Tuesday, April 16, 2024

Polrestabes Surabaya Terjunkan 2.503 Personel, Amankan Lanjutan Liga 1 Persebaya vs Dewa United

SURABAYA, rakyatindonesia.com - Polrestabes Surabaya menyiapkan langkah antisipasi untuk mengamankan pertandingan sepak bola.


Pertandingan tersebut akan mempertemukan Persebaya melawan Dewa United di Stadion Gelora Bung Tomo, Selasa 16 April 2024, besok.


Sebanyak 2.503 personil gabungan TNI, Polri dan Pemkot akan melaksanakan pengamanan bola tersebut.


Kapolrestabes Surabaya Kombespol Pasma Royce melalui Kabagops AKBP Wibowo mengatakan, Polrestabes menjamin dan memastikan keamanan serta kenyamanan para penonton serta menjaga kelancaran jalannya pertandingan.


Selain kehadiran personel TNI dan Polri dalam pengamanan, Polrestabes Surabaya juga bekerja sama dengan petugas keamanan stadion dan steward untuk meningkatkan pengawasan di setiap sudut area pertandingan. 


"Upaya ini dilakukan agar tidak ada celah bagi orang yang berniat mengganggu ketertiban jalannya pertandingan tersebut,"terang AKBP Wibowo.


Ditempat terpisah Kasihumas Polrestabes Surabaya AKP Haryoko Widhi menyampaikan, Masyarakat diimbau untuk tetap mematuhi aturan dan petunjuk dari petugas kepolisian maupun panitia pertandingan selama berada di lokasi stadion.


Haryoko juga menyampaikan bahwa barang-barang berbahaya seperti Flare, Petasan, Kembang api, sajam, narkoba dan miras dilarang masuk ke dalam stadion.


"Tiket pertandingan telah dijual oleh Panpel, semua penonton yang masuk ke stadion wajib menggunakan ticket gelang, yang tidak punya tiket kami menghimbau silahkan nonton TV, akan disiarkan langsung oleh TV Swasta,"pungkas Haryoko. (red.Tim)

Saturday, March 30, 2024

Mobilitas Warga Surabaya Meningkat Jelang Akhir Ramadan, Puluhan Personel Siaga

  

Surabaya rakyatindonesia.com - Mobilitas masyarakat menjelang pekan akhir bulan ramadan terus meningkat. Utamanya di waktu sore hingga malam hari sekitar pukul 17.00 WIB - 21.00 WIB.
Berbagai aktivitas kerap dilakukan saat bulan ramadan seperti berburu takjil hingga buka puasa bersama. Akibatnya memicu terjadi kepadatan arus lalu lintas di beberapa kawasan.

"Ini kita masuk menuju Lebaran, waktunya berbuka puasa dengan teman SD, SMP, SMA kantor dan lainnya. Maka pekan-pekan ini akan terlihat pergerakan mobilitas yang cukup signifikan di atas pukul 17.00-21.00 WIB," ujar Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Arif Fazlurrahman kepada wartawan , Sabtu (30/3/2024).

Beberapa kawasan kerap mengalami peningkatan arus lalu lintas saat bulan ramadan di antaranya kawasan pusat kota yang memiliki banyak wisata kuliner dan perbelanjaan. Seperti Jalan Tunjungan, Embong Malang, dan Basuki Rahmat. Kemudian kawasan Surabaya Barat seperti di Jalan HR Muhammad dan Surabaya Timur di Jalan Kertajaya.

"Kita sudah lihat daerahnya seperti di Jalan Tunjungan, kemudian di Embong Malang, Basuki Rahmat, itu poros tengah kota. Kemudian yang mengarah ke HR Muhammad ke arah barat, kemudian ke Jalan Kertajaya. Ini lokasi-lokasi yang jadi langganan kepadatan karena di kanan kirinya restoran, tempat makan, dan sebagainya," tutur Arif.

Untuk itu dirinya menerjunkan puluhan personel dari Satlantas Polrestabes Surabaya untuk terjun langsung ke beberapa titik yang kerap mengalami kepadatan arus lalu lintas. Tujuannya untuk membantu mengurai kepadatan hingga memberikan pelayanan secara langsung kepada masyarakat.

"Kita mengerahkan kurang lebih 75 personel tiap sorenya, personel lalu lintas yang kita sebarkan di seluruh ruas jalan Kota Surabaya untuk membantu melancarkan apabila di lokasi-lokasi yang kita asumsikan padat itu nanti terjadi perlambatan lalin," kata Arif.

Harapannya puluhan personel yang diterjunkan bisa mewujudkan kelancaran arus lalu lintas meskipun mobilitas masyarakat meningkat cukup signifikan. Sehingga masyarakat bisa beraktivitas tanpa takut dihantui kemacetan horor imbas adanya kepadatan di berbagai ruas jalan. (red.W)



Jamin Keamanan Ibadah Umat Nasrani di Jumat Agung Satbrimob Polda Jatim Sterilisasi Gereja

 

SURABAYA, rakyatindonesia.com – Detasemen II Jibom Satbrimob Polda Jatim melakukan sterilisasi di sejumlah Gereja yang ada di Surabaya menjelang ibadah Jumat Agung dan perayaan Paskah.

Seperti pantauan media di Gereja Gembala Yang Baik, Jl. Jemur Andayani X / 14 Surabaya tampak Enam personel Jibom Satbrimob Polda Jatim bersama Polsek Wonocolo Polrestabes Surabaya menyisir beberpa titik di lingkungan gereja.

Kapolsek Wonocolo, Kompol Muhammad Soleh, mengatakan bahwa sterilisasi ini merupakan langkah preventif untuk memastikan keamanan dan kenyamanan umat Kristiani dalam melaksanakan ibadah Paskah.

“Sterilisasi dilakukan di berbagai bagian gereja, termasuk altar, podium, toilet, ruang umat, ruang Romo, ruang panel kontrol, dan taman,”kata Kompol M.Soleh,Jumat (29/3)

Ia juga mengungkapkan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan Umat Nasrani melaksanakan ibadah baik pada ibadah Jumat Agung maupun Minggu Paskah nanti, pihaknya juga akan menempatkan personel pengamanan.

