Thursday, May 16, 2024

Ponorogo Creative Festival 2024 Kembali Digelar, Perkuat Jaringan Kota Kreatif

PONOROGO, rakyatindonesia.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo kembali menggelar Ponorogo Creative Festival 2024, mulai Rabu (15/5/2024) hingga Sabtu (18/5/2024). 

Ini merupakan event ketiga dari Ponorogo Creative Festival yang semakin meriah setiap tahunnya. 

Pembukaan festival yang digelar di depan Alun-Alun Ponorogo berhasil menyedot perhatian warga. Acara tersebut menampilkan berbagai pertunjukan menarik seperti reog yang dibawakan oleh anak-anak difabel dari Panti Asuhan Tunanetra Aisiyiyah, kolaborasi musik dari Soundfade, hingga Ponorogo Creative Carnival.

 Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, turut hadir dan meniup terompet sebagai tanda resmi dimulainya Ponorogo Creative Festival 2024. 

“Ini adalah tahun ketiga Ponorogo Creative Festival. Tahun pertama di HOS Cokroaminoto, dan di alun-alun dua kali,” ungkap Kang Giri, sapaan akrab Sugiri Sancoko, Kamis (16/5/2024). 

Sugiri menjelaskan bahwa selain Ponorogo Creative Festival, Pemkab Ponorogo rutin menggelar berbagai event besar sepanjang tahun yang berfungsi sebagai penggerak ekonomi dan budaya lokal. 

“Kita dalam setahun menggelar beberapa event besar yang kemudian jadi kincir ekonomi dan budaya,” kata Kang Giri.(red.R)

Wednesday, May 15, 2024

Petasan Meledak di Ponorogo Rusak Rumah, Dan Orang Dua Terluka

PONOROGO, rakyatindonesia.com – Mercon meledak di Desa Blembem, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo pada Selasa (14/5/2024) malam, membuat satu unit rumah rusak. Dua orang terluka dalam insiden tersebut.

Sebagian genting rumah rontok dan kaca jendela pecah akibat ledakan itu. Sementara dua korban yang masih di bawah umur mengalami luka bakar akibat material ledakan mercon.

“Ada 2 anak usia SMP yang terkena ledakan itu. Yang satunya luka ringan, dan satunya lagi dirujuk di RSUD dr. Harjono Ponorogo,” ungkap Kepala Dusun (Kasun) Dukuh Desa Blembem, Suparno, Rabu (15/05/2024).

Ledakan mercon itu berawal saat korban bersama dengan beberapa temannya berkumpul di salah satu rumah warga. Beberapa remaja yang mayoritas masih di bawah umur itu berniat meracik mercon.

“Jadi mereka itu menemukan balon udara. Nah, rencananya mau diterbangkan lagi balon itu. Akhirnya, mereka berniat membuat mercon yang nantinya akan digantung di balon udara yang diterbangkan,” katanya.

Selang beberapa saat dalam proses pembuatan mercon itu, terjadi ledakan dengan suara yang cukup kencang. Ledakan diduga berasal dari bubuk mesiu yang akan dituang ke dalam selongsong mercon yang dibuat sebelumnya.

“Katanya yang meledak itu bahan mercon yang ada di toples. Diduga tersulut api dari rokok yang dipegang oleh salah satu remaja itu,” katanya.

Jajaran kepolisian sejak tadi malam sudah mengamankan lokasi kejadian dengan memasang garis polisi. Selain itu, Satreskrim Polres Ponorogo juga mengamankan barang bukti yang ada di TKP.

Peristiwa ini terjadi hanya beberapa hari setelah insiden ledakan balon udara di Ponorogo. Sedikitnya, 4 orang dilaporkan mengalami luka parah akibat ledakan tersebut. (red.R)

Polres Ponorogo Amankan 15 Orang Buntut Ledakan Balon Udara

PONOROGO, rakyatindonesia.com - Sebuah tragedi mengejutkan terjadi di Desa Muneng, Kecamatan Balong, Ponorogo, dimana sebuah balon udara yang dilengkapi petasan meledak dan menyebabkan luka bakar pada empat remaja. 

