban juga langsung dimakamkan di TPU dekat tempat tinggalnya.

"Sesuai SOP, kita mendatangi rumah korban dan melakukan olah TKP, karena korban tidak mau dilakukan autopsi dan membuat surat pernyataan kedua orang tua korban," kata Kapolsek Wonoasih Kompol Sumardjo.

Agar kejadian serupa tak terulang, polisi mengimbau kepada orang tua untuk senantiasa menjaga putra-putrinya. Hal ini menjadi pembelajaran bagi orang tua untuk menjaga buah hatinya saat bermain di dalam rumah maupun di luar rumah.(red.Df)

Thursday, March 9, 2023

Polisi Amankan 18 kg Bahan Petasan dari Rumah Produksi di Probolinggo

 



PROBOLINGGO, rakyatindonesia.com -, Satreskrim Polres Probolinggo bersama Polsek Gading melakukan penggerebekan di sebuah rumah di Desa Kaliacar, Gading yang memproduksi petasan berbagai jenis. 


Dalam penggerebekan jelang puasa ramadhan ini, petugas mengamankan seorang wanita berinisial NRM. 


Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi mengatakan bahwa petasan mengandung bahan peledak yang sangat membahayakan keselamatan masyarakat. 


"Sebentar lagi bulan puasa ramadhan tiba. Penggerebekan ini sebagai upaya kami dalam menciptakan kondisi yang aman dan nyaman di Kabupaten Probolinggo," kata Kapolres Probolinggo, Rabu (8/3/2023). 


Lebih lanjut Kapolres Probolinggo menambahkan dalam penggerebekan ini diamankan barang bukti 18 kg obat petasan, selongsong petasan kosong, sumbu petasan, bubuk hitam, karet ban, kain perca, papan alas kayu, tinbangan, dan kaca. 


"Akibat perbuatannya tersangka dapat dijerat Pasal 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api dan bahan peledak dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara dan maksimal seumur hidup," ucap Kapolres Probolinggo. (red)

Saturday, March 4, 2023

Polres Probolinggo Dorong Nelayan Pelaku UMKM Bangkitkan Ekonomi Nasional

  



PROBOLINGGO, rakyatindonesia.com -,Kepedulian Sat Polairud Polres Probolinggo terhadap nelayan dan pelaku UMKM di Kabupaten Probolinggo dalam membangkitkan ekonomi, benar-benar diwujudkan.


Melalui Satpolairud Polres Probolinggo terus memberikan motivasi kepada warga khusunya nelayan tradisional yang saat ini tengah menjalankan usaha UMKM.


Kapolres Probolinggo AKBP AKBP Teuku Arsya Khadafi melalui Kasat Polairud Polres Probolinggo, AKP Slamet Prayitno mengatakan bahwa pihaknya senantiasa menjalin komunikasi dengan para Nelayan pelaku UMKM dan membantu jika ada permasalahan yang ada.


“Kami mendengar berbagai permasalahan yang dihadapi oleh pelaku UMKM, dan kami mencari solusi serta cara memecahkan permasalah tersebut,” ujar Kasat Polairud di kawasan UMKM Kawasan Ikan Asap di Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Jumat (3/3/23).


Kasat Polairud mengatakan persoalan yang paling mendasar dari pelaku UMKM adalah pemasaran dan branding produk itu sendiri, sehingga dirinya akan menjembatani persoalan ini dengan melakukan diskusi bersama Dinas Perikanan dan juga pihak Perbankan.


“Memang ada beberapa persoalan yang dihadapi oleh pelaku UMKM, dan yang paling krusial adalah branding atau pemasaran dari produk itu sendiri, pelaku UMKM butuh wawasan dan kemampuan menjajakan produknya melalui media digital,” ujar , AKP Slamet.


Dalam kesempatan tersebut, , AKP Slamet  juga mengingatkan kepada pelaku UMKM, bahwa dalam menjalankan usahanya,untuk tidak saling menjatuhkan antara satu sama lain.


“Semua ada pangsa pasarnya sendiri, bila perlu, antara pelaku UMKM yang satu dengan yang lain bersatu untuk sama-sama memasarkan produknya ke luar daerah,”tambah , AKP Slamet.


Sementara Herman salah satu pelaku UMKM Warung Te Anis Ikan Asap yang sempat dikunjungi tersebut menyatakan, terima kasih atas kunjungan dari Tim Sat Polairud Polres Probolinggo dan selama ini persoalan yang sering dihadapi oleh pelaku UMKM adalah masalah pemasaran.


“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungannya dan membantu kami dalam memiliki wawasan dan kemampuan dalam memasarkan produk melalui media digital, semoga kunjungan Tim Sat Polairud hari ini dapat membantu nelayan dan pelaku UMKM dalam membangkitkan ekonomi,” pungkas Herman, yang menekuni usaha kuliner Ikan Asap di Jalan Pantura Dringu. (red)

Wednesday, March 1, 2023

Gercep, Evakuasi Pohon Tumbang, Akses Jalan Kembali Lancar.

