Wednesday, March 20, 2024

Demokrat Jatim Siap Jalin Komunikasi dengan Parpol Lain demi Emil Cawagub

 


Surabaya,rakyatindonesia.com - DPD Demokrat Jawa Timur siap menjalin komunikasi dengan partai yang sudah memberi rekomendasi kepada Khofifah Indar Parawansa di Pilgub Jatim 2024. Komunikasi ini dilakukan untuk membahas posisi cawagub Khofifah. Tentu saja, Demokrat memasang Emil Dardak tetap mendampingi Khofifah.


"Kami dari Demokrat mengusulkan Khofifah sebagai Cagub Jatim dan Emil Dardak sebagai Cawagub Jatim. Tentu kami akan berkomunikasi, kalau perlu kami akan sowan ke partai-partai yang sudah memberi rekomendasi kepada Khofifah di Pilgub Jatim terkait posisi cawagub Jatim," kata Bendahara Demokrat Jatim Dr Agung Mulyono di Surabaya, Selasa (19/3/2024).

Sejumlah partai telah memberi rekomendasi kepada Khofifah di Pilgub Jatim. Jika dirinci dengan perhitungan kursi DPRD Jatim, Khofifah sudah mendapat dukungan 52 kursi DPRD Jatim (Gerindra 21 kursi, Golkar 15 kursi, Demokrat 11 kursi, dan PAN 5 kursi).


Agung menyatakan, Demokrat siap duduk bersama dengan partai-partai tersebut. Caleg DPRD Jatim Dapil IV terpilih ini berharap semua partai pendukung Khofifah bisa menerima Emil sebagai Cawagub Jatim.

"Kami siap duduk bersama, sowan, kita diskusi bagaimana enaknya untuk posisi cawagub Jatim. Tentunya kami berharap semua partai pendukung bisa menerima dan mengusung cawagub Emil Dardak," jelasnya.

Agung menyebut duet Khofifah-Emil layak dilanjutkan. Sebab, pembangunan di Jawa Timur harus berkelanjutan hingga 5 tahun ke depan.

"Karena keduanya kan sudah klop, sudah mengerti satu sama lain. Ritme kerjanya kan sudah ketemu, sayang kalau tidak dilanjutkan," jelasnya.

"Kami optimis Emil akan diterima semua partai pendukung. Emil itu sebenarnya masuk bursa menteri, tapi saya melihat beliau masih ingin mengabdi untuk Jatim bersama Khofifah. Apalagi, Khofifah merasa nyaman dengan Emil. Pokoknya kami siap duduk bersama dengan partai pendukung," tandas putra asli Banyuwangi ini. (red.I)


Monday, February 26, 2024

Keroyok Mahasiswa, 5 Anggota Gangster Tamyis Boys di Jombang Diringkus

 

Jombang, rakyatindonesia.com - Tim Tindak Tegas (Tigas) Polsek Peterongan, Jombang meringkus 5 anggota gangster Tamsis Boys. Pasalnya, gerombolan bersenjata tajam dan balok kayu itu mengeroyok seorang mahasiswa yang sedang mencari makan di Jalan KH Romli Tamim.


Kapolsek Peterongan AKP Dian Anang Nugroho menjelaskan 5 anggota Geng Tamsis Boys itu diringkus Tim Tigas pada Minggu (25/2) sekitar pukul 23.00 WIB sampai dini hari tadi. Kelimanya merupakan warga Desa Sambongdukug, Kecamatan Jombang. Ironisnya, 4 anggota geng ini masih anak-anak.


"Lima orang yang kami tangkap anggota gangster Tamsis Boys, mereka mengeroyok seorang pemuda di Jalan KH Romli Tamim pada 4 Februari 2024," jelasnya kepada wartawan, Senin (26/2/2024).


Tidak hanya itu, lanjut Dian, pihaknya juga menyita barang bukti hasil visum korban, baju korban ketika dikeroyok, celurit dan pedang yang digunakan pelaku mengeroyok korban, serta 1 bendera warna hitam putih bertuliskan Tamsis Boys.


Akibat perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan. Empat pelaku yang tergolong anak-anak, diserahkan ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Jombang. Dian menegaskan, pihaknya akan menindak tegas setiap kelompok yang berbuat anarkis dan meresahkan masyarakat.


"Kami imbau para orang tua agar memperhatikan putra dan putrinya, ketika sudah malam mereka harus dicari. Karena ulah mereka dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain," terangnya.



Korban pengeroyokan gangster Tamsis Boys adalah Agung Amanulloh (25), mahasiswa warga Desa Ngumpul, Jogoroto, Jombang. Ketika itu, Agung dalam perjalanan mencari makan. Saat melintas di Jalan kH Romli Tamim, tepatnya di depan makam Dusun Pesantren, Desa Peterongan pada Minggu (4/2) sekitar pukul 02.00 WIB, ia berpapasan dengan geng tersebut.



Menurut Dian, gerombolan sekitar 20 pemuda itu berkonvoi mengendarai sepeda motor. Salah satu dari mereka memukul kepala korban dengan balok kayu ketika berpapasan dengan korban. Tidak hanya itu, mereka lantas berbalik arah mengeroyok Agung. Lima anggota gangster Tamsis Boys yang ditangkap mempunyai peran masing-masing.


BR (17) memukul tubuh korban 1 kali, RSP (17) merusak sepeda motor korban dengan balok kayu, RSB (17) dua kali melempar korban dengan batu bata. RSB juga membawa sebilah celurit. Sedangkan ACA (17) membacok sepeda motor korban dengan pedang.


"Kalau Yoggi (19) melempar korban dengan menggunakan batu," ungkapnya.


Dian menambahkan, korban berhasil menyelamatkan diri dengan berlari ke dalam perkampungan. Agung baru berani pulang setelah memastikan Geng Tamsis Boys itu sudah meninggalkan lokasi. Ia lantas diantar keluarganya ke RSUD Jombang untuk menjalani perawatan. Keesokan harinya, Senin (4/2) korban melapor ke Polsek Peterongan.


"Korban mengalami luka robek di rahang bawah dan di bagian lainya," tandasnya. (red.w)

Friday, February 2, 2024

Polres Pacitan Berhasil Ungkap Misteri Meninggalnya Remaja Usai Minum Kopi

  


PACITAN, rakyatindonesia.com - Polres Pacitan Polda Jatim berhasil mengungkap misteri kematian seorang remaja usai minum kopi yang sebelumnya telah dibuat oleh ayah korban. 