Sementara itu untuk hasil sterilisasi tidak ditemukan benda mencurigakan seperti bom atau bahan berbahaya lainnya.

"Alhamdulillah, dari hasil sterilisasi tidak ditemukan benda mencurigakan atau yang membahayakan, " terangnya.

Kegiatan sterilisasi ini juga disambut positif oleh pengurus gereja setempat yang juga memberikan apresiasi atas kehadiran aparat keamanan di setiap kegiatan Gereja.

Seperti disampaikan oleh Bambang dan Sugeng, perwakilan pengurus gereja yang mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian atas perhatian dan pengamanannya.

"Kami merasa lebih tenang dengan adanya sterilisasi ini. Semoga dari ibadah Jumat Ahung hingga perayaan Paskah tahun ini dapat berjalan dengan lancar dan aman," ujar Bambang.

Di tempat terpisah, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Pasma Royce melalui Kasihumas AKP Haryoko mengatakan, kegiatan sterilisasi gereja ini merupakan bagian dari program Jogo Suroboyo.

“Wujud kehadiran Polri di Tengah Masyarakat dengan menjalankan program Jogo Suroboyo yang digagas oleh Polrestabes Surabaya untuk menjaga keamanan dan kondusifitas wilayah Kota Surabaya,” kata AKP Haryoko.

Ia menyampaikan menjelang perayaan Paskah bagi Umat Nasrani, Polrestabes Surabaya bersama Satbrimob Polda Jatim dalam hal ini Detasemen II Jibom melaksanakan sterilisasi di 10 Gereja di Surabaya.

“Untuk beberapa gereja lainnya di Surabaya, kita juga libatkan personel dari Polsek yang ada dijajaran untuk melakukan pengamanan di wilayah masing – masing,”pungkas AKP Haryoko. (red.Tim)

Tuesday, March 5, 2024

Polrestabes Surabaya Berhasil Ungkap Peredaran Narkoba, 1 orang Kurir Online Diamankan

  


SURABAYA, rakyatindonesia.com - Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya, Kompol Suriah Miftah mengungkapkan, pihaknya telah melakukan penangkapan satu tersangka peredaran gelap narkotika jenis sabu, berinisial IZ (34 tahun). 

Tersangka IZ yang berprofesi sebagai kurir online tersebut ditangkap Polisi di depan SMP Dharma Wanita I Jalan Raya Gedangan Sidoarjo.

"Dari tangan tersangka IZ, kita amankan barang bukti 19 klip plastik berisi sabu seberat 87,929 gram, kemudian 4 bendel plastic klip, satu skrop yang terbuat dari sedotan, tiga plastic klip bekas sabu, dua tas cangklong, satu unit handphone, dan satu timbangan elektrik," kata Kompol Miftah, Senin (4/02/2024).

Ia menjelaskan, penangkapan IZ dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat terkait adanya peredaran gelap narkotika jenis sabu di depan SMP Dharma Wanita I Jl. Raya Gedangan Sidoarjo.

Atas informasi tersebut, lanjut Miftah, anggota Satresnarkoba langsung melakukan penyelidikan di sekitar lokasi dimaksud.

Berdasarkan penyelidikan, kata Miftah, diketahui ada seseorang yang aktivitasnya mencurigakan di depan SMP Dharma Wanita I Jalsn Raya Gedangan Sidoarjo. 

Tim Satresnarkoba pun mendatangi pelaku dan langsung melakukan penggeledahan.

"Tersangka tidak dapat mengelak dari tuduhan sebagai pengedar sabu dengan adanya barang bukti yang diamankan dari dalam tas yang dipakai tersangka," ujar Miftah. 

Tersangka beserta barang bukti sabu langsung dibawa ke Mapolrestabes Surabaya untuk proses hukum lebih lanjut. 

Dalam pemeriksaan, tersangka IZ mengaku mendapatkan sabu dari seseorang berinisial R saat ini dalam pengejaran petugas kepolisian (DPO) pada Selasa (20 Februari 2024) sekira pukul 19.00 Wib. 

Kompol Miftah menambahkan, tersangka mengambil secara ranjauan di daerah Sedati Sidoarjo sebanyak satu bungkus dengan berat satu Ons, maksud serta tujuan menerima sabu untuk dikirim kembali atas perintah R (DPO), mereka mendapatkan komisi setiap Minggu sebesar Rp. 400.000.

"Atas perbuatanya tersebut, tersangka terancam pasal 114 ayat (1) sub pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika," pungkasnya. (red.Tim)

Friday, March 1, 2024

Polrestabes Surabaya Berhasil Amankan Tersangka Pengedar Narkoba

 


 SURABAYA, rakyatindonesia.com  - Seorang pria berinisial AD (49) diringkus setelah berupaya mengedarkan puluhan poket sabu. Kepada Polisi dia mengaku tergiur imbalan yang lumayan. 


Kapolrestabes Surabaya Kombes Pols Pasma Royce melalui Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya Kompol Suriah Miftah mengatakan AD dibekuk pada Selasa (10/02/24) sekitar pukul 12.00 WIB di Jalan Krampung Tengah RT. 05 RW. 03 Tambaksari Surabaya. 


Kala itu Polisi mendapat informasi dari masyarakat tentang adanya seorang pria yang hendak transaksi narkoba. Saat didalami identitas pria berinisial AD itu akhirnya diketahui.


Polisi mencari keberadaan AD, hingga akhirnya ditemukan di Jalan Krampung Tengah RT. 05 RW. 03 Tambaksari Surabaya. Polisi meringkus pria itu dan menggeledahnya.


"Saat penggeledahan ditemukan barang bukti 4 poket plastik transparan berisi narkotika jenis sabu dengan berat kotor total 4,08 gram beserta bungkusnya," tutur Kompol Miftah saat dikonfirmasi Kamis (29/2/2024).


Saat diinterogasi, AD mengaku mendapatkan 4 poket narkoba berbentuk serbuk putih itu dari seseorang berinisial S, yang saat ini dinyatakan DPO.


"Saat kami amankan, AD akan menjual barang itu (sabu-sabu)," ujarnya.