  


PROBOLINGGO KOTA, rakyatindonesia.com -,  Angin kencang merobohkan tiga pohon Randu berukuran besar di Dusun Bulak, Desa Tambakrejo Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, Senin (27/2/2023) sore. Pohon itu roboh dan melintang di jalan akses antar desa di sana sehingga aktivitas warga sempat terhambat. 

Tak lama usai mendapati adanya tiga pohon Randu tumbang, warga lantas melaporkannya ke BPBD Kabupaten Probolinggo, TNI dan Polsek Tongas. Mendapat laporan, personel BPBD, TNI dan Polsek Tongas bergegas ke lokasi kejadian. 

Setibanya di lokasi, petugas gotong-royong mengevakuasi pohon tumbang dengan gergaji mesin. Selang beberapa jam, jalan antar desa itu bisa kembali dilalui warga. 

Kapolres Probolinggo Kota AKBP Wadi Sa’bani melalui Kapolsek Tongas, AKP Mugi menyebut berdasar data yang dihimpun, total ada empat pohon tumbang di wilayah Kecamatan Tongas. Tiga pohon Randu tumbang di Dusun Bulak. Sedangkan satu pohon lain tumbang di Dusun Blok Krajan.

"Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa pohon tumbang hari ini. Sebab, jalan antar desa sedang sepi aktivitas warga," ungkapnya kepada Tribratanews Rabu, (01/03/2023).

Mugi lalu mengimbau agar masyarakat selalu waspada untuk beberapa hari ke depan. Karena dari informasi BMKG, cuaca ekstrem diperkirakan akan masih terjadi.

Berdasarkan release BMKG Tentang Waspada Potensi Angin Kencang Wilayah Jawa Timur tanggal 27 Pebruari hingga 2 Maret 2023, cuaca dalam 1 hingga 2 minggu ke depan berpotensi terjadi angin kencang dan hujan yang berintensitas ringan sampai lebat di wilayah Jawa Timur, khususnya Kabupaten Probolinggo.(red)

Sunday, January 22, 2023

Heboh!! Batal Nikah Gara - Gara Ibu Dihina Oleh Calon Mertua, lalu Digugat Rp 3 Miliar

                           


Jatim, mataperistiwa.com - Seorang pria di Probolinggo, Jawa Timur, berinisial AS (23) membatalkan pernikahannya dua hari menjelang hari H. Pembatalan dilakukan karena ibu AS dihina calon mertuanya.


Sementara, APC, calon istri AS, menggugat AS ke pengadilan untuk membayar ganti rugi Rp 3 miliar.

Lalu, bagaimana sebenarnya duduk perkara masalah tersebut? Gugatan perdata diajukan APC dan keluarga bersama kuasa hukum ke Pengadilan Negeri (PN) Kelas II Probolinggo, Jawa Timur, pada Selasa (13/9/2022). 

Gugatan ini terdaftar dengan Nomor Perkara : 25/Pdt.G/2022/PN.Pbl. APC meminta ganti rugi kepada AS sebesar Rp 3 miliar. 

Proses persidangan perkara perdata ini masih bergulir. Pada Kamis (19/1/2023), persidangan ketujuh dilangsungkan dengan agenda mendengarkan keterangan tiga saksi, jasa rias, dekorasi dan fotografer dari penggugat. Persidangan itu dipimpin oleh Hakim Ketua Boy Jefry Paulus Simbiring. 

Kuasa Hukum AS, Mulyono menjelaskan, upaya hukum ini didasarkan pada Pasal 1338 KUHPerdata, Yurisprudensi Nomor 4 Tahun 2018, 

Yurisprudensi Mahkamah Agung Nomor 1051 Tahun 2014, dan Yurisprudensi Nomor 580 Tahun 2016. Merujuk pada itu, pemutusan perjanjian sepihak termasuk perbuatan melanggar hukum. 

"Pernikahan antara penggugat dan tergugat sudah terdaftar di KUA, tapi dibatalkan tiba-tiba oleh tergugat. Pembatalan pernikahan yang sudah terdaftar di KUA harus melalui peradilan. Tak bisa serta merta dibatalkan begitu saja. 

Maka dari itu kami melakukan upaya hukum," katanya, dikutip dari Tribunjatim. Mulyono menegaskan pembatalan pernikahan ini tanpa melalui musyawarah alias sepihak keinginan AS.

Pembatan pernikahan ini juga tidak dilontarkan langsung ke APC. APC justru mengetahuinya pembatalan itu lewat surat pencabutan nikah yang dikirim oleh penghulu dua hari sebelum pesta pernikahan dilangsungkan. 