Insiden ini tengah diselidiki oleh Polres Ponorogo, yang telah mengamankan 15 orang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Menurut Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Ryo Pradana ke-15 orang tersebut terdiri dari lima orang dewasa, delapan anak di bawah umur, dan dua perempuan. 

"Mereka saat ini sedang menjalani pemeriksaan intensif di Sat Reskrim Polres Ponorogo untuk mengetahui lebih jauh tentang kejadian tersebut,"kata AKP Ryo , Selasa (14/5/2024).

Salah satu korban, berinisial IH, berusia 14 tahun, bahkan mengalami luka bakar serius hingga 63 persen dari tubuhnya dan saat ini sedang dirawat intensif di RSUD dr Harjono Ponorogo.

Menurut AKP Ryo, Polres Ponorogo telah berulang kali mengeluarkan himbauan kepada masyarakat untuk tidak menerbangkan balon udara, terutama menjelang bulan Ramadhan hingga Lebaran. 

"Bahkan himbauan ini telah dikeluarkan sejak beberapa tahun yang lalu, namun masih ada saja yang mengabaikannya,"tambah AKP Ryo.

Sementara itu Kapolres AKBP Anton Prasetyo berharap bahwa tragedi ini akan menjadi yang terakhir dan mengajak masyarakat untuk lebih mematuhi peraturan demi keamanan bersama.

"Kita semua berharap untuk kesembuhan para korban dan mengambil pelajaran dari kejadian ini agar tidak terulang kembali di masa yang akan datang,"pungkas Kapolres AKBP Anton Prasetyo. (red.Tim)

Saturday, May 4, 2024

Polres Ponorogo Gelar Vaksinasi Hepatitis B dan Deteksi Dini Narkoba Bagi Anggota

 


 PONOROGO, rakyatindonesia.com - Sebanyak 165 anggota Polres Ponorogo telah mengikuti program vaksinasi Hepatitis B dan deteksi dini narkoba. 

Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Karumkit Bhayangkara Tulungagung dan Surat Telegram Kapolres Ponorogo.

Kapolres Ponorogo, AKBP Anton Prasetyo, menyatakan bahwa kegiatan ini melibatkan kerjasama dengan Tim Medis RS Bhayangkara Tulungagung dan Tim Sidokkes Polres Ponorogo. 

"Sebelum vaksinasi, kami melakukan screening untuk mendeteksi antigen Hepatitis B," ujar AKBP Anton Prasetyo, Jumat (3/5/2024)

Selain vaksinasi, kegiatan ini juga mencakup tes urine untuk deteksi dini narkoba yang diikuti oleh 100 anggota. 

"Hasilnya menunjukkan bahwa semua anggota yang diuji negatif terhadap narkoba,"tandasnya.

Kegiatan ini menunjukkan komitmen Polres Ponorogo dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan anggotanya, serta upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan kepolisian. (red.Tim)

Saturday, April 20, 2024

Nahas Wakil Rektor Universitas Muhammadiyah Ponorogo Tewas Tertabrak Pikap

 


Ponorogo
, rakyatindonesia.com - Nasib nahas dialami Elmie Muftiana, warga Jalan Menur, Kelurahan Nologaten, Kecamatan Ponorogo. Perempuan 48 tahun itu tewas usai tertabrak pikap di Jalan Sultan Agung.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Ponorogo Ipda Ari Setiawan mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 12.45 WIB. Korban mengendarai sepeda motor Honda Vario bernopol AE 3284 SAD.

"Korban dari arah barat menyeberang jalan ke arah timur dengan kecepatan 40 kilometer per jam," tutur Ari kepada wartawan, Sabtu (20/4/2024).

Nahas, saat bersamaan dari arah selatan menuju ke utara ada kendaraan pikap bernopol AE 8349 SK yang dikemudikan oleh Muhammad Amirul (22), warga Kelurahan Paju, Kecamatan Ponorogo. Saat itu, kendaraan pikap berjalan dengan kecepatan 60 km per jam.

"Di TKP langsung terjadi tabrakan antara dua kendaraan, korban yang mengendarai sepeda motor meninggal dunia," terang Ari.