Berdasarkan pengakuan AD, sabu-sabu itu dijual ke sejumlah temannya serta orang lain yang tidak dia kenal. 


MD mengaku tergiur dan menerima tawaran itu karena iming-iming imbalan. Sebab setiap kali dia berhasil menjual sabu itu dirinya mendapat imbalan Rp 100 ribu. 


Selain mengamankan AD dan 4 poket sabu-sabu, Polisi menyita satu skrop dari sedotan plastik, satu dompet warna coklat dan satu dompet warna hitam.


Atas perbuatannya, AD akan dijerat dengan pidana Pasal 114 ayat (1) dan pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (red.Tim)

Thursday, February 29, 2024

Terkuak Pemilik Ambulans Berlogo Demokrat yang Tabrak 5 Motor di Surabaya

 



Surabaya, rakyatindonesia.com - Pemilik ambulans berlogo Partai Demokrat yang menabrak 5 motor di Surabaya akhirnya terkuak. Ambulans tersebut milik sebuah yayasan yang sempat digunakan relawan Demokrat untuk kampanye.


Kasat Lantas Polrestabes Surabaya AKBP Arif Fazlurrahman menyebut, pihaknya sudah mendatangi kantor Demkorat. Baik DPC Demokrat Surabaya maupun DPD Demokrat Jatim


"Sudah di-cross check ke DPC ataupun DPD salah satu partai yang ada di Surabaya, hasilnya nihil," tegas Arif saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (29/2/2024).


Setelah itu, polisi melacak surat-surat kelengkapan ambulans tersebut. Polisi menemukan nama sebuah yayasan.


"Kendaraan tersebut terdaftar atas nama yayasan yang sempat dipakai oleh relawan untuk kegiatan kampanye. Namun, saat ini atribut-atribut partai dari ambulans tersebut sudah dilepas," tegasnya.


Arif juga menyebut bahwa pihaknya telah memeriksa sopir ambulans bernopol L 1890 AZ yang sempat melarikan diri. Hasilnya tidak ada unsur kesengajaan saat terjadi laka.


"Pengendara ambulans sudah diperiksa dan diambil keterangan. Tidak ada unsur kesengajaan pada saat terjadinya laka," kata Arif.

Diberitakan sebelumnya, sebuah ambulans berlogo Partai Demokrat menabrak 5 motor yang terparkir di pinggir Jalan Simokerto, tepatnya di seberang Depo Lokomotif Sidotopo, Minggu (25/2). Motor-motor yang ditabrak itu ringsek.


Menurut keterangan pemilik motor hingga saksi di lokasi, ambulans itu melaju dari kawasan Kapasan menuju Ampel. Tiba-tiba saja ambulans tersebut menabrak motor yang parkir berjejer di dekat warung kopi. Ambulans yang tak membunyikan sirene itu lantas kabur usai menabrak deretan motor.


"Ada logonya Partai Demokrat. Warnanya biru putih, dominan biru," kata Khoirul, salah satu warga. (red.w)

Ratusan Personel Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Jamin Keamanan Pleno Rekapitulasi Suara Tingkat Kota

  


SURABAYA, rakyatindonesia.com  - Polrestabes Surabaya Polda Jatim mengamankan jalannya rapat pleno rekapitulasi suara Pemilu 2024 tingkat kota di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat di Jalan Adityawarman, Rabu (28/2).


Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polrestabes Surabaya AKBP Wibowo mengatakan pengamanan dibagi tiga ring, yakni area luar kantor KPU, halaman, dan ruangan rekapitulasi di lantai tiga.


"Kami sudah koordinasi dengan KPU siapa yang boleh masuk, mulai dari saksi partai politik, petugas Bawaslu, hingga media," kata AKBP Wibowo di Surabaya.


Pengamanan dibagi dua sesi, yakni pukul 08.00 WIB hingga 20.00 WIB. Kemudian pukul 20.00 WIB hingga pukul 08.00 WIB. Total sekitar 400 personel disiagakan.


Pantauan di lokasi, kepolisian mendirikan tenda pasukan di halaman Kantor KPU Kota Surabaya.


Selain petugas penyelenggara pemilu, beberapa orang polisi juga tampak berada di luar area Kantor KPU untuk mengawasi situasi perkembangan kondisi keamanan serta ketertiban.


Tepat pukul 10.40 WIB, pelaksanaan rapat pleno rekapitulasi tingkat kota dilaksanakan dengan membacakan hasil rekap dari Kecamatan Karangpilang.


Namun pukul 11.00 WIB proses rekapitulasi harus diskrosing, sebab berdasarkan informasi dihimpun ada permintaan dari seorang saksi partai politik yang meminta agar jumlah saksi di dalam ruangan ditambah dua orang.


Hingga pukul 11.52 WIB rekapitulasi masih belum dimulai, namun di dalam ruangan terlihat beberapa petugas KPU dan saksi masih menunggu kembali berjalannya tahapan.


Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya menjadwalkan agenda pelaksanaan tahapan rekapitulasi tingkat kota untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di kantor setempat, Rabu, 28 Februari 2024.


Komisioner KPU Kota Surabaya Divisi Teknis Penyelenggaraan Suprayitno menegaskan sudah melaksanakan koordinasi dengan masing-masing Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), pada Senin (26/2) untuk mengetahui perkembangan proses rekapitulasi yang berjalan. (red.Tim)

Friday, February 9, 2024

Memastikan Logistik Pemilu Aman, Polrestabes Surabaya Kembali Cek Gudang KPU dan PPK

 


 SURABAYA, rakyatindonesia.com - Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Pasma Royce bersama pejabat utama Polrestabes Surabaya, melaksanakan kegiatan pengecekan ke Gudang Logistik Pemilu dan Gudang Logistik di PPK, Selasa (06/1/2023). 


Secara serentak semua gudang yang ada di PPK sebanyak 25 Kecamatan di lakukan pengecekan dan dilaksanakan risk assesmet terkait gudang logistik di PPK. 


Kombes Pol Pasma Royce melalui Kasihumas Polrestabes Surabaya, AKP Haryoko menyebut, kegiatan pengecekan ini untuk memastikan keamanan dari segala resiko di lokasi tempat penyimpanan logistis di PPK.