Bahkan, surat itu dikirim ke rumah APC pada malam hari. Adapun APC dan AS berencana melangsungkan pernikahan pada 19 Juli 2022. 

"Kabar pembatalan pernikahan membuat klien saya tersentak. Gedung dan sejumlah vendor untuk resepsi yang sudah dipesan jauh-jauh hari tak bisa ujug-ujug dibatalkan. Biaya resepsi juga paling banyak dikeluarkan oleh klien saya," ujar Mulyono. "Tak hanya itu, klien saya dipaksa berhubungan layaknya suami-istri. 

Padahal belum sah jadi pasangan suami-istri. Bahkan, klien saya tertular bakteri akibat hubungan di luar batas ini. Mau operasi di Surabaya," tambahnya. Karena mengalami kerugian materiil dan imateriil, APC menggugat AS Rp 3 miliar. 

"Gugatan tersebut tidak ada apa-apanya jika dibandingkan kerugian yang dialami klien saya. Tergugat tidak mempermasalahkan tuntutan kami dalam tahap jawab-jinawab. Mereka tidak ada upaya menggugat balik jika merasa menderita kerugian. 

Selain perdata, kami menggugat perkara pidana juga," papar Mulyono. Disinggung mengenai alasan pembatalan pernikahan, dia menyebut tidak ada kaitannya dengan pertengkaran antara APC dan AS. "Pertengkaran yang dijadikan dasar mereka (tergugat) untuk memutuskan batal menikah adalah pertengkaran famili dengan famili (calon mertua dengan calon mertua)," ucap Mulyono. 

Dia menyebut, karena segala hal pendukung resepsi sudah dipesan dan seribu undangan telah tersebar, acara tetap digelar. Namun, konsep acaranya diubah menjadi tasyakuran.

Mulyono mengaku kliennya harus menanggung malu atas kejadian itu. Hina ibu AS Sementara itu, kuasa hukum AS, Hari Musahidin menjelaskan, pembatalan nikah ini sebelumnya sudah dibicarakan dengan pihak APC.

Pembatalan nikah terjadi karena orangtua APC menghina orangtua AS. "Ibu klien kami dicemooh agar menjual diri. Hal tersebut membuat klien kami geram dan membatalkan pernikahan. Harga diri keluarganya diinjak-injak," jelasnya. 

Hari juga mengaku tenaga kliennya diperas dengan diminta oleh calon mertua bekerja di pagi dan malam hari. Di pagi hari, AS berdagang ayam potong. Sementara malam hari, AS membantu calon mertua berjualan mi ayam. 

Selain itu, AS juga diminta membayar cicilan mobil yang dibeli oleh calon mertuanya. Tiap bulan AS harus mencicil Rp 5 juta, jauh lebih besar dari penghasilan AS. 

"Lantaran sibuk bekerja, orangtuanya sampai tak dihiraukan," lanjutnya. Gugatan Rp 3 miliar tak masuk akal Menurut Hari, gugatan ganti rugi Rp 3 miliar yang dilayangkan AS tidak masuk akal. Seharusnya, ganti rugi disesuaikan dengan biaya yang telah dikeluarkan untuk pesta pernikahan. "Biaya pernikahan Rp 50 juta itu sudah mewah. Ganti rugi Rp 3 miliar terlalu besar. Ini bentuknya sudah pemerasan," ujar Hari. (red.id)

Friday, January 20, 2023

Terlilit Utang Bank Harian Seorang Nenek di Banyuwangi Tewas Tabrakkan Diri ke KA

  



Probolinggo,rakyatindonesia.com - Seorang nenek di Kota Probolinggo nekat mengakhiri hidup dengan menabrakkan diri ke kereta api (KA). Aksi itu diduga karena korban terlilit utang bank harian (bank oser).

Korban adalah TM (67) warga Mayangan, Kota Probolinggo. Korban menabrakkan diri ke kereta diketahui pukul 07.00 WIB.

Wasil (35), salah satu saksi mata mengatakan sebelum melakukan aksinya, korban tampak mondir-mandir di sekitar TKP pelintasan kereta di Jalan Cempaka, Mayangan, Kota Probolinggo.

Tak lama, sebuah kereta api jurusan Surabaya - Banyuwangi melintas dan korban langsung berlari menabrakkan diri. Kerasnya tabrakan itu membuat tubuh korban sempat terlempar dan hancur.

"Saat kereta api melintas ada suara brak, teryata nenek itu," ujar Wasil, Jumat (20/1/2023).

Warga yang mengetahui langsung melaporkan ke pihak kepolisian. Tak lama tim Inafis langsung mengevakuasi jenazah korban ke RSUD dr Mochamad Saleh.