Peristiwa tragis ini terjadi pada Jumat, 5 Januari 2024, sekitar pukul 06.30 WIB, di rumah korban Dusun Mekarsari, Desa/Kecamatan Sudimoro. 


Korban laki – laki berinisial MRS  (12 ) yang merupakan seorang pelajar yang meninggal setelah sebelumnya minum kopi  di rumahnya.


Dalam kasus ini Polisi yang terus melakukan penyelidikan dan pemeriksaan para saksi secara intensif akhirnya menetapkan seorang Perempuan inisial AFA (25 ) yang diduga dengan sengaja membubuhkan racun ke dalam kopi yang sebelumnya telah dibuat oleh ayah korban tanpa sepengetahuan orang tua korban.


“Hasil pemeriksaan tersangka AFA mengaku membubuhkan racun ke dalam kopi,”ujar Kapolres Pacitan, AKBP Agung Nugroho, Kamis (1/2/2024). 


Adapun motif pelaku diduga kuat terkait panik lantaran tersangka merasa terganggu dengan laporan atau pengaduan ke Polsek Sudimoro yang dilakukan oleh ibu korban soal kasus pencurian buku rekening, kartu ATM, dan KTP sebelumnya. 


"Setelah dilakukan pengecekan jejak digital forensik, ada fakta tersangka pernah membeli sianida melalui online," terang AKBP Agung Nugroho. 


Sebelumnya Polres Pacitan telah melaksanakan olah TKP, menyita barang bukti, memeriksa saksi-saksi termasuk saksi ahli dari Kedokteran Forensik Polda Jatim.


Hal itu diperkuat dengan beberapa barang bukti yang disita kepolisian di tempat Kejadian Perkara (TKP), di antaranya seragam pramuka korban, bungkus sisa kopi merk "NEO COFFEE" yang sudah diseduh, sisa minuman kopi yang telah diminum oleh korban, gelas tangkai bertuliskan "FRESCO" bekas wadah kopi korban.


Selain itu juga sendok bekas digunakan untuk mengaduk kopi korban, handphone milik tersangka, bendel rekam medis pasien yang dikeluarkan oleh Puskesmas Sudimoro dan akun aplikasi Lazada atas nama tersangka.


"Tersangka ini cukup lihai melakukan pencurian ATM, buku rekening dan KTP milik Sukatmini (ibu korban) yang disimpan di lemari. Bahkan bisa membobol PIN ATM," terangnya. 


Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 340 KUHP atau Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan Berencana, yang diancam dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama dua puluh tahun. 


"Tersangka sebelumnya memang terjerat utang pinjol sehingga nekat untuk mencuri uang sampai melakukan pembunuhan," jelas AKBP Agung Nugroho.


Selanjutnya dari beberapa alat bukti tersebut diatas penyidik menetapkan AFA sebagai tersangka pembunuhan berencana dengan menggunakan racun sianida (Cn) terhadap korban MRS.


Dari pemeriksaan secara intensif terhadap tersangka, Polisi mendapatkan hasil bahwa yang bersangkutan mengakui telah meracuni korban dengan menggunakan sianida yang diperoleh secara online melalui aplikasi Lazada. 


"Maksud tersangka beli sianida untuk membunuh salah satu keluarga dari Sukatmini agar tidak melakukan pelaporan ke pihak kepolisian tentang hilangnya buku rekening, kartu ATM dan KTP. 


Hal itu didapat dari tangkapan layar CCTV di salah satu bank saat tersangka sedang melakukan penarikan uang sebesar Rp32 juta dengan cara mendatangi customer service. 


Tersangka beralibi di hadapan customer service bank hendak mengganti pin ATM tersebut dengan cara memalsukan tandatangan pada surat permohonan penggantian Pin ATM.


Setelah berhasil mengganti pin ATM tersebut, tersangka melakukan penarikan uang di mesin ATM sebesar Rp2 juta. Karena melihat saldo milik Sukatmini masih banyak, akhirnya tersangka melakukan penarikan uang di teller sebesar Rp30 juta dengan cara menyerahkan buku rekening. 


Tersangka pun mengakui segala perbuatannya tersebut meskipun enggan membuka suara dan hanya menganggukkan kepala sambil tertunduk penuh penyesalan. 


Pengungkapan kasus kopi sianida yang merenggut nyawa remaja ini menunjukkan komitmen kepolisian dalam menanggapi dan menyelesaikan tindak pidana, sehingga diharapkan mampu memberikan keadilan bagi keluarga korban, dan menjaga keamanan masyarakat Pacitan.(red.Tim)

Thursday, February 1, 2024

Cegah Penyalahgunaan, Narkoba Polres Bojonegoro Gelar Sosialisasi di Sekolah

  


BOJONEGORO, rakyatindonesia.com  -  Satuan Reserse Narkotika dan Obat-obatan (Satresnarkoba) Polres Bojonegoro Polda Jatim menggelar sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkoba kepada para pelajar.


Kali ini giliran siswa-siswi SMPN 3 Bojonegoro mendapat kunjungan dari tim Satresnarkoba Polres Bojonegoro untuk mendapatkan penyuluhan terkait bahaya Narkoba.


KBO Satresnarkoba Polres Bojonegoro,Iptu Khambali mengatakan sosialisasi ini memberikan wawasan dan pengetahuan kepada pelajar tentang bahaya penyalahgunaan Narkoba serta dampak buruk yang ditimbulkannya.


"Melalui kegiatan sosialisasi ini diharapakan dapat memberantas, mencegah dan mengantisipasi panyalahgunaan narkoba kepada masyarakat terutama dikalangan pelajar," kata Iptu Khambali usai memberikan materi kepada para pelajar, Rabu (31/1).


Iptu Khambali menambahkan sosialisasi ini merupakan salah satu upaya kepolisian dalam memberantas dan mencegah penyalahgunaan narkoba. 


"Dikhawatirkan karena ketidaktahuan dan mencoba-coba akhirnya malah terjerumus ke penyalahgunaan narkoba,"ungkapnya.


Ia menjelaskan, perlu peran semua pihak agar generasi muda tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba yang akan merusak masa depan mereka.