Korban langsung meninggal di lokasi akibat tabrakan tersebut. Menurut hasil penyelidikan, diduga korban tidak memperhatikan arus lalu lintas saat menyeberang. Korban sendiri diketahui merupakan Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Ponorogo.

"Betul, korban bekerja sebagai Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Ponorogo," jelas Ari.

Akibat kejadian ini, korban yang dinyatakan meninggal dunia di TKP karena mengalami luka kepala belakang bengkak, pendarahan telinga kiri, leher bengkak, rahang bengkak, tangan kanan nyeri. Kerugian materi Rp 3 juta.

"Dimohon kepada para pengguna jalan agar selalu memperhatikan arus lalu lintas di jalan dan terus berhati-hati serta waspada," pungkas Ari.



(red.alz)

Monday, April 15, 2024

Polres Ponorogo Lakukan Pemetaan Jalur, Arus Mudik dan Balik Lebaran Lancar



PONOROGO, rakyatindonesia.com - Memasuki Idul Fitri 1445 H, Polres Ponorogo mengantisipasi peningkatan signifikan jumlah pemudik yang memanfaatkan libur panjang untuk pulang dari berbagai kota dan negara. 


Meskipun terjadi peningkatan kepadatan lalu lintas, baik pada arus mudik maupun balik, Satlantas Polres Ponorogo telah berhasil mengatasi titik-titik rawan macet dengan strategi yang efektif dengan melakukan pemetaan daerah rawan macet.


Kasat Lantas Polres Ponorogo, AKP Jumianto mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pemetaan dan antisipasi terhadap kemacetan, khususnya di jalan utama kota Ponorogo dan jalur Provinsi. 


Seperti seputar Alun Alun, Jalan HOS Cokroaminoto, seputar Pasar Legi, Perempatan Tambak Bayan, Seputar Terminal Selo Aji hingga jalur di Perbatasan Ponorogo - Madiun.


"Kami telah menambah jumlah anggota di titik-titik rawan dan mengalihkan beberapa jalur untuk mengurai kemacetan. Hasilnya, angka kecelakaan selama libur Idul Fitri juga berhasil kami tekan," jelas AKP Jumianto, Minggu (14/4/2024).


Selain itu, AKP Jumianto juga menghimbau para pemudik yang akan kembali ke luar kota untuk mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik, termasuk pengecekan kendaraan dan kesehatan pengendara.


 "Kami berupaya keras untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pengendara," tambahnya.


Di tempat terpisah, Kapolres Ponorogo AKBP Anton Prasetyo menginstruksikan anggotanya untuk bekerja keras dan cerdas dalam menciptakan kondisi yang aman dan nyaman bagi pengguna jalan. 


"Hari ini merupakan puncak arus balik di Ponorogo. Kami telah menyiapkan berbagai strategi agar arus mudik dapat berjalan dengan lancar," tutup AKBP Anton Prasetyo.


Dengan upaya maksimal dari Polres Ponorogo, arus mudik dan balik Idul Fitri tahun ini dapat berjalan dengan lancar, memberikan kenyamanan bagi para pemudik dalam merayakan hari yang fitri bersama keluarga tercinta. (red.Tim)

Monday, April 8, 2024

Jelang Mudik Polres Ponorogo Pasang Neon Box di Jalur Rawan Kecelakaan

 


PONOROGO, rakyatindonesia.com - Untuk menghindari kecelakaan lalu lintas, Satlantas Polres Ponorogo telah memasang neon box dan banner peringatan di area Black Spot, yang merupakan area rawan kecelakaan. 


Kegiatan ini, dilakukan pada  KM 5-6 Desa Pondok, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, Minggu (7/4/2024).


Kasat Lantas Polres Ponorogo  AKP Jumianto Nugroho mengungkapan bahwa pemasangan ini merupakan bagian dari kerja sama dengan instansi terkait untuk meminimalisir kecelakaan di area Black Spot. 


"Sebanyak 50 lampu penerangan jalan juga telah dipasang oleh Dishub di sepanjang KM 3-4-5-6,"katanya.


Tujuan dari inisiatif ini, lanjut AKP Jumianto adalah untuk meningkatkan keselamatan bagi pengguna jalan yang melintasi area tersebut. 