Selain itu juga dilakukan pengecekan untuk petugas keamanan di PPK terkait kesiapan dalam menghadapi Pemilu 2024 nanti. 


Haryoko mengatakan, untuk Kapolrestabes dan PJU melakukan pengecekan di PPK Karangpilang, PPK Wiyung dan PPK Wonokromo, Untuk Wakapolrestabes melakukan pengecekan di PPK Sawahan, PPK Gayungan dan PPK Jambangan. 


Begitu juga PPK lainnya di cek oleh PJU sebagai koordinator masing-masing PPK di Kecamatan.


"Kepolisian Polrestabes memastikan H - 8 pungut suara semua sudah siap baik logistik, gudang Logistik di masing-masing PPK berjalan aman dan lancar, sehingga terjaminnya penyelenggaraan pemilu sesuai tahapan yang telah diamanatkan undang-undang" pungkasnya. (red.Tim)

Wednesday, February 7, 2024

Polrestabes Surabaya Berhasil Ungkap Peredaran Okerbaya, Tersangka Pengedar Diamankan

  


SURABAYA, rakyatindonesia.com – Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Surabaya kembali mengungkap peredaran obat keras berbahaya ( Okerbaya ) di Simo Gunung Kota Surabaya.


Dari pengungkapan tersebut, Polisi yang menggerebek rumah seorang pengedar pil koplo berhasil menyita 1.530 butir pil dobel L. 


Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Pasma Royce melalui Kompol Suria Miftah Kasat Narkoba mengatakan, pil dobel L tersebut disita dari rumah MR (24) warga Jalan Simo Gunung Kramat Timur, Surabaya.


Pil koplo tersebut dikemas dengan jumlah 153 botol plastik warna putih.


"Pil dobel L yang kami sita dari tersangka MR totalnya 1.530 butir," kata Kompol Miftah, kepada wartawan Pojok kiri, pada Minggu (04/2/2024).


Polisi juga meringkus sejumlah barang bukti lainnya dari penggerebekan tersebut. Yaitu enam karton yang berisikan 153 botol warna putih dan satu Hp android merk Oppo. 


Kompol Miftah menjelaskan, dari pengakuan tersangka MR , baru sekali mengedarkan Pil dobel L tersebut, dan barang haram itu yang didapatkan dari seseorang berinisial A (DPO) pada Rabu 24 Januari 2024, didepan rumah Jl. Simo Gunung Kramat Surabaya.


"Asal pil koplo ini masih kami kembangkan. Tersangka mengaku dapat dari pria berinisial A pengambilannya secara ranjau," terangnya.


Akibat perbuatannya, MR disangka dengan Pasal 435 Undang-Undang RI No 17 tahun 2023 Tentang Kesehatan. Hukuman 10 tahun penjara sudah menantinya.(red.Tim)

Thursday, February 1, 2024

Respon Cepat Laporan Warga, Polrestabes Surabaya Amankan Dua Pria Diduga Pengedar Narkoba

  


SURABAYA, rakyatindonesia.com - Dua orang diduga pengedar barang haram Narkotika jenis sabu dan ekstasi dibekuk oleh Kepolisian Satresnarkoba Polrestabes Surabaya, sekira pukul 22.30 WIB di Jalan Karangan Surabaya, Senin (22/1) pekan lalu.


Mereka yang merupakan residivis itu, inisial E (23) odan LH (35) yang keduanya warga asal Kabupaten Sidoarjo.


Meski pernah mendekam dalam penjara, keduanya yang tinggal kos di Jalan Karangan Surabaya itu tak kapok. 


Warga yang mengatahui jika mereka menjual narkoba akhirnya melaporkan ke Polisi.


Dari hasil ungkap itu, diamankan barang bukti 2 plastik berisi Kristal putih narkotika jenis sabu dengan berat 99,310 gram dan 6,390 gram, 1 butir warna biru logo huruf QP dan kepala narkotika jenis extacy dengan berat netto 0,320 gram.


Ditemukan juga, timbangan elektrik, 5 bendel plastik klip, skrop dari sedotan, buku catatan, sendok stanlais, sendok plastik, ATM dan HP.


Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya Kompol Suria Miftah membenarkan penangkapan tersebut.


"Benar, kami sudah lakukan melakukan penangkapan seminggu yang lalu dan saat ini kedua tersangka sedang kami proses," ujar Kompol Suria, Kamis (1/2/24).


Kompol Suria menjelaskan, dari keterangan tersangka, LH mendapatkan narkotika jenis sabu dengan cara menerima titipan dari M (DPO) pada Minggu 21 Januari 2024 sekira pukul 14.00 Wib.


Narkotika itu diambil secara ranjauan di daerah Masjid Agung, Taman Indah Surabaya. Pelaku saat itu mendapatkan sebanyak 100 gram sabu.


Kemudian tanggal 05 Januari 2024 sekira pukul 15.30 Wib ambil ranjauan di Jalan Ketintang Surabaya sebanyak 100 butir extacy dan maksud tujuan menerima adalah untuk dikirim kembali atas perintah M (DPO).


“Dari pekerjaan meranjau itu, pelaku mendapatkan komisi sebesar Rp. 2.000.000,”kata Kompol Suria.


Atas kasus tersebut, tersangka dijerat dengan tindak pidana Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) dan Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.(red.Tim)

Tuesday, January 30, 2024

Polrestabes Surabaya Terjunkan 2.665 Personil, Amankan Bola Persebaya vs PSIS Semarang



 Surabaya, rakyatindonesia.com - Polrestabes Surabaya menyiapkan langkah antisipasi untuk mengamankan pertandingan sepak bola Liga 1 BRI.


Pertandingan tersebut akan mempertemukan Persebaya melawan PSIS Semarang di Stadion Gelora Bung Tomo, Selasa 30 Januari 2024.


Sebanyak 2.665 personil gabungan TNI,  Polri dan Pemkot akan melaksanakan pengamanan bola tersebut.


Kapolrestabes Surabaya Kombespol Pasma Royce melalui Kabagops AKBP Wibowo mengatakan pihaknya telah memastikan kesiapan  petugas keamanan yang akan dilibatkan.