Idrus Masduki, menantu korban mengatakan sebelumnya aksi upaya bunuh diri juga sempat dilakukan mertuanya dengan menenggak racun. Tapi aksi itu berhasil digagalkan. Menurutnya, mertuanya mengalami depresi karena selalu dikejar juru tagih bank harian.

"Ibu mertua saya selalu gelisah karena sering ditagih juru tagih bank harian," ujar Idrus.

"Sebelumnya sempat mencoba bunuh diri dengan minum racun serangga namun berhasil digagalkan. Sepertinya ibu tidak kuat lagi menanggung beban hutang," tandas Idrus.

(red.la)

Friday, January 13, 2023

Nekat Membunuh Pemerkosa Istri, Nanang Budianto Terjerat Hukuman Berat.


Surabaya, rakyatindonesia.com - Nanang Budianto ditahan Polres Probolinggo dan terancam hukuman berat. Ini karena Nanang nekat membunuh Slamet Widodo (29) yang tak lain tetangga sekaligus sahabatnya sendiri.
Pembunuhan itu terjadi karena Slamet memperkosa istri Nanang. Nanang menyelamatkan istrinya dari aksi pemerkosaan yang dilakukan Slamet. Nanang datang tepat waktu dan menggagalkannya.

Aksi nekat Nanang juga bukan tanpa dasar. Sebab sebelumnya, istrinya telah memberitahu bahwa ia telah diperkosa Slamet sebanyak dua kali. Nanang memilih menahan diri. Karena ia tak mengetahui dengan mata kepala sendiri.

Sehari-hari, Nanang dan istrinya memang membuka usaha warung kopi di depan rumahnya di Leces, Probolinggo. Dari warung kopi ini, Slamet semakin akrab dengan Nanang dan istrinya. Tak jarang, Slamet juga kerap menginap di rumah Nanang.

Setelah dilapori, Nanang lantas memperingatkan Slamet agar tak mengganggu istrinya. Nanang juga menyiapkan senjata tajam di rumahnya jika sewaktu-waktu Slamet datang ke rumahnya hendak memperkosa istrinya lagi. Karena Nanang sudah bertekad akan menghabisinya.

Benar saja, pada Sabtu 23 November 2019 sekitar pukul 09.00 WIB. Slamet datang ke rumah Nanang. Slamet datang dengan niat memperkosa untuk ketiga kalinya. Sedangkan Nanang sedang keluar memancing ikan di sungai.

Saat memancing ini, Nanang kemudian memutuskan untuk pulang karena hasil tangkapan ikan dirasa sepi. Setiba di rumah, Nanang kemudian memergoki Slamet hendak memperkosa istrinya.

Tanpa pikir panjang Nanang langsung mengambil celuritnya. Duel antara keduanya pun tak terhindarkan. Karena Slamet juga membawa senjata. Dalam duel itu Slamet yang terkapar tewas dengan sabetan di leher, perut bagian kanan dan kiri serta tangannya.

Nanang sempat kabur, sedangkan jenazah korban langsung dievakuasi ke rumah sakit. Polisi yang datang langsung melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi. Tak lama, Nanang kemudian berhasil diamankan polisi.

Pada Rabu, 27 November 2019, Nanang dihadirkan dalam konferensi pers yang digelar Polres Probolinggo. Dalam kesempatan itu, Nanang mengaku tak menyesal membunuh Slamet.

Meski begitu ia merasa sedih karena Slamet merupakan temannya sejak kecil. Hal ini lah yang membuat Nanang masih mampu menahan diri ketika istrinya melaporkan telah diperkosa Slamet dua kali. Ia juga menilai Slamet tak menggubris peringatannya sehingga tega menghabisinya.

"Saya tidak menyesal setelah menghabisi nyawa Slamet karena sudah menjadi sahabat dan dipercaya, kok malah memperkosa istri saya. Itu pun bukan sekali, melainkan 3 kali. Jadi wajib dibunuh," kata Nanang saat itu di Mapolres Probolinggo.

Nanang juga menepis soal isu yang berkembang bahwa persetubuhan dua kali Slamet dan istrinya karena perselingkuhan bukan pemerkosaan. Sebab menurutnya jika perselingkuhan istrinya tak mungkin mengadu kepada dirinya.

Namun polisi menilai tindakan main hakim sendiri Nanang tetap tak bisa dibenarkan dalam hukum. Nanang kemudian dijerat dengan Pasal 340 KUHP Sub 338 KUHP. Dengan hukuman mati atau penjara seumur hidup atau penjara sementara selama-lamanya 20 tahun.(red.Df)

Thursday, January 12, 2023

Kunjungi Ponpes Riyadlus Solihin, Kapolda Jatim Bangga Banyaknya Minat Santri Yang Ingin Menjadi Polisi

Probolinggo Kota, rakyatindonesia.com - Setelah pemberian bantuan air mineral kepada masyarakat Pulau Gili Ketapang Probolinggo, Kapolda Jatim, Irjen Pol Dr. Toni Harmanto MH mengunjungi Pondok Pesantren Riyadlhus Solihin Kec. Kademangan Kota Probolinggo untuk bersilaturahim,Rabu (11/01/23).