“Kalau bisa para pelajar ini menjadi penggiat anti Narkoba atau duta anti Narkoba di lingkungannya,” pungkasnya. (Waf/Hms)

Wednesday, January 31, 2024

Kunjungan TK dan PAUD, Polsek Gampengrejo Kenalkan Tertib Berlalu Lintas dan Anti Bullying

Kediri, rakyatindonesia.com - Polsek Gampengrejo Polres Kediri terima kunjungan siswa-siswi TK dan PAUD Dharma Wanita Desa Ngebrak Kecamatan Gampengrejo Kabupaten Kediri, Rabu (31/1/2024) pagi. 


Kapolsek Gampengrejo AKP Iwan Setyo Budhi, S.H. bersama anggota Polsek Gampengrejo lainnya, yakni Aiptu Untung, Aipda Puguh Tri L., S.H. dan Bripka Aning N. S., S.H., menyambut dengan penuh suka cita kedatangan puluhan anak itu. 


Pada kesempatan tersebut, petugas Kepolisian memberikan beberapa materi, antara lain pengenalan rambu dan tertib berlalu lintas, 12 gerakan pengaturan lalu lintas serta imbauan untuk tidak melakukan  bullying kepada sesama teman.


Materi disajikan dengan cara yang menarik dan disesuaikan agar dapat dicerna dengan mudah oleh anak-anak. 


AKP Iwan menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Polisi Anak (Pols Anak), yang bertujuan untuk mendekatkan Polisi dengan masyarakat khususnya anak-anak. 


Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan game yang tidak hanya menghibur tetapi juga mengasah keterampilan intelektual anak.


"Kami berharap melalui kegiatan ini, anak-anak bisa memahami pentingnya tertib berlalu lintas dan memiliki sikap positif terhadap lingkungan sejak dini," harap AKP Iwan. 


Siswa-siswi TK serta PAUD itu juga berkesempatan untuk merasakan langsung berada didalam mobil dinas Polisi dan berjalan-jalan mengelilingi Mapolsek Gampengrejo. 


"Kita ingin menciptakan generasi yang sadar akan aturan dan norma-norma kehidupan," sambung AKP Iwan.(red.Tim)

 

Polres Bondowoso Siapkan Personel Pengamanan di 2.432 TPS pada Pemilu 2024


BONDOWOSO, rakyatindonesia.com  – Mengahadapi hari pencoblosan tanggal 14 Pebruari 2024 mendatang, Polres Bondowoso Polda Jatim telah menyiapkan personel gabungan pengamanan pada Tempat Pemungutan Suara ( TPS ).


Kapolres Bondowoso, AKBP Lintar Mahardhono mengatakan pada tahapan pemungutan suara tersebut Polres Bondowoso akan melibatkan total 535 personel.


Adapun rincian penempatannya 356 personel akan diploting pengamanan di TPS-TPS, sedangkan 179 personel Oncall di Mako sebagai Power Of Hand sewaktu-waktu dapat digerakan bila terjadi situasi Kontinjensi.


“Untuk pengamanan TPS, kami sesuaikan dengan standart opersional prosedur yaitu pada ring dua,sementara untuk yang di dalam TPS kita libatkan rekan – rekan Linmas,”ujar AKBP Lintar.


Kapolres Bondowoso menyebut persiapan personel gabungan yang terlibat pada Operasi Mantap Bratha Semeru 2024 telah dilakukan sejak awal sebelum tahapan Pemilu 2024.


“Sebelumnya kami sudah menggelar koordinasi lintas sectoral hingga simulasi pengamanan bersama seluruh stakeholder dalam pengamanan Pemilu 2024,”ujarnya.


Dalam keterangannya Kapolres Bondowoso AKBP Lintar Mahardhono, SH. SIK. menjelaskan dalam pelaksanaan Pemilu 2024 ini jumlah TPS yang akan diamankan ada 2.432 TPS.


“Dari ribuan TPS itu sudah kami petakan TPS yang tergolong rawan, karena rata-rata TPS tersebut berjarak sangat jauh serta medan yang sulit dijangkau,”ujar AKBP Lintar. 


Kapolres Bondowoso juga menghimbau kepada seluruh warga Masyarakat khususnya Kabupaten Bondowoso agar bersama – sama turut mensukseskan Pemilu dengan datang ke TPS menggunakan hak pilihnya.


“Suksenya Pemilu ini selain jika Pemilu berjalan aman,lancar dan kondusif juga maksimalnya Masyarakat menggunakan hak pilihnya dengan hadir di TPS melakukan pencoblosan,”terang AKBP Lintar.


Sementara itu untuk Netralitas pihak aparat dalam hal ini seluruh anggota maupun PNS pada Polres Bondowoso, Kapolres Bondowoso telah menegaskan akan tetap komitmen menjaga netralitas tersebut.


“Kami tegaskan untuk PNS untuk anggota maupun PNS pada Polres Bondowoso tetap bersikap Netral dan hanya focus pada pengamanan agar Pemilu 2024 benar – benar sukses,”pungkasnya.(red.Tim)

 

Polres Lamongan Berhasil Ungkap Pembobol Minimarket Tersangka Residivis

 


LAMONGAN, rakyatindonesia.com  – Keresahan warga Masyarakat terkait pencurian di Kabupaten Lamongan Jawa Timur akhirnya terjawab. 


Polres Lamongan Polda Jatim telah berhasil menangkap terduga pelaku setelah adanya laporan pembobolan sebuah minimarket di Lamongan.


Berbekal rekaman CCTV, Tim Joko Tingkir Satreskrim Polres Lamongan segera melakukan penyelidikan dan hasilnya mengidentifikasi pelaku hingga akhirnya mengamankan terduga pelaku inisial MMA (26) warga Lamongan.


Hal itu seperti diungkapkan oleh Kapolres Lamongan AKBP Bobby A. Condroputra memimpin langsung rilis tersebut didampingi oleh Kasat Reskrim AKP I Made Suryadinata, KBO Reskrim IPTU M. Yusuf Efendi dan Kasihumas Ipda Andi Nur Cahya.


“Seperti informasi yang kita himpun pelaku telah melakukan 7 kali aksi dengan beberapa TKP, yaitu di Plosowahyu, Pucuk sebanyak 2 x, Tikung, Mantup, Karanggeneng dan Sekaran, “ungkap AKBP Bobby,Selasa (30/1).


Dari hasil penyidikan, AKBP Bobby mengatakan bahwa tersangka  sebelumnya juga pernah menjalani proses hukum dalam kasus yang sama.