"Sudah kita pastikan kesiapan personel pengamanan saat kita gelar rakor agar tercipta keamanan dan kenyamanan para penonton serta menjaga kelancaran jalannya pertandingan," ujar AKBP Wimboko," Selasa (30/1).


Selain kehadiran personel TNI dan Polri dalam pengamanan, Polrestabes Surabaya juga bekerja sama dengan petugas keamanan stadion dan steward untuk meningkatkan pengawasan di setiap sudut area pertandingan. 


Upaya ini dilakukan agar tidak ada celah bagi orang yang berniat mengganggu ketertiban jalannya pertandingan tersebut.


Ditempat terpisah Kasihumas Polrestabes Surabaya AKP Haryoko Widhi menghimbau para pecinta bola untuk tetap mematuhi aturan dan petunjuk dari petugas kepolisian maupun panitia pertandingan selama berada di lokasi stadion.


Haryoko juga menyampaikan bahwa barang-barang berbahaya seperti Flare, Petasan, Kembang api, sajam, narkoba dan miras dilarang masuk ke dalam stadion.


"Tiket pertandingan akan  dijual oleh Panpel selesai Rakor, bagi para pecinta bola, yang tidak punya tiket kami menghimbau silahkan nonton TV, akan disiarkan langsung oleh TV Swasta,

 "pungkas Haryoko". (red.Tim)

Saturday, January 27, 2024

Korban Pembacokan Gangster di Jalan Dupak Surabaya Masih Kritis

 


Surabaya, rakyatindonesia.com - Polisi masih mendalami kasus pembacokan pengendara motor di Jalan Dupak Surabaya oleh sekelompok orang. Dua orang mengalami luka akibat sabetan benda tajam.


Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Hendro Sukmono mengatakan dua korban masih dirawat di rumah sakit. Salah satunya terluka parah.


"Korban masih dirawat intensif, satu di antaranya mengalami luka berat, informasi terakhir kondisinya masih kritis," kata Hendro


Hendro memastikan sekelompok pemuda yang melukai pemotor di Jalan Dupak itu merupakan anggota gangster. Sampai saat ini, proses penyelidikan masih dilakukan.


"Data dan informasi yang kami peroleh, mereka adalah kelompok gangster dari Allstar. Sudah kami kantongi identitasnya, masih proses penyelidikan, masih kami buru," ujarnya.

Saat disinggung terkait motif dan alasan penyerangan terhadap korban, Hendro belum menjelaskan secara detail.


"Untuk motifnya masih kami dalami, masih dalam proses lidik (penyelidikan)," tuturnya.


Sebelumnya diberitakan, dua pria dibacok segerombolan orang di Jalan Dupak. Tepatnya di depan Pusat Grosir Surabaya (PGS). AKBP Hendro mengatakan, pembacokan itu terjadi Kamis (25/1/2024), sekitar pukul 04.00 WIB.


"Benar, terjadi pembacokan yang dilakukan oleh sekelompok orang yang tidak dikenal," kata Hendro saat dikonfirmasi wartawan hari itu.

Wednesday, January 17, 2024

Gerak Cepat Polisi Amankan 139 Pemuda dan 66 Kendaraan Antisipasi Konvoi Perguruan Silat

  


SURABAYA, rakyatindonesia.com - Ratusan Pemuda yang diduga berasal dari sebuah Perguruan Silat digiring ke Mapolrestabes Surabaya pada Senin 15 Januari 2024 pukul 23.53 Wib dinihari. 


Sejumlah 139 Pemuda ini diamankan sebagai langkah antisipasi adanya aksi konvoi yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di Wilayah Hukum Polrestabes Surabaya.


Polrestabes Surabaya beserta jajaran melalui patroli gabungan rayon melaksanakan sejumlah penyekatan di batas-batas Kota Surabaya.


Hal itu guna mengantisipasi adanya konvoi kelompok perguruan silat menyusul adanya kejadian pengeroyokan di Jalan Gubernur Suryo dan Jalan Tunjungan Surabaya.


Ratusan pemuda ini dibawa ke Mapolrestabes Surabaya beserta 66 Kendaraan roda dua dari sebuah lokasi kegiatan Kopdar di lapangan AURI Banyuurip yang digelar oleh Perguruan Silat PSHW Ranting Banyuurip Surabaya.


Untuk selanjutnya didatakan berdasarkan kelompok usia masing masing, guna mendapatkan proses pembinaan selanjutnya di Mapolrestabes Surabaya, pada hari Selasa dini hari, 16 Januari 2024. Pukul 01.00 Wib.


Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Pasma Royce, S.I.K., M.H. melalui Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Haryoko Widhi, S.H, M.H menyatakan bahwa ratusan pemuda yang berasal dari satu perguruan silat ini diamankan di Mapolrestabes Surabaya sebagai langkah antisipasi adanya konvoi yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di Kota Surabaya.


"Untuk sementara, para pemuda kita bawa ke Polrestabes Surabaya ini didata dan mendapatkan pembinaan serta dilakukan pemeriksaan terkait tujuan dilaksanakannya kegiatan Kopdar di Kawasan Banyu Urip tersebut," ujar AKP Haryoko. 


Selanjutnya para pemuda yang diamankan ini dapat menghubungi kerabat atau keluarga serta didampingi Bhabinkamtibmas setempat untuk dibawa pulang. 


Sedangkan untuk 66 Kendaraan R2 yang saat ini tengah diamankan di Satpas Colombo Surabaya sedang dilakukan pemeriksaan oleh Satuan Lalu Lintas terkait kelengkapan kendaraan yang digunakan sesuai aturan atau tidak.


"Kegiatan Patroli Gabungan Antisipasi konvoi kelompok perguruan silat atau potensi gangguan kamtibmas lainnya akan terus digelar oleh Polrestabes Surabaya sebagai langkah Antisipasi sehingga kamtibmas yang aman dan kondusif di Kota Surabaya dapat diwujudkan," pungkas AKP Haryoko. (red.tim)

Tuesday, January 16, 2024

139 Pesilat yang Konvoi di Bundaran Waru Diamankan Polisi

 

Surabaya, rakyatindonesia.com - Ratusan pemotor yang konvoi di kawasan Bundaran Waru, perbatasan Sidoarjo-Surabaya merupakan anggota perguruan pesilat. Saat ini, ratusan pesilat itu telah diamankan polisi.