Dalam kunjungan tersebut Kapolda Jatim beserta Rombongan disambut oleh Pengasuh Pondok Pesantren Riyadlhus Solihin Habib Ali Zaenal Abidin Bin Muhamad Al-habsyi dan langsung melaksanakan sholat berjamaah. 

Kapolda Jawa Timur menyampaikan kebanggaannya dengan banyaknya santri di ponpes ini yang berminat menjadi anggota Polri.

" Saya secara pribadi sangat bangga ternyata dalam lingkungan pondok juga banyak yang berminat dalam menjadi abdi negara. Saya berpesan kepada adik - adik santri agar selalu menjaga keimanan dan tekun belajar di lingkungan pondok, tetap bentengi diri dengan keimanan dengan semakin majunya perkembangan jaman khususnya bidang tekhnologi ", ungkap Kapolda Jatim.

Selain itu, Kapolda juga menitipkan pesan kepada para pembimbing santri untuk memberikan ilmu dan bimbingannya kepada para santri.

" Kami titip pesan untuk menjaga adik- adik kita yang merupakan penerus bangsa, jangan pernah bosan untuk memberikan bimbingan untuk masa depan adik -  adik santri," pesan Irjen Toni.

Kapolda Jatim juga berharap kepada para santri agar jangan sampai menyentuh barang haram narkoba karena narkoba merupakan sumber perusak generasi muda bangsa.

" Tak lupa,  doakan kami dalam pelaksanaan tugas kepolisian khususnya di Jawa Timur, jangan sungkan sungkan memberikan kritik maupun saran kepada kami karena polisi adalah punya masyarakat", pungkas Kapolda Jatim.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Walikota Probolinggo, Habib Hadi Zaenal Abidin ,S.Pd,.M.M,.MHP, Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Wadi Sa'bani, S.H, S.I.K., Ketua DPRD Kota Probolinggo, Adbul Mujib, S.Pd dan PJU Polda Jatim.(Red.Sl)

Tuesday, December 27, 2022

Polres Probolinggo Kota Bersama TNI dan Warga Bangun Tanggul Buatan di Pulau Gili Ketapang Pasca Abrasi

 


Probolinggo, rakyatindonesia.com - Belasan rumah dan Kapal Nelayan di sisir pantai Desa Gili Ketapang Kecamatan Sumberasih porak poranda akibat diterpa badai. Selain itu, pantai mengalami abrasi akibat diterjang gelombang laut ekstrim di Probolinggo.

Cuaca ekstrem itu mengakibatkan tembok penahan ombak roboh dan gelombang air laut juga mengenai beberapa bangunan rumah warga. Selain itu terdapat 12 rumah yang rusak kemudian kapal juga mengalami kerusakan antara lain 3 kapal porsen 2 kapal taksi dan 20 kapal pemancing.

Kapolres Probolinggo Kota AKBP Wadi Sa’bani, S.H., S.I.K. langsung memerintahkan jajarannya untuk melaksanakan Bakti Sosial, sabtu (24/12/22). Bersama TNI Polri, bakti sosial ini untuk membantu membersihkan rumah yang rusak dan membuat tanggul buatan di pantai yang rusak.

Kapolres melalui Kapolsek Sumberasih Iptu Agus Santoso, SH mengatakan bahwa TNI Polri yang diterjunkan membawa bantuan berupa 500 sak karung untuk membuat tanggul buatan.

“Selain membersihkan rumah yang porak poranda akibat badai, kami juga membuat tanggul buatan untuk mengganti tanggul yang rusak akibat gelombang laut tadi malam. Hal ini perlu dilakukan agar gelombang laut dapat tertahan oleh tanggul dan tidak melebar ke rumah warga “, jelasnya.

"Kami menghimbau kepada masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati. Memeriksa kondisi sekitar rumah seperti pepohonan maupun kelistrikan,"katanya.

Perlu diketahui berdasarkan data BPBD Kabupaten Probolinggo pada Jumat 23 Desember 2022 hingga malam hari terpantau wilayah Kabupaten Probolinggo bagian timur diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga deras disertai angin kencang. (Red.Sl)

Tuesday, December 20, 2022

Polres Probolinggo Kota Berhasil Menangkap Terduga Pelaku Pembacokan Bermotif Asmara


Probolinggo Kota, rakyatindonesia.com - Akhirnya pelaku pembunuhan di Desa Sumberbendo Kecamatan Sumberasih Kabupaten Probolinggo,terungkap. 