“Tersangka ini sebelumnya juga pernah berhadapan dengan hukum atau residivis,”kata AKBP Bobby.


Adapun modus operandi lanjut AKBP Bobby, bahwa tersangka melakukan aksinya pukul 23.45 sampai dengan 05.45 pada saat toko tutup dengan cara membuka baut genteng dan masuk melalui atap bagian belakang.


“Tersangka merusak plafon toko kemudian mengambil barang barang yang bisa dijual kembali kebanyakan rokok hingga kerugian ditafsir sebesar Rp.100.000.000, ”terang AKBP Bobby.


Barang bukti yang berhasil diamankan adalah 1 unit R2 Vega yang digunakan untuk melancarkan aksinya dan Hoody warna hitam. 


“Pelaku dikenakan Tindak Pidana Pencurian dengan Pemberatan sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.”tutupnya. (red.Tim)

 

Andri Ashariyanto Bertekad Memajukan UMKM Dan Beri Perlindungan Kepada PKL di Kab Kediri

 


Kediri, rakyatindonesia.com -  Keprihatinan seorang Andri Ashariyanto  terhadap keadilan yang timpang, kesejahteraan yang belum merata hingga minimnya perlindungan terhadap pedagang kaki lima (PKL), Andri Ashariyanto pria berusia 44 tahun tersebut bertekad maju menjadi anggota DPRD Kabupaten Kediri.

Pria yang dijuluki pembela wong Cilik ini adalah seorang aktivis. Ia dikenal cukup kritis terhadap setiap kebijakan Pemerintah,beliau yang sangat gigih dan krisis akan masyarakat dengan suka rela dirinya akan menjadi corong Pemerintah untuk menyampaikan kepada masyarakat.

Tapi sebaliknya, jika kebijakan itu hanya menguntungkan sebagian orang atau kelompok tertentu, maka dirinyalah yang berada di garis terdepan untuk melakukan Protes. Hal ini tentu tidak tanpa sebab, puluhan tahun berada di dunia Pergerakan menjadikan dirinya paham dengan kebutuhan dan keinginan masyarakat, utamanya kalangan bawah.

Jika nantinya terpilih sebagai anggota DPRD, Andri Ashariyanto bertekad memajukan UMKM dan memastikan perlindungan terhadap PKL di seluruh Kabupaten Kediri terjamin.

Tak hanya itu, pria yang maju dari dapil 1 meliputi Kecamatan Gurah, Pagu, Gampengrejo, Papar, Kayen Kidul dan Ngasem ini akan mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri memberikan akses pendidikan dan kesehatan yang setara.

“Sering saya dengar Rumah sakit memperlakukan berbeda terhadap Pasien BPJS dan pasien Umum (membayar). Kedepan tidak boleh lagi seperti itu, semua harus setara,” kata Caleg Gerindra Dapil 1 nomor urut 2 ini.

Terkait Pendidikan, pria yang dikenal kritis ini juga mengaku memiliki perhatian sangat tinggi. Terbukti ia berhasil mambantu ratusan masyarakat yang ijazahnya ditahan pihak sekolah.

Sebagai aktivis, Andri Ashariyanto nampaknya mempunyai perhatian besar terhadap kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kediri. Menurut dia, bantuan kepada masyarakat harus terus ditingkatkan.

“Yang tidak kalah penting penyalurannya, harus kita awasi, agar tepat sasaran”. Tutupnya nya.(red.Tim)

 


Kunjugi SMPN 3 Pare Kanit Kamsel Sat Lantas Polres Kediri Tanamkan Tertib Berlalulintas Sejak Dini


Kediri , 31 Januari 2024.  rakyatindonesia.com - Sudah menjadi tugas utama Unit Kamsel yaitu melakukan pembinaan, partisipasi masyarakat dan dikmas lantas.


Goes to School merupakan sebuah program gagasan Polri untuk memberikan kegiatan pendidikan di sekolah oleh anggota Polri melalui metode sosialisasi, ceramah, seminar, dan metode lainnya yang di sesuaikan dengan kondisi di sekolah.


Di samping itu, Police Goes to School dilaksanakan sebagai upaya memupuk kedekatan antara Polri dengan masyarakat khususnya para pelajar Mulai dari Tingkat terendah sampai perguruan Tinggi.


Berkaitan dengan program tersebut Kanit Kamsel Sat Lantas Polres Kediri Ipda Agus Widada S.H, beserta anggota mengunjungi SMPN 3 Pare untuk memberikan pemahaman kepada siswa dan siswi SMPN 3 Pare, tentang pentingnya tertib berlalu lintas untuk menjaga keamanan dan keselamatan.


Dari pantauan awak media, Kepada Siswa dan Siswi SMPN 3 Pare Ipda Agus Widada S.H mengatakan Kesehatan Lebih Utama dari Harta dan keamanan lebih utama dari keduanya.


"Orang rela menghabiskan semua hartanya untuk mendapatkan kesehatan akan tetapi di atas kesehatan anda yang lebih penting lagi yaitu keamanan" terang Ipda Agus Widada.


"Kenapa keamanan ini lebih utama daripada kesehatan karena dengan aman dan nyaman orang yang sakit akan sembuh dalam beberapa waktu kemudian,  akan tetapi dalam kondisi tidak aman dan tidak nyaman orang yang sehat akan menjadi sakit."


"Untuk itu pentingnya kita menjaga keamanan dan kenyamanan dan semua itu bisa terwujud hanya dengan satu syarat yaitu taat peraturan baik peraturan hukum positif maupun peraturan hukum adat yang berlaku di masyarakat. Pungkas Ipda Agus Widada.

(  Mas Boor )

 

Kapolres Ngawi Cek Kendaraan Dinas, Pastikan Siap Amankan Pemilu 2024

 


 

NGAWI, rakyatindonesia.com - Kapolres Ngawi AKBP Argowiyono S.H., S.I.K., M.Si didampingi Kabag Logistik Kompol Sudiyono, S.H., bersama pejabat utama lainnya, melaksanakan pengecekan seluruh kendaraan dinas yang dimiliki Polres Ngawi dan Polsek jajaran, dalam rangka kesiapan sarana dan prasarana pengamanan Pemilu 2024.


AKBP Argowiyono mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan kendaraan sebagai sarana dan prasarana dalam pengamanan Pemilu 2024 tanggal 14 Pebruari mendatang.