Kapolrestabes Surabaya Kombes Pasma Royce menyebut, ada 139 pemuda yang diamankan. Seluruhnya, berasal dari sebuah perguruan silat.




Pasma menerangkan, ratusan pemuda itu diamankan pada Senin (15/1/2024) pukul 23.50 WIB ketika polisi melakukan penyekatan di batas kota Surabaya. Salah satunya, di Bundaran Waru.


"139 pemuda ini diamankan sebagai langkah antisipasi adanya aksi konvoi yang berpotensi mengganggu Kamtibmas di Surabaya," kata Pasma dalam keterangannya, Selasa (16/1/2024).



Pasma menjelaskan, para personelnya melakukan patroli gabungan rayon. Menurutnya, hal itu dilakukan untuk langkah antisipasi usai mendapat info adanya perguruan silat yang melakukan konvoi di Surabaya.



"Saat penyekatan di batas-batas Kota Surabaya mengantisipasi adanya konvoi kelompok perguruan silat, menyusul adanya kejadian pengeroyokan di Jalan Gubernur Suryo dan Jalan Tunjungan Surabaya," ujarnya.



Selain mengamankan ratusan pemuda, polisi juga mengamankan 66 motor. Pasma menyebut, para pesilat ini melakukan konvoi usai acara kopi darat (kopdar) di lapangan AURI Banyu Urip yang digelar Perguruan Silat PSHW Ranting Bany Urip Surabaya.



Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Hendro Sukmono mengatakan, ratusan pesilat itu diberi pembinaan di Mapolrestabes Surabaya hingga Selasa (16/1/2024) pukul 01.00 WIB.



"Untuk sementara, para pemuda mendapat pembinaan, dilakukan pemeriksaan terkait tujuan dilaksanakannya kegiatan Kopdar di Kawasan Banyu Urip," tuturnya.




Sementara itu, Kasi Humas Polrestabes Surabaya AKP Haryoko Widhi menegaskan, para pemuda yang diamankan langsung menghubungi kerabat atau keluarga untuk dijemput. Sedangkan, 66 motor yang ditindak, disita, dan diamankan di Satpas Colombo Surabaya.



"Patroli gabungan ini bertujuan untuk mengantisipasi konvoi kelompok perguruan silat atau potensi gangguan kamtibmas lainnya. Ini akan terus digelar," tutupnya. (red.w)

Thursday, January 4, 2024

Panas! Buruh Sempat Bersitegang dengan Kasat Lantas Polrestabes Surabaya

 


Surabaya, rakyatindonesia.com - Aksi buruh yang berencana menggelar aksi di Mapolrestabes Surabaya diwarnai ketegangan. Massa bersitegang dengan Kasat Lantas Polrestabes Surabaya AKBP Arif Fazlurrahman.


Pantauan detikJatim, ketegangan ini bermula saat aksi demonstrasi buruh ini mengakibatkan kemacetan di wilayah Tugu Pahlawan. Para buruh sengaja turun dari motor dan menuntun motornya dari Tugu Pahlawan menuju Mapolrestabes Surabaya.

Aksi ini membuat kemacetan terjadi hingga 2 kilometer. Padahal, aksi buruh ini disebut tak berizin. Akhirnya, polisi mencoba mengatur lalu lintas dengan membuka jalur dan mengizinkan para pengendara lewat. Namun, para buruh justru tak terima dengan hal ini.

Salah satu buruh yang memakai baju oranye memprotes hal ini. Sementara AKBP Arif menjelaskan mengapa pihaknya harus membuka akses jalan bagi pengendara.

Ketegangan pun terjadi di lokasi. Para buruh berteriak meminta aksinya tak terganggu pengguna jalan yang lewat. Sedangkan polisi ingin lalu lintas tetap berjalan normal.



Adanya ketegangan ini membuat para buruh berlarian mendatangi sumber suara. Namun, ketegangan yang berlangsung 5 menit berhasil diredam.


Sementara para buruh yang berhenti di tengah jalan tersebut secara bergantian meneriakkan aspirasinya.


"Kita sengaja melakukan aksi ini agar masyarakat tahu. selama ini masyarakat sering abai terhadap buruh, padahal kepentingan buruh adalah kepentingan bersama. terkait omnibus law, itu menyangkut kepentingan bersama," teriak salah satu orator, Kamis (4/1/2024).


"Kita tidak akan menyerah. Kalau tidak digubris, kita akan menutup akses lalu lintas agar masyarakat tahu," tambahnya.


Hingga pukul 13.00 WIB, para buruh masih bertahan di perempatan Tugu Pahlawan. Arus lalu lintas dibuka separuh untuk akses pengguna jalan usai polisi bernegoisasi dengan buruh untuk membuka sebagian jalur.(red.w)

Thursday, July 27, 2023

Polrestabes Surabaya Berhasil Amankan Kurir Sabu Jaringan Sumetera – Jawa 33,928 Kg Sabu Disita


 

SURABAYA, rakyatindonesia.com - Sindikat pengedar narkoba Sumatera-Jawa dibongkar Satnarkoba Polrestabes Surabaya. 


Dua tersangka dan barang bukti 33,928 Kg sabu dalam kemasan teh cina merk Guanyinwang berhasil diamankan anggota Satresnarkoba Polrestabes Surabaya.


Dua tersangka yang diamankan yakni, DN (24) warga Ngigas Selatan Waru Sidoarjo dan HH (33) warga Tanjakan Mandalajati Kota Bandung.


Mereka ditangkap di Palembang JI. Demang Lebar Daun, Kecamatan. Ilir Timur, Kota Palembang. 


Kapolrestabes Surabaya Kombes Pasma Royce menyebut pengungkapan peredaran narkoba ini berawal dari pendalaman kasus sebelumnya. 


Setelah ditindaklanjuti kedua pelaku kemudian ditangkap beserta barang bukti yang disimpan dalam sebuah koper.