"Dengan berbagai upaya dilakukan, termasuk sosialisasi keselamatan berlalu lintas,"lanjutnya.


Sementara ditempat terpisah Kapolres Ponorogo, AKBP Anton Prasetyo, juga memberikan dukungan terhadap upaya-upaya ini untuk menciptakan lingkungan lalu lintas yang lebih aman. 


"Apalagi ini puncak arus mudik lebaran, kita harus menciptakan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan,"pungkasnya. (red.Tim)

Wednesday, April 3, 2024

Teriakan Minta Tolong 2 Penumpang Brio di Ponorogo Sebelum Tewas Terpanggang

 


Ponorogo, rakyatindonesia.com - Teriakan minta tolong terdengar saat kecelakaan tunggal yang menimpa mobil Honda Brio bernopol A 1796 JJ di Ponorogo. Diduga, teriakan ini berasal dari dua penumpang Brio yang tewas terpanggang saat mobilnya terbakar usai menabrak pohon.

Diketahui, kecelakaan tunggal ini terjadi di Desa Kepuh Rubuh, Kecamatan Siman, Ponorogo, Rabu (3/4) sekitar pukul 03.00 WIB. Sementara mobil tersebut ditumpangi dua orang, termasuk sopir.

Usai menabrak pohon, mobil berwarna putih itu terbakar hebat. Kebakaran ini membuat dua penumpang yang ada di dalam mobil terjebak dan akhirnya tewas terpanggang.

Salah satu warga sekitar, Yanti mengatakan, ia sempat mendengar suara permintaan tolong dari dua orang penumpang mobil. Namun, karena api membakar hebat mobil tersebut, dia bersama warga lain tidak berani mendekat.

"Sempat terdengar minta tolong, tapi warga tidak berani mendekat karena api terlalu besar," terang Yanti, Rabu (3/4/2024).

Yanti mengaku tak tahu pasti kronologi Brio tersebut menabrak pohon hingga terbakar. Yang jelas, ia sempat mendengar suara kencang.

"Saya nggak tahu kejadiannya, hanya mendengar ada suara kenceng, terus decitan rem, tabrakan. Pas saya keluar sudah ada percikan api dan mobil langsung terbakar," tutur Yanti.

Sementara itu, usai melakukan olah TKP, Kapolsek Siman AKP Nanang Budianto menjelaskan kronologi kejadian. Mobil tersebut datang dari arah Jetis menuju Siman dengan kecepatan tinggi.

"Sesampainya di lokasi, mobil oleng hingga banting setir ke arah kanan jalan dan menabrak pohon di seberangnya," jelas Nanang.

Menurutnya, kecelakaan ini tergolong kecelakaan tunggal. Sebab, hanya ada bekas satu jenis ban dari satu mobil. Diduga, pengemudi melajukan mobilnya dengan kencang hingga sesampainya di jembatan kecil, mobil oleng dan menabrak pohon.

"Info awal ini ada laka tunggal, kelihatannya warna putih, sebelum subuh ada sekitar dua penumpang, yang kedapatan meninggal di lokasi," kata Nanang.

Nanang pun merasa kesulitan mengidentifikasi kedua korban karena semua identitas ludes terbakar. Termasuk, mobil yang kini hanya tinggal kerangka saja.

"Kami belum bisa mengidentifikasi, tapi korban sudah dievakuasi dan akan dilakukan autopsi di rumah sakit, untuk menentukan jenis kelamin dan orang mana, karena identitasnya juga terbakar. Kita lacak melalui plat nomor mobil," imbuh Nanang.

Dari hasil olah TKP, lanjut Nanang, dia mengamankan sebuah jeriken yang terbuat dari plat besi berisi cairan. Namun belum diketahui, cairan tersebut jenis apa.

"Isinya juga bukan bahan bakar, masih akan kita dalami," tandas Nanang.

Kini, kecelakaan tersebut telah ditangani oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Ponorogo, sedangkan jenazah kedua korban tewas saat ini disemayamkan di RSUD dr Harjono Ponorogo untuk dilakukan visum dan autopsi.


(red.alz)
© Copyright 2020 Rakyat-Indonesia.com | REFERENSI BERITA INDONESIA | All Right Reserved