"Tujuan dilakukan pengecekan kendaraan dinas ini, untuk memastikan kendaraan yang akan digunakan Polres Ngawi sudah siap sedia sebagai sarana dalam pengamanan Pemilu 2024," tutur Argowiyono di halaman Polres Ngawi, Senin (29/1/2024) 


Dalam pengecekan tersebut, Kapolres Ngawi secara langsung memeriksa kelengkapan peralatan dan fasilitas kendaraan dinas.


Saat pengecekan, Kapolres Ngawi juga menekankan pentingnya kesiapan serta ketangguhan kendaraan dan kesiapan personel Polri dalam menanggapi situasi yang mungkin timbul selama pelaksanaan pemilu. 


Petunjuk dan arahan kepada seluruh anggota untuk menjaga netralitas dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas, juga disampaikan oleh Kapolres Ngawi tersebut.


"Pengecekan ini merupakan langkah proaktif Polres Ngawi demi melihat sejauh mana pemeliharaan dan perawatan kendaraan dinas selama ini. Kami (Polri) harus siap segalanya dalam menghadapi pemilu 2024, agar berjalan aman, tertib, lancar dan damai," lanjut Argo kepada media 


Keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan Pemilu 2024 harus benar-benar dijaga


Dengan pengecekan ini,  diharapkan tidak ada kendala pada kendaraan dinas nantinya, sehingga Polres Ngawi siap menghadapi dinamika Pemilu 2024 dengan optimal dan memberikan perlindungan serta rasa aman kepada masyarakat.


"Jelang pemilu ini, personelnya siap, kendaraan juga harus dalam keadaan siap pakai," tambah Kapolres Ngawi yang akrab dipanggil Argo.


Kapolres Ngawi menyatakan telah siap bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan proses demokrasi pada Pemilu 2024 berjalan lancar dan damai.


Dalam menghadapi situasi yang dinamis, Kapolres Ngawi juga menekankan pentingnya koordinasi dengan pihak terkait, seperti TNI, KPU, Bawaslu, dan unsur-unsur terkait lainnya.


"Kita bersama-sama menjaga netralitas, profesionalisme, dan keamanan masyarakat selama proses demokrasi ini berlangsung. Mari bersama-sama menciptakan pesta demokrasi yang aman, tertib, dan damai." tutup Kapolres Ngawi.(red.Tim)

Tuesday, January 30, 2024

Polres Magetan Gandeng Perguruan Silat Jaga Kondusifitas Pemilu 2024

 


 

MAGETAN; rakyatindonesia.com - Guna menjaga kondusifitas masa kampanye hingga pelaksanaan Pemilu 2024, Polres Magetan menempuh langkah strategis dengan mengajak semua perguruan silat tergabung di Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) terlibat aktif menciptakan atmosfer damai selama Pemilu.


Kapolres Magetan, AKBP Satria Permana mengapresiasi pelaksanaan deklarasi Pemilu Damai dari Paguyuban Perguruan Silat se Kabupaten Magetan. 


Deklarasi Pemilu damai juga disertai penandatanganan komitmen bersama oleh para ketua dari berbagai kelompok perguruan silat dan padepokan yang ada di wilayah Magetan.


"Kami mengapresiasi langkah yang diambil oleh pengurus IPSI yang mewadahi perguruan silat tersebut. Semua perguruan silat siap mendukung serta bekerjasama untuk menciptakan suasana damai dan sejuk selama pelaksanaan Pemilu 2024," ujarnya,Selasa (30/1).


Menurut Kapolres Magetan deklarasi Pemilu damai ini sejalan dengan program "Nusantara Cooling System" yang saat ini digaungkan Polres Magetan. 


Program ini bertujuan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif, aman dan damai pada pelaksanaan Pemilu tahun 2024 di Magetan.


"Polres Magetan akan selalu mengawal dan mengamankan pesta demokrasi ini. Institusi Polri akan selalu berkomitmen menjaga netralitas dari tingkat pimpinan sampai ke bawah," tegas AKBP Satria.


Kapolres Magetan juga mengajak seluruh masyarakat Magetan untuk ikut serta menjaga kondusifitas selama Pemilu 2024. 


"Mari sama-sama kita jaga kondusifitas di Kabupaten Magetan meskipun berbeda pendapat dan pandangan namun tujuan kita satu, demi kemajuan Negara Kesatuan Republik Indonesia," tutupnya. (red.Tim)

Ditlantas Polda Jatim bersama Komunitas Otomotif Deklarasikan Zero Knalpot Tidak Sesuai Spektek

  


KOTA MALANG, rakyatindonesia.com - Ditlantas Polda Jawa Timur bersama Polresta Malang Kota gandeng komunitas otomotif gelar Deklarasi Zero Knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis (Spektek).


Deklarasi dilaksanakan di Ballroom Sanika Satyawada Polresta Malang Kota, dihadiri langsung oleh Kasi STNK Ditlantas Polda Jatim, Kompol Amirul Hakim dan diikuti enam Polres Jajaran Polda Jatim.


Enam Polres tersebut diantaranya Polres Malang, Polres Batu, Polres Pasuruan Kota, Polres Pasuruan, Polres Blitar Kota, Polres Blitar,


Dari tiap Polres yang hadir, membawa perwakilan sepuluh komunitas otomotif, baik komunitas roda dua maupun roda empat.


Dari anggota komunitas yang hadir di Ballroom Sanika Satyawada Polresta Malang Kota sepakat menandatangani komitmen mewujudkan dan mensosialisasikan larangan zero knalpot tidak sesuai dengan Spektek.




Kasat Lantas Polresta Malang Kota, Kompol Aristianto Budi Sutrisno mengatakan, deklarasi ini upaya kolaboratif antara kepolisian dengan masyarakat untuk menekan penggunaan knalpot tidak sesuai Spektek sekaligus menggaungkan kamseltibcarlantas.


"Kami bersama komunitas otomotif, sepakat mendeklarasikan zero knalpot tidak sesuai Spektek. Karena dapat mengganggu Kamseltibcarlantas dan membahayakan pengguna jalan lainnya," ungkapnya didepan awak media (Senin, 29/1/2).


Kompol Aris menegaskan bahwa knalpot yang tidak sesuai Spektek hanya boleh digunakam untuk balapan, itupun harus di sirkuit atau lintasan balapan. Knalpot diluar Spektek tidak boleh dipasang di kendaraan yang melintas di jalan raya.