"Sebuah tas koper berwarna biru dan pink yang di dalamnya ditemukan puluhan bungkus sabu dalam kemasan teh cina yang setelah kita timbang ternyata dengan berat bruto 33, 928 kilogram sabu," ujar Kombes Pol Pasma, Rabu (26/7/2023).


Dari hasil pendalaman, lanjut Kombes Pasma, tersangka merupakan jaringan Sumatera-Jawa. 


Tersangka diketahui mengambil 33 kilogram narkotika jenis sabu dari sebuah hotel di kawasan Palembang JI. Demang Lebar Daun, Kec. Ilir Timur, Kota Palembang. 


"Pada 26 Mei tersangka mendapatkan perintah dari seorang yang kita kejar, untuk bisa membawa narkotika ke Surabaya. Setelah kita tunggu di Stasiun Gubeng ternyata tidak turun dan lanjut ke Kota Malang," ungkap Pasma.(red.nang)


Saturday, January 14, 2023

Polrestabes Surabaya Gelar Gladi Bersih Pengamanan Jelang Sidang Kanjuruhan

Surabaya, rakyatindonesia.com – Jelang Sidang Perdana Kasus Kanjuruhan di Pengadilan Negeri Surabaya mendapat pengawalan dan pengamanan ketat dari Polrestabes Surabaya dan Jajaran. Seperti yang dilaksanakan pada hari Jumat (13/1) dilaksanakan Gladi Bersih kesiapan pengamanan Sidang Kanjuruhan di Pengadilan Negeri serta seluruh pintu keluar tol yang mengarah masuk ke Kota Surabaya.

Pihak kepolisian juga tidak memberikan izin untuk unjuk rasa dan dihimbau agar Aremania untuk tidak datang dalam persidangan karena di sini ada penolakan dari rekan-rekan Bonek Surabaya.

Jika nantinya ada penyusup dan diketahui dari pihak Aremania, maka akan diamankan oleh Polisi dan langsung menjalani penyidikan guna mengetahui maksud dan tujuannya datang.

Pengamanannya, ada sekitar 800 personil yang ada di PN dan seluruh exit tol jalur masuk. Seluruh titik-titik masuk ke Surabaya akan dilakukan penyekatan dan patroli, menjaga untuk Arema agar tidak masuk ke Surabaya.

Kapolrestabes Surabaya Polda Jatim, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan melalui Kabag OPS, AKBP Toni Kasmiri menjelaskan, besok pada sidang perdana kasus Kanjuruhan untuk lima terdakwa, petugas melaksanakan pengamanan karena ditunjuk Pengadilan Negeri Surabaya, majelis hakim, kejaksaan dan penasehat hukum termasuk terdakwa yang diamankan keselamatannya.

“Kita menghimbau seluruh masyarakat baik Aremania maupun Bonek percayakan semua proses hukum yang berlaku dan tidak usah melakukan unjuk rasa ataupun memprovokasi karena kenapa kita menjelang Piala Dunia jadi sorotan untuk Surabaya,” kata AKBP Toni, Jumat (13/1/2023).

Toni melanjutkan, Surabaya yang Aman damai Sentosa jangan dikacaukan dengan hal-hal yang tidak diinginkan. Semua percayakan kepada petugas.

Pihak kepolisian juga tidak memberikan izin untuk unjuk rasa dan dihimbau agar Aremania untuk tidak datang dalam persidangan karena di sini ada penolakan dari rekan-rekan Bonek Surabaya.

Jalannya persidangan juga sudah dilakukan dengan live online, jadi saksikan dari rumah dan jika ada yang keliru, unek-unek sampaikan dan tidak usah ada aksi-aksi sampai turun ke jalan.

Nantinya, Pengamanan PN sendiri akan ada tiga lapis yakni ring dalam ada di dalam gedung, Ring 2 di depan dan Ring 3 di samping kanan dan samping kiri gedung pengadilan negeri.

“Kalaupun ada penyusup, akan diamankan oleh aparat kepolisian, lalu akan diinterogasi agar tidak bentrok dan tidak menjadi korban,” pungkas AKBP Toni.(Red.Sl)

Monday, January 9, 2023

Polrestabes Surabaya Bersama IPSI Gelar Deklarasi Wani Jogo Suroboyo


Surabaya, rakyatindonesia.com – Mencegah terjadi bentrok antar anggota perguruan pencak silat di sejumlah daerah, Polrestabes Surabaya Polda Jatim menggelar Deklarasi Pendekar Wani Jogo Suroboyo kemarin, Minggu (8/1/2023).

Kegiatan yang diprakarsai Polrestabes Surabaya dan 21 Ketua Cabang Perguruan Silat yang terdaftar di Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Surabaya itu sebagai bentuk pernyataan sikap dan kesiapsiagaan warga pesilat Surabaya untuk selalu menjaga kondusifitas Kota Surabaya pasca konflik di Bojonegoro dan Kediri beberapa daerah beberapa hari yang lalu.

Kapolrestabes Surabaya Polda Jatim, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan diwakili oleh Kompol Achmadi, SH Wakasat Binmas dalam sambutannya menyampaikan sangat mengapresiasi atas kegiatan deklarasi guna menciptakan situasi Kota Surabaya yang aman damai.

Sebelumnya juga sudah dilakukan latihan bersama antar perguruan silat di halaman Polrestabes Surabaya setiap harinya secara bergantian, dikandung maksud agar terjalin kondusifitas antar Perguruan Silat di Kota Surabaya.

“Dengan deklarasi ini, semoga seluruh Ketua Perguruan Silat yang hadir disini dapat membimbing seluruh Warga Pesilat untuk guyub rukun dan damai,” kata Kompol Achmadi, Minggu (8/1/2023).

Dalam Deklarasi, juga dibacakan Deklarasi Para Ketua Perguruan Silat Kota Surabaya dipimpin Ketua Harian IPSI Kota Surabaya, Boyke S.

Isi dalam kesepakatan antar ketua pencak silat itu yakni, Menyesalkan dan menyayangkan terjadinya bentrok warga pesilat di Kota Kediri dan Bojonegoro beberapa hari lalu.