Hanya perlu waktu 3 jam Satreskrim Polres Probolinggo Kota Polda Jatim berhasil menangkap tersangka pembunuhan yang masih saudara korban sendiri.

Tersangka pembunuhan itu berinisial BN, usia 35 tahun. Sedang korban pembunuhan berinisial F, warga Kecamatan Tongas Kabupaten Probolinggo. 

Kapolres Probolinggo Kota AKBP Wadi Sa'bani melalui Kasi Humas Polres Probolinggo Kota Iptu Zainullah mengungkapkan, pelaku rela menghabisi nyawa korban karena cemburu. Peristiwa pembunuhan ini terjadi pada Jumat, 16 Desember 2022, sekitar pukul 15.00 WIB.

Kasi Humas Probolinggo Kota mengatakan kejadian tersebut diawali sekitar satu minggu lalu, pelaku mengetahui istrinya bersama korban diajak ke pasar malam di lapangan Desa Ambulu, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo. 

“Jadi pelaku duduk di Gardu di Dusun Kresek Desa Sumberbendo Kecamatan Sumberasih Kabupaten Probolinggo menunggu korban lewat, kemudian pelaku mengetahui kalau korban naik motor dari arah utara kemudian dihadang oleh pelaku di TKP. Selanjutnya korban hendak menabrak pelaku namun terlebih dahulu dibacok sebanyak dua kali menggunakan clurit“, jelasnya.

Akibat bacokannya tersebut, korban mengalami luka di bagian pinggang sebelah kiri yang mengakibatkan korban meninggal dunia di TKP. Sedangkan pelaku langsung melarikan diri.

Setelah dilakukan pengejaran oleh Polisi, pelaku berhasil diamankan di Desa Sumberbendo Kecamatan Sumberasih. Dari tangan pelaku Polisi menyita barang bukti berupa celurit yang digunakan oleh pelaku untuk membunuh korban dan disita oleh polisi di rumahnya.

Selanjutnya pelaku dan barang bukti diamankan di Polres Probolinggo Kota untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pelaku terancam hukuman mati atau seumur hidup karena melanggar KUHP pasal 340 sub 338 tentang pembunuhan berencana. (Red.Sl)

Friday, December 9, 2022

Polda Jatim Berbagi Bantuan Sembako Untuk Warga Suku Tengger



PROBOLINGGO, rakyatindonesia.com - Peduli sesama kembali diwujudkan oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Dr.Toni Harmanto.

Kali ini bersama Wakapolda Jatim Brigjen Pol Drs. Slamet Hadi Supraptoyo didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim, Jenderal Polisi dengan dua bintang tersebut berbagi sembako untuk warga suku Tengger.

Bansos yang diberikan oleh Kapolda Jatim untuk warga Suku Tengger kali ini bertempat di Balai Desa Wonokerto Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.



Di tempat dan kesempatan yang sama, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto mengatakan, bahwa bantuan sosial yang diberikan oleh Kapolda Jatim ini adalah sebagai salah satu upaya Polri yang selalu hadir di tengah masyarakat.

"Polri harus tanggap dengan situasi dan kondisi di masyarakat, dan berupaya membantu jika ada warga masyarakat yang perlu kita bantu," ujar Kombes Dirmanto di Balai Desa Wonokerto, Kamis (8/12).

Kombes Dirmanto berharap, 100 paket sembako yang diberikan dapat sedikit mengurangi beban warga suku Tengger yang membutuhkan.

"Apalagi dampak dari pandemi covid -19 yang kita rasakan bersama bukan hanya pada kondisi sosial tapi juga ekonomi,"pungkas Kombes Dirmanto.

Untuk diketahui, kegiatan bansos Polda Jatim untuk warga Suku Tengger ini dilaksanakan usai Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr.Toni Harmanto membuka kegiatan Analisa dan Evaluasi (Anev) Situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Sitkamtibmas) tahun 2022 serta persiapan jelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022/2023 di Sukopuro,Kab Probolinggo. (Red.Sl)

Wednesday, November 30, 2022

4 Rumah Warga Suku Tengger Rusak Diterjang Longsor di Lereng Bromo




    
    Probolinggo, rakyatindonesia.id - Empat rumah warga Suku Tengger rusak diterjang tanah longsor di lereng Gunung Bromo, Probolinggo, Jawa Timur, Senin (28/11/2022). 

    "Tingginya intensitas curah hujan selama beberapa jam menyebabkan terjadinya tanah longsor yang berdampak pada empat rumah rusak di Desa Sariwani, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo," kata Supervisor Pusdalops BPBD Probolinggi, Aries Setyawan.

    Sementara akibat Gempa Cianjur, Ada Longsor dan Retakan Tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun dua rumah yang rusak tidak bisa ditempati oleh penghuninya. Mereka akhirnya mengungsi ke rumah kerabat terdekat.  