"Pemakaian Knalpot diluar Spektek tidak boleh dipasang dikendaraan yang melintas di jalan raya" Tegas Kompol Aris.


Ia memastikan bahwa Polresta Malang Kota sudah bekerja sama dengan Ikatan Motor Indonesia (IMI) yang ada di Kota maupun Kabupaten Malang, sebagai wadah serta memberikan fasilitasi untuk komunitas otomotif, yang ingin melakukan adu skill, ketrampilan dan balapan disirkuit.


"Kami sudah koordinasikan dengan IMI Kota maupun Kabupaten Malang, komunitas otomotif bisa mengikuti latihan bersama di sirkuit yang sudah disiapkan lokasinya ada di Stadion Kanjuruhan," terang Aris.


Sosialisasi Zero Knalpot tidak sesuai Spektek di Kota Malang, sudah dilakukan oleh Unit Kamsel Satlantas Polresta Malang Kota, baik secar langsung kepengendara maupun pemilik bengkel otomotif agar tidak sembarangan menjual Knalpot diluar spektek.


"Sosialisasi dilakukan dengan mendatangi langsung ke bengkel, agar tidak menjual knalpot yang tidak sesuai spektek selain ke tim balap yang bisa menggunakan arena sirkuit." Jelas Kompol Aris.


Dalam hal ini, Kompol Aris memperbolehkan pemilik bengkel menjual knalpot diluar spektek, namun dengan syarat penjualan hanya untuk para pembalap atau tim balap.


Dari salah satu anggota komunitas otomorif Rider Of King's Community (ROKC) yang hadir dari Blitar, mengapesiasi dan mendukung deklarasi Zero Knalpot tidak sesuai Spektek yang digagas oleh Ditlantas Polda Jawa Timur.


"Kami bersama rekan-rekan yang hadir, siap mematuhi aturan lalu lintas, dan berkomitmen tidak menggunakan knalpot diluar spektek agar tidak mengganggu kenyamanan pengguna jalan dan masyarakat" Ucap Candra anggota komunitas otomorif ROKC dari Blitar.


Dengan penandatanganan deklarasi Zero Knalpot yang tidak sesuai Spektek, Ditlantas Polda Jatim bersama Polresta dan Polres jajaran serta Komunitas Otomotif yang hadir Siap mewujudkan Jawa Timur Zero Knalpot yang tidak sesuai Spektek. (red.Tim)

Sunday, January 28, 2024

Warga Jombang Bisa Nobar Timnas di Sini, Polisi Siapkan Rekayasa Lalin

 

Jombang - Ruas Jalan KH Wahid Hasyim, Jombang sepanjang 1 Km akan ditutup total untuk nonton bareng (Nobar) Asian Cup 2024 Indonesia vs Australia di Taman Informasi, simpang 4 Tugu, Jombang. Untuk menghindari kemacetan, polisi menyiapkan sejumlah skema rekayasa lalu lintas.


Kasat Lantas Polres Jombang AKP Nur Arifin mengatakan pihaknya hanya akan menutup ruas Jalan KH Wahid sepanjang 1 Km saat nobar Asian Cup dimulai. Penutupan jalan dari bundaran Ringin Contong sampai simpang 4 RSUD Jombang mulai pukul 17.00 WIB.


"Karena ada persiapan di lokasi, kick off kan jam 18.30 WIB. Jadi, mereka (penyelenggara nobar) mau nyiapin lokasinya dulu," terangnya kepada wartawan, Minggu (28/1/2024).


Oleh karena itu, sejumlah simpul jalan menuju lokasi nobar juga akan ditutup selama nobar berlangsung. Seperti bundaran Ringin Contong, simpang 3 Jalan Buya Hamka, simpang 3 Jalan Urip Sumoharjo sisi barat dan simpang 3 Jalan Raden Patah.


Kemudian simpang 3 Jalan Saylendra, simpang 3 Jalan Jayabaya, simpang 3 Otto Iskandardinata dan simpang 4 RSUD Jombang. Arifin memastikan penutupan jalan ini tak mengganggu akses untuk medis.


"Untuk jalur medis masih aman bisa lewat. Setiap simpul ruas jalan yang ditutup, kami siagakan 4-5 anggota yang berjaga," jelasnya.


Masyarakat yang akan melintasi jalan-jalan tersebut malam nanti tidak usah khawatir. Polisi menyiapkan sejumlah jalur alternatif. Kendaraan dari timur atau dari arah Jalan Gus Dur yang akan menuju ke Jalan KH Wahid Hasyim akan dialihkan di bundaran Ringin Contong menuju ke barat atau ke Jalan A Yani dan Jalan Kusuma Bangsa.


Kendaraan dari selatan atau dari arah Pos Kota akan dialihkan di simpang 4 RSUD Jombang menuju Jalan Jayanegara terus melewati Jalan Adityawarman, Jalan Pahlawan dan keluar di Jalan Hayam Wuruk.


"Kendaraan dari arah barat yang mau menggunakan Jalan Buya Hamka, akan dialihkan ke utara menuju Jalan A Yani," cetus Arifin.


Tidak hanya itu, polisi juga menyiapkan sejumlah kantong parkir. Antara lain di halaman kantor DPRD Jombang untuk parkir VIP, simpang 4 Tugu sampai bundaran Ringin Contong, serta di Jalan Urip Sumoharjo dan Jalan Pahlawan. (red.W)


Jombang, rakyatindonesia.com - Ruas Jalan KH Wahid Hasyim, Jombang sepanjang 1 Km akan ditutup total untuk nonton bareng (Nobar) Asian Cup 2024 Indonesia vs Australia di Taman Informasi, simpang 4 Tugu, Jombang. Untuk menghindari kemacetan, polisi menyiapkan sejumlah skema rekayasa lalu lintas.


Kasat Lantas Polres Jombang AKP Nur Arifin mengatakan pihaknya hanya akan menutup ruas Jalan KH Wahid sepanjang 1 Km saat nobar Asian Cup dimulai. Penutupan jalan dari bundaran Ringin Contong sampai simpang 4 RSUD Jombang mulai pukul 17.00 WIB.


"Karena ada persiapan di lokasi, kick off kan jam 18.30 WIB. Jadi, mereka (penyelenggara nobar) mau nyiapin lokasinya dulu," terangnya kepada wartawan, Minggu (28/1/2024).