Para ketua perguruan silat Kota Surabaya siap membimbing warga pesilat untuk patuh dan menghormati hukum sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Para ketua perguruan silat Kota Surabaya juga diharapkan mampu mengajak seluruh warga pesilat untuk menjaga keamanan Kota Surabaya yang guyup, rukun dan damai.

Harapannya, dengan adanya deklarasi ini, diharapkan Kota Surabaya aman dan Pendekar Wani Jogo Surabaya dapat menciptakan situasi kamtibmas kota Surabaya aman, damai dan kondusif.(Red.Sl)

Tuesday, December 20, 2022

Polrestabes Surabaya Ungkap Pencurian yang Terekam CCTV, 3 Tersangka Berhasil Diamankan

 




Surabaya, rakyatindonesia.com - Sebanyak 3 tersangka kasus pencurian (Curancal) ditangkap Satreskrim Polrestabes Surabaya,Polda Jatim. 

Ketiga tersangka itu yakni 2 pelaku pencurian dan 1 orang merupakan penadah.

AKBP Mirzal Maulana Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya Polda Jatim mengatakan penangkapan tersangka curancal ini dilakukan 3 Tempat Kejadian Perkara (TKP) berbeda diantaranya, Jalan Gayungsari II no.7, Jalan Kencanasari Timur Gg. 12 no.10 dan Jalan Pondok Maritim Indah Blok AA/24 Surabaya. 

Menurut Mirzal penangkapan dari tiga pelaku FBS (22) warga Blitar, SAM (19) warga Surabaya dan satu penadah MA (31) warga Sampang Madura. 

"Hasil tangkapan kami bentuk keseriusan anggota Satreskrim Polrestabes Surabaya dalam mengungkap kasus curancal yang lagi marak belakangan ini," ujar AKBP Mirzal, Minggu (17/12/2022).

Selain menangkap 3 orang, polisi juga menyita sejumlah barang bukti. Antara lain satu sepeda Motor Yamaha Jupiter warna Putih Nopol.L-4683-YN (sarana pelaku.red), satu sepeda Lipat merk Dahon 19 speed D8 20 Inchi warna Merah (hasil.red) dan rekaman Cctv. 

Perwira polisi dengan dua melati dipundaknya menambahkan, para pelaku selama ini beraksi secara mobile di Kota Surabaya. 

Mereka berputar-putar mengelilingi wilayah perumahan, teruma di area perumahan yang cukup elite. Setelah mendapatkan target, para pelaku berbagi tugas. 

"Ada yang melompat masuk rumah atau garasi kemudian terlihat sasaran sepeda yang di incar sedangkan pelaku lainnya memantau situasi di luar rumah," jelas Mirzal. 

Mirzal mengungkapkan, setelah berhasil mengambil sepeda kemudian diterima oleh pelaku lain yang sudah stanby di luar pagar. Selanjutnya dari hasil curian tersebut di jual ke salah satu penadah MA. 

Mirzal bersama anggotanya sendiri telah berkomitmen akan memberantas aksi bentuk segala macam pencurian, dari pelaku hingga penadahnya. Sebab potensi pencurian akan selalu ada jika masih ada permintaan dan pasarnya.

"Kami mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati saat membeli barang. Kalau surat-surat tak lengkap jangan dibeli. Sebab, jika kedapatan menerima hasil dari kejahatan bisa dikenakan tindak pidana," tegas AKBP Mirzal. 

Atas perbuatannya, ketiga tersangka curancal itu dijerat Pasal 363 KHUP, Tentang Pencurian Dengan Pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun. Sedangkan untuk satu penadah dikenakan Pasal 480 KUHP. (Red.Sl)

Sunday, November 27, 2022

Penjaga Makam di Surabaya Nyambi Jadi Pengedar Narkoba, Endingnya Diciduk Polisi


    Surabaya, rakyatindonesia.id - Penjaga makam berinisial AA, diamankan Satnarkoba Polrestabes Surabaya lantaran nyambi jadi pengedar sabu-sabu.


    Pria berusia 30 tahun tersebut diringkus pada Selasa (18/10/2022) pukul 22.00 WIB.


    Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya AKBP Daniel S Marunduri, mengatakan, saat ditangkap, AA yang juga sebagai warga Jalan Keputih Tegal Timur Baru Kecamatan Sukolilo Kota Surabaya ini, kedapatan menyimpan sabu di rumahnya.


    "Rencananya sabu tersebut akan diedarkan kembali," kata AKBP Daniel, Minggu (27/11/2022).


    Dari penangkapan terhadap AA, polisi berhasil menyita barang bukti sabu sebanyak sebelas paket kecil, satu tas selempang warna biru, dan sepuluh patong sedotan.


    Menurutnya, saat dilakukan interogasi tersangka AA mengakui bahwa barang haram tersebut, diperoleh dari seorang bandar bernama Totok, yang statusnya buron alias Daftar Pencarian Orang.


    "Lokasinya diperoleh di kawasan Jalan Keputih Tegal Timur Baru Sukolilo Surabaya, pada Senin (17/10/2022)," terangnya.


    "Tersangka AA membeli 4,03 gram paket sabu dari Totok kemudian dipecah menjadi sebelas paket untuk di edarkan kembali. Kepada polisi, mengaku sabu diedarkan yang membeli adalah teman dan orang sekitar," imbuh Daniel


    Sementara itu, Kasi Humas Polrestabes Surabaya Kompol Muhammad Fakih, menjelaskan, tersangka diamankan setelah menindaklanjuti adanya laporan warga jika di lokasi penangkapan sering digunakan untuk transaksi narkoba.


    "Mendapat laporan tersebut, anggota Satnarkoba Polrestabes Surabaya langsung melakukan penggrebekan hingga akhirnya berhasil mengamankan tersangka beserta barang buktinya," tandas Fakih kepada wartawan.


    Akibat ulahnya, tersangka AA akan dijerat Pasal 114 ayat (1) dan atau pasal 112 ayat (1) UU RI NO 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (red.lf)











© Copyright 2020 Rakyat-Indonesia.com | REFERENSI BERITA INDONESIA | All Right Reserved