    Menurut Aries, warga setempat dibantu petugas BPBD Probolinggo membersihkan rumah warga yang terdampak longsor itu. Dinas Sosial Probolinggo telah mendistribusikan sembako dan selimut bagi penghuni empat rumah yang terkena longsor. Aries meminta masyarakat di lereng Gunung Bromo mewaspadai terjadinya longsor di sejumlah titik rawan apabila terjadi hujan dengan durasi lama. 

    Data BPBD Probolinggo mencatat selain Desa Sariwani, longsor juga terjadi di Desa Wonokerto. Di desa tersebut, longsor sempat menutup akses jalan menuju kawasan wisata Gunung Brimi dan Desa Sapih. (red.lf)


Tuesday, November 29, 2022


 

Probolinggo, rakyatindonesia.id – Satreskrim Polres Probolinggo meringkus A (28) yang merupakan pelaku pembunuhan terhadap tukang ojek, Suto Eferi (30), warga Dusun Patihan, Desa Wonoasri, Kecamatan Kuripan. Mayat korban ditemukan bersimbah darah di kebun Salsa desa setempat pada Sabtu (26/11/2022) kemarin.

Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi mengatakan, motif pembunuhan tersebut didasari rasa sakit hati, karena istri pelaku bermain serong dengan korban. Pelaku terbakar rasa cemburu. “Pelaku bekerja sebagai buruh di Kalimantan. Dia mendapatkan informasi bahwa ada hubungan asmara antara istrinya dengan korban. Pelaku kemudian pulang tanpa memberi tahu istrinya,” ujar Kapolres saat merilis kasus tersebut, Senin (28/11/2022).

Arsya mengatakan, setelah mengetahui hubungan gelap antara korban dengan istrinya, pada Sabtu (26/11/22) dini hari, A kemudian melakukan tindak pidana kekerasan dan membunuh Suto. “Setelah 24 jam dari kejadian tersebut, pelaku berhasil kami amankan tanpa adanya perlawanan. Pelaku mengakui perbuatannya. Kemudian pelaku kami bawa ke Polres untuk dimintai keterangan,” lanjutnya.

Atas perbuatannya itu, A dikenai pasal 338 KUHP tentang tindak pidana pembunuhan dan penganiayaan yang mengakibatkan orang meninggal. Aancamannya hukuman selama 15 tahun penjara.

Apakah pelaku menyesal? A mengatakan tidak menyesali perbuatannya. “Saya tidak menyesal. Saya marah karena istri saya diselingkuhi. Saya pergi ke korban. Dia sempat melarikan diri. Saya kejar, lalu saya sabet dengan sebilah celurit,” katanya dengan tegas.

Diketahui, Korban Suto Eferi (30) ditemukan tewas bersimbah darah oleh istrinya Norsin pada Sabtu (26/11/22) pagi. Sebelumnya, korban sempat berpamitan kepada istrinya untuk pergi bekerja sebagai tukang ojek, namun sampai pagi hari korban tak kunjung pulang. [hum.aw]

Monday, November 21, 2022

Lereng Bromo Hujan 5 Jam, 2 Kelurahan di Kota Probolinggo Terendam Banjir



Probolinggo, rakyatindonesia.id - Hujan deras selama 5 jam di kawasan lereng Gunung Bromo, tepatnya di Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo, menyebabkan Sungai Legundi meluap. Luapan air mengakibatkan banjir ke permukiman warga yang letaknya ada di dataran rendah.

Luapan air dari Sungai Legundi ini juga merendam Jalan Prof Hamka. Arus lalu lintas terpaksa ditutup.

Petugas dari BPBD, PUPR, Pemkot Probolinggo, Polres Probolinggo Kota, Kodim 0820, turun ke lokasi banjir yang rendam permukiman. Rumah-rumah warga di 2 kelurahan, yakni Sumber Wetan dan Pohsangit Kidul terendam banjir.

Banjir setinggi 50 -70 cm terjadi sejak pukul 18.00 WIB dan masih belum surut hingga berita ini diterbitkan. Tertutupnya Dam Kalep dengan tumpukan sampah turut memperparah banjir.

"Hujan deras di atas sejak jam 3 sore membuat debit air terus meninggi di aliran Sungai Legundi. Air meluber ke rumah warga, sawah, dan jalan raya di jalur selatan," kata salah seorang warga Ponghasit Kidul, Sutikno kepada wartawan, Minggu (20/11/2022) malam.

Sementara Kalaksa BPBD Kota Probolinggo Sugito Prasetyo mendapat laporan warga soal Sungai Legundi meluber. Saat ini pihaknya terus berkoordinasi menangani warga terdampak banjir.