Oleh karena itu, sejumlah simpul jalan menuju lokasi nobar juga akan ditutup selama nobar berlangsung. Seperti bundaran Ringin Contong, simpang 3 Jalan Buya Hamka, simpang 3 Jalan Urip Sumoharjo sisi barat dan simpang 3 Jalan Raden Patah.


Kemudian simpang 3 Jalan Saylendra, simpang 3 Jalan Jayabaya, simpang 3 Otto Iskandardinata dan simpang 4 RSUD Jombang. Arifin memastikan penutupan jalan ini tak mengganggu akses untuk medis.


"Untuk jalur medis masih aman bisa lewat. Setiap simpul ruas jalan yang ditutup, kami siagakan 4-5 anggota yang berjaga," jelasnya.


Masyarakat yang akan melintasi jalan-jalan tersebut malam nanti tidak usah khawatir. Polisi menyiapkan sejumlah jalur alternatif. Kendaraan dari timur atau dari arah Jalan Gus Dur yang akan menuju ke Jalan KH Wahid Hasyim akan dialihkan di bundaran Ringin Contong menuju ke barat atau ke Jalan A Yani dan Jalan Kusuma Bangsa.


Kendaraan dari selatan atau dari arah Pos Kota akan dialihkan di simpang 4 RSUD Jombang menuju Jalan Jayanegara terus melewati Jalan Adityawarman, Jalan Pahlawan dan keluar di Jalan Hayam Wuruk.


"Kendaraan dari arah barat yang mau menggunakan Jalan Buya Hamka, akan dialihkan ke utara menuju Jalan A Yani," cetus Arifin.


Tidak hanya itu, polisi juga menyiapkan sejumlah kantong parkir. Antara lain di halaman kantor DPRD Jombang untuk parkir VIP, simpang 4 Tugu sampai bundaran Ringin Contong, serta di Jalan Urip Sumoharjo dan Jalan Pahlawan. (red.W)



Dosen FISIP Unair Sebut Parkir Pakai QRIS di Surabaya Perlu Dikaji Ulang

  

Surabaya, rakyatindonesia.com - Dua kawasan di Surabaya telah menerapkan sistem pembayaran nontunai, yakni Taman Bungkul dan Balai Kota. Sebanyak 1.370 titik parkir akan menyusul pada 1 Februari 2024.


Sistem baru pembayaran parkir ini sempat mendapatkan penolakan dari juru parkir (jukir). Bahkan, mereka meminta Pemkot Surabaya membatalkan sistem QRIS karena bagi hasil antara jukir dengan pemkot dirasa sedikit.



Dosen Ilmu Politik FISIP Unair Siti Aminah menyebut metode QRIS menjadi terobosan dalam menyesuaikan perkembangan teknologi untuk mengatasi kebocoran pendapatan asli daerah (PAD) retribusi parkir. Namun, ia menilai Pemkot Surabaya perlu mengkaji ulang metode nontunai ini.


"Revitalisasi sistem pembayaran nontunai tersebut cenderung kompleks dan memerlukan perhatian khusus. Praktik kebocoran retribusi yang dilakukan jukir liar masih sering terjadi, bahkan sulit dikendalikan. Mereka sengaja menggunakan sistem pembayaran QRIS menghubungkan ke rekening pribadi, alih-alih rekening resmi pemerintah kota atau daerah," kata Aminah, Minggu (28/1/2024).



Meski begitu, Aminah menyebut pemerintah tengah mengatasi kebocoran retribusi parkir karena jukir liar yang meresahkan. Sehingga jukir liar ditertibkan dengan sistem QRIS, dan mereka dijadikan jasa pelayanan langsung dari pemerintah yang dikelola swasta.



"Surabaya, di 1.370 titik parkir di tepi jalan umum, hanya lima titik yang baru diuji coba. Sedangkan, daerah lain itu bisa saja belum terlaksana secara masif. Jika terlaksana dengan baik akan menambah PAD Kota Surabaya," jelasnya.



Menurutnya, sistem pembayaran parkir menggunakan QRIS memiliki tantangan tersendiri. Mulai dari segi infrastruktur teknologi hingga masyarakat yang belum siap beradaptasi dengan Financial Technology (FinTech).



Sejauh ini, kata Aminah, juga belum ada edukasi tentang penerapan sistem pembayaran parkir nontunai. Sehingga sarana yang menunjang pembayaran dengan menggunakan metode QRIS belum memadai.



"Siapa yang bertanggung jawab terhadap kesanggupan dan kemampuan sumber daya masyarakat untuk dapat mengakses QR? Pemerintah seharusnya memberikan edukasi terlebih dahulu terkait hal ini," ujarnya.


Selain itu, aspek lain seperti mekanisme kontrol QRIS dan standar pelayanan, sebut Aminah, perlu diperbaiki sebelum melakukan revitalisasi sistem pembayaran parkir. Masyarakat berhak mendapatkan kualitas pelayanan memadai, seperti tanggung jawab kehilangan dan harga relatif masuk akal.


"Apabila teknis penerapannya mampu memberikan layanan yang nyaman bagi warga Surabaya, maka tidak ada lagi pihak yang merasa dirugikan," pungkasnya. (red.w)

Prediksi Cuaca Surabaya Hari Ini Minggu 28 Januari 2024

 

Surabaya, rakyatindonesia.com - BMKG telah mengeluarkan prakiraan cuaca Surabaya untuk 28 Januari 2024. Surabaya akan dilanda hujan sedang pada siang hari.


Mau ke mana hari ini Rek? Yuk simak dulu prakiraan cuaca Surabaya selengkapnya di bawah ini.