"Kita bersama instansi terkait turun ke lokasi dan akan berkoordinasi dengan pihak PUPR serta Dinas Lingkungan Hidup untuk mengatasi sampah yang sumbat arus air di Sungai Legundi" tegas Sugito.

BPBD Kota Problinggo mengimbau warga yang bermukim di bantaran aliran sungai agar tetap waspada. Banjir sewaktu-waktu bisa meluas karena intensitas hujan yang diprediksi tinggi selama sepekan ke depan.

Monday, November 14, 2022

Polres Probolinggo Dan Brimob Polda Jatim Pertebal Pengamanan Di Objek Vital Jelang KTT G20

  


Probolinggo, rakyatindonesia.com - Jelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali (15-16/11), pengamanan objek vital nasional (obvitnas) semakin diperketat. Bukan hanya personel Polres Probolinggo, Satuan Brimob diterjunkannya untuk turut melakukan pengamanan.

Konferensi yang diikuti oleh petinggi mancanegara ini menjadi perhatian serius. Segala upaya dilakukan oleh pemerintah pusat sampai daerah.

Sarana dan prasarana serta persiapan harus dilakukan dengan matang. Begitu pula dengan sistem keamanan pada obvitnas. Salah satunya adalah PLTU Paiton sebagai pemasok listrik di Pulau Bali.

Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi melalui Kasi Humas Polres Probolinggo Ipda Sugeng mengatakan bahwa PLTU Paiton berada di wilayah hukum Polres Probolinggo. Oleh sebab itu, keamanan obvitnas tersebut harus terjamin.

Karena itulah satuan Brimob Polda Jatim diterjunkan untuk turut melakukan pengamanan. Meminimalisir potensi gangguan keamanan. Selain itu patroli perairan oleh Sat Polairud Polres Probolinggo juga dioptimalkan.

“Mulai Sabtu (12/11) lalu Satuan Brimob Polda Jatim sudah bergabung untuk melakukan pengamanan di PLTU Paiton. Ada sekitar 11 personel yang sudah bersiaga. Ditambah dengan anggota Polres Probolinggo,” katanya saat dikonfirmasi Minggu (13/11).

Sugeng menjelaskan jika kawasan PLTU akan dijaga ketat. Tidak sembarang orang yang tidak berepentingan diperbolehkan masuk lokasi tersebut.

Personel yang berjaga melakukan patroli secara rutin. Ini dilakukan untuk memastikan lokasi obvitnas tetap aman dari gangguan hal-hal yang tidak diinginkan.

“Sejauh ini situasi aman dan terkendali. Kami all out mendukung dan menyukseskan event internasional KTT G20 di Bali. Semua lini sudah kami maksimalkan. Semoga nantinya acara dapat berjalan dengan lancar dan aman,” pungkasnya. (hum.red)

Friday, November 11, 2022

Jelang KTT G20, Sat Polairud Polres Probolinggo Optimalkan Pengamanan PLTU Paiton

 


Probolinggo, rakyatindonesia.com - Berbagai upaya dilakukan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam melaksanakan pengamanan puncak pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali pada 15-16 November mendatang.

Tak hanya pengamanan dari sisi penempatan personel saja, namun pengamanan juga dilakukan dengan melibatkan patroli perairan.

Seperti halnya Polres Probolinggo yang sudah menempatkan personil pengamanan di PLTU Paiton, Probolinggo Jawa Timur.

Sejumlah personel Satuan Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) dari Polres Probolinggo ini berjaga di area perairan salah satu objek vital nasional PLTU Paiton.

Kasat Polairud Polres Probolinggo AKP Slamet Prayitno mengungkapkan beberapa personel Sat Polairud tersebut berjaga dan menggelar patroli perairan untuk mengamankan PLTU Paiton yang menjadi salah satu objek vital penting.

Diketahui PLTU Paiton berkontribusi dalam penyaluran pasokan listrik untuk wilayah Jawa Bali.

“Sesuai perintah Bapak Kapolres Probolinggo, area ini (PLTU Paiton) menjadi objek vital yang sangat penting, oleh karena itu kami dari Sat Polairud menggelar kegiatan patroli guna memastikan keamanan dan tidak ada kendala atau gangguan,”ujarnya, Kamis (10/11).

Lebih lanjut, AKP Slamet Prayitno menjelaskan patroli perairan dan pengamanan yang digelar bersama anggotanya guna mendukung dan menyukseskan event internasional KTT G20 yang diselenggarakan di Bali.

"Dengan segala persiapan yang dilakukan, kami berharap pelaksanaan KTT G20 di Bali dapat berjalan dengan baik, aman dan lancar sehingga membawa nama baik bangsa Indonesia di kancah dunia", pungkas Kasat Polairud Polres Probolinggo (hum.nf)

© Copyright 2020 Rakyat-Indonesia.com | REFERENSI BERITA INDONESIA | All Right Reserved