Prediksi Cuaca Surabaya Hari Ini:

01.00 WIB
Cuaca: Cerah berawan
Suhu: 24 derajat celsius
Kelembapan Udara: 95%
Kecepatan Angin: 10 km/jam (Arah Barat Daya)

04.00 WIB

Cuaca: Cerah berawan
Suhu: 25 derajat celsius
Kelembapan Udara: 95%
Kecepatan Angin: 10 km/jam (Arah Barat Daya)

07.00 WIB
Cuaca: Cerah berawan
Suhu: 27 derajat celsius
Kelembapan Udara: 80%
Kecepatan Angin: 10 km/jam (Arah Barat)

10.00 WIB

Cuaca: Cerah berawan
Suhu: 32 derajat celsius
Kelembapan Udara: 75%
Kecepatan Angin: 20 km/jam (Arah Barat)

13.00 WIB

Cuaca: Hujan sedang
Suhu: 34 derajat celsius
Kelembapan Udara: 70%
Kecepatan Angin: 30 km/jam (Arah Barat)

16.00 WIB
Cuaca: Hujan ringan
Suhu: 30 derajat celsius
Kelembapan Udara: 75%
Kecepatan Angin: 30 km/jam (Arah Barat)

19.00 WIB
Cuaca: Cerah berawan
Suhu: 27 derajat celsius
Kelembapan Udara: 85%
Kecepatan Angin: 10 km/jam (Arah Barat)

22.00 WIB
Cuaca: Cerah berawan
Suhu: 25 derajat celsius
Kelembapan Udara: 90%
Kecepatan Angin: 20 km/jam (Arah Barat)

(red.W)

Saturday, January 27, 2024

Ke Kampung Coklat Blitar, Atikoh Kenang Ganjar Sering Beri Cokelat

 

Blitar rakyatindonesia.com - Istri calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo, Siti Atikoh Supriyanti, mengunjungi Kampung Cokelat yang merupakan destinasi wisata edukasi di Blitar, Jawa Timur (Jatim). Atikoh mengenang momen suaminya, Ganjar Pranowo, saat memberinya cokelat.


Pantauan wartawan di lokasi, Blitar, Sabtu (27/1/2024), awalnya Atikoh berkeliling ke kebun Pohon Cocoa. Setelah itu, ia pun melihat-lihat pabrik pembungkusan coklat tersebut.



Selanjutnya, Atikoh melihat proses pengolahan cokelat hingga pengemasan. Dia sempat berbincang dengan para pekerja. Dia pun mendekati chocolate fondue yang tersedia.



"Cokelat masih hangat. Enak banget. Enak banget bener. Benar-benar asli," kata Atikoh kepada wartawan di lokasi.


Selanjutnya Atikoh pun menuju galeri cokelat tempat penjualan coklat. Ia membeli beberapa batang coklat lalu, kemudian teringat momen kerap dibelikan cokelat oleh Ganjar. Begitu juga sang anak, Alam Ganjar, Atikoh juga kerap mendapat cokelat dari Alam Ganjar.



"Kalau dulu sering ya (dibelikan cokelat, red)," ungkapnya sambil tersenyum.



"Sekarang cari sendiri," sambungnya sambil tertawa.



Atikoh selanjutnya mengaku kagum dengan Kampung Cokelat di Blitar. Dia menilai Kampung Cokelat bisa menjadi contoh kecil dari wujud kedaulatan pangan.


Dia menilai Kampung Cokelat memiliki sistem pertanian terpadu atau integrated farming, karena menggabungkan perkebunan cokelat hingga produksinya sekaligus menjadi tempat wisata. Hal itu membuat Kampung Cokelat menyerap banyak tenaga kerja dari masyarakat setempat.



"Dari mulai pembibitannya tadi ada, kemudian tanaman kebun cokelat yang ada di sela-sela itu juga ada tanaman lain, ada kolam," ujarnya.


"Kalau saya sebut ini sih sosiopreuner, ya, bukan hanya kewirausahaan tetapi juga melibatkan seluruh elemen masyarakat yang manfaatnya juga dilaksanakan oleh masyarakat," pungkas Atikoh. (red.w)

6 Pesilat Jadi Tersangka Pengeroyokan Pemuda di Jalan Tunjungan Surabaya

 

Surabaya, rakyatindonesia.com - Polisi telah menetapkan 6 pesilat sebagai tersangka dalam kasus pengeroyokan 2 pemuda di Jalan Tunjungan Surabaya. Rinciannya, ada 3 pesilat dewasa dan 3 anak-anak.


Rinciannya, tiga pelaku dewasa yakni MAJ, warga Desa Suruh, Sukodono, Sidoarjo; MGP, warga Perum Taman Puspa Anggaswangi, Sidoarjo dan IA, warga Desa Disokepung, Sidoarjo. Lalu, tiga pelaku anak yakni NAF, warga Desa Suruh, Sukodono, Sidoarjo; SSNR warga Gading, Tambaksari, Surabaya dan WF, warga Gading, Tambaksari, Surabaya.


"Atas kerja sama Tim Jatanras dan sejumlah pihak terkait, kami amankan 6 oknum tersangka. 3 di antaranya dewasa dan 3 di bawah umur, 4 di antaranya sekolah dan 2 sudah lulus," kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Hendro Sukmono saat konferensi pers di Polrestabes Surabaya, Sabtu (28/1/2024).

Alumni Akpol 2005 itu menjelaskan, akibat pengeroyokan ini, kedua korban mengalami luka robek di bagian kepala, leher, telinga hingga lebam dan memar di sejumlah bagian tubuh.



Ia menyatakan, keenam pelaku ditahan di Polda Jatim bersama sejumlah oknum perguruan silat lain yang sebelumnya telah dibekuk dalam kasus yang berbeda.



"Terhadap oknum pesilat maupun gangster yang rusuh, arahan dari pimpinan kami, penahanan akan ditahan di Polda Jatim," ujarnya.


Hendro memastikan, tidak ada Restorative Justice atau perdamaian dalam kasus gangster maupun pesilat. Menurutnya, penahanan, pasal, dan serangkaian proses hukum berjalan sebagaimana mestinya.



"Terhadap oknum perguruan silat atau gangster, tidak ada RJ, penahanan di Polda Jatim dan pihak terkait (sekolah dan perguruan) akan kami panggil dan pertanyakan tanggungjawabnya, sehingga ke depan agar orangtua dan sekolah kalau tidak mau dipanggil agar care pada anak didiknya, ini pesan dari bapak Kapolrestabes Surabaya dan penanganan perkara lanjut," tegasnya.


Akibat ulahnya itu, keenam pesilat dijerat Pasal 170 ayat 2 terkait penganiayaan. Mereka terancam hukuman selama 9 tahun penjara.



Sebelumnya, dua pemuda dikeroyok di Jalan Tunjungan Surabaya, Minggu (14/1) malam. Polisi langsung memburu gerombolan pesilat yang mengeroyok dua pemuda ini. Total ada ratusan pemuda yang berkonvoi sambil mengendarai motor ke sejumlah kawasan di Surabaya. (red.w)

© Copyright 2020 Rakyat-Indonesia.com | REFERENSI BERITA INDONESIA | All Right Reserved